
"Saya seperti nya pernah melihat anda tapi Saya lupa dimana dan kapan"ucap arka
"Saya adalah ayah kamu"ucap Burhan yang tidak tahan lagi ingin mengatakan yang sebenarnya.
"Benarkah,tapi mama bilang papa sudah meninggal"ucap arka yang juga terharu.
"Mama kamu berbohong,bukti nya ayah kamu masih hidup,dan bahkan berada di hadapan mu sekarang''ucap Burhan haru.
"Papa kangen sama kamu nak,apa boleh papa memeluk mu"tanya Burhan yang kini meneteskan air mata,arka pun mengangguk kemudian dia menghampiri Burhan lalu dia memeluk pria yang merupakan ayah nya itu.
"Saya juga kangen sama papa"ucap arka kaku,walaupun masih kaku tapi hati nya seolah merespon kalau diri nya juga begitu merindukan seorang ayah.
"Sekarang bahkan kamu sudah dewasa nak,waktu begitu cepat berlalu"ucap Burhan sembari melepaskan pelukan mereka.
"Sekarang kamu masuk dulu,papa akan coba untuk membicarakan ini ke pengacara papa, mudah mudahan dia bisa membebaskan kamu Dari sini,papa kasihan melihatnya "ucap burhan.dan arka pun mengangguk
Burhan pun menghubungi pengacara nya untuk membebaskan anak nya dari penjara
Sementara di sumatra utara di sebuah restaurant,kini mira dan leon telah selesai menikmati hidangan.
Setelah beberapa menit menikmati makanan yang sudah terhidang kini makanan mereka telah habis.
"E pak,saya permisi ke toilet dulu "ucap Mira sembari melap bibir merah nya dengan tisu.
"Oh iya silahkan"jawab Leon datar,
"Clayen nya belum datang pak ?, Tanya Mira ketika dia sudah selesai dari toilet,Mira berpikir kalau dia kelamaan di toilet maka nya dia bertanya demikian.
"Belum,kita tunggu sepuluh menit lagi,kalau mereka belum datang juga,terpaksa kerja sama nya kita batalkan"jawab Leon,Mira pun mengangguk paham.
Setelah menunggu sepuluh menit tpi ternyata clayen yang di tunggu belum datang juga Leon dan Mira pun kemudian pergi namun dia berjumpa dengan klien yang ingin bekerja sama dengan Leon.
__ADS_1
Klien yang melihat Leon pun langsung menyapa Leon dan meminta maaf
"Selamat siang pak Leon maaf kami terlambat, tadi ada kendala di jalan saya benar-benar minta maaf saya berharap Pak Leon ingin melanjutkan kerja sama yang sudah kita rencanakan sebelumnya".
"Maaf saya tidak menerima orang yang tidak menghargai waktu, kita janjiannya tepat jam 01.00 siang tapi anda datang jam 01.30 dan itu sangat membuang-buang waktu saya jadi saya mohon Anda tidak mengganggu saya lagi terima kasih"ucap Leon datar, namun klien yang ingin bekerja sama dengan Leon tidak ingin membuang kesempatan dia begitu memaksa Leon agar Leon Sudi kiranya menandatangani surat kerjasama yang sudah disiapkan dari kantornya tadi.
"Saya benar-benar minta maaf Pak, tadi saya menabrak nenek-nenek yang ingin menyeberang maka dari itu saya terlambat datang kemari saya harus membawanya ke rumah sakit terlebih dahulu baru saya menuju ke tempat kita janjian bertemu ini pak, sekali lagi saya minta kesempatannya Pak Sudi kiranya bapak untuk bekerjasama dengan perusahaan kami"ucap Rian memohon,Mira yang mendengar penjelasan klien Leon ini pun sangat terharu dengan dan sangat mengapresiasi tindakan Rian yang mau menolong orang.
"Siapa suruh kamu menabrak nenek-nenek makanya kalau menyetir itu yang bener"ucap Leon yang terus saja berjalan.
"Bagaimana kalau kita memberi kesempatan untuk bapak ini pak, lagian dia tidak sengaja menabrak nenek-nenek itu lagi pula tindakan Dia sangat bagus karena mau bertanggung jawab dengan membawa nenek yang di tabrak ke rumah sakit"ucap Mira berusaha memberi saran.
"Kamu pikir saya bodoh dengan menerima penjelasan yang dilontarkan barusan, jarak tempuh dari lokasi dia kerumah sakit bahkan ada sekitar satu setengah jam,kamu jangan terlalu polos jadi orang,saya melihat maps rute yang di tempuh dari ponsel saya,dia bahkan berada di mall hampir dua setengah jam dari jam dua belas Sampai jam setengah dua "ucap Leon,Rian yang mendengar ucapan Leon wajah nya seketika pucat.
