
Anderas memilih kembali ke indonesia,dengan kosekuensi yang akan terjadi kepada nya.tapi dia juga tidak gegabah dia merubah penampilan dengan menyamar sebagai orang lain.dia menambahkan kumis dan juga tompel di bagian wajah nya.dan dengan ini dia bisa lebih leluasa membalaskan dendam nya.
Dengan uang tabungan hidup sebulan di negara orang,dia bisa menghabiskan di indonesia selama enam bulan,itu pun kalau dia bisa mengirit dan pintar buat mengelola nya.
Kini semakin banyak musuh yang harus di lawan oleh Aldi dan Yana,seperti nya alam masih menguji kesabaran kedua nya.
Kini,andreas telah sampai di jakarta.hal pertama yang dia lakukan adalah menemui Rista dan meminta maaf atas kesiapan nya yang belum matang.dia sangat mencintai kekasih nya itu,tapi dia tidak bisa memberikan kepastian karena dia takut kekasih nya itu akan sengsara.
Di kontrakan yang sederhana,seorang wanita cantik sedang duduk menikmati jus sembari memainkan ponsel,dia adalah Rista wanjta yang di rindukan tempo hari oleh Andreas.
Tidak perlu mengucapkan kata,Andreas langsung meneluk tubuh kekasih nya dengan penuh kerinduan.
"Lepasin! Siapa kamu?"tanya Rista,wanjta itu bingung mengaoa ada laki-laki yang langsung memeluk nya begitu saja.
"Ini aku sayang,aku kangen banget sama kamu!"jawab Andreas tanpa melepaskan pelukan nya,Rista yang mengenal suara kekasih nya hanya pasrah di peluk oleh Andreas tanpa pemberontakan lagi,karena diri nya juga sangat merindukan pelukan nya ini.
"Kamu kapan pulang nya? Kenapa gak ngabarin aku?"tanya Rista,Andreas melepas pelukan nya dan duduk di samping Rista.
"Sengaja,karna aku mau ngasih kamu kejutan"jawab Andreas,dia memandang lama manik mata kekasih nya itu.
"Kamu gak seriuskan mau tinggalin aku? Please Ris! Aku gak bisa hidup tanpa kamu,saat kamu minta buat pergi dari aku.hidup ku terasa hancur"ucap Andreas mengutaran keluhan nya.
"Tapi kamu gak mau ngasih aku kepastian! Ingat andreas,aku udah ngasih semua nya buat kamu.tapi apa yang ku dapat? Kamu seolah tidak perduli dengan permintaan ku.aku sudah hancur,hidup ku sudah aku berikan seluruh nya sama kamu tapi kamu tudak perduli dengan permintaan ku"lagi -lagi Rista mengucapkan kata yang sama,Andreas bahkan bingung kenapa kekasih nya ini terlalu ngebet buat menikah,padahal sejak dahulu Rista tidak pernah seperti itu.
"Apa yang membuat kamu udah gak yakin sama aku? Aku gak akan pergi kemana-mana, aku sayang sama kamu!"ucap Andreas menyakinkan.
"Kamu pergi keluar negri,bisa aja kan kamu dapet orang lain yang lebih dari aku"ujar Rista.
"Sekarang aku udah disini,aku akan balaskan dendam orang tua ku.aku gak akan lagi meninggalkan kamu"ucap Amdreas sembari memeluk kekasih nya.
****
Di kantor KING KARL,hari ini Leon memanggil Zaky ke kantor nya untuk di pertanyakan bagaimana kesetiaan nya terhadap kantor bisa berubah.
"Ada apa bapak mencari saya?"tanya Zaky dengan wajah yang biasa saja,tidak ada raut ke khawatiran di mimik wajah nya.namun yang sebenar nya adalah jantung nya berdetak kencang karena dia tentu saja tahu mengapa diri nya di panggil ke hadapan president kantor ini.
"Serius kamu gak tahu kenapa saya panggil kesini?"Leon balik bertanya dengan mata yang tertuju kepada komputer yang ada di meja nya.
