Memilih Pergi Dari Suami Yang Selingkuh

Memilih Pergi Dari Suami Yang Selingkuh
menangkap pelaku nya


__ADS_3

Aaaa"


Yana rasa nya ingin pingsan saja,tapi entah mengapa dia tidak bisa,logika nya berpikir jika dia pingsan maka hantu nya akan senang dan akan mengusili nya lagi.


Yana pub meraba-raba benda yang ada di sekitar nya agar bisa sampai ke kamar.


"Ya allah,lindungi hamba"seoanjang perjalanan ke kamar Yana terus saja berdo'a agar keberanian nya tumbuh,dan benar saja dia bisa sampai ke kamar walau dengan kaku yang gemetar.


Kini dia mereba ranjang,bersamaan dengan itu lampu pun menyala.terrnyata bukan karna rummah mereka yang serem tapi listrik PLN memang sedang padam.


"Huuff"Yana menghela nafas lega melihat dunia kembali terang.


"Tapi mas Aldi kemana ya? Kok masih belum pulang juga"wanita itu pun mengambil ponsel lalu menghubungi suami nya.


"Hallo mas! Kamu dimana kok jam segini belum pulang juga"tanya Yana,sekarang ini jam dinding sudah menunjukkan pukul 20:00 pantes saja Yana merasa khawatir


"Aku sudah menujuju jalan pulang sayang''jawab Aldi,suara nya terdengar lesu.


"Yaudah,aku tunggu ya! Hati-hati di jalan"


Sedangkan Aldi,ternyata mereka masih setia menunggu Amdreas keluar dari kontrakan Rista.


Mereka sudah mengetahui jika Andreas sedang menyamar sebagai lelaki bertompel,dan mereka pun sudah memiliki rencana untuk membalas perbuatan  lelaki itu.


"Dia lama banget ya Al,sampe panas pantat gue nungguin"gerutu Dimas ketika sudah bosan menunggu Andreas keluar dari kosan Rista.


"Paling lagi di servis sama ayang nya! Apa kita gerebek aja? Gue juga udah kangen sama istri gue"ucap Aldi yang terdengar sok manis di telinga Dimas.


"Tunggu,sebaik nya lo jangan gegabah! Mungkin saja dia sudah tahu kalau kita lagi ngikutin dia"imbuh Dimas.


Tadi setelah mereka  sampai di warnet Zea,mereka merasa curiga kepada sosok seorang lelaki paruh baya dan ternyata itu adalah Andreas,mereka pun mengikuti hingga sampai di kosan Rista,dan sampai sekarang  Andreas tidak keluar juga.


"Lo pantau dia ya! Biar gue ke tempat pemilik kos ini,"ucap Aldi sembari keluar dari dalam mobil menuju rumah pemilik kos.


Dimas pun siaga memantau Andreas.sedamgkan yang di pantau sedang lagi asik-asik di atas ranjang.


"Udah dong sayang,aku capek nih"keluh Rista,padahal sebenar nya dia belum lelah,tapi karena memiirkan jabang bayi nya dia pun terpaksa berbohong.


"Baru dua kali lho sayang,tadi aku minum jamu jadi ini masih kurng,udah kamu baring aja! Biar mas yang goyang"ucap Andreas,dia begitu semangat,mau tidak maau Rista pun menurut.


"Tapi jangan kuat banget ya sayang.perut bawah aku keram nih"pinta Rista,suami nya itu hanya mengangguk sembari menggoyang pinggul.


****


"Ada apa ya? Maaf kalau mau cari kos sudah gak bisa soal nya sudah penuh"ucap pemilik kosan,ketika Aldi sudah menghadap.


"Bukan pak,saya mau bertanya tentang sepasang kekasih yang ada di kamar 09 itu."ucap Aldi


"Ohh,mereka baru menikah satu hari yang lalu.nikah siri sih tapi gak apa-apa yang penting sudah halal"imbuh pemilik kos.


"Ooh begitu pak,terimakasih atas info nya ya"


"Kita pulang aja dulu,besok kita kemari lagi"ucap Aldi,dia tidak tega membiarkan istri nya sedirian di rumah.


