
"Siapa kamu? Dan apa maksud mu?" Ayah Andreas terkejut,namun dia berusaha menutupi keterkejutan nya.
"Kamu?" Tio mulai mengingat siapa Aldi.
"Sekarang kamu jelaskan!" Ujar Aldi sembari sedikit mendorong Rista ke depan.
"Saya disini,em saya di suruh oleh mbak Yana untuk berpura pura menjadi kekasih nya mas Andreas'' semua terkekut,bahkan Yana dan aldi pun terkejut dengan apa yang di ucapkan olwh Rista barusan.
"Bagus sayang"batin andreas,dia tersenyum senang.
"Kenapa Yana? Kamu mau mempermalukan papa disini?" Bentak Tio.
"Pah,jangan bentak bentak Yana! Apalagi ini di depan umum" selvi mengingatkan suami nya,sesekali dia mengelus lengan Tio.
"Kalau pun papa merasa malu,papa marah sama mereka,ssama teman kerja papa itu! Bukan sama Yana"sahut Yana dia memberanikan diri menatap ke semua tamu.
"Dengar kan semua! Dia ini adalah lelaki bejat.dia mengorbankan kekasih nya demi mendapatkan harta Pak Tio,dan dia adalah wanita bodoh dan tidak bertanggung jawab,kita bisa dengarkan dari percakapan ini" ucap Yana doa menunjuk andreas dam rista secara bergantian,dia pun mengeluarkan ponsel lalu memutar rekaman suara yang telah di rekam sewaktu jalan pertama kali nya.
Suara ponsel itu di ektra ke speaker agar semua tamu undangan mendengar nya,dan terdengar lah suara andreas dan Rista
"Papa menjodohkan aku dengan cewek yang jalan sama aku tadi! Tapi kamu tenang aja itu gak lama kok,setelah aku dapetin mall ini aku akan cerai kan dia dan menikah dengan kamu"ucap andreas.
"Gimana kalau kamu jatuh cinta sama dia dan ninggalin aku?"Rista tidak percaya.
"Aku tidak akan berpaling Rista,cinta ku hanya untuk mu"
"Kenapa tidak langsung menikah dengan ku saja? Kenapa menunggu kamu menikah dulu dengan dia"Tanya Rista dia tidak setuju dengan ucapan kekasih nya barusan.
"Wanita itu anak teman bisnis papa nama nya Tio forguso,dia salah satu pebisnis terkaya di jakarta. kalau aku nikah sama anak nya pasti aku bakalan dapat sedikit warisan nya dan itu akan mempermudah hari tua kita nanti"jelas andreas
Tio hanya bisa berdiri tanpa suara,dia merasa begitu bodoh,lebih mempercayai orang lain di bandingkan putri nya sendiri.semua para undangan pun mengeluarkan gosip gosip miring tentang calon Yana.
Perlahan,Tio mendekat ke arah putri nya lalu memeluk dengan penuh kasih sayang.
"Maafin papa,tidak percaya kata kata mu nak!" Ucap Tio sia meneteskan air mata nya,dia bahkan tidak tahu apa yang akan terjadi terhadap putri nya selesai dia menyerahkan putri nya ke lelaki yang sangat tidak pantas di jadikan imam.
"Gak apa apa pah,Yana juga minta maaf yah gak ngasih tahu ini di awal"balas putri nya sembari membalas pelukan ayah nya.
Penghulu menghqmpiri Tio,untuk menanyakan kelanjutan acara ini.
"Ini bagaimana cerita nya pak? Apa mempelai bisa segera di SAH kan ?" Tanya penghulu itu.
"Lanjut pak"sahut ayah andreas.
"Tidak,semua nya di batalkan"timpal Tio.
"Gak bisa seperti itu dong pak! Kami sudah rugi banyak."balas ayah andreas.
"Saya tidak perduli! Anda cuma ingin menipu saya" Ketus Tio.
"Sykurlah pernikahan nya di batalkan,jadi gue gak perlu melanjutkan rencana" batin Yana.