Sebelum makan siang tadi Leon sudah melacak keberadaan Rian klien yang akan bertemu dengan nya,namun dia melihat bahwa Rian sudah berada di sekitar nya namun tidak langsung mendatangi Leon ke tempat meeting yang sudah di janji kan,
"Dan kamu tahu,mall yang di singgahi itu berada di depan cafe yang kita tempati sekarang,jadi jangan terlalu mudah percaya dengan ucapan orang karena bisa saja ucapan nya itu hanya untuk menipu"jelas Leon,Mira hanya mengangguk paham,sedangkan Rian hanya bisa mengerutu diri nya sendiri
"Pak saya mohon beri saya kesempatan satu kali lagi, tolong Bu berikan saya kesempatan lagi" ucap Rian kepada Mira berharap Mira membujuk Leon tuk menerima kerjasama ini, namun Leon tidak menggubris sama sekali dia tetap berjalan ke arah parkir dan memasuki mobilnya dan diikuti oleh Mira dari belakang.
"Maaf Pak saya tidak bisa membujuk Pak Leon"ucap Mira kepada Ryan dia merasa bersalah karena tidak bisa membantu Rian untuk membujuk Leon.
"Tidak apa-apa Bu saya memang yang salah saya terlalu teledor masalah pekerjaan"ucapan menyesali perbuatannya.
Mira termasuk ke dalam mobil mewah neon dan Leon menjalankan mobilnya meninggalkan Ryan yang menyesali kesalahannya.
Rian tidak tahu bagaimana nasibnya nanti setelah atasannya mengetahui bahwa dia tidak bisa membujuk leon untuk menandatangani surat kerjasama yang di perintah atasan nya tadi siang, mungkin saja dia akan dipecat dari perusahaan dia bekerja atau diturunkan jabatannya.
*******
Setelah menempuh jarak lumayan jauh sekitar 30 menit akhirnya Leon dan Mira sampai.
__ADS_1
"Nanti sekitar jam 03.00 sore masih ada meeting dengan klien kamu siapkan dirimu dan ingat jangan sampai ketipu dengan ucapan orang mengerti"ucap Leon saat ini mereka sudah sampai di ruangan mereka bekerja.
"Ngerti Pak"ucap Mira paham.
Lalu Mira pun kembali fokus ke laptopnya dan mengerjakan pekerjaannya dengan serius sedangkan Leon hanya memandangi Mira dari kejauhan.
Setelah beberapa jam bekerja waktu meeting yang disampaikan oleh leon adi pun telah tiba, Mira pun menyiapkan dirinya untuk meeting nanti.
seperti tadi siang Mira ,mengikuti Leon ke parkiran bak seperti dayang yang selalu mengikuti raja kemana pun berada.
Setelah setengah perjalanan akhir nya Meraka telah sampai di tempat meeting yang akan di laksanakan.
"Pak Rijal, sudah dari tadi"sapa Leon kepada klien nya itu.
"Tidak pak kami juga baru saja sampai"ucap Rijal yang merupakan klien Leon itu.leon pun mengangguk lalu dia duduk di kursi yang sudah disediakan Mira pun mengikutinya
"Apa sudah pesan makanan Pak"tanya Leon,ketika melihat Rijal memandagi Mira,dan sungguh Leon tidak suka tatapan Rijal terhadap Mira ini.
"Belum pak,"jawab Rijal yang ujung mata nya masih melirik ke arah Mira.
"Silakan dipesan Pak semua saya yang traktir"ujar Leon agar Rijal tidak memandangi Mira lagi.
"Ah iya Baik pak terima kasih" ucap Rijal,kemudian dia pun mengambil menu untuk memesan makanan.
"Kamu mau pesan apa"tanya Leon kepada Mira sembari menyodorkan menu ke arah Mira,menu itu pun diambil oleh Mira.
"Oh iya ini sekretaris bapak kah"tanya Rijal yang begitu penasaran terhadap Mira,ingin sekali Leon melayangkan tinju ke wajah Rijal ini namun dia masih profesional.
Belum jadi kekasih saja Leon,cemburu nya kebangetan apalagi sudah sah jadi istri nya nnti,bisa bisa Mira tidak di kasih keluar rumah agar Mira tidak di pandangi oleh lelaki jelalatan
"Iya Pak dia sekretaris saya sekaligus calon istri saya"ucap Leon yang membuat mata Mira melotot kaget.
__ADS_1