
Yana terbelalak melihat keadaan suami nya,dia pun semakin mendekat.
"Al,lo keluar gih! Nanti kamu masuk angin lho" ucap Yana,suami nya itu terkejut dan menatap ke arah nya.Aldi merasa pandangan nya sedikit rabun.
"Biar aja Yan,kamu keluar aja! Aku sebentar lagi kok"ucap Aldi dengan nada suara yang tertekan.
"Gak,lo harus keluar dan ganti baju!"ucap Yana,dia pun mengangkat tangan suami nya,agar keluar dari bak mandi dan mengangganti pakaian.Aldi yang merasakan sentuhan dari istri nya hanya bisa mengereng.
Yana yang sudah siap melakukan kewajiban nya,begitu gampang membuka baju dan celana suami nya.
"Jangan Yan,aku bisa sendiri kok"ucap Aldi,nafas nya naik turun.dia takut kesaadaran nya hilang dan akan memaksa Yana untuk melakukan hal itu.
"Udah lah,lo diam aja! Gak usah bawel"ucap Yana,dia terus melanjutkan pekerjaan nya jantung nya berdegup kencang ketika melihat bagian inti Aldi yang berdiri tegak,namun dia berusaha mengabaikan itu,setelah membuka baju basah dia pun menuntun Aldi untuk pergi ke ke kamar.
"Lo baring sini!"Yana membaringkan Aldi di ranjang kemudian membuka kembali handuk yang tadi dia pakaikan.
"Bismilaah"ucap Yana.
Sedangkan di kantor TIONGHAI,Novi sedang mencari keberadaan Yana untuk melanjutkan aksi nya,tapi dia tidak melihat bos nya itu.
"Mbak,kamu lihat buk Yana gak? Aku ada urusan sama dia"tanya Novi ke salah satu staff.
"Tadi sudah pulang mbak"jawab staff itu.
Dia merasa kesel karena tidak bisa menjalankan rencana yang dia susun,dia pun memilih untuk mendatangi rumah nya karena mungkin Aldi sudah akan berada di dalam rumah,tapi sebelum itu dia mengabari Zaky terlebih dahulu.
"Hallo Zak,kamu hubungin Yana! Ajak dia keluar rumah,aku akan masuk ke dalam rumah nya dan melakukan rencana kita di rumah nya saja"ucap Novi,dia begitu mempunyai banyak cara untuk mendapatkan cinta nya kembali.
Seperti yang di perintah oleh Novi,Zaky pun menghubungi nomor ponsel Yana.tapi sama sekali tidak terhubung,dia tidak tahu saja Aldi sudah memblokir nomor nya di ponsel Yana.
Tapi dia tidak putus asa,dia mengambil nomor baru lalu menghubungi kembali nomor wanita pujaan nya,tetapi berkali -kali dia coba yana tidak kunjung juga menerima panggilan nya.
***
"Yan,kamu mau ngapain?" Tanya Aldi ketika Yana sudah memegang pusat tubuh nya,tangan Yana terasa dingin karena wanita itu grogi untuk melakukan kegiatan nya.
"Lo diam aja,biar gue bantuin lo buat menghilangkan rasa panas di badan lo ini"sahut Yana,dia sama sekali belum mengerti tapi seperti orang yang sudah pengalaman.
"Hmm"Aldi mengereng
"Atau di kasih es batu aja Ya biar badan lo ini menjadi netral,habis nya panas banget"ucap Yana.
"Emh, tapi lo tahu dari mana gue ada disini dengan keadaan seperti ini?" Tanya Aldi
"Dari pak Leon"
Kring kring kring...
Suara dering ponsel Yana mengejutkan kedua nya,karena kedua nya sama-sama grogi.
"Angkat dulu! Siapa tahu penting" ucap Aldi,Yana pun melihat siapa penelepon dan itu adalah nomor baru.
"Orang iseng paling"ucap Yana sembari mematikan ponsel nya.
"Sebenar nya kamu mau ngapain Yana? Dari tadi di pegang aja,bukan nya reda tapi makin bertambah ini"tanya Aldi bingung,karena istri nya ini terlihat kaku.