"Anda harus ganti rugi,jika pernikahan ini di batalkan" ucap ayah andreas,dia sudah mengeluarkan banyak uang untuk menggelar acara ini,tapi batal begitu saja.bahkan dia belum sempat merasakan harta dari Tio.
"Anda masih berani minta uang kerugian setelah apa yang anda rencanakan terhadap saya?" Tio tersenyum miring.
"Biar saya yang ganti rugi!" Sahut Aldi dia mendekat ke arah orang tua Yana.
Yana memberi kode agar Aldi pergi saja,supaya permasalaham ini cepat selesai.tapi lelaki itu terlihat cuek saja.
"Kenapa kamu repot repot mengeluarkan uang untuk orang yang tidak ada hubungan dengan kamu?" Tanya Tio,dia masih ingat bagaimana lelaki ini dan putri nya di tahan si pos satpam.
"Pak,Tio forguso.saya Aldi hutapea ingin menjadikan putri bapak yang bernama Yana eferentiana menjadi istri saya.apakah bapak merestui kami?" Aldi terdiam sebentar lalu melanjutkan ucapan nya.
"Selama ini,saya dan Yana menjalin hubungan.tapi kami belum memberitahukan ke publik,apakah bapak menerima saya sebagai menantu?" Tanya Aldi.sedangkan Yana,wanita itu menggerutu sendiri.
"Kan bukan seperti itu konsep nya beruang kutup" batin Yana,dia benar benar kesel,dia mendekat untuk menjelaskan yang sevenar nya tapi Tio menghalangi.
"Kalau kamu sungguh -sungguh! Kamu tidak akan datang sendirian" jawab Tio.
"Saya membawa kedua orang tua saya pak! Mereka sedang menunghu di luar" ucap Aldi.
"Suruh mereka masuk" perintah Tio.sedangkan andreas dan keliarga nya terdiam dan berdiri di depan mereka.
"Untuk apa lagi kalian disini? Silahkan keluar dari villa saya!"usir Tio.
"Saya menunggu uang ganti rugi" jawab ayah andreas.
Tio pun memberikan selembar kertas berbebentuk cek,sejumlah 500 juta.
"Saya rasa ini cukup,bahkan bisa mengembalikan kerugian anda" Ucap Tio tersenyum licik.andreas menerima cek itu lalu membawa keluarga besar mereka keluar dari villa Yana,mereka berpapasan dengan keluarga Aldi,ternyata Aldi sudah membawa rombongan termasuk Leon brata.
"Pernikahan mereka terlalu dramatis ya sayang?" Bisik mira ke suami nya.
"Aldi kan tukang drama"jawab Leon. "Hai calon besan,ketemu lagi kita?"ucap erik sembari menjabat tangan Tio,ayah Yana pun menyambut dengan senang,begitu juga ibu Aldi dan juga selvi mereka cipika cipiki.walau belum pernah bertemu kedua ibu itu bisa menyesuaikan diri.
"Iya,saya pikir kita hanya bertemu di waktu itu saja,ternyata kita beneran akan jadi besan"ucap Tio.
"Jadi macam mana ini? Apa anak kami ini di terima jadi menantu?" Tamya Erik dengan logat medan nya.
"Kalau memang mereka selama ini menjalin hubungan,seccepat nya saja kita SAH kan biar tidak menjadi jina"jawab Tio,dia senang akhir nya putri nya menikah dengan pilihan hati nya,padahal itu hanya sebagian rencana Yana saja.
"Iya betul,ayo pak penghulu nikahkan mereka"kata Erik mereka pun duduk di kursi.
"Lo main main nya mikir dulu dong,masa lo bawa keluarga lo beneran sih,"keluh Yana berbisik.
"Diam,gue lagi fokus"jawab Aldi dingin,membuat Yana ingin membanting meja di depan mereka.tapi nyali nya tidak cukup untuk melakukan itu.
Mereka pun memulai akad secara skakmat.
"Saya nikahkan dan kawinkan engkau aldi hutapea binti Erik hutape dengan Yana eferintiana dengan mahar tiga ratua gram emas dan uang senilai dua ratus juta di bayar tunai"
"Saya terima nikah dan kawin nya,Yana eferintiana binti Tio forguso di bayar tunai" aldi mengucapkan kata itu dengan satu kali tarikan nafas,dan saat ini juga Yana sudah SAH menjadi istri nya.
