
Setelah menyelesaikan makan akhir nya dua keluarga yang sebentar lagi akan menjadi satu keluarga pulang dengan mengenakan satu mobil.
"Kapan kira kira kita fitting baju mir"tanya Nia kepada calon menantu nya itu.
"Dua Minggu sebelum hari H aja mom,soal nya Mira takut kegemu'an nanti kalau terlalu cepat fitting,karna Mira makan nya banyak"ujar Mira lembut membuat camer nya tertawa.
"Iya,kamu tahu gak ni semenjak dia pulang dari Jakarta porsi makan nya melebihi kuli"ujar endang.
"Ih mama"ujar Mira Malu,padahal tadi waktu makan dia tidak malu melahap begitu banyak di depan calon mertua nya.
"Ya gak apa apa kali Ndang,meski pun begitu badan menantu ku tetap terlihat bagus"ujar Nia,dia sudah menganggap Mira sebagai menantu nya.
Suara dering ponsel terdengar nyaring di dalam mobil mereka,bukan ponsel Mira tapi ponsel mommy nya Leon.
Leon mengubah rencana nya,dia memilih untuk menanyakan keberadaan mommy nya saja,mengingat kemarin diri nya di cuekin oleh Mira padahal kan karna kesalah pahaman saja.
"Hallo sayang"ujar Nia ketika panggilan sudah terhubung.
"Mommy lagi dimana"tanya Leon menanyakan keberadaan mommy nya mengingat tadi satpam berkata kalau Mira sedang bersama mommy nya,sedangkan Mira dia mendengar samar samar suara Leon di ujung telpon,lalu dia melihat ke arah ponsel nya namun tidak ada balasan pesan nya tadi pagi dan bahkan tidak ada notifikasi di ponsel nya.
"Apa dia masih marah ya"gumam mira dalam hati.
"Mommy lagi di perjalanan mau pulang,kenapa "tanya Nia,dia belum tahu jika anak semata wayang nya itu sudah pulang.
"Gak apa mom,cuma rindu aja"ujar Leon.
"Tumben,padahal dulu waktu kamu di Jakarta selama tiga tahun jarang ngabarin mommy,kok sekarang baru dua hari saja kamu udah bilang rindu,mommy jadi curiga sama kamu"ujar Nia,memang benar seberapa lama pun Leon di luar kota diri nya tidak pernah menghubungi mommy nya bahkan satu kali saja pun,jika bukan nia yang yang menghubungi terlebih maka dia tidak akan mengetahui bagaimana kabar anak lajang nya itu.
"Tembun gimna Leon rutin lho ngabarin mommy dulu"kilah anak nya.
__ADS_1
"Ngomong sama Putung sana biar percaya"ujar Nia mendengar anak nya berkata seperti itu.
"Mommy tadi bilang di perjalan emang nya mommy mau kemana"tanya Leon dia masih berpura pura tidak mengetahui Mira sedang berada bersama mommy nya.
"Ada deh"ujar Nia,dia sengaja tidak memberitahukan kepada anak nya jika dia sedang bersama besan nya, yang membuat anak nya itu berdecak
"CK,mommy"ujar Leon memutuskan sambungan nya.
"Udah tua juga masih ngambekan"ujar Nia.
"Siapa ni"tanya endang
"Ini calon pengantin pria"ujar Nia menoleh ke arah belakang,karena dia duduk di kursi sebelah kemudi.
Mereka pun tertawa melihat tingkah Leon.
"Dia memang seperti itu Ndang,kalau marah bisa sampai setahun"ujar Nia yang membuat Mira melotot,dia tidak sanggup jika Leon akan marah kepada diri nya sampai selama itu.
"Iya,waktu itu sempat dia marah sama mommy Karna lupa angkat Telpon nya,karna mommy sedang arisan tapi mommy lupa bawa ponsel"ujar Nia,membuat calon manantu nya itu semakin takut akan terjadi hal yang sama pada diri nya.
