Memilih Pergi Dari Suami Yang Selingkuh

Memilih Pergi Dari Suami Yang Selingkuh
pindah ke sumatra


__ADS_3

"Ada,kamu kemari aja! Bujuk istri mu! "Jawab Selvi dia tidak ingin melihat rumah tangga anak nya berantakan,apalagi sampai berpisah hanya karna gara-gara sepele.


Tidak menunggu waktu yang lama,akhir nya Aldi telah sampai di kediaman mertua nya.


"Kalian ada masalah apa sih Al? Kamu udah bosan sama anak mama?"Tembak selvi,padahal dia tidak ada niat untuk memarahi menantu nya,dia hanya ingin tahu permasalahan mereka.


"Gak mah,ini cuma salah paham aja"jawab Aldi kikuk,dia merasa malu untuk mengatakan apa yang dia permasalahkan dengan istri nya.


"Kalau ada masalah itu diomongin nak,bukan didiemin.emang nya mangga didiemin tiga hari bisa masak"


"Iya ma,Aldi bakal bujuk Yana"


"Bagus lah,dia ada si kamar nya.mungkin sudah tidur,selesaikan lah besok! Kamu istrirahat juga, pasti kamu kelelahan"


Aldi menuju kamar istri nya di lantai dua,ketika dia membuka pintu dia terkejut saat Yana masih setia melamun di jendela,dia pikir Yana ingin mengakhiri hidup nya.


"Ya allah sayang,istighfar! ingat anak kita masih kecil"Aldi reflek menarik tangan istri nya dan langsung menarik ke dalam,Yana terkejut setengah mati.dia pikir setan apa yang menarik tubuh nya,seketika dia. Sadar saat Aldi langsung memeluk nya.


"Kamu kenapa sih ? Kalau kamu ada masalah cerita sama aku? Jangan mau mengakhiri hidup seperti ini"ucap Aldi.


"Siapa yang bunuh diri? Lagian aku gak ada masalah, mas tuh yang banyak masalah"


"Aku gak punya masalah,trus kalau bukan mau bunuh diri kamu ngaoain di jendela? "


"Gak ada"jawab Yana,sembari sedikit menjauh dari suami nya.


"Lagian mas ngapain kesini? Bukan nya mas bosan lihat aku?"

__ADS_1


"Siapa yang bilang kalau aku bosan sama kamu? Jangan berpikir yang aneh-aneh kenapa?"ujar Aldi,istri nya itu diam seribu bahasa,dia ingin merajuk malam ini dan tidak ingin menyelesaikan masalah nya dengan cepat.


"Kamu kali yang udah bosan,pake minggat segala lagi"ucap Aldi tiba-tiba,ketika Yana tidak menggubris diri nya lagi,Yana yang malas untuk berdebat pun berbaring lalu menutup tubuh nya dengan selimut,Aldi tidak tinggal diam,dia mengikuti tingkah istri nya,masuknke dalam selimut kemudian memeluk erat.


"Kamu mau apa? Kita besok jalan-jalan ya! Tapi janji janngan marah lagi dan jangab ngambek apalagi sampai minggat seperti ini"bisik Aldi lembut,Yana sedikit menjauh dan membelakangi suami nya.


"Jangan terlalundekat,badan ku bau"


"Siapa bilang? Kamu wangi kok amu lebih suka sama aroma tubuh istri ku seperti ini"ucap Aldi kembali memeluk istri nya.


Pagi hari Yana berkumpul di rumah Mira karena Mira dan Leon akan pindah ke sumatra utara hari ini,untuk mengurus kantor BEST KARL,cabang perusahaan nya yang ada di medan,karena papi nya memilih untuk pensiun dini.


Menjadi anak tunggal di keluarga yang kaya raya adalah impian bagi semua orang,tapi jika bisa Leon meminta dia ingin di berikan adik miniman tiga lagi,agar mereka bisa memgurus harta orang tua nya,namun apalah daya dia tidak bisa melawan takdir,dia pun menerima jika dia adalah anak satu-satu nya.