Aldi yang saat ini berkeringat dingin sangking gugup nya lupa untuk memasukkan cin cin ke jari manis Yana
__ADS_1
"Kau Pasangkan cin cin itu Al" bisik Erik.
Aldi pun memakaikan cincin di tangan manis Yana,begitu juga dengan Yana,mereka melakukan nya secara bergantian.di lanjtkan dengan Yana mencium tangan Aldi,lelaki yang sudah SAH menjadi suami nya itu pun mengucapkan doa di ubun ubun nya.
Kedua nya pun menyalim orang tua,dan keluarga inti lain nya untum meminta do'a restu.
Setelah selesai mereka pun duduk di pelaminan,Yana meneteskan air mata karena saat ini dia sudah menjadi sseorang istri yang dia tidak tahu apakah suami nya akan membahagiakan diri nya
"Kok lo nangis?" Aldi merasa heran "itu tangis bahagia pasti" jawab lelaki itu.
"Gue gak nyangka aja,masa gue beneran jadi istri lo hiks" jawab Yana
"Kan ini remcana kita"bisik Aldi.
"Tadi gue udah ngasih kode ke lo supaya rencana ini di cacel aja kok"sahut Yana
"Gue udah bawa orang tua gue,masa iya gue antar pulang lagi" ujar Aldi.
"Pokok nya besok kita harus cerai"
•••
"Pokok nya besok kita harus cerai"
"Sembarangan aja kalau ngomong ! Apa kata orang kalau nikah cuma satu hari" Aldi tidak habis pikir.
Aldi mengingat kembali bagaimana sibuk nya keluarga mereka.
*
Satu hari sebelum acara akad Yana,Aldi mengatakan niat nya untuk menikah.
"Ma Aldi mau ngomong serius" ucap Alsi ketika ibu nya sedang memasak di dapur
"Mau ngomong apa"tanya ibu nya,wanita yang sudah berkepala empat tapi masih terlihat muda menoleh sekilas ke arah aldi yang berdiri di meja makan.
"Aldi mau nikah"jawab Aldi sembari menatap ibu nya dengan ujung mata nya,seketika ibu nya menoleh,dia reflek mematikan kompor lalu menghampiri Aldi dengan membawa sutil.
"Kamu mgehamilin anak orang?" Marah ibu nya sembari memukulkan sutil ke badan Aldi.
Prak prak prak.
"Aduh ma, ma sakit ma.Aldi belum selesai ngomong"Anak nya meringis sakit.
"Gak usah berkilah.kamu pasti udah ngerusak anak orang! Siapa ? Siapa orang nya!" Teriak ibu nya,Erik yang mendengar teriakan maut istri nya datang ke dapur.
"Kenapa kau marah marah mak Aldi?" Tanya Erik bergabung di meja makan.
"Ini,anak abang udah hamilin anak orang"jawab ibu Aldi menunjuk ke arah anak nya.
Dengan wajah cemberut Erik mendekat ke arah Aldi.
Prakk,satu tamparan mendarat di pipi anak nya.
"Aduuh,ini yang ku takutkan"batin Aldi dia masih terpaku melihat Ayah nya yang masih berwajah marah.
"Jelaskan lah,tunggu apa lagi kau?"
"Cewe yang di tahan di post waktu itu sama Aldi pak"
"Itu yang kau buat hamil?"
"Bukan,dia calon mempelai wanita nya.jadi dia itu di jodohkan sama orang lain sama ayah nya,Ya aldi gak setuju lah maka nya mau gantiin mempelai pria nya besok"
"Sukak kau sama dia?"mata tajam nya menatap ke arah mata putra nya,seketika Aldi menatap ke arah lain.
"Gak,Aldi cuma mau bantuin dia"ujar Aldi.
"Gak usah berbelit,jelaskan secara singkat"perintah ibu nya.
"calon suami nya ini jahat ma,lelaki itu cuma mau harta orang tua Yana"ucap Aldi.