"Haha,gue gak tahu harus gimana? Tadi gue sempat lihat you tobe tapi gue malah lupa"
"Emang mau diapain?''Aldi bersandar di kepala ranjang,dia melihat pipi Yana berubah merah mungkin dia merasa malu.
"Gak tahu,lo bisa nyuruh gue buat meredakan panas lo, gue bakal bantuin" ucap Yana yakin,dia merasa kasihan melihat keadaan suami nya.
"Obat nya memang kamu! Tapi aku gak mau ngelakuin itu karna kamu belum cinta sama aku,kamu pasti bakalan nyesel nanti nya"ujar Aldi,dia mati matian menahan gejolak itu,apa lagi Yana tadi sempat memegang bagian inti nya.
"Gak,gue gak bakalan nyesel.lakuin aja apa yang lo mau,asal lo bisa sembuh"jawab Yana,walaupun dia merasa takut dan mungkin saja dia akan menyesal tapi dia tidak masalah karena saat ini dia ikhlas ingin menolong suami nya.
Hati Aldi merasa hangat mendengar ucapa istri nya,tapi dia masih ragu jika Yana akan menyesal dan akan marah terhadap diri nya.
"Udah lah Al,lo gak mau nerima kebaikan gue ini?" Tanya Yana,dia merasa sedikit tersinggung karena niat nya masih belum di terima oleh suami nya.
"Oke,tapi lo janji kan gak akan marah?"
"Iya"
Dengan rasa senang,Aldi melakukan kewajiban nya sebagai suami,dia pun berdiri di atas sofa dan menuntun Yana untuk duduk.
Hal yang oertama di lakukan Aldi adalah melakukan ciuman di bibir istri nya,lalu melakukan penyatuan mereka.
Yana merasakan sakit di bagian inti nya setelah suami nya menghujam nya,tapi lama kelamaan rasa sakit itu berubah menjadi nikmat yang tiada tara nya.
Lama mereka bergelut di atas nakas,eh ranjang,hingga tubuh terkulai lemah.
"Terimakasih sayang,kamu sudah memberikan aku ijin untuk melakukan kewajiban ku"ucap Aldi sembari mengecup kening istri nya.
Yana hanya diam,dia masih malu untuk membahas keintiman mereka barusan.bersamaan dengan itu,bell rumah mereka pun bunyi seperti nya ada tamu yang ingin menganggu.
__ADS_1
Ya mereka sangat merasa terganggu,karena sepasang suami istri ini terlihat masih enggan untuk melepaskan pelukan.
"Lihat dulu lah! Siapa tahu ada penting"ucap Yana ketika suara bell itu tidak mau berhenti.
Aldi pun menggunakan handuk kemudian melihat siapa irang yang berada di pintu dari dalam jendela,dia terkejut ketika melihat Novi yang berdiri menunggu pintu itu di buka,dia pun kembali ke kamar,Yana heran kenapa suami nya kembali dan suara bell rumah mereka masih menyala.
"Kenapa balik lagi? Trus itu kenapa bell nya gak mati mati?? Rusak apa ya?"tanya Yana
"Tamu nya masih di luar,dia sengaja menganggu kita"
"Kenapa? Emang lo punya masalah apa sama orang itu?" Tanya Yana,
"Gak ada,dia yang bermasalah,orang yang ada diluar itu adalah Novi"ucap Aldi sembari duduk di ranjang.
"tahu dari mana dia rumah ini? Lo kasih tahu ya?" Tuduh Yana
"Gak lah,ngapain aku kasih tahu.aku juga ogah ketemu di dia lagi,lebih enak sama kamu di kasih jatah lagi" ucap Aldi sembari memegang tangan istri nya,Yana hanya tersenyum tersipu malu,mereka tidak menghiraukan suara bell yang mengusik pendengaran.
Sedangkan di depan rumah Aldi,seorang tetangga yang melihat Novi berdiri di deoan rumah Aldi pun menyapa.
"Mbak,orang nya belum pulang.biasa nya mereka pulang sekitar jam lima sore" ucao tetangga Yana itu,Novi hanya tersenyum sembari terus memencet bell yang ada di samping pintu,dia tahu jika Aldi pasti berada di rumah nya sekrang.
