Memilih Pergi Dari Suami Yang Selingkuh

Memilih Pergi Dari Suami Yang Selingkuh
niat cab*l


__ADS_3

"Panggilkan Zaky!"perintah Leon,segera Anhar melakukan perintah itu,dia mencari keberadaan Zaky di seluruh ruangan,tapi fia tidak menemukan lelaki itu.


"Dia tudak ada dimana pun"lapor Anhar.


"Bagaimana bisa? Apa dia gak kerja hari ini?"tanya Leon.


"Kerja kok,tadi kami bertemu di lobby"


"Mungkun lagi keluar,ini kan jam istrirahat"Aldi yang tadi nya duduk santai,reflek berdiri dan mengambil ponsel nya kemudian menghubungi Yana.


"Hallo,kamu gak di ganggu sama laki -laki itu?" Tanya Aldi khawatir,Yana pun menceritakab kepada suami nya bagaimana tadi Zaky datang ke kantor dan menerobos masuk.


"Astaga,tapi syukurlah kamu tidak apa-apa"ucap Aldi lega.


"Laki-laki itu pergi ke kantor papa"


"Hmm,lo tenang aja! Kita bakal eksekusi dia nanti"sahut Leon.


"Saingan lo berat juga ya bang"timpal Anhar.


"Tapi gak masalah sih,gara-gara dia gue bisa dapetin Yana seutuh nya"ucap Aldi senyum-senyum sendiri,dia pun mengingat kembali kejadian semalam.


"Ekhem,ada yang udah belah duren nih"goda Leon,sedangkan Anhar.adik nya itu hanya berpura-pura tidak mendengar.


"Mantap lah pokok nya,tapi thanks banget lho berkat lo gue bisa milikin Yana"ucap Aldi senyum-seyum.


"Makasih sama istri gue,dia yang angkat telpon lo waktu itu"


"Nanti gue bakal bilang makasih sama mbak Mira"


"Ini aku udah bisa pergi atau belum,soal nya aku belum makan"tanya Anhar,dia terlalu malas untuk rendengarkan masalah istri-istri.sedangkan dia masih belum menemukan kekasih nya.


"Silahkan! Kalau ketemu sama Zaky suruh mengadap kami"ucap Leon.


"Gue bakal pecat Zaky, karena sudah berani main main sama perusahaan"ujar Leon,dia memikirkan masa depan perusahaan nya.dia tidak mau hanya karena masalah pribadi perusahaan yang di bangun oleh orang tua nya hancur begitu saja.


"Gue setuju banget tu! Kalau bisa penjarakan sekalian"sahut Aldi bersemangat.


"Ya gak bisa seenak nya juga masukin orang ke dalam penjara"


****


Pulang kerja,Aldi tidak bisa menjemput istri nya, karena masih sibuk dengan pekerjaan yang menumpuk. karena semalam dia tidak bekerja akibat obat perangsang yang ada di dalam minuman nya.


Yana di suruh pulang duluan ke rumah oleh Aldi dengan di jemput oleh Anhar adik ipar nya,tapi bukan nya pulang Yana malah ikut Anhar ke kantor KING KARL


"Aku takut di marahin bang Aldi lho kak"ucap Anhar saat mereka berada di perjalanan.


"Kalau di marahi sama aku,apa kamu gak takut"tanya Yana,membuat Anhar terdiam dia takut kedua nya tapi dia lebih takut kepada kakak ipar nya ini,alhasil dia pun membawa Yana ke kantor.


Sampai di kantor,Yana langsung menuju ruangan suami nya.tidak disangka dia malah bertemu dengan Zaky di depan ruangan para staff.


"Yana,aku mau bicara"ucap zaky memegang pergelangan tangan Yana sekuat mungkin,sehingga Yana merasakan sakit.


"Lepasin! Kamu ngapain pegang tangan ku segala?"ucap Yana kesel,dia menarik tangan nya sekuat yang dia bisa,tapi tidak juga lepas karena tenaga Zaky lebih kuat.


"Kita perlu bicara"


"Tapi gak perlu pegang tangan ku segala kan? Lepasin!"ucap Yana,akhir nya Zaky pun melepaskan genggaman nya.


"Apa yang ingin kamu bicarakan?"Tanya Yana memegang pergelangan tangan nya yang sakit tadi.


"Aku mau bertanya tentang hubungan kita? Aku butuh kejelasan"


"Kita ya seperti ini! Tidak ada hubungan apapun,dari awal kan aku sudah bilang bagaimana keadaan ku"ucap Yana.


"Tapi aku cinta sama kamu Yana"


"Aku gak,lebih baik aku berkata sekarang.dari pada membuat kamu lebih sakit hati di hari yang akan datang,dan kamu dengar baik-baik jangan pernah ganggu aku lagi! Apalagi datang ke kantor"ujar Yana.


