
"pak Burhan"ucap arka,ketika melihat laki laki yang membawa adik nya.
"Arka"ucap Burhan,Burhan subrata adalah Mantan CEO KING KARL,sepupu jauh farel,sebelum Leon memimpin perusahaan nya.arka sangat muak mengucapkan nama Burhan,karena nama itu sama dengan ayah nya yang di dalam versi nya telah menelantarkan diri nya dan juga ibu nya.
"Kenapa kamu menggedor pintu mobil saya seperti itu"tanya Burhan memandang arka dengan tatapan bingung,arka tidak menggubris perkataan Burhan itu.
Bugh bugh bugh
"Citra turun"teriak arka lagi,walaupun kaca mobil nya tidak tembus pandang,namun arka tahu kalau adik nya berada di dalam mobil itu.
"Stop arka,kamu bisa saya tuntut telah menganggu kenyamanan saya"bentak Burhan,dia tidak tahu kalau arka ini adalah ABG citra.
"Jika anda tidak mau terganggu kenyamanan nya,silahkan turunkan wanita yang anda bawa"bentak arka yang suara tak kalah keras dengan Burhan.
"Memang nya ada urusan apa anda dengan wanita itu"tanya Burhan,dia tidak mau begitu saja membukakan pintu mobil nya,arka tidak menjawab pertanyaan Burhan dan terus saja menggedor pintu mobil itu,si pemilik mobil itu kembali kedalam mobil nya.
"Kamu turun saja dulu,selesaikan urusan kamu dengan dia,saya tidak mau mobil saya rusak karna di gedor seperti itu"ucap Burhan menatap ke arah citra.
"Dia kakak aku"ucap citra,terlihat di wajah nya raut ketakutan,Burhan mengerti pada saat lampu merah berubah menjadi hijau Burhan menginjak gas sekecang mungkin agar terhindar dari Kakak citra itu,arka tidak mau diam,dia berlari ke arah motor nya lalu mengejar mobil yang membawa adik nya,dia berpikir kalau citra di Sandra oleh Burhan namun pada kenyataan nya Burhan adalah teman kencan citra.
Arka mengejar mobil Burhan,sebagai kakak dia tidak ingin melihat adik nya di lecehkan seperti lelaki hidung belang seperti burhan.
Dengan cepat arka mengimbangi kecepatan mobil Burhan sesekali dia menambahkan motor nya ke mobil itu.
Brugh brugh sret sret suara goresan di mobil Burhan karena arka terus saja memepet mobil nya.
"Turun Lo sialan,gue laporkan ke polisi Lo"teriak arka,dia terlihat sangat marah,dia berhenti sebentar lalu mengambil batu yang berukuran sedang,dia kembali mengejar mobil yang membawa adik nya setelah dia dekat dengan mobil itu dia mengambil ancang ancang,kemudian melemparkan batu yang dia pegang ke kaca mobil sebelah belakang.
Brakkkk,kaca mobil itu pun pecah,Burhan menghentikan laju mobil nya
Ciiiittttt.
Dia keluar lalu membukakan pintu untuk citra.
"Turun"ucap lelaki itu.
__ADS_1
"Tapi"belum sempat citra berkata,arka datang dan menabrakkan motor nya ke Burhan.
"Aduuh"teriak Burhan kesakitan,dia tersungkur ke jalan dan satu kaki nya terlindas motor arka,untung saja motor arka tidak terlalu besar,dia menggunakan motor beat,sehingga kaki Burhan tidak cedera.
Arka memarkirkan motor nya lalu mendekat ke arah Burhan,di tarik nya kerah baju lelaki itu agar berdiri lalu dia melayangkan beberapa tinju di bagian wajah dan perut nya.
Bugh bugh bugh.
"Brani brani nya Lo nyulik adik gue"teriak arka sembari melayangkan satu tinju ke wajah burhan lagi sehingga bibir lelaki itu mengeluarkan sedikit darah.
Burhan berdiri sembari memegangi perut nya.