"Serius pak"jawab Zaky dia masih berdiri terpaku di depan meja Leon.
"Duduk dulu! Lalu pikirkan masalah apa yang sudah kamu perbuat sehingga saya memanggil kamu datang ke ruangan saya"ucap Leon,dengan mata yang masih saja fokus ke komputer nya.
Zaky duduk dengan ekpresi yang sama,dia masih saja santai menunggu apa yang akan di ucapkan oleh bos nya ini.
Lima menit berlalu,Zaky masih saja diam begitu juga Leon,suara ketikan di keyboard komputer Leon yang berani mengeluarkan bunyi,hingga pada akhir nya tangan Leon memberikan secalik kertas dari balik laci,Zaky pun membaca nya.
"Saya di pecat pak?" Tanya nya,dia masih berani bertanya seperti itu.
"apa iya? Kamu dipecat?"Tanya Leon yang seakan heran dengan pertanyaan Zaky.
"Iya pak,tapi memang kenapa saya di pecat? Saya tidak melakukan apapun yang merugikan perusahaan?"ujar Zaky berusaha melakukan pembelaan.
"Kamu nanya saya? Kamu tanya sama dirimu sendiri kenapa kamu bisa di pecat"sahut Leon.
"Saya gak terima pak! Ini nama nya bapak merugikan saya,saya sudah bekerja selama tiga tahun tapi saya tidak mendapatkan apa-apa"ucap zaky,di kertas tersebut tertulis bahwa Zaky tidak menerima pesangon apapun,bahkan gaji nya bulan ini tidak di bayar full karena dia belum bekerja genap satu bulan.
"Itu derita kamu! Kamu sendiri yang membuat diri mu rugi,apa ada saya perintah kamu buat merubah proposal meeting?"tanya Leon,dia sebenar nya sudah ingin mematahkan hidung Zaky,tapi karena istri nya sudah mengingatkan bahwa dia tidak boleh menyakiti binatang karena istri nya sedang hamil,dia pun menahan emosi nya.karena dia sudah menganggap Zaky sebagai binatang.
__ADS_1
"Kalau bukan karna istri saya sedang hamil,sudah saya habisin kamu"ucap Leon,membuat Zaky meneguk kasar ludah nya.dia sangat tahu bagaimana Leon jika sudah marah
Clek
Aldi datang dengan membawa palu besar,membuat wajah Zaky berubah pucat dia pikir hidup nya akan berakhir disini.
"Ada apa Al?"tanya Leon sembari mengintip dari balik komputer,dia tersenyum tipis melihat apa yang di bawa oleh Aldi.
"Ada sedikit pekerjaan disini,aku mau membereskan hama yang selalu menganggu istriku"
Deggg
Jantung Zaky semakin berdetak,dia msih belum ingin mati,dia masih ingin hidup bahagia dengan Yana,ehh ? Udah nyawa hampir melayang dia masih saja memikirkan hidup bahagia bersama istri orang.
Satu tangan Aldi menarik kerah baju Zaky,lelaki itu tidak tinggal diam Zaky langsung menepis tangan Aldi dari baju nya.
"Saya tahu bapak pimpinan disini! Tapi bukan berarti bapak bisa seenak nya memperlakukan saya"ucap Zaky.
Buggh,satu pukulan mendarat di hidung mancung Zaky,sehingga mengeluarkan cairan merah dari sana.
"Itu,buat lo yang udah berani mempermaikan dokument penting"ucap Aldi datar,dia pun mengangkat palu besar itu seolah dia akan memukulkan ke arah Zaky.
"Eiit tunggu Al! Jangan kotori tangan lo buat bunuh dia! Kita bisa bayar pembunuh dan menghilangkan nyawa nya tanpa tangan kita"ucap Leon,membuat Zaky reflek berlari ke arah pintu,tapi dua orang berbadan besar sudah menunggu di depan pintu itu.