Tidak berselang lama,mobil Yana pun datang di bawa oleh Anhar,dia sudah di telpon oleh Aldi agar mengusir orang yang sedang menganggundi depan rumah nya.
"Maaf mbak,anda siapa ya? Ngapain di rumah abang saya?" Tanya Anhar mendelik.
"E,saya teman nya Yana.kebetulan sedang ada keperluan"jawab Novi berbohong,dia masih saja ingin menipu Anhar untuk yang kedua kali nya.
"Oh,ada keperluan apa ya? Biar nanti saya sampaikan"
"Masalah perempuan kok,saya harus ketemu sama dia"
Novi terlihat begitu memaksa ingin bertemu dengan Yana
"Kalau begitu datang lah lagi minggu depan,soal nya mereka sedang lagi bulan madu ke bali"ujar Anhar.
"Kok bisa? Bagaimana mungkin?" Tanya Novi.
"Mungkin aja lah,kan mereka suami istri aap yang salah?" Tanya Anhar.
Tidak ada jawaban dari Novi lagi,dia pun pergi dari rumah Aldi dengan tangan kosong dan tidak mendapatkan apa-apa.
Sama seperti Zaky,dia tidak bisa menghubungi nomor Yana lagi,karena wanita itu mematikan ponsel nya,sedangkan Yana dia sedang bercanda -canda dengan suami nya di dalam rumah.
Gara-gara rencana mereka,Yana dan Aldi akhir nya berhasil mempersatukan diri,walau Yana masih belum mengatakan jika dia sudah mencintai Aldi tapi itu sudah lebih dari cukup bagi suami nya.
Anhar menceritakan,bagaimana dia menghadapi Novi di depan rumah Aldi tadi.
Yana dan Aldi tertawa mendengar cerita yang di ucapkan oleh Anhar.
"Bang Aldi juga sih malah masih memberi harapan sama Mbak Novi" ujar Anhar.
"Gak ada ya,dia nya aja yang terlalu berharap.pokok nya kamu jangan dekat-dekat sama dia,dia itu ular berbisa"ucap aldi mewanti-wanti Anhar.
****
Hari telah berlalu,tidak ada yang berubah kecuali hati sepasang suami istri yang sudah mulai menghangat.Aldi mulai mengajari Yana memasak seperti yang sudah dia pernah katakan kepada istri nya itu.
Begitu juga dengan Yana,dia sudah mulai menerima perasan Aldi dan merubah panggilan nya menjadi Mas.
Dan saat ini mereka sedang berada di perjalanan,Aldi akan mengantarkan Yana ke kantor terlebih dahulu.seperti prediksi mereka Novi sudah stanbay menunggu kedatangan suami istri ini.
"Udah ada yang nungguin tuh!" Ucap Yana sembari menoleh kearah suami nya.
"Abaikan aja,gak usah dengerin apa yang dia bilang,atau kamu akan salah paham"sahut Aldi
"Oke"
Yana pun mencium tangan punggung suami nya lalu masuk ke dalam kantor.
"Pagi buk Yana"sapa Novi
"Kata nya ada yang lagi bulan madu,tapi kok cuma sehari aja"Sambung Novi lagi.
"Bulan madu kan bisa dimana saja"jawab Yana santai.
"Oh iya bu Yana, gimana masalah poligami Aldi kemarin, ibu gak berubah pikiran kan?"selidik Novi.
Bak seperti perempuan yang tidak tahu diri,Novi memperlakukan diri nya seperti tidak ada harga diri.
"Oh tentu saja gak,tapi itu sih tergantung mas Aldi nya.kaya nya dia aja gak mau sama kamu,gimana mau jadi madu aku?"sahut Yana,membuat dada Novi bergemuruh,dia sangat kesel karena Yana tidak perduli dengan kata-kata nya,dia pun menghampiri mobil Aldi namun suami Yana itu sudah menginjak gas dan berlalu pergi.
"Ini tidak akan lama Yana,aku akan secepat nya membuat kalian berpisah"manolog novi.