"Yana ? Cewe yang waktu kamu bawa ke mari? Yang kaki nya terkilir?"
"Iya mah"
"Oke,kalau gitu kita beli baju sekarang!" Ucap ibu nya meninggalkan masakan yang belum selesai.
"Lah!" Aldi merasa heran.
"Kalau kau menikahi dia hanya untuk sekedar membantu,aku tidak setuju.tapi kalau kau serius ingin berumah tangga baru ku restui.ku kawal sampe jadi"ucap Erik tegas.
"Kami kan gak saling suka,paling dua hari udah cerai.kan pura pura doang" ucap Aldi,dia mengucapkan yang sebenar nya.
"Nah,itu.Kau pikir menikah itu mainan? Aku tidak akan datang.Dan kalau kau tetap menikahi perempuan itu dengan alasan ingin membantu,jangan salahkan aku kalau tulang kering mu jadi basah" ujar Erik sembari menghampiri istri nya.
"Waduh,sakit dong" Aldi menelan slavina nya dia tahu betul bagaimana ayah nya.yang tidak akan main main dengan ucapan nya.
"Ayo lah bang,kenapa malah berbaring lagi?" Tanya ibu Aldi ketika melihat Erik datang ke kamar dan tidur di ranjang.
"Dia gak nikah beneran,tahu kau yang di namakan nikah kontrak? Nah itu mereka nikah paling cuma sebulan dua bulan" ucap Erik malas.
"Kenapa seperti itu? Mama gak setuju!"
"Sama lah,aku pun tidak setuju.maka nya aku balik ke kamar"balas Erik.
Tok tok tok.
Clek.
Kedua nya pun menoleh ke arah pintu,terlihat visual Aldi di sana.
"Ayo lah ma,pak!" Aldi semakin mendekat.
"Gak! Mama gak akan setuju kalau kamu cuma nikah nya bercanda"balas ibu Aldi.
__ADS_1
"Siapa yang bercanda? aldi serius kok"
"Kau ingat kata - kata mu barusan! Kalau sempat kau menikah kontrak seperti yang di cerita - cerita itu, ku basahi tulang kering kau!" Ujar Erik tegas.
Mereka pun membeli baju caouple satu keluarga,dan memberi tahu berita baik ini ke keluarga besar.
Lamunan Aldi buyar saat Yana mencubit kuat pinggang nya,ternyata sedari tadi Yana memanggil nama nya
*
"Auu,sakit Yan.Lo baru nikah pun udah KDRT" ringis Aldi.
"Lo mikirin apa sih? Sampe gue panggil lo beribu kali gak nyahut juga?" Tanya Yana.
"Malam pertama"jawab Aldi.
"Eh,lo jangan macam - macam ya! Gue gak akan mau ngelakuin itu" ujar Yana sewot.
"Masa ?, nanti ketagihan? Lagi Al,terus Al!" Goda Aldi.
"Eeee, amit amit. Mending lo jangan banyak berharap deh!" Yana membuang pandangan nya,bersamaan dengan itu tamu undangan pun berdatangan untuk mengucapkan selamat kepada mereka,dan saat ini sahabat Yana yang datang bersama suami nya.
"Selamat,ya Yan.akhir nya lo nikah juga.tapi gue udah yakin sih dari awal kalau, lo nikah nya pasti sama mas Aldi"ucap mira
"Aa sotoy lo"Balas yana,mereka berpelukan.
"Selamat ya Al,lo emang paling jago! Satu hari persiapan nikah langsung jadi" Leon menjabat tangan Aldi sembari mengejek.
"Apa beda nya sama Lo? Pasti beda dong ya.Lo kan nikah karga kepergok"Balas Aldi,Leon yang di ejek mirang yang nerasa malu.
Sedangkan Yana dan mira juga menggosip sama.
"Iya lah,dan saat ini pasti lo udah jatuh cinta kan sama Mas Al? Hayo ngaku lo!" Mira menunjuk ke arah Yana.