"Terus Andre gimana?"


"Dia gak akan kemana-mana"


Saat di perjalanan pulang.


"Lo udah hapus video yang trakhir dia upload kan?"tanya Aldi.


"Udah,termasuk akun baru nya"


Sementara Andreas,dia merasa bingung mengapa setiap dia mengupload video dia tidak bisa lagi membuka akun media nya,dia merasa sangat kesel,karena masih merasa kurang mempermalukan keluarga Tio,dengan emosional dia mengirim video itu melalui ponsel dengan akun baru.namun kali ini dia mengirim ke setiap orang yang berteman dengan diri nya di medsod.


Dengan satu klik,dia kini telah mengirimkan video itu melalui inbox kepada seleuruh teman nya.


Beberapa orang menanggapi nya dengan emot super,ada juga dengan emot marah.tapi dia tidak perduli,karena video itu sudah diedit dengan memasang stiker di wajah nya.


Lagi dan lagi dia tertawa membayangkan akan seberapa malu nya Tio melihat ini.


"Kali ini gak akan bisa lo hapus video yang tersebar itu"gumam Andreas.


***


Sampai di rumah,Aldi sudah melihat istri nya terbaring di ranjang dengan memeluk bantal guling,tampak nyenyak sekali istri nya itu.tanpa dia tahu Yana melewati rintangan yang menurut nya menyeramkan.dia pun menyibakkan selimut dan menutup tubuh istri nya yang mungkin saja kedinginan.dia pun bergegas untuk membersihkan diri terlebih dahulu.


Sedangkan istri nya,menggeliat lalu terbangun dari tidur nya,dia mendengar suara air kran di kamar mandi.

__ADS_1


Deg.


Jantung Yana kembali berdetak,dia sama sekali tidak tahu jika Aldi sudah pulang.Yana menutup telinga nya dan menutup tubuh nya dengan selimut.


"Ya allah,kamu kemana sih mas? Kata nya udah di jalan.tapi sampai sekaramg belum nonggo juga batang hidung nya"gerutu Yana,dia mengingatkan kepada diri nya sendiri jika besok dia akan meminta Aldi untuk pindah rumah.


Clek,suara pintu kamar mandi terbuka,membuat Yana semakin ketakutan.seperti nya memang diri nya belum cukup memiliki iman.


Tubuh nya gemetar dan kaku,otak nya ngebeleng,dia kembali menitikkan air mata,hingga tangan suami nya memegang bagian punggung membuat diri nya menggeliat seperti cacing.


"Aaaa,tolong! Maaf mbah aku gak akan ganggu lagi disini,aku janji besok pagi kami akan pergi"ucap Yana di tengah ketakutan nya,dia menyatukan tangan nya di depan dengan mata yang masih terpejam.Aldi mengerti sekarang,rupanya istri nya sedang ketakutan.


"Sayang,kamu mimpi buruk ya?"


Perlahan,jantung Yana berangsur normal dia pelan-pelan membuka mata nya berharap dia tidak sedang berhalusinasi.


Seelah membuka kedua kelopak mata nya,dia menangis sengugukan,Aldi pun langsung memeluk nya.


"Maaf ya,aku terlanbat datang.tadi aku ngikutin Andreas,dia adalah dalang nya.dia yang udah mengunggah video itu"ucap Aldi menenangkan,dengan lembut tangan kekar nya mengelus rambut istri nya yang sedikit berantakan.


"Udah dong,kan udah ada aku disini!"pinta Aldi,dia tidak tahu saja jika bercandaan nya tentang rumah horor membuat Yana hampir kena mental.


"Besok kita pindah ya!"ucap Yana dengan suara yang serak dan hidung yang mampet.


"Emang kenapa dengan rumah ini? Terlalu kecil ya buat kamu?"


Yana menggeleng,di pelukan suami nya.


"Terus kenapa? Kok tiba tiba minta pindah?"


"Rumah nya angker"


"Rumah nya angker"


"Perasan kamu aja paling,aku gak ngerasa gitu lho"Aldi mengira jika Yana masih ketakutan maka nya dia merasa rumah ini angker.