"Adik kamu yang meminta agar saya membawa dia pergi"ucap Burhan sembari melap darah yang ada di bibir nya itu.
Sedangkan citra hanya tertunduk,takut kakak nya akan memukul diri nya juga.
"Benar begitu citra"tanya arka ke pada adik nya itu,citra hanya diam dan menunduk.
"Jawab"bentak arka,dia hanya ingin mengetahui yang sebenar nya,citra pun mengangguk membenarkan ucapan Burhan itu.
"Kenapa kamu mau di bawa oleh dia,kamu di janjikan apa Sama dia"teriak arka,emosi nya saat ini sudah di ubun ubun,walaupun diri nya bajingan,tapi dia tidak ingin adik nya di perlakukan rendah oleh orang lain
"Cuih,cuma gara gara satu wanita ini waktu saya menjadi sia sia"ujar Burhan membuang lidah nya,lalu dia berjalan ke arah mobil nya,arka memandangi lelaki itu dengan mata yang memerah.
Burhan pergi meninggalkan kedua saudara itu.
"Ayo kita pulang"ucap arka dengan wajah yang memerah,mau tidak mau citra mengikuti perintah dari kakak nya,di perjalanan dia saudara ini hanya diam,mereka sibuk dengan pikiran masing masing,hingga tak berselang lama mereka pun kini sampai di rumah,citra langsung masuk ke kamar,sedangkan arka mencari keberadaan ibu nya
"Maahh"panggil arka ketika tidak melihat ibu nya di ruang tamu.
"Iya.?"sahut Fatma,dia sedang memasak di dapur,arka menuju ke arah sumber suara.
"Ketemu citra nya"tanya Fatma mencari ke sudut ruangan.
"Ada,dia masuk ke dalam kamar"ucap arka sembari masuk ke dalam kamar mandi,ibu nya melihat wajah arka sangat terlihat kusut dari sebelum nya,Fatma menuju kamar anak perempuan nya.
__ADS_1
Tok tok tok.
"Cit,citra"panggil Fatma dari luar kamar,
Clek.
"Ada apa mah"tanya citra dia berada di ambang pintu.
"Kamu dari mana aja,dua hari gak pulang"tanya Fatma dengan suara yang lembut,citra bingung dibuat nya.
Rupanya Fatma sadar akan sifat nya yang kurang perhatian kepada putri nya,sehingga membuat putri nya itu kurang perhatian dan membutuhkan sosok seorang ayah dan ibu.
Arka datang dengan wajah yang terlihat sudah sedikit segar
"Tadi aku bertemu dia di tungraja mah,dia di bawa oleh Burhan"ucap arka dengan pandangan yang mengintimidasi ke arah citra,Fatma heran mendengar ucapa anak lelaki nya ini,bukan kah Burhan mantan suami nya tidak lagi mau berurusan dengan keluarga nya,arka melihat gerak ibu nya yang sedang kebingungan.
"Bukan Burhan mantan suami mama,tapi Burhan mantan bos arka dulu waktu bekerja di perusahaan king karl"ucap arka,seketika Fatma menoleh ke arah citra yang hanya tertunduk.
"Apa kamu di beri pekerjaan sama Burhan itu"tanya Fatma pada putri nya,citra diam dan tetap saja tertunduk.
"Kamu di culik"
Lagi citra hanya menggeleng,sehingga membuat Fatma bingung.
"Dia pacar kamu" tanya Fatma,namun tetap saja citra hanya menggeleng kn kepala nya.
"Kamu ngomong dong"bentak arka.
"Hus gak boleh gitu ka,"ucap Fatma,sembari memeluk putri nya dari samping.
"Terus kenapa kamu bersama dia"tanya Fatma,tidak ada kata yang keluar dari putri nya itu.
"Dia pasti mau jual diri ma"ucap arka dengan mata yang memerah,urat urat leher nya pun menegang dia sangat marah atas perbuatan adik nya
*****
__ADS_1
Untuk cerita Mira &Leon update di episode berikut nya ya gays
Happy reading.