
Mohon di baca season 1 ya biar paham sama alur cerita.
Happy reading '')
"Kalau di pandang dari jarak dekat dia terlihat cantik"
"Aduh ngomong apa sih gue"lelaki itu reflek menampar bibir nya.
Sedangkan yana dia menggerutu sendiri,atas apa yang ada di pikiran nya.
Selama dia bernyanyi lagu cinta kita diatas pentas tadi dia membayangkan pernikahan yang bahagia bersama aldi hutapea.
"Andai saja dia gak rese dan dingin seperti itu,udah pasti aku minta di lamar,eh emang dia mau sama gue"gumam yana,yah dia paling tidak suka terhadap lelaki dingin alias cuek.
Sampai sekitar jam dua belas malam acara pesta pernikahan sahabat nya berlangsung,dia memilih tidur agar bisa fres besok pagi.
Hari sudah terang,matahari sudah naik ke atas,yana menggeliat di atas ranjang ketika dering alaram handphone nya berbunyi
"Ish kamu brisik banget sih gak senang banget lihat orang nyenyak tidur"gerutu yana,sembarinmematikan ponsel nya.wanita itu pun bergegas ke kamar mandi untuk membersihkan diri.
"Hoaam" yana menguap karena merasa masih sangat ngantuk.
"Ni mata juga gak bisa diajak kompromi"gumam yana.setelah membersihkan badan yana bersiap siap untuk ke bandara dia akan pulang ke jakarta pagi ini juga,dia mengirimkan pesan kepada sahabat nya sebagai bentuk pamit,karena jika mengetuk kamar hotel pasti dia akan mengganggu.
"Good bye medan"ujar yana.
Setelah beberapa puluh menit di perjalanan akhir nya yana telah sampai di bandara soekarno-hatta.
"Welcome to jakarta,huh syukur lah selamat sampai tujuan.saat nya berjumpa dengan paling yang tersayang"
Pulang ke rumah dengan menggunakan taksi online,dia paling malas bila di jemput oleh supir.
Yana efrintiana merupakan anak pengusaha kaya di jakarta,anak dari tio forguso dan selvi.dia memilih bekerja di perusahaan orang lain karena merasa malas kepada karyawan ayah nya yang selalu bermuka dua,dan paling dia tidak suka ayah nya terlalu kejam di kantor.
Pada saat itu,sahabat yana menawarkan pekerjaan di perusahaan KING KARL,perusahaan terbaik di indonesia dia sempat ragu dengan kemampuan nya tapi ternyata CEO di perusahaan itu yang langsung menerima nya.tapi atas ketidak nyamanan yang dirasakan oleh yana di perusahaan itu dia memilih rigsain sebelum kerja selama satu bulan.
Selama satu jam di perjalanan,akhir nya dia sampai di rumah.dimana rumah yang mewah barlantai tiga yang lengkap dengan isi isi nya,tapi yana merasa sepi karna tidak ada satu pun keluarga yang menyambut kedatangan nya setiap kali dia masuk kerumah itu,hanya ada asisten rumah tangga selebih nya sibuk dengan urusan kantor.
Ibu nya selvi yang yang juga dulu wanita karir sampai saat ini selalu ikut ke kantor dengan ayah nya.yana memiliki seorang abang tapi abangnya itu telah menikah dan membina rumah tangga di luar negri.dia ingin meminta kepada orang tua nya seorang adik tapi ibu nya selalu berucap dua anak lebih baik,yana tidak bisa memaksa dia hanya bisa mencari kesenangan yang positif di luar rumah,sedangkan pasangan dia tidak tertarik kepada lelaki mana pun.lelaki yang dia tunggu lamaran nya kini telah menikah dengan sahabat nya sendiri,untuk sementara dia menutup hati nya dulu.
"Sudah pulang non"ujar iren asisten rumah tangga yana,dia mengambil koper yang ada di tangan majikan nya.
"Iya,lagi sibuk gak mbak?"
__ADS_1
"Ngak non,kerjaan saya sudah selesai" jawab iren,asisten yana yang bernama iren ini tugas nya membersihkan rumah dan juga menemai yana setiap yana membutuhkan nya, usia yang tidak jauh tua dari yana mereka beda dua tahun.iren ini sudah bekerja selama lima tahun dia menggantikan ibu nya yang telah tiada.
"Kapan selesai nya ?"
"Baru saja non"benar saja iren masih mengenakan handuk kecil di leher nya,guna melap kaca dan benda berharga lain nya.
"Yaudah,mbak istirahat aja dulu nanti sekitar tiga jam lagi datang ke kamar saya"ujar yana berlalu ke kamar.
"Baik non"
Di perusahaan KING KARL seorang asisten CEO sedang sibuk dengan pekerjaan nya,dia bernama aldi hutape lulusan dari luar negri dia baru saja bekerja di perusahaan KING KARL kurang lebih satu minggu.dia lah orang yang mengusik ketenangan yana diperusahaan itu,atas perbuatan nya akhir nya yana benar benar mengundurkan diri dari KING KARL.tapi ternyata perbuatan nya salah dia akhir nya kesepian tidak ada lagi yang bisa dia kerjain dia menyesal sekarang.