***
__ADS_1
Sementara Mira,dia sedang diajak ke mall oleh mama mertua untuk membeli perlengkapan bayi,Nia sudah tidak sabar ingin melihat kedatangan cucu nya ke dunia ini.jadi dia inisiatif untuk membeli baju dan perlengkapan lain nya,sebenar nya sih pamali tapi Nia yang terlalu semangat banget tidak memperhatikan hal itu.
Saat memilih tempat tidur bayi,tak sengaja seorang perempuan menabrak troly yang di bawa oleh Nia.
"Kalau jalan pake mata dong"ucap perempuan itu kesel,Nia melihat ke arah perempuan itu dengan menyeritkan dahi.
"Yang nabrak kan kamu? Harus nya kamu yang pake mata! Masih muda tapi bicara sama orang yang lebih tua gak bisa sopan"balas Nia,perempuan itu pun semakin marah,Mira yang melihat itu pun mendekat.
"Udah mom jangan di ladeni,maaf ya mbak"ucap Mira mendekat ke arah mertua nya,perempuan itu menoleh dan langaung terkejut ketika melihat Mira.
"Mira!!!"perempuan itu terpelongo melihat bentuk tubuh Mira yang sudah berubah,mata nya menyoroti bagian tubuh Mira dari atas sampai bawah.
"Citra"Mira juga terkejut melihat perempuan yang ada di hadapan nya.
"Dasar perempuan murahan!!!"umpat Citra sembari mendorong tubuh Mira,sehingga istri Leon itu hampir saja terjatuh.rupa nya Citra masih dendam terhadap Mira atas apa yang di dapatkan oleh kakak nya,padahal itu semua kesalahan dari kakak nya sendiri.
"Heh,apa-apan kamu mendorong menantu saya! Kalau terjadi sesuatu kamu mau bertanggung jawab"bentak Nia kepada Citra,mertua Mira ini sangat kesel melihat menantu nya di dorong seperti itu.
"Oh jadi dia menantu ibu? Hati hati aja sama dia buk! awas anak ibu akan di masukkan ke dalam penjara!"ucap Citra sembari menunjuk ke arah Mira.
"Perempuan ini murahan,dia bisa mendapatkan laki-laki baru karena tampang nya yang tidak terlalu cantik,mulai dari sekarang ibu hati-hati aja"ucap Citra menjelekkan mantan ipar nya.
Praakk..
Bukan nya mendengarkan,mertua mira malah melayangkan satu tamparan di pipi Citra dengan kekuatan yang full,sehingga Citra cukup merasa sakit di bagian wajah nya.
"Kamu kalau ngomong di jaga! Dia ini menantu baik-baik,bukan perempuan murahan seperti yang kamu ucapkan itu"ujar Nia,Citra memegangi pipi nya yang begitu sakit.
"Sudah lah mom,kita pergi aja! Gak usah di ladeni,ini orang nya kalau di ladeni semakin ngelunjak"ucap Mira mengajak mertua nya pergi dia tidak mau ber urusan dengan mantan adik ipar nya.
"Gak bisa begitu sayang,kamu di jelekin di depan mata kamu sendiri,ya tuhan mulia sekali hati mu"ucap Nia mengelus punggung menantu nya.
"Dan kamu! Biasakan menjaga lisan mu! Kalau tidak kamu akan berhadapan dengan saya"ucap Nia,Citra hanya diam sembari mengepalkan tangan nya.bukan citra nama nya kalau tidak memilii dendam.
Nia pun menarik pelan tangan menantu nya agar pergi dari hadapan Citra,dia tidak mau Mira di katain yang tidak tidak seperti itu.
"Kelewatan sekali dia itu,padahal kan kalian sudah lama berpisah.harus nya dia tidak lagi mengusik kamu"Ucap Nia,dia menggerutu sepanjang jalan.
"Udah lah ma! Ngapain di bahas lagi"sahut Mira,dia memilih tidak mengingat kejadian barusan.