"Kita bakalan jauhan Mir,pasti bakalan kangen deh"Yana memeluk sahabat nya dengan erat,seakan tidak ingin jaub dari hadapan nya.


"Iya sih,gue juga pasti bakalan kangen sama lo.tapi jangan khawatir kita pasti akan sering video call"sahut Mira.


"Gak bisa,suami kita kan sedarah.aneh aja lo"


"Lo baik-baik disana ya! Jangan lupa sama gue"ujar Yana,rasa nya begitu berat untuk melepaskan sahabat,tapi itu sudah jalan takdir mereka masing-masing.


Setiap pertemuan pasti akan ada perpisahan,tapi mereka hanya berpisah atara jarak dan mungkin akan bisa bertemu di lain waktu.tetapi seolah mereka akan berpisah untuk selama nya.


"iya,lo juga jangan lupain gue disini ya, ingat lo pernah cinta sama suami gue!"ucap mira bercanda.


"ya elah,gue udah lupa kali.lagian gue udah nemu pengganti nya,gak kalah ganteng"ucap Yana,padahal baru tadi malam dia teringat dengan perasaan nya kepada Leon.

__ADS_1


Selesai cipika-cipiki,mereka pun mengantarkan Mira dan keluarga nya ke bandara.


"Kita bisa ketemu nenek setiap hari cayang"ucap Mira menyentuh pipi gemes Tian,Anak nya tumbuh dengan baik badan yang semakin gemuk akibat banyak minum asi,bahkan ayah nya tidak kebagian karena Tian sangat banyak minum.


"Iya,kita jadi kumpul bareng iya kan?"timpal Leon.


Endang juga sangat senang,bisa berkumpul dengan putri dan cucu nya.


"Kamu bakal nyari teman lagi di sana sayang"ucap Leon,karena ternyata mereka akan tinggal di sekitar kantor,tidak di rumah Endang maupun Nia,mommy Leon sempat komplin namun nama nya juga Leon yang keras kepala manusia yang tidak bisa diatur tetap mengikuti kata hati nya.


Dan saat ini merrka telah sampai di rumah baru,suasana yang baru.


Tian pun menjadi rebutan oleh Endang dan Nia,sahabat yang kini menjadi besan itu tidak ada yang mengalah.


"Sama aku aja lah Ni,besok sama kamu deh"ucap Endang di kala Nia meminta Tian untuk tidur bersama diri nya.


"Aku dong yang duluan"


Sementara Yana,mereka sudah pulang dari mall seperti yang di janjikan oleh Aldi kepada nya tadi malam.


Yana merasa senang karena Aldi sudah menyempatkan diri untuk menemani diri nya ke tempat kesenangan nya,disaat mereka jalan Aldi mengatakan mengapa belakangan ini dia menjadi cuek.yaitu karena dia ingin Yana lebih memanjakan nya sama seperti waktu mereka pengantin baru.


"Mas,besok aku ikut kerja lagi yah di kantor.jadi sekretaris kamu"pinta Yana ketika mereka telah sampai dirumah.


"Yang jaga Chelsee siapa? Emang kamu gak capek? Gak apa-apa kok kalau kamu mau kerja tapi harus kamu ingat cukup mas aja pun yang kerja kehidupan kita masih lebih dari cukup"ujar Aldi,dia ingin iatri nya menjadi ibu runah tangga saja tanpa harus lelah di luar lagi,tapi dia juga tidak akan melarang istri nya,karna menjadi wanita karir adalah impian bagi semua wanita.


"Iya tunggu Chelsee agak besaran,kalau udah besar kan bisa nanti ikut kerja bareng kita"

__ADS_1


"Terserah kamu sayang,mas ikuti aja apa keinginan mu asalkan Chelsee gak akan kekurangan kasih sayang dari ibu nya"


Menjalani rumah tangga,tidak seperti yang di bayangkan anak SMP yang sedang jatuh cinta,kedua nya harus bisa sabar.jika salah satu dari pasangan ada kekurangan maka kita sebagai pasangan nya harus bisa menutupi kekurangan pasangan kita


__ADS_2