"Kamu gak bisa memperlakukan aku seperti ini Yana"Ucap Zaky dia terlihat tidak terima jika Yana menolak nya.


"Memang nya apa yang aku lakukan? "


"Kamu udah ngasih aku harapan"


"Oke,aku minta maaf buat hal itu,karena waktu itu aku hanya bercanda aku pikir kamu gak akan berharap,dan aku sangat bersalah untuk hal ini"


"Gak bisa begitu,kamu harus tanggung jawab terhadap hati ku"


"Bertanggung jawab apa? Aku gak pernah menjanjikan apapun terhadap kamu,aku hanya berkata akan ku coba,tapi rupa nya gak bisa karena suami ku ternyata mencintaiku"jelas Yana


"Tapi bagaimana dengan kamu? Pasti kamu tidak mencintai nya juga kan"tanya Zaky menatap ke arah Yana dengan tajam.

__ADS_1


"Justru karna aku sudah mencintai nya,maka nya aku tidak bisa lagi memberikan mu ruang di hatiku"


Duaarrr


Bak terasa seperti di sengat listrik di tambah petir,hati Zaky begitu perih.dia sudah lama memendam perasaan terhadap Yana karena wajah nya yang cantik dan juga terlihat baik,apalagi Yana merupakan anak pengusaha besar dia semakin berharap lebih,tapi sekarang harapan nya itu sudah di bungkus oleh Yana kemudian di buang ke paret paret.tapi hati nya tidak terima karena Yana memperlakukan nya seperti itu,dia akan tetap memaksa agar Yana bisa menjadi milik nya.


"Gak bisa,kamu gak bisa perlakukan aku seperti ini Yana"ucap Zaky,dia kembali mencekal pergelangan Yana.


"LEPASINN!"bentak Yana,tapi Zaky tidak perduli malah dia menarik tangan Yana ke sebuah gudang yang ada di kantor itu,Yana sudah tidak tahan lagi dengan perlakukan Zaky terhadap diri nya.dia pun mengeluarkan jurus untuk mematikan musuh.


Buggghh, buggghh


Yana memukul pumggung Zaky dua kali sehingga lelaki itu terjatuh dan terbatuk.


"Ukhuk"


Yana pun melipat tangan zaky ke belakang,lalu mengunci nya.


"Kalau berani jangan sama perempuan! Dasar cabul"ucap Yana,dia mengertinarah oemikiran Zaky yang membawa diri nya ke twmpat sepi seperti ini,apalagi dia masih merasakan perih akibat pertempuran mereka kemarin.


Yana pun sedikit berlari ke arah ruangan suami nya,dia langsung menerobos masuk tanpa memgetuk pintu terlebih dahulu, sehingga dia melihat sekretaris Aldi sedang berada di pelukan suami nya,dia terkejut bukan main,dia membuka mulut sembari di tutup dengan tangan nya,tas yang dia tenteng kini jatuh ke lantai


Jederr..ku menangis....


Et salah,Yana bukan menangis dia hanya terkejut cuma hati nya yang menjerit sakit,baru kemarin dia memberikan mahkota nya.tapi sekarang suami nya mencari mahkota lain.


Aldi yang melihat istri nya di pintu reflek melepaskan pegangan nya yang ada di pinganggang sekretaris nya itu.


"Aduh pak,sakit"keluh sekretaris itu,Aldi tidak mendengarkan nya,dia langsung mendekat ke arah Yana.


"Sayang,ini gak seperti yang ada di pikiran kamu.aku bisa jelasin"ucap Aldi dengan wajah pucat,dia takut Yana akan salah paham sama diri nya,padahal dia hanya ingin menyelamatkan sekretaris nya agar tidak terjatuh ke lantai tetapi tetap juga terjatuh karena dia lebih takut istri nya marah.


"Emang apa yang aku pikirkan"ucap Yana sembari memungut lagi tas nya,wajah nya terlihat kesel tapi dia berusaha menyembunyikan kekesalan nya.


"Kamu pasti mengira kalau aku lagi selingkuh kan"tebak Aldi,dan tebakan nya benar.Yana memikirkan itu,dia berpikir jika Aldi sedang selingkuh.


"Ngak kok,tadi aku terkejut aja"ucap Yana berbohong.


"Kamu boleh pergi"perintah Aldi,istri nya itu memandang sekretasi dengan tatapan datar hingga wanita itu hilang di balik pintu.


"Kamu kok ngelihatin dia begitu banget"tanya Aldi,ternyata dia memperhatikan istri nya


"Dia cantik ya?"


"Ngak ah,biasa aja.cantikan juga kamu"jawab Aldi.


"Masa sih,padahal aku ngerasa dia lebih cantik lho"ucap Yana,Aldi mendekat dan memegang tangan istri nya.


