Memilih Pergi Dari Suami Yang Selingkuh

Memilih Pergi Dari Suami Yang Selingkuh
kembali ke sumut


__ADS_3

Hari telah berlalu,kini waktu Leon dan Mira akan mengadakan fitting baju,untuk melaksanakan pesta pernikahan di dua Minggu yang akan datang,tampak nya sepasang suami istri itu sedang sibuk membereskan baju baju,untuk berangkat ke Sumatra hari ini.


Leon tidak mau merepotkan istri nya,jadi dia membereskan pakaian nya sendiri, sebelum menikah dengan Mira pekerjaan beres memberes dikerjakan oleh asisten rumah tangga tapi sekarang kini dia yang terjun sendiri mengemas pakaian nya.


"Biar mama aja pah"ucap Mira menghampiri suami nya,kini dia telah selesai mengemas pakaian nya.


"Papah bisa kok mah,ini udah siap"balas Leon mengunci koper nya kemudian meletakkan nya di lantai,melihat hal itu Mira merasa tidak becus menjadi istri padahal Leon sendiri yang Keukeh  ingin mengemas pakaian sendiri karena tidak mau istri nya capek.


"Udah,gak usah merasa bersalah seperti itu,yuk brangkat"Leon menarik pelan istri nya keluar dari kamar.


"Lho,koper nya tinggal sayang"ucap Mira bingung dengan suami nya.


"Biar supir yang menjemput dari sini"


Mira hanya ber oh ria setelah mendengar ucapan suaminya.


"Kita mampir ke toko dulu ya mah beli oleh oleh buat mama"ucap Leon ketika mereka telah sampai di dalam mobil.


"Iya, sayang,"


Brukk


"Kita ke Tamrin dulu"ucap Leon ketika supir nya telah masuk mobil.


"Baik pak"


Tak berselang lama kini Meraka telah sampai di tempat tujuan,yaitu tempat pembelanjaan oleh oleh,Leon ikut dengan memilah oleh oleh untuk di berikan kepada mertua nya,dia mengambil begitu banyak sehingga troli yang mereka bawa penuh,Leon mengambil satu troli lagi untuk diisi.


"Yank, biasa mommy suka di bawain oleh oleh apa"tanya Mira,dia yang belum begitu tahu selera mertua nya mencoba bertanya kepada suaminya.


"Kalau mommy gak usah di bawain oleh oleh sayang"


"Kenapa"


"Mommy pasti sering beli yang beginian,karena mommy selalu pergi jalan jalan ke sini"


"Beda lah sayang, walaupun mommy sering makan atau bosan makan oleh oleh seperti ini,tapi kalau kita yang bawakan pasti rasa nya lain,ada harga nya makanan itu di mata mereka,dan sudah pasti mereka akan merasa bahagia"jelas Mira begitu panjang lebar,Leon tersenyum melihat istri cantik nya.


"Iya sayang,kamu tinggal pilih ini,yang ini dan yang itu"ujar Leon menunjuk makanan yang sering di makan oleh mommy nya di rumah.setelah memilih oleh-oleh yang di tunjuk oleh suami nya,Mira menoleh ke arah suami nya yang tengah menatap diri nya dengan penuh cinta.


"Cuma ini doang kesukaan mommy"tanya Mira merona,dia masih malu malu di tatap seperti itu oleh suaminya.


"Iya sayang,kalau kebanyakan malah nanti di kasih ke orang orang,"

__ADS_1


"Iya gak apa lah sayang,di kasih ke orang lain biar sekalian berbagai"


"Oke"


mendengar ucapan suami mu nya,Mira kembali memilih oleh oleh yang akan mereka bawa  ke kampung halaman.


*******


Tok tok tok..


sepasang suami istri itu telah sampai di kediaman endang.


Tok tok tok.


Masih sama seperti,tidak ada jawaban dari dalam,ketika mereka mengetuk pintu.


"Kok lama ya sayang"tanya Leon khawatir


"Kita ke butik aja,siapa tahu mama belum pulang dari butik"ujar Mira tak kalah khawatir dari suami nya


"Kita ke butik nya Bu endang"ujar Leon ketika mereka telah masuk ke dalam mobil.


"Butik nya ada dimana pak"tanya Ujang,dia memang belum tahu dimana keberadaan butik mertua bos nya.


"Di jln, Ampat pak"jawab Mira


Sebagai seorang janda, endang melanjutkan usaha mereka yang dulu mereka bangun dengan suaminnya yaitu toko butik,sampai anak nya menikah pun dia tetap melanjutkan usaha itu.


