
Andreas membawa yana ke sebuah mall,dia mengajak yana berkeliling mall itu.yana sediri tidak tahu untuk apa andre membawa dia berkeliling mall padahal itu sudah menjadi rutinitas yana,tapi perempuan itu diam saja melihat apa yang akan terjadi selanjut nya.
"Kamu tahu gak kenapa aku bawa kamu keliking mall ini?"andre bertanya sembari sesekali menoleh ke arah yana.
"Gak tahu"jawab yana menggeleng.
"Mall ini adalah milik papa ku,kalau kita menikah nanti mall ini bakalan jadi milik kita"ucap andre dengan senyum yang sumringah
"Ooh,ya ya"yana mengguk -mangguk.
"Oh iya,kegiatan kamu sehari hari apa aja?"andre ingin mengorek keseharian yana.
"Ngabisin duit bokab"jawab yana cepat.
"Tapi kaya nya kamu gak suka banyak makan ya,pasti duit nya buat beli baju yakan?"andre mencoba menebak.
"Ah iya bener"yana memberikan jempol.
"Kalau gitu kita cari baju buat kamu yuk! Kamu pilih aja mana yang kamu suka! Aku bayarin"ucap andre.
"Yang bener nih?tanya yana dengan senyum yang cerah.
"Iya".
Mereka pun mencari baju di sekitar mall,pada saat menuju toko lain nya tiba tiba saja.
Bruukk.
Yana menabrak seorang perempuan yang stelan nya begitu cantik
"Sorry mbak,saya gak sengaja"ucap yana,dia meminta maaf karena dia yang memang kurang hati -hati melihat jalan nya.
"Kalau jalan lihat lihat dong!"ujar pasangan wanita itu.
"Iya mbak,saya memang kurang hati hati"
"Iya mbak,kami minta maaf ya"timpal ande,perempuan yang di tabrak oleh yana tadi pun menoleh ke arah andre.
Wajah kedua nya sama -sama pucat,seperti sedang mendapatkan uang kaget.
"Andre"
"Rista?"
"Kamu kenal sama perempuan ini?"tanya yana.
"Ee,iya dia teman satu kampusku dulu"jawab Andre terlihat gugup,yana memperhatikan mimik wajah andre yang terlihat tidak biasa.perempuan itu ingin menyela tapi dia melirik ke arah lelaki yang ada di samping nya lalu memilih untuk diam.
"Ooh,pantesan.sekali lagi maaf ya mbak"ucap yana berpura pura tidak curiga.
"Iya,gak apa -apa"ucap perempuan yang bernama Rista itu.
__ADS_1
Mereka pun melanjutkan berjalan ke arah toko lain,tidak lama kemudian andre meminta ijin untuk ke toilet sebentar.
"Aku ke toilet sebentar ya"ucap andre.
"Iya"jawab Yana.
"Ini yang gue tunggu -tunggu"batin yana.
Ketika dia sudah melihat andre sedikit jauh,Yana menitipkan baang nya ke penjaga toko lalu mengikuti kemana andre pergi,menurut Yana barang itu tidak terlalu penting,toh seisi mall ini bisa sia beli jika dia mau yang terpenting sekarang dia ingin mengetahui siapa perempuan yang tadi dia tabrak.
Sesuai dengan ekspetasi Yana,lelaki itu menemui Rista,tampak nya mereka sedang berbicara serius di toko mainan anak
"Sekarang kamu jelaskan siapa laki -laki yang ada di samping kamu tadi!"ucap andre dengan wajah yang terlihat merah padam.
"Harus nya aku yang bertanya siapa perempuan yang tadi bersama kamu"Rista balik bertanya.
"Kamu itu kebiasaan ya,kalau aku tanya kamu jawab bukan malah balik bertanya"ujar Andre.
Yana kurang mendengar ucapan kedua nya,dia pun memilih lebih mendekat agar mendengar lebih jelas.
"Dia bos di kantor aku bekerja,dia bilang ke sekretaris nya kalau dia suka sama aku,dan akan memberi apa yang aku mau kalau aku mau jalan sama dia"ucap Rista.
"Emang uang yang aku kasih ke kamu masih kurang Ris? Tega ya kamu! Gara gara uang mau jalan sama lelaki lain,itu nama nya kamu murahan Ris!"andre terlihat marah.
"Tapi kalau aku gak mau,aku bakalan di pecat an"wajah rista menjadi masam.
"Sedangkan kamu ngasih aku uang cuma dua juta,itu gak cukup biaya hiduo aku mahal"ucap rista
"Matre kamu bilang? Kamu lihat kupu -kupu malam! sekali pake bayaran nya mahal.sedangkan aku? setiap kamu mau aku harus ngasih diri aku.aku jadi berpikir kenapa aku gak jadi l*nte sekalian biar menghasilkan duit dari pada sama kamu pas ada mau nya aja baru menghububgi aku"ucap rista marah.
