
"ini cewe yang mau kita jual ma"..
"Husst, kamu berjanda nya jangan seperti itu,kamu lihat tuh wajah nya ketakutan"tegur Lila,anak nya itu hanya tersenyum.
"Nama kamu siapa nak..?tanya Lila sembari duduk di sofa tepat di samping Yana.
"Yana buk"jawab Yana sembari menyalim tangan Lila.
Aldi yang melihat itu bergumam,mengejek Yana.
"Elleh,pencitraan".
Lila menatap tajam ke arah anak nya,membuat aldi malu malu tertunduk.
"Bagaimana bisa kamu kenal dengan Aldi,nak Yana"tanya Lila,dia yang bingung melihat anak nya tumben tumbenan membawa perempuan ke rumah,sedangkan dilihat dari gerak gerik kedua nya memancarkan permusuhan.
Aldi terpaksa membawa Yana ke rumah nya,karena ibu nya merupakan tukang urut yang handal,karena mengingat istri sepupu nya tadi meminta dia untuk membawa Yana ke tukang urut.
"Dia melamar pekerjaan di kantor nya Brata mah"jawab Aldi,sembari duduk bersebrangan dengan ibu nya.
"Aldi mau minta tolong,mama urutan kaki nya,tadi sempat terlilir,karena dia gak bisa diem dan seperti cacing kepanasan,kaki nya malah bengkak"ujar Aldi,membuat Yana menatap tidak suka ke arah nya.
"Ooh,yaudah tunggu sebentar ibu ambilkan minyak urut dulu,kamu buat kan minuman Al, yang dingin ya,sama satu mangkok air es dan handuk kecil buat mengompres kaki yana "ujar Lila,Yana yang ketakutan akan di urut menatap kaki nya yang bengkak.
"Ya Allah,sakit banget pasti"gumam nya.
Tak berselang lama Lila datang dengan membawa minyak urut khusus untuk bagian tubuh yang terkikir.
"Saya takut Bu"ujar Yana.
"Ngak apa apa,ini karena kaki kamu sudah bengkak ibu oleskan aja dulu minyak nya,nanti kalau sudah normal kembali,baru bisa di urut"ujar Lila,mendengar penjelasan dari Lila,hati Yana merasa lega.
Bersamaan dengan itu Aldi datang membawa satu mempan yang berisi dua gelas jus jeruk beserta satu mangkok es dan handuk kecil.
"Ini mah"ujar Aldi memberi mempan itu kepada ibu nya.
Lila mengambil mangkok dan handuk kecil lalu mengompres kaki Yana yang bengkak.
Sedangkan Aldi,dia pergi untuk membersih kan badan.
Setelah selesai mengompres,Lila mengoleskan minyak urut ke kaki Yana,baru sidkit Lila mengoleskan minyak,Yana sudah mengaduh kesakitan.
"Tahan ya,ini cuma sebentar kok"ujar Lila,Yana pun mengangguk.
__ADS_1
"Di oles aja sakit,apa lagi diurut,bisa pingsan gue"batin Yana.
"Udah,ini kamu bawa aja pulang,jangan lupa setiap pagi di oleskan,dan ingat jangan banyak bergerak dulu"ujar Lila.
"Iya Bu, terimakasih "jawab Yana menerima botol minyak urut tersebut.
"Silahkan Di minum dulu,"ucap Lila,sembari mengamit satu gelas jus jeruk,Yana pun mengambil dan meminum jus nya.
"Udah mah??"tanya Aldi ketika dia sudah selesai mandi,dengan stelan baju kaos dan celan jens dia berdiri di depan Yana,tampilan nya sangat memukau tetapi Yana terlihat tidak tertarik sama sekali
"Udah,besok mungkin bengkak di kaki nya sudah membaik,jadi besok kamu bawa lagi nak Yana kemari"ucap Lila,membuat anak nya berdecak.
"Dia bisa cari tukang urut yang lain kok mah"ucap Aldi,
"Ya sudah kalau begitu,semoga lekas sembuh ya nak"ucap Lila.
"Iya terimakasih banyak ya Bu"ucap Yana,sembari berdiri.
