
Untuk seorang Leon Brata tidak begitu susah jika ingin melakukan sesuatu,tetapi jika untuk menaklukkan hati seorang Mira Leon sedang berusaha sekarang.
"Kirimkan nomor plat nya ke polisi agar polisi yang mencari si pengendara yang tidak bertanggung jawab itu,dan jangan lupa jika polisi sudah melacak pengendara motor beritahu ke saya "perintah Leon kepada salah satu anak buah nya.
"Siap laksanakan pak"
Leon melanjutkan pekerjaan nya,berhubung Leon menyuruh Mira ber istirahat maka pekerjaan yang seharus nya di kerjakan oleh Mira kini di borong oleh Leon.
Setelah merasa pekerjaan tinggal separuh lagi Leon menghampiri Mira yang tengah tertidur pulas.
"Nyenyak sekali tidur nya"gumam Leon dia pun mendekatkan diri nya ke arah Mira,dia tidak bisa menahan gejolak di dalam diri nya ingin rasa nya dia mencium bibir merah Mira itu,Leon pun mendekatkan bibir nya ke arah bibir Mira namun kegiatan nya di hentikan karena handphone nya kini berbunyi.
Tring tring tring.
"Iya hallo"ucap Leon ketika dia telah menyambungkan panggilan
"Polisi sudah menangkap orang yang ada di CCTV bos"ucap anak buah Leon yang kini sudah berada di kantor polisi.
"Baik,saya segera kesana"ucap Leon kemudian memutuskan panggilan.
Ingin rasa nya Leon mengcup bibir merah Mira itu sebelum dia pergi meninggalkan Mira dengan secepat kilat Leon akhir nya mencuri Ciuman dari wanita pujaan nya
Cup.
Satu kecupan mendarat di bibir merah itu,walau sudah tidak peraw*n tapi Leon sangat merasa puas sudah merasakannya Walaupun dengan cara mencuri.leon pun bergegas pergi untuk menemui pelaku yang menabrak Mira.
****
Sementara itu di Jakarta Raka sudah bebas dari penjara karena di bebaskan oleh ayah nya.
Burhan yang memiliki teman di kepolisian yang sudah menjabat sebagai Komjen,meminta kepada kawan nya itu agar anak nya arka di bebaskan dari penjara atas tuduhan penjualan orang, Walaupun sebenar nya Burhan tidak membenarkan perbuatan anak nya itu tapi dia juga tidak tega melihat anak nya berada di dalam penjara seperti itu.
"Akhir nya aku bebas juga"gumam arka begitu sangat senang telah menghirup udara segar.
__ADS_1
"Iya syukur lah kak kakak bisa bebas,aku senang deh liat nya"ucap citra yang juga terlihat bahagia.
"Papa kok gak ikut jenguk kakak sih"tanya citra yang begitu ingin sekali melihat papa nya,setelah melakukan tes DNA waktu itu mereka tidak pernah bertemu lagi,bahkan hasil nya juga belum di ketahui oleh citra.
"Tadi papa telpon,dia gak bisa ikut kemari menyambut ke bebasan Kakak, karena papa ada urusan di kantornya"ucap arka yang sudah di beritahu oleh Burhan tadi nya.
Walaupun tidak di sambut oleh papa nya arka tetap merasa senang karena bisa di bebaskan dari tempat neraka bagi nya.
Akhir nya mereka pun pulang, arka yang ingin singgah melihat rumah nya dahulu bersama Mira yang rencana akan di jual oleh nya nanti menyuruh adik beserta ibu nya pulang terlebih dahulu.
Dia menautkan kedua alis nya karena melihat rumah yang dulu ia tempati sudah ada penghuni nya,
"Dek mama kamu kemana"tanya arka kepada anak anak yang berusia tiga tahun yang sedang bermain di teras rumah.
"Maaaa, mama"teriak anak itu,tak lama kemudian ibu dari anak itu pun datang.
"Kenapa nak"tanya ibu itu yang belum tahu keberadaan arka di depan rumah nya.