Memberikan tubuh nya seutuh nya kepada andre membuat Rista menyesal,tapi penyesalan dia buang jauh jauh karna nasi sudah menjadi bubur,dia memilih mencari lelaki baru yang menerima diri nya apa adanya.dan mungkin bos baru nya ini atau lelaki yang lain.
"Gak,kamu gak boleh cari laki laki lain rista"andre melarang dengan keras.
"Kenapa? Aku merasa lebih dicintai lelaki itu dari pada kamu.sedangkan kamu hanya akan ada waktu pada saat ingin bercocok tanam.bahkan kamu bisa jalan dengan cewek lain sesuka hati kamu"Rista berkata ketus.
"Karna aku cinta sama kamu Ris,aku gak mau kamu dinikmati sama orang lain.laki laki itu gak baik"tegas andre.
Yana berpura pura memilih mainan agar tidak terlalu kelihatan jika dia sedang menguping pembicaraan lelaki yang di jodohkan ayah nya itu.
"Memang nya kamu lebih baik dari dia? Sama saja kan.malahan kamu bilang di depan cewe itu kalau aku hanya teman kampus kamu dulu.kamu pikir hati ku gak sakit"ucap Rista.
"Oke,aku minta maaf.aku bakal jelasin sama kamu tapi kamu janji gak akan ninggalin aku demi cowo lain"pinta andreas
"Lima menit! Bos aku udah nunggu"ucap Rista sembari melihat ponsel nya.
"Papa menjodohkan aku dengan cewek yang jalan sama aku tadi! Tapi kamu tenang aja itu gak lama kok,setelah aku dapetin mall ini aku akan cerai kan dia dan menikah dengan kamu"ucap andreas.
"Gimana kalau kamu jatuh cinta sama dia dan ninggalin aku?"Rista tidak percaya.
"Aku tidak akan berpaling Rista,cinta ku hanya untuk mu"
__ADS_1
"Kenapa tidak langsung menikah dengan ku saja? Kenapa menunggu kamu menikah dulu dengan dia"Tanya Rista dia tidak setuju dengan ucapan kekasih nya barusan.
"Wanita itu anak teman bisnis papa,kalau aku nikah sama anak nya pasti aku bakalan dapat sedikit warisan nya dan itu akan mempermudah hari tua kita nanti"jelas andreas
Degg jantung tana berdegup kencang,darah dalam tubuh nya terasa ingin mendidih,bagaimana tidak lelaki itu mendekati nya karna ada tujuan
"Dasar mata duitan! Lo lihat aja apa yang bakalan lo dapat"ucap Yana sembari kembali ke toko baju.
Bruuukk
Lagi Yana menabrak seseorang,kali ini yang ditabrak adalah laki -laki.
"Maaf pak saya gak sengaja"ucap Yana hati masih tidak baik baik saja.
"Lo?"
"Beruang kutup?" Laki laki yang di tabrak oleh Yana adalah Aldi.
"Apa lo bilang?"geram aldi.
"Aah,minggir gue mau lewat"ucap Yana ketus sembari medorong sedikitt badan kekar Aldi.
"Kenapa sih dia? Marah marah gak jelas.Oh iya kan dia kerjaan nya marah mulu"ucap Aldi sembari kembali melanjutkan jalan nya.
"Iiii,kenapa harus ketemu sama beruang kutup sih"keluh Yana.
Tidak lama kemudian Andreas datang.
"Maaf ya lama,tadi ngantri soal nya"ucap andreas.
"Tidak masalah,kita pulang yuk! aku udah lelah mau istirahat"ucap Yana dia bersikap biasa saja seperti tidak terjadi apa apa,sehingga andreas merasa lega.
Mereka pun pulang,setelah beberapa menit di di perjalanan akhir nya mereka telah sampai di rumah Yana.
"Ini rumah kamu?"tanya andreas dia merasa takjub.
"Iya,mau singgah dulu?"tawar Yana,padahal sebenar nya dia merasa enek dekat dengan lelaki itu.
"Em lain kali aja deh,aku masih ada kerjaan di kantor.kamu masuk gih! Yang penting aku udah tahu rumah kamu dimna"sahut andreas.
Yana pun turun.
"Kamu hati hati ya"ucap yana,andreas mengangguk kemudian pergi dari perkarangan rumah Yana.
Yana merasa heran kenapa kedua orang tua nya tumben cepat pulang kantor.
"Udah selesai kerjaan di kantor pah mah?" Tanya Yana.
"Udah,gimana jalan nya sama andreas? Kamu betah?"tanya selvi.
"Kali ini masih betah mah,gak tahu besok"
__ADS_1