"Iya,kamu lebih cantik.di mata aku lho tapi, gak tahu kalau di mata orang lain"ujar Aldi sembari mengelus lembut tangan Yana,namun dia terkejut ketika melihat pergelangan tangan istri nya memerah.


"Kenapa ini bisa merah?"


Yana menarik tangan nya dari genggaman Aldi.


"Gak apa-apa kok"ucap Yana,dia malas untuk membahas nya.


"Katakan Yan! Jangan bohong sama aku,siapa yang melakukan itu?" Tanya Aldi


"Tadi kan aku nyuruh Anhar buat ngantar kamu ke rumah,dan kenapa kamu datang ke kantor? Apa gara -gara tangan kamu ini,ayo cerita sayang!"ucap Aldi,suara nya lembut sekali di pendengaran Yana.dia benar benar melihat bagaimana sikap alsi suami nya.


"Zaky,tadi waktu aku mau masuk ke ruangan mas Aldi dia..."Yana menceritakan apa yang di alami oleh nya tadi,dan Aldi benar-benar naik pitam di buat nya.


"Kamu tunggu disini,aku akan kasih pelajaran sama dia!"ucap Aldi,dia ingin pergi tapi langkah nya di hentikan oleh Yana.


"Gak usah,gak semua masalah di selesaikan dengan kekerasan! Mas mau masuk penjara karna udah buat dia babak belur?" Yana memegang tangan suami nya.


"Tapi dia udah buat kamu sakit,aku cuma mau membela istriku"Aldi tetap ingin memberikan satu bogen ke wajah Zaky itu.


"Mas tahu kan kita ini di negara mana,kita lawan begal aja,bisa kita yang masuk penjara"ucap Yana.


"Tapi ini kasus nya beda sayang,dia berani nya sama cewe,cewe cantik pulak"ucap Aldi dia masih saja tidak bisa di bilangin.


"Udah lah,mas kerjakan aja kerjaan kantor yang belum kelar,biar kita bisa pulang cepat aku udah capek"ucap Yana dia hanya tidak mau Aldi melakukan kekerasan.


"Yaudah,kamu tunggu  dan duduk disini! Biar aku kerja dulu"ucap Aldi


"Biar aku bantuin,agar kita cepat pulang"Yana mengikuti Aldi ke meja kerja nya.


"Gak usah! Kan kata nya tadi kamu udah capek,masa bantuin aku lagi lebih baik kamu duduk di manis di sofa itu"tolak Aldi,dia hanya tidak mau melijat istri nya kelelehan.


"Jadi kamu lebih senang di bantuin sama sekretaris kamu itu?"Ucapan Yana mulai berubah,dia masih ingat bagaimana Aldi memegang pinggang sekretasir nya,seperti nya istri nya ini sedang cemburu.


"Gak seperti itu sayang!,yaudah sini kamu bantuin aku duduk disini"ucao Aldi menepuk paha nya.

__ADS_1


''Sekretaris kamu juga selalu duduk di situ?" Tanya Yana dia semakin merasa kesel.


"Gak dong,tadi itu cuma salah paham! Kamu jangan marah-marah begitu lah"ucap Aldi,dia berdiri meraih pinggang istri.


"Kamu kenapa sih? Kamu maah karna tadi aku tolak bantuan kamu heum? Itu kulakukan supaya kamu gak kecapean sayang,kalau kamu emang mau bantui yaudah sini bantuin aku"


Yana terdiam terpaku,melihat reaksi suami nya hari ini,dia berpikir karena mungkin saja Aldi berbuat seperti itu hanya untuk menutupi kegenitan nya kepada sekretaris tadi,tapi pikiran yang lain juga berkata jika Aldi berubah seperti ini karena dia telah memberikan mahkota nya.


"Aku gak satu ruangan sama sekretaris aku,dan aku sama sekali gak tertarik sama dia,nih kamu belah dada ku! Pasti aku gak bohong,di sini hanya ada nama kamu dan mama aku" ucao Aldi sembari menuntun tangan Yana agar menyentuh dada nya.


"Sayang! Saat ini yang ada di hatiku adalah kamu,gak ada satu orang pun yang bisa gantikan kamu di hatiku"ujar Aldi,mereka saling menatap,detakkan jantung Aldi begitu terasa di tangan Yana


Deg deg deg..


Yana pun menarik tangan nya,kemudian memegang pungang nya.


"Kenapa kamu cinta sama aku? Bukan nya kamu bilang aku ini cewe keras kepala?"tanya Yana.


Aldi kembali meraih tangan istri nya,lalu menganggam erat.


"Aku gak tahu bagaimana menjelaskan perasaan ku,inti nya cuma satu aku sayang banget sama kamu"


"Hmm hilang deh beruang kutup dari kehidupan ku"gumam Yana.