"Itu ada yang cariin ibu"tunjuk anak kecil itu kepada arka,lalu ibu itu pun menghampiri arka.
"Ibu ngapain di sini,ini kan rumah saya"ucap arka yang tak ada ramah ramah nya sama sekali.
"Enak sekali kamu kalau bicara,ini rumah sudah saya beli satu bulan yang lalu"bentak ibu itu yang tidak mau kalah dari arka,melihat reaksi ibu itu arka akhir nya mengalah karna dia takut jika dia meladeni ibu ini dia akan di pukuli masa karena telah mengganggu orang, tanpa bicara lagi arka pun pergi dari rumah itu.
"Aneh,orang gila kali"gumam ibu beranak dua itu.
*****
Sementara itu di Sumatra Utara tepat di kantor polisi Deli Serdang,
"Hukum saja orang' itu sesuai dengan kesalahan nya pak"ujar Leon kepada petugas kepolisian.
Walaupun orang yang telah menyerempet Mira berkata kalau dia tidak sengaja namun perlakuan nya itu tidak dapat di benarkan itu sudah termasuk ke dalam tabrak lari karena dia tidak ingin membantu orang yang sudah dia tabrak.
__ADS_1
Setelah urusan Leon selesai dia pun segera pulang ke kantor nya kebetulan ini sudah jam istirahat kerja,tak lupa ia memesan makanan untuk mereka makan nanti nya di kantor.
"Kok Belum bangun juga"gumam Leon ketika dia melihat Mira yang masih nyaman tertidur di ranjang pribadi Leon.
"Lihat saja Mira,kalau nanti kita sudah menikah"ujar Leon yang pikiran nya sudah kemana mana.
Leon pun menata makanan yang ia beli tadi di meja,kebetulan ruang pribadi nya ini sudah seperti rumah, Walaupun terlihat sempit.
Mira yang mencium aroma makanan pun terbangun kebetulan dia sudah lapar,Mira menggeliat lalu menegangkan tubuh nya.
"Maaaa,mama masak apa sih kok wangi nya sampai ke kamar Mira"teriak Mira yang berpikir diri nya sedang berada di rumah nya,dia tidak sadar karena dia terlalu lama tertidur.
"Mama gak ada di sini"jawab Leon yang masih menata makanan itu,Mira menelan slavinanya melihat ke arah Leon,dia berpikiranmereka sudah menikah perkara lamaran tadi malam,namun dia mengingat ingat kembali kalau diri nya tadi malam sudah menolak Leon,dia pun menepuk nepuk pipi nya berharap dia sedang bermimpi.
"AW"pekik nya,dia merasakan sakit berarti dia tidak bermimpi.
"Kamu kenapa,kemari lah,ayo kita makan siang"ucap Leon yang merasa lucu terhadap tingkah Mira itu.
Mira menghampiri Leon dengan kaki yang masih pincang,lalu menyentuh lengan kekar Leon kemudian di cubit nya sedikit lengan kekar itu
"Aduuh,kamu kenapa sih,semenjak kecelakaan kok tingkah nya aneh"ucap Leon yang sudah duduk di kursi untuk menyantap makanan yang ada di meja nya itu.
Mira masih terdiam memikir kan setiap kata yang di ucapkan Leon, "kecelakaan".
"Apa mungkin aku kecelakaan,trus hilang ingatan,lalu bersedia menikah dengan pak Leon"gumam Mira yang terlihat keberatan.
"Apaan sih"tanya Leon yang masih bisa mendengar gumaman Mira.
"Eh gak ada kok"ucap Mira lalu dia pun duduk di samping Leon.
"Makan lah, seperti nya kamu sudah sangat lapar"ucap Leon yang heran dengan Leon,dia berpikir kalau Mira ini sedang dalam keadaan ngelindur.
"Mau di suapin"tanya leon yang tengah menyodorkan sendok nya ke mulut Mira dan aneh nya Mira pun memakan suapan dari Leon.
__ADS_1
"Jika nanti kamu sudah menjadi istri ku,aku akan memperlakukan kamu sebagai ratu"guma Leon dalam hati nya