"Duh,kenapa tiba tiba kepikiran sama anak itu sih"gerutu nya.
Leon brata sebagai CEO di perusahaan itu belum masuk,karena masih menikmati bulan madu jadi untuk semua pekerjaan di kantor itu aldi semua yang menghendle.bukan kah memang seperti itu kan aldi asisten ? Bukan untuk proses tanda tangan harus di sertai tanda tangan leon brata.
Kertas kertas menumpuk di meja kerja aldi,dia memeriksa setiap lembar kertas itu untuk memastikan sudah bagus atau belum. dia bahkan sampai lupa untuk makan siang karena tidak diingat kan oleh ayang.
Emang aldi punya ayang ?.
Tidak,maksud nya belum,dia masih menutup hati nya atas percintaan nya yang gagal di waktu SMA dulu.berpisah dengan orang yang pertama dia cintai hanya karna masalah dia menempuh pendidikan di luar negri sedangkan wanita nya tidak mau melanjutkan hubungan karna tidak mau memiliki hubungan LDR.sejak saat itu aldi masih menutup hati untuk yang nama nya cinta.
Kring kring kring,suara dering ponsel mengganggu konsentrasi nya,dia mengangkat ponsel itu.
"Hallo,lo kerja kan hari ini?"suara berat leon brata yang baru bangun tidur membuat aldi malas mendengar nya.
"Ngak"
"Kok ngak,trus siapa yang handle di di kantor"
"Gak tahu gue"jawab aldi cuek,dia menahan tawa karena bisa membohongi leon.
"Lo yang benar aja,bisa bangkrut perusahaaan bokap gue gara gara lo"marah leon.
"Bodo amat,biar sekalian lo jadi gembel"
"Sial*n lo ya,gue potong gaji baru tahu rasa"
"Ck,gampang gue tinggal minta sama nyokap lo"
"Serius dulu napa al,gue lagi di lombok ini males banget terbang ke jakarta gue masih capek"ujar leon memijat kepala nya
"Haha,santai aja lo nikmati aja sisa bulan madu lo,gue mau istirahat dulu.oh iya lo jangan lupa kasih gue sekretaris kepala gue pusing mikir kerjaan sebanyak ini"aldi menutup panggilan,pandangan nya tertuju pada jam yang sudah menunjukkan pukul 14:00.
__ADS_1
"Lah udah jam dua,bisa gak lapar perut gue yak"gumam nya,aldi kemudian keluar untuk mendinginkan kepala yang hampir pecah.
☆☆☆
Hari sudah sore,yana yang baru saja pulang dari mall bersama iren melihat kedua orang tua nya yang baru sampai di rumah.
"Udah pulang ma,pa? Kok tumben cepat banget"
"Iya,kerjaan lagi gak banyak kebetulan kamu juga udah pulang mama sama papa mau ngomong sama kamu"ucap selvi sembari berjalan ke arah sofa ruang tamu.
"Mau ngomong apaan ma,kok kek nya serius banget"yana ikut duduk di sofa.
"Kapan kamu mau menikah?,papa dan mama udah tua dan pengen lihat kamu menikah"
"Kok bahas nikah sih,yana kan masih muda dan belum kepikiran soal itu"ujar yana.
"Tapi kami sudah tua,dan berharap bisa lihat cucu dari kamu"ujar selvi.
"Tua ?,tua dari mana mama sama papa aja masih sibuk kerja berarti itu nama nya masih muda"ujar yana,sumpah demi apapun yana belum siap untuk berumah tangga.
"Kami bekerja kan untuk masa depan kamu juga sayang,iya kan pa"selvi bertanya kepada suami nya.
"Iya,biar kamu gak merasakan kekurangan"ujar tio.
"Yana kekurangan kok,kekurangan kasih sayang"tembak yana.
"Yana gak cuma butuh materi pa,yana juga butuh perhatian dan kebersamaaan keluarga"keluh yana.kedua orang tua yana hanya bisa terdiam mendengar ucapan anak nya,benar saja mereka memang jarang memberi perhatian kepada putri nya.
"Ok,mulai sekarang papa dan mama akan lebih perhatian lagi ke kamu"ucap tio.
"Terimakasih papa"ujar yana senang.
"kamu ajak pacar kamu ke rumah ya,mama dan papa mau kenal juga sama calon mantu"ucap selvi memancing.
"Hem,pacar ? Mana ada pacar laku juga ngak"
"Whatt?,putri mama yang cantik seperti ini gak ada yang tertarik,astaga pasti mata mereka katarak"selvi greget sendiri.
"Belum ada yang cocok kali ma"sahut tio.
"Kebetulan banget teman papa kemarin mau jodohin anak nya karna belum nikah juga,dia sih minta putri kita? Gmna yan kamu mau kan" tanya tio,inilah inti dari percakapan mereka tio mau menjodohkan putri nya dengan anak rekan kerja nya.
"Ngak mau pah"
__ADS_1