"Kan mas juga pernah bilang kalau rumah ini ada penghuni lain selain kita"ucap Yana,suami nya itu pun mengingat kembali ucapan yang telah dia lontarkan kepada Yana.


"Oh itu, waktu itu aku cuma bercanda"ucap Aldi kikuk,sembari menyengir kuda.


"Bercanda?? Hal itu mas buat sebagai bahan lelucon?"tanya Yana kesel,padahal waktu itu Aldi hanya iseng, tapi istri cantik nya ini terlalu serius.


"Iya,kamu nya aja yang anggap itu beneran.disini gak ada mahkluk yang kamu bilang itu! Kalau pun ada dia gak akan ganggu apalagi memoerlihatkan diri nya"jelas Aldi.


"Mauu"jawab Yana manja,membuat Aldi merasa senang.


***


Pagi hari,Yana di kejutkan dengan puluhan pangilan dari ayah nya.


"Papa kenapa nelpon nya sebanyak ini ya mas?"tanya Yana sembari mengecek ponsel nya,setiap malam dia selalu menon-aktifkan nada dering di ponsel nya.


"Paling masalah video itu yank"sahut Aldi yang sedang asik memasak,bersamaan dengan itu Tio kembali menghubungi Yana.


"Hallo,pah!"


"Kamu jadi perempuan gak bisa jaga diri ya? Bahkan kamu melakukan hal bejat itu dengan merekam nya.mau kamu taruh dimana muka kami"


Degg


Jantung Yana seakan terhenti,ayah nya bahkan tidak menanyakan kejadian yang sebenar nya,ayah nya langsung menghakimi.


"Itu bukan yana pa!"


"Kamu gak bisa bohongi papa,katakan! Siapa laki-laki yang ada di video itu?"tanya Tio menahan emosi,suara di ponsel itu terasa penuh.dan itu berhasil membuat air mata Yana jatuh seketika.sejak dia kecil baru kali ini Tio membentak nya.


Melihat itu,Aldi langsung mendekat dan mengambil ponsel istri nya yang mematung


"Hallo pah,ini Aldi.yang ada di video itu bukan Yana pah,kedua manusia bejat itu Andreas dan kekasih nya.Andreas telah mengubah wajah pacar nya dan membuat wajah Yana di sana"jelas Aldi.


"Tapi kami udah menghapus video itu kok pa"sambung Aldi


"Kalau sudah di hapus,kenapa rekan kerja papa masih bisa melihat video itu?"tanya Tio,dia merasa geram terhadap Andreas,kali ini sudah tidak ada lagi ampun untuk anak itu.


Aldi merasa bingung,karena dia sudah yakin jika Dimas telah berhasil menghapus video itu.


"Aldi juga tidak mengerti pa,tapi Aldi dan Dimas memantau pergerakan nya sejak sore kemarin,dan Aldi merasa dia tidak lagi mengunggah video itu."


"Dimana dia sekarang?"

__ADS_1


"Bentar biar Aldi shere likasi nya"


Panggilan pun berakhir,Aldi mendekat dan mengelus bahu istri nya.


"Udah sayang,papa hanya takut aurat putri nya di lihat banyak orang.maka nya dia se emosi itu"terang Aldi.


***


Tio mengerahkan semua anak buah nya untuk menangkap Andreas,tetapi Tio tidak memberikan perintah kepada preman itu untuk menghabisi nya.


Tidak membutuhkan waktu yang lama,akhir nya mereka pun meneukan kos'an Andreas dan membawa lelaki itu dengan paksa.


"Lepasin! Siapa kalian?"bentak Andreas dengan menghempaskan bagian tubuh nya,namun tidak dapat melepaskan pegangan para preman.


"Diam aja! Kalau lo mau masih hidup ikutin kami"ucap salah satu preman.Andreas tidak mendengarkan kata-kata preman itu,dia terus berusaha melakukan perlawanan.


"Lepasin atau aku teriak"ancam Andreas.