"Terus gmna Leon bisa baikan dengan kamu"tanya endang mewakilkan pertanyaan Mira.
"Ketika dia sakit baru lah dia mau menjawab telpon ku pada waktu itu aku masih di luar negri mengurus perusahaan yang ada di KL cerita nya,Dia kecelakaan,waktu dia masih darah muda emosi nya belum bisa di kotrol dia bermasalah dengan rekan bisnis nya,dia sempat membentak client,si client tidak terima lalu merencanakan kejahatan kepada diri nya,dengan menyuruh pembunuh bayaran si client ini memepet mobil Leon hingga terjatuh ke jurang hingga pinggang belakang nya cedera"ujar nia menceritakan masa lalu anak nya yang membuat air mata nya jatuh.
"Sudah lah ni jangan menangis,maaf kami telah membuat kamu mengingat kembali masa lalu yang membuat kamu bersedih"ujar endang,dia tidak mengira kalau calon menantu nya itu punya masa lalu yang menyedihkan
"Biarin sih mbak,biar mengenang masa lalu"ujar farel yang masih fokus pada kemudi nya.
"Daddy nih"ujar Nia menyeka air mata nya.
__ADS_1
Mira mengingat kejadian waktu di kantor nya bahwa Leon berkata kalau diri nya sedang sakit pinggang perkara kecelakaan.
"Apa sampai sekarang mas Leon masih mengalami gejala sakit pinggang itu mom"tanya Mira.
"Sekarang sih udah sembuh sayang,kejadian nya juga udah tujuh tahun yang lalu"ujar Nia,yang membuat Mira berpikir apa sakit nya Leon itu hanya pura pura.
"Kamu tenang aja,pinggang Leon pasti kuat kok"ujar farel bercanda yang mendapat pelototan dari mommy nya.
Tak terasa akhir nya mereka kini telah sampai di kediaman endang.
"Apa gak mampir dulu ni"tanya endang ketika mereka telah turun dari mobil mewah farel.
"Kapan kapan aja lah mbak,soal nya aku masih banyak tugas di perusahaan"ujar farel.
"Apa mommy mau mampir dulu..?? gak apa apa kok Daddy pulang duluan nnti di jemput sama supir"ujar farel kepada istrinya,biasa nya farel tidak membiarkan istri nya di luar tanpa diri nya tapi kali ini dia benar benar sibuk dia juga ingin memberikan istri nya untuk melepas rindu kepada sahabat nya.
"Yaudah Daddy pulang duluan,mommy mau mampir dulu"ujar Nia kemudian turun dari mobil nya,kemudian farel bergegas untuk pulang.
Sedangkan Leon tengah mengintip bak maling yang menunggu saat nya masuk ketika tuan rumah lengah,dia mengendap endap agar suara langkah kaki nya tidak kedengaran oleh tuan rumah,ketika melihat mommy dan calon mertua nya sedang asik mengobrol dia mencari cari keberadaan kamar Mira dengan cepat dia menemukan nya kebetulan kamar Mira itu sedang terbuka karena Mira keluar dari kamar menuju kamar mandi untuk membersihkan diri.
Dengan langka cepat Leon berlari ke kamar Mira lalu segera sembunyi di balik pintu.
Dengan jantung yang berdegup kencang Leon bersiap siap memberi kejutan kepada Mira.
Sedangkan Mira yang sudah selesai membersih kan badan kembali ke dalam kamar nya dengan mengenakan handuk dia heran kenapa pintu nya bisa tertutup rapat sedangkan dia tadi membiarkan pintu nya terbuka,dia berpikir kalau dia salah ingat.
Clek
Mira masuk ke dalam kamar kemudian menutup pintu kembali,dia terkejut setengah mati mendapati ada lelaki di dalam kamar nya.
__ADS_1
"Maliingg"teriak mira