"Gendong lagi lah Al,kaki nya belum bisa di bawa jalan itu"ujar Lila sembari berjalan ke dapur.
Tanpa meminta persetujuan dari Yana,langsung saja Aldi mengamit dan menggendong nya ke dalam mobil.
Sedangkan di rumah Fatma,dia sedang bingung bagaimana cara untuk mengeluarkan anak nya dari penjara,ingin meminta tolong kepada Burhan,sedangkan untuk bertemu dengan diri nya saja mantan suami nya enggan.
Kini Fatma telah sampai di depan rumah Burhan.
Ning nong Ning nong ning nong.
Clek.
"Ada apa Bu"tanya Marni di ambang pintu.
"Saya mau bertemu dengan Burhan,ini tentang anak kami arka"ucap Fatma,
"Tunggu sebentar "ujar Marni sembari berjalan ke dalam ruang tamu.
"Maaf tuan,di luar ada Bu Fatma kata nya mau membicarakan tentang anak tuan "ucap Marni,
Burhan berpikir sejenak,bagaimana pun ini tentang anak nya,dia menoleh ke arah istri nya meminta pendapat,Nuri mengangguk
"Suruh dia masuk"ujar Burhan.
Marni kembali menemui Fatma di luar kemudian mempersilahkan mantan suami majikan nya itu masuk.
__ADS_1
"Apa yang mau kamu bicarakan Fatma"tanya Burhan ketika Fatma sudah berada di depan nya.
"Aku mau minta tolong"
"Minta tolong apa itu."
"Aku mau kamu bebasin arka dari penjara "ujar Fatma,mantan suami nya itu heran kenapa bisa anak pertama nya itu selalu berurusan dengan masalah hukum.
"Masalah apa lagi dia"tanya Burhan, bagaimana pun dia harus tahu alasan nya.
"Tetap masalah yang sama,dia masuk ke dalam penjara karena mantan istri nya"jawab Fatma.
"Biar lah,biar saja dia di dalam penjara untuk mempertanggung jawab kan perbuatan nya,jika aku terus membebaskan nya ketika dia berbuat kesalahan berarti aku menyalahi hukum."ujar Burhan
"Tapi cuma kamu yang bisa membebas kan arka Burhan"ujar Fatma tidak terima dengan ucapan Burhan
"Biar saja dia menjalankan hukuman nya,biar dia tidak melakukan kesalahan yang bersangkutan dengan hukum "ujar Burhan finis.
"Sekarang kamu keluar,sudah tidak ada lagi yang mau di bicarakan."usir Burhan.
Fatma keluar dengan wajah yang kesel.
"Kok bisa sih pa,anak papa itu masuk penjara lagi"tanya Nuri.
"Entah lah ma,papa juga gak paham,mungkin karna kemarin papa bisa bebasin dia dari penjara,jadi itu membuat dia menjadi tidak takut akan masalah hukum."ujar Burhan.
"Sekarang papa gak mau lagi bantu dia keluar dari penjara ,biar lah dia menjalani hukuman nya dulu."ucap Burhan.
Sementara di kantor king karl tepat di lantai 10 Leon dan istri nya sedang fokus mengerjakan tugas Aldi yang sangat menumpuk,karena terlalu fokus bekerja kedua suami istri itu tidak sadar sudah menghabiskan waktu begitu lama di kantor,
Kini jam sudah menunjukkan pukul 21:00 karena terlalu fokus ke pada kerjaan mereka jadi lupa untuk makan.
Kriuuk, kriukk
Suara perut mira yang sedang kelaparan,Leon menoleh ke arah istri nya,kemudian dia menoleh ke arah arloji.
"Astaga sayang,maaf ya,karna terlalu fokus kamu jadi kelaparan seperti ini"ucap Leon merasa bersalah.
Istri nya itu hanya tersenyum,
"Seharusnya aku yang minta maaf,sebagai istri harus nya aku nyiapin makanan buat Abg"ujar Mira.
"Lain kali kamu nyiapin makan buat abg,sekarang kamu istirahat dulu,biar abg pesankan makanan"ujar Leon sembari mengamit ponsel dan memesan makanan dari aplikasi goofood.
__ADS_1
*******