
"Pasti masalah perempuan yang menitipkan surat tadi kan"
Leon terkejut mendengar perkataan istri tercinta nya.
"Kenapa dengan perempuan itu..?,"
"Cerita sayang,aku siap mendengarkan"ujar Mira lembut,dia bisa melihat dari tatapan Leon,di mata suami nya terdapat beban.
"Tapi kamu harus janji dulu,setelah aku cerita,kamu gak akan tinggalin aku"
"Iya,aku janji"balas Mira senyum.
"Wanita yang tadi mengirim surat adalah mantan ku lima tahun yang lalu"ucapan Leon berhenti.
"Terus"tanya Mira,dia sudah tidak sabar mendengar cerita dari suami nya,
"Mungkin dia akan terus mengejar ku,karna dulu aku sempat membatalkan pernikahan dengan dia karena kesalahan yang fatal"
"Yang jadi permasalahan nya apa,kenapa abg menjadi kacau seperti ini.?"tanya Mira,dia tidak mau mengambil pusing karena itu merupakan masa lalu dari Suami nya.
"Aku takut,kamu akan meninggalkan ku ketika mengetahui mas lalu ku yang suram"jawab Leon termenung
"Bukan kah kita pernah berjanji tidak akan mengungkit masa lalu??,jika abg bisa menerima status ku yang sebagai janda,aku juga bisa menerima masa lalu abg ,bagaimanapun bentukan masa lalu itu"jawab Mira mantap,mata Leon memerah dia terharu,tidak menyangka istri nya mau menerima masa lalu nya yang menurut nya begitu bejat.
"Tapi aku menyentuh dia tanpa..
"Husst"Mira memotong ucapan suami nya dengan mengarahkan telunjuknya arah bibir suami tampan nya itu.
"Tidak perlu di perjelas sayang,kita berada di masa sekarang,dan saat ini adalah lembaran baru untuk hubungan kita"jawab Mira yang tidak mau membahas tentang masa lalu.
"Seharusnya aku yang takut kehilangan abg,karna siapa pun tahu kalau abg adalah lelaki yang sempurna sedang kan aku___
Ucapan Mira terhenti ketika Leon mengecup bibir istri nya manis itu.
Cups.!
"Bagi abg,kamu adalah perempuan yang sempurna"ujar Leon membersihkan bibir Mira yang sedikit basah oleh bekas nya.
Mira tersipu malu mendengar ucapan suami nya,lagi Leon mengecup bibir manis istri nya kali ini lebih lama dari sebelum nya,dia berusaha menjelajahi lidah istri nya,sehingga terdengar encapan demi encapan yang mereka ciptakan.
Clek.
Suara pintu terbuka,sepasang suami istri itu langsung buru buru melepas panutan mereka,bak seperti maling yang tertangkap basah.
"Lo kalau mau masuk bisa ketuk pintu dulu kan"marah Leon,terlihat di ambang pintu sepupu nya sedang meletakkan tangan di pinggang.
"CK,apaan sih Lo sensi banget"ujar Aldi dengan nafas tersengal.
__ADS_1
"Gue kesini buat ngasih tahu kalau teman nya mbak Mira yang bernama Tiana itu,kaki nya terkilir"ujar Aldi menarik nafas panjang.
"Loh kok bisa mas??"tanya Mira, menatap lurus ke arah Aldi.
"Biasa lah mbak,nama nya juga masih anak kecil,jalan juga harus lari lari"ujar Aldi dengan wajah masam.
"Wajah Lo kok masam begitu,mau gue kasih gula biar jadi jeruk peras"ujar Leon terkekeh.sepupu nya itu tidak menjawab ucapan Leon.
"Terus,Yana nya udah pulang ke rumah.?"tanya mira,dia takut terjadi apa apa terhadap sahabat nya itu.
"Belum mbak,dia ada di bawah,masih di dalam mobil nya Brata"jelas Aldi,dia pergi meninggalkan Yana di dalam mobil,dan berharap tidak bertemu lagi dengan sahabat Mira itu,namun satu yang dia lupa,Yana akan menjadi sekretaris nya mulai pertangal besok.
"Lo Anter lah ke rumah"ujar Leon dengan tatapan yang mengejek.
"CK,gue masih banyak kerjaan ta"keluh Aldi.
"Besok kan,ada yang bantuin Lo, tenang aja,gue kasih bonus hari ini"ujar Leon,istri nya menatap Leon dengan tatapan curiga.
"Bonus apaan"Tanya Aldi sembari berjalan dan duduk bersama sepasang kekasih itu.
"Hari ini Lo gak usah lembur,".