"Kalian tidak bisa seenak nya sama saya! Perbuatan kalian pasti akan terbongkar"teriak Zaky histeris,dia benar benar ketakutan,wajah nya yang tadi biasa saja sewaktu masuk keruangan ini. kini berubah sebalik nya,wajah nya pucat dan jantung nya dag dig dug,bukan karena dia sedang jatuh cinta tapi saat ini dia sedang ketakutan.ingin rasa nya dia pingsan tapi dia takut,ketika dia bangun nanti diri nya tiba-tiba berada di dalam kubur.
"Tolong..."
"Tolong..."Zaky berteriak sekeras mungkin berharap ada staaff yang mendengar nya.melihat dua orang berbadan besar dan juga palu yang ada di tangan Aldi membuat jantung Zaky seakan berhenti
Buugghh,Aldi kembali melayang pukulan di wajah Zaky.
Bersamaan dengan itu pintu ruangan Leon di ketuk oleh seseorang dari luar,dan itu membuat hati Zaky sedikit terasa lega.
Tok tok tok.
"Lagi sibuk,tidak boleh di ganggu!"ucap Leon dari dalam.
"Abang lagi nyembunyikan cewe ya di dalam?"pekik Mira dari luar,iya dia adlah istri Leon tercinta,seketika Leon reflek kepada Zaky yang wajah nya sudah merah dan juga mengeluarkan cairan merah.
"Buka pintu nya!"perintah Leon,istrinya pun masuk dengan wajah yang kesel dia menatap ke arah semua orang yang berada di dalam ruangan suaminya itu.
"Gak ada cewe sayang,abang cuma ada sedikit masalah sama orang ini"tunjuk Leon kepada Zaky.
"Masalah apa? Abang melakukan kekerasan?"Mira marah,karena berpikir jika Leon yang melakukan itu semua.
"Bukan,tapi Aldi.lelaki ini yang buat Aldi hampir berbuat dosa,yang kemarin abang ceritain itu"jawab Leon santai,dia sama sekali tidak takut atas kemarahan istri nya,karena bukan dia yang melakukan.
"Astaga,tapi kenapa harus di pukul seperti itu mas Aldi? Nanti mas bisa di perkarakan lho"sahut Mira,dia tidak tahan akan kelakuan sepupu suami nya.dia pun pergi dari ruangan itu.
"Lo selesaikan aja lah! Gue mau urus ibu negara dulu"ucap Leon sembari berjalan mengejar istri nya keluar.
"Sayang,kamu mau kemana?" Tanya Leon sembari mengekori Mira dari belakang.
"Mau ngasih tahu sama Yana,kalau suami nya udah kasarin orang"jawab Mira,dia duduk di kursi tunggu yang ada di depan kasir,lalu merogoh ponsel dari tas nya,suami nya hanya bisa diam menatap aktifitas Mira,bukan nya tidak berqni terhadap istri nya.dia hanya takut akan melukai hati Mira jika melarang apa yang dia inginkan.
"Hallo Yan? Lo lagi sibuk ?" Tanya Mira ketika sambungan telepon sudah terhubung,mereka sudah jarang berkomunikasi karena Yana yang sibuk dengan urusan kantor.
__ADS_1
"Lumayan sih,emang kenapa?" Tanya Yana,walaupun dia sibuk jika sahabat nya ingin bercerita dia selalu menjadi pendengar yang baik.
"Mas Aldi lagi brantem di kantor,gue gak tahu siapa yang mulai,yang jelas orang yang berantam sama dia sudah babak belur"adu Mira,dia sudah seperti Anhar yang jadi tukang adu.
"Astaga, kok bisa? Trus mas Aldi nya gak kenapa napa?" Tanya Yana khawatir.
"Tadi sih baik-baik aja,sekarang gue udah di luar.gue takut soal nya"jawab Mira.
"Halangin lah Mir,eh maksud gue suruh di hentikan sama pak Leon!"
"Gimana mau di hentikan,dia juga ikut salah satu nya"ujar Mira sebel.
"Trus gimana?"Yana pusing sendiri,dia menipiskan bibir nya.