"Gimana?" Tanya Aldi,dia ingin Yana mengulangi ucapan nya.


"Gak ada,yaudah mana nih yang mau dikerjakan"


***


Di rumah Fatmawaty,dia sedang mendengar kabar yang tidak mengenakkan di hati dan telinga nya,dia sangat marah ketika Citra menceritakan kejadian yang menimpa nya di mall.


"Memang kurang ajar itu,gimana mertua nya sekarang? Apa dia orang miskin?" Tanya Fatma.


"Kayak nya sih orang kaya ma,karna belanjaan nya banyak banget! Mana emas di tangan mertua nya banyak banget"ucap Citra mengingat kembali pernak pernik yanga da di tangan Nia.


"Hmm,kita harus bilang sama mertua Mira itu bagaimana sifat asli menantu nya"ujar Fatma.


"Udah ma,Citra udah ngasih tahu,tapi malah di tampar sama dia"sahut Citra.


"Nanti kamu kenalkan mama sama dia biar mama yang ngomong,karna kalau seumuran mungkin dia baru percaya"ucap Fatma.


"Kapan-kapan lah kalau Citra ketemu lagi sama mereka"


"Oh iya,hari ini kakak mu Arka mau di bebasin"ucap Fatma menyampaikan kabar gembira kepada putri nya.


"Serius ma? Aku senang banget dengar nya ma"ucap Citra bahagia.


"Iya,kata nya papa kamu yang mau mgebebasin,karna Arka sudah mau menerima pernikahan mama"ucap Fatma,Suami dan juga putra nya sempat berselisih waktu itu,karena Arka yang tidak setuju dengan pernikahan Fatma kala itu,tapi lama kelamaan Arka sadar tentang kebahagiaan untuk mama nya lambat laun mereka pun berdamai.


"Iya semoga saja tidak terjadi apa-apa ya ma,semoga kak Arka tidak lagi masuk ke dalam penjara setelah ini"ucap Citra penuh harap.


"Iya,setelah dia bebas nanti dia akan mama kirim ke luar negri biar tidak ada lagi yang menganggu kehidupan dia"ucap Fatma berencana,dia berharap agar putra nya bebas dari jeruji besi dan bisa menghirup udara segar.


Padahal putra nya sendiri yang membuat diri nya masuk ke dalam sel,tetapi orang tua tidak mau tahu kesalahan putra nya itu.


***


Sementara di waktu yang bersamaan di rumah Leon,Mommy nya sedang bercerita tentang bagaimana dia merasa geram terhadap mantan adik ipar Mira,Mommy nya begitu sangat kesel karena telah mengatakan menantu nya perempuan murahan.


Mendengar cerita dari mommy nya membuat Leon juga naik pitam,istri yang di sayang malah di katain murahan oleh orang yang mulut nya seperti marcun.


"Apa harus Leon bakar dulu itu mulut nya biar dia gak ngatain istri Leon kayak begitu"ucap Leon geram.


"Ada apa sih sayang? Kok marah marah begitu?" Tanya Mira,dia baru saja dari toilet kemudian berbaur dengan mereka.


"Itu mantan adik ipar kamu! Apa perlu aku tenggelamkan?"


"Udah lah sayang,ngapain di perpanjang sih? Lagian itu gak ngerugiin kita kok,pokok nya gak usah bahas dia lagi titik!" Ucap Mira membuat suami nya diam seribu bahasa.


****


Saat ini andreas,sangat merasa pusing dengan keadaan nya sekarang.Rista yang ingin segera minta di nikahi oleh nya,tapi Andreas belum bisa memenuhi keinginan kekasih nya itu,karena saat ini kehidupan nya begitu buruk.dia tidak cukup memiliki uang untuk melamar kekasih nya,sedangkan perusahaan nya sudah di jual untuk kehidupan nya di luar negri,dia juga masih merintis usaha nya dari nol.


Kekasih nya itu selalu memaksa agar dia pulang ke indonesia,tapi dia belum berani karena takut dengan Tio forguso.ingin hati nya mengajak Rista ke luar negri ikut bersama nya,tapi uang yang ada di dalam tabungan nya hanya cukup untuk diri nya saja.


Alhasil dia harus menerima kenyataan jika kekaaih nya meminta berpisah.


Dia tidak bisa menerima kenyataan ini,dia tidak bisa kehilangan cinta nya,dia hampir gila karena ini.


Praaakk


Dia melemparkan botol gelas anggur ke arah dinding kamar nya,dia sedang mabuk sekarang.kaca itu berserakan di lantai kamar nya,tangan nya juga sempat berdarah terkena pecahan kaca itu,orang pertama yang dia salahkan adalah keluarga Yana,dia sangat dendam terhadap mereka.

__ADS_1


"Aku akan balas ini Yana"


__ADS_2