"Serius Lo"tanya Aldi tak percaya.
"Iya,serius"ujar Leon datar,namun hati nya tertawa,karena besok dia berencana menambah kan pekerjaan hari ini untuk besok,
Aldi yang mendengar itu merasa lega,setidak nya beban nya hari ini berkurang.
"Tapi aku minta tolong ya mas,tolong bawakan Yana ke tukang kusuk,takut kaki nya cedera nanti"ujar Mira,sepupu leon itu ingin membantah,namun karna Mira yang meminta tolong,dia mengurungkan bantahan nya.
"Iya mbak,kalau begitu aku pergi dulu"ujar Aldi,dia pergi dari hadapan sepasang suami istri itu.
"Kamu gak mau ngerjain Aldi kan yank"?tanya Mira ketika Aldi sudah hilang dari hadapan mereka,suami nya hanya tersenyum memperlihatkan gigi putih nya.
"Untuk kali ini,jangan kerjain mas Aldi dulu yah,kasihan lho dia,pasti dia lelah menghadapi Yana"ujar Mira,dia tahu sahabat nya itu tidak suka kepada lelaki yang di gin dan cuek.
"Berarti abg dong yang lembur"keluh Leon.
"Gak apa,biar aku bantuin"
"Gak usah sayang,nanti kamu kecapean."tolak Leon,
"Gak kok,lagian aku gak ngapa-ngapain dari tadi"
"Berarti gagal dong nanti malam"ucap Leon cemberut
"Di sini kan bisa"ucap Mira,membuat Leon tersenyum bahagia.
__ADS_1
Sementara di lantai satu,Aldi sedang memaksa Yana untuk masuk ke dalam mobil nya.
Saat Aldi menuju lantai 10,Yana berusaha keluar dari mobil Leon, memasukki mobil nya dengan kaki yang terpincang,namun karena kaki nya terlalu sakit,kaki nya tidak sanggup untuk menginjak gas,mau tidak mau dia menunggu Mira menghampiri nya,namun dia kaget yang dia lihat adalah Aldi.
"Turun Lo"ujar Aldi dingin,di luar mobil nya.
"Ngapain lagi sih tuh beruang kutup"batin Yana.
Clek.yana membuka pintu mobil nya
"Apa lagi"tanya Yana lemah,tenaga nya berkurang karena dia memaksakan kaki nya berjalan,
"Keluar Lo, gue mau nganterin Lo ke rumah"ucap Aldi dingin,namun mata nya mengarah ke wajah Yana yang sudah terlihat pucat.
"Gak usah,gue nunggu Mira aja"ujar Yana.
"Mbak Mira masih sibuk,jadi gak bakalan bisa cepat turun dan nganterin Lo pulang"jelas Aldi.
"Udah buruan"gertak Aldi,mau tidak mau Yana keluar dari mobil nya,Aldi melihat ke arah kaki Yana,yang sudah membengkak.
"Kalau lasak ya gini,"omel Aldi di dalam hati.
Aldi mengambil ancang ancang,untuk menggendong Yana masuk ke dalam mobil.
"Mau ngapain"tanya Yana menghindar.
"Biar cepat"ujar Aldi sembari menggendong Yana masuk ke dalam mobil nya,dua kali sahabat Mira itu di gendong oleh Aldi,namun dia malah kesel,karena Aldi begitu datar dan cuek.
Aldi memacu mobil nya dengan kecepatan tinggi,hingga pada akhir nya mereka telah sampai di rumah Aldi.
"Lo mau bawa gue kemana "tanya Yana bingung,dia jadi khawatir akan di culik Aldi.
"Diem aja,"ujar Aldi cepat.
"Enak aja,Lo nyuruh gue diam,nanti Lo bakalan perkosa gue lagi"ujar Yana blakblakan,membuat Aldi tertawa renyah.
"Hahahaha,pikiran Lo kok mesum banget,ya begitu kalau kelamaan jomblo"ejek Aldi,padahal diri nya juga sama jomblo seperti Yana.
"Lo kali yang jomblo"balas Yana tidak terima.
"Kalau Lo,punya cowo,gak mungkin kali gue yang bawa Lo kemari"ucap Aldi,Yana terdiam benar yang dikatakan oleh calon atasan nya ini.
"Cowo gue lagi di luar negri"jawab Yana cepat.
Tak terasa mereka berdebat akhir nya Aldi menurunkan Yana di sopa nya.
"Siapa sayang"tanya mama Aldi.
__ADS_1
"Ini cewek yang mau kita jual ma"ujar Aldi bercanda membuat Yana melotot horor