"Yaudah lah,terimakasih ya besti info nya.biar gue sendiri yang melerai"ucap Yana,dia pun menghentikannoekerjaan nya lalu pergi meuju kantor suami nya bekerja.
Yana pergi menggunakan taksi online,berharap tidak terjadi apa-apa dengan suami nya.
Tidak perlu membutuhkan waktu yang banyak,akhir nya Yana telah sampai di kantir KING KARL.dia menuju lantai dua dan mencati keberadaan suami nya,dia lobby dia berjumpa dengan Mira.
"Aihh besti sekarang lo gemu'an ya"ucap Yana sembari cipika cipiki dengan sahabat nya.
"Hmm,ini karna si dede bayi yang pengen nya selalu ngemil terus"balas Mira senyum.
"Trus gimana mas Aldi nya? "Tanya Yana setelah pelukan mereka terlepas.
"Ada di ruangan nya bang Leon,ciiee yang udah jatuh cinta"goda Mira,sahabat nya itu hanya bisa tersenyum malu.
"Udah deh,jangan di goda terus! Aku mau lihat mas Aldi dulu,ayo temani gue!" Ucap Yana sembari menarik tangan sahabat nya.
Sedangkan di ruangan Leon,Aldi santai saja melihat ketakutan Zaky.dia memandang lekat ke arah saingan nya itu.di dalam hati dia tertawa karena melihat sebesar apa nyali Zaky,dia menutuk dalam hati nya.
"Segitu doang nyali nya langsung ciut! Hmm kayak gitu mau ngelawan gue"manolog Aldi dalam hati.
Ceklek.
Terlihat di depan pintu visual Yana yang sedang memancarkan ke khawatiran,bagaimana pun dia tudak mau melihat suami nya masuk ke dalam penjara atau terluka.
"Mas berantem sama Zaky lagi?"tanya Yana
"Gak kok,cuma mau ngasih dia pelajaran aja.karna dia udah kasar sama kamu,dan juga dia yang udah buat aku hampir berbuat dosa besar"jawab Aldi santai.
"Ya tuhan,itu hidung nya berdarah lho.ayo bawa dia ke rumah sakit! Jangan sampai nanti mas kena perkara gara-gara ini"ujar Yana,dia merasa ngilu melihat keadaan Zaky.
"Gak perlu,dia bisa berobat sendiri.kamu udah pulang ? Kok tumben cepat"Aldi mengalihkan pembicaraan,berjalan dengan pelan,dia menghampiri istri nya.
"Kita keluar yuk! Kamu pasti haus kan?"tanya Aldi,dia menggandeng tangan Yana.istri nya itu hanya menurut,mengikuti langkah kaki Aldi,tapi Yana menoleh ke arah belakang,lalu berbalik ke arah Zaky.
"Maafkan suami ku ya Zak! Mungkin dia khilaf,dan kamu tolong bawa diaa berobat"ucap Yana,dia tidak mau Zaky akan semakin dendam kepada diri nya,dia juga khawatir jika luka di tubuh nya akan berakibat serius.
*****
Andreas telah menyelesaikan masalah nya dengan Rista,akhir nya mereka akan menikah siri terlebih dahulu,dan acaranya akan di lakukan besok.
Mendadak sekali memang,tapi itulah permintaan dari Rista sebagai tanda tanggung jawab Andreas terhadap diri nya,tetapi Andreas tidak tahu saja jika saat ini kekasih nya itu sedang mengandung anak orang lain,yaitu bos Rista di kantor.karena bos Rista telah menikah,jadi mereka tidak mungkin melakukan pernikahan,dan agar Rista terbebas dari bulian orang -orang,dia pun memaksa pacar nya untuk menikah.
Berbagai cara dia lakukan agar anak nya lahir mempunyai orang tua yang lengkap,dan pada akhir nya Andreas pun besok akan menikah dengan diri nya.
__ADS_1
Sempat terbesit dalam pikiran Andreas untuk mencurigai kekasih nya,tetapi dia lebih memilih tidak mencari tahu karena dia mencintai Rista dengan tulus dan tidak ingin mencari penyakit hati.