"Kamu jangan khawatir seperti itu dong, positif thinking aja,mungkin mama lagi banyak kerjaan di butik,maka nya  belum pulang kerumah "ucap Leon menenangkan istri nya,dia tahu dari raut wajah istrinya itu kalau mira sedang khawatir.


Mira mengangguk dan senyum ke arah suami nya.


"Atau mama telpon aja dulu,tanyain mama ada dimana"ucap Leon memberi solusi,mendengar ucapan suaminya Mira merasa telah mendapat pencerahan,karna terlalu khawatir dia bahkan lupa akan hal itu.


Mira merogoh ponsel  dari dalam tas kemudian menghubungi mama nya,satu panggilan Mira tidak terjawab,membuat Mira semakin khawatir.


"Kok gak diangkat ya pah ?"


"Coba lagi sayang"


Mira kembali mencoba menghubungi mama nya,namun tetap panggilan nya tidak ada jawaban.


"Sama aja pah,gak ada jawaban"raut wajah Mira semakin khawatir,Leon melihat sekilas ke arah istri nya kemudian tangan sebelah kiri mengelus rambut istri.

__ADS_1


"Tidak akan terjadi apa apa,mama pasti akan baik baik saja"ucap Leon terus berusaha menenangkan istri nya.


Tak berselang lama kini mereka telah sampai di butik endang,gedung nya tidak terlalu besar,namun tampak nya pelanggan memang benar benar sangat banyak saat ini.


"Lihat sayang,pelanggan nya sangat banyak"ujar Leon senang


"Iya,ternyata pelanggan mama begitu banyak"bala Mira,dia yang sudah tidak pernah lagi ke butik mama nya,tidak tahu jika butik endang begitu ramai.


Mereka pun turun dan menghampiri butik yang sedang ramai pelanggan itu.


"Selamat datang di butik kami buk,pak silakan di pilih"ujar salah satu anggota endang,dia tidak mengenali Mira karena dia anggota baru di butik itu,mendengar sambutan dari anggota mama nya,Mira tersenyum ramah.


"Mau tanya mbak,Bu Endang nya ada"tanya Mira,senyum.


"Oh,ada Bu,bos sedang ada di sana,sedang ada tamu juga"jawab anggota nya itu.


"Terimakasih mbak"ujar Mira sembari berlalu ke ruangan mama nya.


"Mamah"ucap Mira setengah berlari ke arah endang,ibu nya menoleh dan terkejut dengan kedatangan anak nya,endang pun berdiri dari kursi lalu memeluk putri semata wayang nya itu.


"Kamu datang kok gak bilang bilang sih sayang"tanya endang melepas pelukan nya,Leon menghampiri dan menyalim mertua nya.


"Tadi kami ke rumah tapi tidak ada ibu disana,jadi kami putuskan untuk datang kemari saja"ucap Leon menjawab pertanyaan mertua nya.


"Aduh, maaf ya pak,saya terlalu rindu sama mama maka nya main datang kesini tanpa menunggu urusan bapak dan mama saya selesai dulu"ujar Mira yangbtidak enak hati pada seseorang yang sedang bersama endang.


"Ah tidak masalah nak"ujar lelaki itu.


"Mungkin Bu Endang sedang sibuk,jadi sebaik nya saya permisi "ujar lelaki itu.


"Ah iya pak, terimakasih atas kerja sama nya"balas endang senyum.


Melihat teman kerja sama endang telah pergi Leon mengajak istri nya untuk duduk.


"Duduk dulu,takut kamu kecapean nanti"ujar Leon yang khawatir istri nya capek.


"Mama di telpon pun,gak diangkat,buat Mira khawatir aja"ucap Mira cemberut.


"Ah iya,ponsel mama tadi mama taruh dalam tas,dan tas nya ada di depan jadi mama gak tahu,mama minta maaf ya,"ujar Endang,Leon senyum bahagia merasakan kehangatan di ruangan ini.


"Oh iya kalian pulang kok mendadak, kenapa"tanya endang dia yang lupa akan masalah fitting baju,tidak tahu kepentingan anak nya pulang mendadak.


"Mau fitting baju ma"jawab Leon mengingat kan.

__ADS_1


"Oh iya,mama lupa,jadi kapan fitting baju nya ini..?"tanya endang


"Besok aja ma,takut Mira terlalu kecapean"jawab Leon.


__ADS_2