
"apa Lo bilang...!!!!
Mira dan Yana menoleh ke arah sumber suara,ternyata itu adalah suara Aldi,yang di suruh Leon datang ke ruangan nya untuk melihat keadaan Yana.
Yana masih diam,dan masih santai meneguk air minum yang belum Habis.
"Ngomong apa Lo tadi"??tanya Aldi sembari duduk di sebrang Yana.
"Ngadu Lo"ujar Aldi lagi.
"Siapa yang ngadu,gue cuma curhat ya"ucap Yana, walaupun dia sudah minum tapi pucat di wajah nya masih terlihat kentara.
"Dari pada debat gimana kalau kita makan siang dulu di kantin..??"tanya Leon yang baru saja datang.
"Iya,itu ide yang bagus"ujar Mira menimpali.
Sedangkan Aldi menatap Yana dengan tatapan mengintimidasi.
"Yaudah yuk,udah lapar juga nih"balas Yana,dia tidak takut SMA sekali dengan tatapan Aldi.
"Mulai pertanggal besok,ruangan Lo udah beda ya sama ruangan gue,soal nya terlalu sempit kalau di tutup seperti ini"ujar Leon, ruangan nya dan ruangan Aldi hanya di pisahkan oleh kaca dia takut jika dia melakukan hal hal kepada istri nya akan di lihat oleh sepupunya itu nanti.
"Siap booss,gue mah apa"ujar Aldi cemberut.
Saat mereka melewati ruangan para staf Yana melihat jaki yang juga sudah selesai
"Mas zaki mau makan siang juga??"tanya Yana ramah.
"Iya nih yan"ucap Zaki senyum.
"Sekalian bareng kami aja mas,boleh kan ya mir"tanya Yana kepada sahabat nya itu,dia tidak mau sahabat nya terganggu jika dia asal ajak teman.
"Atau gue makan sama mas zaki aja,kalian bertiga"??tanya Yana lagi.
"Ah boleh kok,ayo silahkan "ujar Mira,dia belum mengetahui semua nama nama yang ada di kantor suami nya.
Tak berselang lama akhir nya mereka telah sampai di kantin kantor.
Zaki merasa tidak enak hati jika bergabung dengan atasan,akhir nya dia undur diri,agar tidak bergabung dengan mereka.
"Mbak Yana,saya kesana aja ya,saya merasa tidak pantas berada bersama bos bos besar"ucap Zaki sedikit berbisik.
"Udah gak apa apa mas disini aja,saya juga merasa gak pantas maka nya saya ajak mas ke mari"balas Yana yang juga berbisik.
Mau tidak mau,zaki tetap stay di meja itu,walau hati nya risih di tatap tidak suka oleh Aldi.
"Mas suka bakso"tanya Yana kepada Zaki.
"Suka kok mbak,tapi saya biasa nya makan nasi dulu baru bakso,takut kena maghh,"balas Zaki ramah,terlihat wajah nya tak kalah tampan dari kedua sepupu itu,bedanya dia terlihat lebih sederhana.
Sedangkan suami istri,saat ini sedang suap suapan,membuat siapapun yang melihat nya bakalan baper setengah mati,lain dengan Aldi,dia hanya sebagai nyamuk bagi kedua pasangan itu,dia menyuapi diri nya sembari melirik lirik ke arah Zaki dan Yana.
__ADS_1
"Mas tinggal dimana"tanya Yana ketika mereka telah selesai makan,dia tidak mungkin mendiamkan Zaki,sedangkan yang memaksa zaki ikut bersama nya tadi adalah diri nya.
"Di jln Ponorogo, mbak,jawab Zaki,dia terus saja menatap Yana dengan tatapan yang tidak bisa di jelaskan.
"Berarti kita searah,aku di jln. Bakarya"ujar Yana senyum.
"Kalau gitu nanti kita pulang bareng boleh dong"ujar Zaki penuh harap.
"Aku bawa mobil sendiri mas,tapi lain kali kita bisa pulang bareng "ujar Yana.
"Oke,kalau gitu,aku duluan ya mbak,pak buk,saya duluan"ujar Zaki menundukkan kepala nya tanda hormat kepada CEO,mereka pun mengangguk.
"Kenal dari mana lo sama dia,kalau di lihat lihat lumayan juga"ujar Mira,membuat suami nya cemberut.
"Gantengan juga aku"balas Leon yang masih cemberut.
"Iya lah,kalau itu gak di ragukan lagi"ujar Mira
"Tadi pagi dia nyapa gue waktu gue nyari ruangan nya Aldi"jawab Yana membuat Aldi menoleh ke arah nya.