"Teriak aja!"ucap preman sembari menyumpal mulut Andreas dengan kain,dan benar saja teriakan Andre hanya sia-sia.


Hingga sampai lah di suatu gedung yang kumuh,yang entah berapa tahun sudah tudak pernah di datangi warga.


Tio berdiri dengan tangan yang di libat di perut.menatap tajam ke arah Andreas seolah dia mempunyai dendam yang begitu dalam.


"Sekarang kamu terangkan ke publik,jika video yang kamu ungguh itu hanya editan!"ucap Tio dengan datar,pandangan nya begitu menusuk.


"Gak,saya gak akan mau"ucao Amdreas menentang.


"Oke!polisi akan segera mengurus mu"ucap Tio,lalu meninggalkan Andreas di gedung itu.dia juga memanggil anak buah nya agar menjauh dari Andres.


Tidak berselang lama,preman itu membawa Rista dengan pisau yang begitu dekat di leher nya.


"Kamu turuti perintah saya,atau kekasih kamu akan kehilangan nyawa?"tanya Tio,Andreas tidak tega melihat istri nya ketakutan dia pun mengangguk dan memberikan penjelasan ke publik jika video yang dia kirim hanya editan,dia juga mengatakan alasan mengapa dia melakukan hal itu.


"Karna saya dendam kepada keluarga Tio forguso"p


"Saya minta maaf,untuk Yana dan juga bapak Tio beserta teman yang ada di jagat maya atas perbuatan saya yang tidak sangat lajim itu"


Setelah melakukan pengakuan,Tio lalu menyuruh anak buah nya untuk menghajar Andreas di gedung itu,kemudian mengantarkan Andreas pulang.tidak lama kemudian polisi datang ke kediaman Andreas


"Ya alalh mas,ada polisi datang."ucap Rista ketakutan.


"Tenang sayang" sahut Andreas melihat ke arah lauar jendela.dan benar saja ada polisi yang sedang berjalan menuju kos'an nya.dia sangat gugup sekarang.dia tidak tahu apa yang akan terjadi dan sekarang dia ingin kabur membawa istri nya.


Cklek,Andreas membuka pintu dapur,dan dia melihat ada dua polisi sedang menungu nya.


"Gimana ini sayang?"


"Udah kamu tenang di sini ya! Biar aku aja yang kabur"


Andreas mengendap-endap saat dia membuka pintu,bersusah payah dia berjalan dari belakaang,namun naas dia menginjak ranting


Ckrek


Dengan cepat polisi mengejar nya,tapi dia tidak memeperdulikan teriakan polisi,dia tetap lari sekuat mungkin.hingga polisi itu menekan pelatuk.


Duaarr


Peluru itu mengenai kaki sebelah kanan,


"Aduh,"rintih nya,Andreas memegangi paha nya yang sakit teramat dalam.


"Mau lari kemana kamu?"geram polisi itu.


"Saya tidak bersalah pak,lepasin saya"pinta Andreas.


"Nanti kamu jelaskan di kantor polisi"


Sia-sia,Andreas menyayangkan perbuatan nya sendiri.tapi dia telah merasa puas sudah bisa membuat keluarga Tio malu,walau hanya tidak berangsur lama.


Sementara di rumah Yana,dia telah mendapatkan titik terang tentang video yang telah membuat nya malu.


"Syukur ya sayang,nama baik kamu kembali lagi"ucap Aldi sembari mengelus tangan istri nya.


"Ini semua berkat papa,kalau gak ada dia pasti aku belum bisa menyelesaikan itu"sambung Aldi.


"Kamu yang buat nama baik aku kembali,kalau bukan karna kamu udah nemuin kosanan nya dia.masalah ini pasti masih belum berakhir"sahut Yana.


"Terimakasih ya,mas memang suami yang paling baik,ganteng pula"ujar Yana.

__ADS_1


"Kalau ganteng,itu sudah sejak masehi"ujar Aldi mencubit pelan hidung istri nya.


"Masalah nya kita kan sudah selesai,gimana kalau kita kasih cucu sama papa"


__ADS_2