"Belum,maksud gue gak akan.mana mungkin gue jatuh cinta sama beruang kutup kayak dia.lo tahu sendiri kan gue paling gak suka sama cowo dingin"ujar Yana
"Iya,awal nya gue juga gitu sama Bang Leon,tapi setelah dia nunjukin betapa besar nya cinta dia ke gue.gue jadi ikutan bucin tahu gak" balas Mira.
"Itu Lo bukan gue"Yana tetap keukeh membantah.
"Nih gue kasih,lo minum deh! Biar stamina Lo kuat nanti malam"Aldi memberikan sesuatu ke dalam saku Aldi.
"Sialan Lo,Lo pikir gue lemah"Balas Aldi.
Mereka pun berfoto untuk mendokumentasikan momen kebahagiaan itu.
Ckrekk.
Acara pun selesai,mereka di baqa ke kamar pengantin,yang ada di villa itu.
Sedangkan keluarga Aldi dan Yana mengobrol untuk mendekatkan mengenal lebbih jauh.
Di kamar pengantin,saat ini mereka sedang berantem.
"Eh,Yan.gue duluan! Kan gue cuma bentaran doang.udah gerah nih"ucap Aldi mereka sedang berada di depan pintu karena berebut masuk kamar mandi.
"Gak,pokok nya gue duluan! Ini kan villa bokap gue" ucap Yana tidak mau kalah.
"Eh,sekarang gue ini suami lo ya! Lo harus nurut sama suami!" Aldi mencoba mengintimidasi Yana.
"Gue gak perduli,kan kita nikah karna terpaksa.jadi gue melawan juga gak akan masalah"Yana tidak takut.
Aldi mendekatkan tubuh nya dan menghimpit yana di samping pintu kamar mandi,dia menatao lekat mata Yana dengan tatapan tajam.
"Gue bisa lakuin apa aja sama lo sekarang! Lo mau ngalah atau gue perkos*" tanya Aldi garang.
"Lo gak tahu gue bisa bela diri ha?" Yana mendorong tubuh Aldi lalu menendang perut Aldi dengan lutut nya.
Buuggh
"Jangan pernah nakutin gue" ucap Yana dia masuk ke dalam kamar mandi dan menutup pintu dengan keras.
Bruukk.
"Aduh,sakit banget.ini benar benar KDRT"Aldi meringis sakit,dia pun mengalah dan pergi keluar untuk mencari kamar mandi lain di luar kamar,orang tua dan mertua nya pun melihat nya jalan membawa handuk dan sepasang baju.
"Mau kemana Al? Kok bawa handuk dan baju segala?" Tanya Tio.
"Ini lagi nyari kamar mandi om"
"Loh kok om,panggil papa dong! Kamu kan udah jadi menantu papa"ujar Tio.
"Iya pah,soal nya Yana duluan yang mandi.karna Aldi udah gerah jadi mau nyari kamar mandi lain aja"jawab Aldi.
"Kan bisa mandi bareng,lagian udah halal kok"timpal selvi,aldi hamya menggaruk kepala bagian belakang.
"Yaudah,disana ada kamar mandi.kamu mandi di situ aja"tunjuk tio.
"Paling mereka masih malu"sahut Erik
"Saya juga merasa begitu"Timpal Tio.
"Jadi mau malam pertama juga"ujar Tio,membuat semua yang berada di sofa itu tertawa
***
Kini mereka telah selesai mandi,saat ingin tidur pun mereka juga berdebat dulu.
"Mending gue tidur di kamar sebelah,dari pada gue tidur bareng lo"ucap Yana,wanita itu masih takut untuk tidur berdua.apalagi mereka belum saling cinta.
"Jangan! Apa kata orang tua kita kalau lihat lo tidur di luar? Yaudah lah biar gue tidur di sofa aja"ucap Aldi,dia memilih untuk mengalah.
Mereka pun tidur tanpa melanjutkan perdebatan.
Pagi hari menyambut,sepasang pengantin baru itu.perlahan Yana membuka mata saat sinar mata hari menyinari jendela villa nya.
__ADS_1
"Aaaaaaaa"pekik Yana saat tangan kekar Aldi memeluk tubuh nya.