Bersamaan dengan itu,Yana mendapatkan panggilan telepon dari orang yang tidak di kenal,Zaky menghubungi nya menggunakan nomor baru terus menerus.dan ketika Yana mematikan ponsel nya Zaky menyusul ke kantor TIONGHAI pada saat jam istirahat.
Berkali-kali,Zaky meminta kepada resepsionis agar di pertemukan dengan Yana.tapi hasil nya tetap sama,Yana tidak bisa diganggu lebih tepat nya tidak mau di ganggu.
Zaky tidak mau diam,dia menerobis masuk ke dalam kantor.tapi karena pengamanan di kantor itu ketat dia harus berurusan dengan satpam.
"Siapa kamu? Jangan buat keributan di tempat ini"ucap Satpam dengan tegas.
"Saya ada urusan dengan Yana,bos kalian.asal kalian tahu saya ini adalah pacar bos di perusahaan ini" ucap Zaky geram,satpam itu hanya tertawa mengejek Zaky.karena mereka tahu jika boss mereka sudah menikah dan bukan lelaki yang di hadapan nya ini suami nya.
"Kamu orang gila ya? Baru keluar dari rumah sakit jiwa? Kamu gak bisa bohongin kami! Dasar gila"ucap satpam itu,membuat Zaky sangat sakit hati dan marah.
"Kalau kalian tidak percaya,kalian bisa tanyakan langsung kepada Yana,dan ingat kalau kalian pasti akan menyesal karena telah mengatai saya gila"ucap Zaky,satpam itu pun terdiam dan salah satu dari mereka menghubungi Yana melalui telepon kantor.
Sedangkan satpam yang memegangi tangan Zaky berpikir,apakah Ceo mereka telah melakukan perselingkuhan sama dengan kasus Syanaz yenas dengan Rendu,satpam itu pun memandang wajah Zaky yang lumayan tampan dan dia berpikir jika dugaan nya benar.
"Bos kita sedang tidak ada janji bertemu degan siapapun,dan orang ini kata nya tidak ada urusan dengan bos kita"ucap teman satpam,mereka pun mengusir Zaky dari perusahaan Yana
"Pergi kamu! Dasar orang sinting,ngaku-ngaku pacar nya bos"umpat satpam itu.
"Haha,dia ini lagi menghayal punya istri kaya bro"sahut teman nya.
"Awas kalian,aku akan balas perlakuan ini"ucap Zaky.
Sementara itu,di kantor KING KARL.Leon sedang bingung kenapa proposal itu berubah perusahaan.
"Kenapa bisa lo meeting dengan perusahaan ini,sedangkan di cacatan gue gak ada sama sekali.dan lo tahu perusahaan COLONIEL kemarin menghubungi gue satu harian"Tanya Leon kepada Aldi.seharus nya kemarin Aldi meeting dengan perusahaan COLONIEL itu,tapi karena sudah di ubah oleh Zaky akhir nya Aldi salah menemui klient.
"Gue gak tahu,Anhar yang ngajakin gue semalam.dan klient itu juga yang mencampurkan obat di minuman gue,menurut gue ini ada yang gak beres"sahut Aldi.
Leon pun menghubungi Anhar,untuk mengetahui apa yang sebenar nya terjadi.
"Ada apa bang?" Tanya Anhar,berjalan cepat masuk ke dalam ruangan.
"Kok bisa proposal ini salah perusahaan? Siapa yang nangani?"tanya Leon,baru kali ini dia mengalami kejadian seperti itu.
"Saya terima ini dari Zaky,staff pemasaran"jawab Anhar.
"Bararti dia dalang dari semua ini"gumam Aldi menggepalkan tangan nya.
"Lo ada masalah apa sama dia?"Leon mengeritkan dahi.
"Dia suka sama istri gue,dan bahkan dia udah terang terangan mau mgerebut Yana dari gue"jelas Aldi.
Leon hanya mangguk-mangguk,dia sekarang mengerti permasalahan dari semua ini.
__ADS_1
"Dia mau ngejebak lo,dengan memberikan minuman itu.dan perusahaan yang ingin bekerja sama kemarin,sekongkol dengan dia"Leon mengutarakan pendapat nya.
"Panggilkan Zaky!"