"Omongan gue barusan gak main main Lo mir,gue mau rigsain,"ujar Yana lagi menatap tidak Suka kepada Aldi.
"Kenapa gak betah???"tanya Leon dingin
"Terlalu melelahkan menjadi sekretaris nya"tunjuk Yana ke arah Aldi.
"Kalau,bekerja sebagai staff mau gue"ujar Yana terus terang di depan Aldi.
"Jangan mau mauan ta,nanti dia ngelunjak,kalau gue lihat dari rumah dia sih gue yakin dia gak bisa kerja"ujar Aldi panas.
Mira hanya senyum melihat interaksi dari ketiga nya.
"Anak mami pula di suruh kerja mana bisa"ujar Aldi lagi,Yana hanya diam dia tidak mau menggubris ucapan dari atasan nya itu.
"Gue pulang duluan duluan ya"ucap Yana senyum.
"Iya hati hati di jalan"ucap Mira,dia tidak mungkin memaksa Yana untuk bekerja di perusahaan suami nya sedangkan Yana sudah mencoba.
"Kok Lo biarin dia pulang sih,enak di dia dong makan gaji buta"ujar Aldi tidak terima.
"Lo gak dengar tadi dia bilang apa,??,dia mau rigsain itu berarti dia gak bakalan dapat gaji,prasan Lo sensi banget Lo sama dia "ujar Leon membuat Aldi tertawa.
"Menurut gue biasa aja sih"jawab Aldi diakhiri tawa.
"Kapan Lo lalu nya kalau Lo jutek begitu sama cewe"ejek Leon,
"Belum Nemu yang pas aja,lagian gue masih muda gak terlalu memikirkan itu"ucap Aldi jujur,dia masih mau menghabiskan masa lajang.
"Lo yakin,gak suka sama Yana"tembak Leon.
"Yakin lah,siapa yang mau suka sama cewe seperti dia,manja begitu "balas Aldi yakin.
__ADS_1
"Nanti di embat sama Zaki lho,tadi gue perhatiin Lo gak suka Zaki dekat dekat sama Yana"ujar Leon lagi.
"Jodoh mah gak kemana"
"Berarti Lo berharap dong Yana bisa jadi jodoh Lo"ejek Leon,yang membuat Aldi berdecak karena nya.
"CK,udah sih ngomongin jodoh Mulu,udah ah gue mau lanjut kerja lagi"ujar Aldi sembari pergi dari hadapan sepasang kekasih itu
"Abg gak lanjut kerja..??"tanya Mira melihat suami nya masih santai duduk di meja kantin.
"Nanti sayang,aku masih mau menghabiskan waktu bersama kamu"ujar Leon menatap ke arah istri nya
"Jangan terlalu berlebihan seperti itu sayang,nanti kamu cepat bosan sama aku"ujar Mira,dia tidak mau kasih sayang Leon hanya ada di awal awal saja.
"Aku gak berlebihan lho,emang aku masih mau menghabiskan waktu sama kamu kok"
"Hmm"
Mira sudah tidak dapat berkata apa apa lagi.
"Abg gak selidiki siapa yang berbuat mesum di lantai marketing tadi"tanya Mira,tiba tiba dia teringat kejadian yang dia dengar tadi pagi.
Leon menatap ke arah arloji nya.
"Besok abg selidiki,sebentar lagi abg mau tanda tangan kontrak sama Ardi,yang kita jumpai Minggu lalu"ucap Leon senyum.
"Oh iya,berarti aku pulang kerumah dong" tanya Mira.
"Kalau mau ikut juga gak apa apa"
"Aku pulang ke rumah saja,takut ganggu pekerjaan kamu nanti" balas Mira,
"Tapi mulai besok aku udah kerja seperti biasa ya"pinta Mira manja.
"Iya sayang"
"Aku pulang dulu ya"ucap Mira sembari mencium tangan suami nya.
Cups.leon mendaratkan kecupan di kening istri nya
"Hati hati ya,ingat diantar sama supir" ujar Leon
"Siap sayang"ucap Mira kemudian berlalu pergi,Leon menatap punggung istri nya hingga hilang dari pandangan nya.
"Mau pulang buk"sapa resepsionis di lobby.
"Iya mbak"jawab Mira senyum sembari berlalu.
Kini Mira tengah menunggu Supir di depan kantor, untuk mengantarkannya ke rumah.
"Lo sekretaris nya Leon kan..??
__ADS_1