Memilih Pergi Dari Suami Yang Selingkuh

Memilih Pergi Dari Suami Yang Selingkuh
menikah ?


__ADS_3

Leon  melalukan suapan ke dua kepada Mira.


"Enak"tanya Leon,Mira mengangguk.


"Kamu makan sendiri bisa kan,soal nya aku juga sedang lapar"ucap Leon dan Mira lagi lagi hanya mengangguk.


"Atau kita suap suapan aja biar lebih romantis"ucap Leon, dengan cepat Mira menggelengkan kepala.


Setelah menghabiskan makanan nya,Mira tidak tahu harus berbuat apa lagi, dia duduk menunggu Leon berbicara.


"Kamu kok diam aja,lagi sariawan??"tanya Leon yang kini malah bingung melihat tingkah Mira seperti itu.


"Apa kita sudah lama menikah"tanya Mira,Leon melebarkan mata nya,dia sungguh terkejut dengan pertanyaan Mira itu.


Leon menelan ludah nya. "Kamu udah setuju untuk aku nikahin"ucap Leon gugup,bagaimana pun dia sangat kebingungan.


"Jadi kita belum menikah"tanya Mira dengan wajah terkejut nya


"Iya belum lah,baru juga tadi malam kamu menolak lamaran aku"ucap Leon,mendengar itu  Mira sangat   senang karena dia tidak beneran menikah dengan Leon,tapi dia juga merasa malu karna barusan dia mau dengan mudah di suapi oleh Leon.


"Ya sudahlah ayo aku antar pulang ke rumah lagi pula pekerjaanmu sudah saya selesaikan untuk hari ini "ujar Leon sembari berdiri dan berjalan ke arah pintu, namun dia menoleh lagi ke arah Mira dan kemudian menghampiri Mira lalu menggendongnya ke keluar dari kantor.


"Pak lepasin saya,saya bisa jalan sendiri"ucap Mira ketika dia di gendong oleh bos nya .


"Biarkan saya gendong kamu,jika kamu memaksakan kaki mu berjalan bisa bisa kaki mu bengkak," dan kamu tau klau kaki kamu sudah bengkak terpaksa nanti di amputasi, apa kamu mau kaki kamu di potong "ucap Leon menakut nakuti Mira dengan terpaksa Mira pun mau di gendong oleh boss nya.


Para staf kantor sangat heran dan juga sangat penasaran kenapa bisa sekretaris Leon bisa langsung digendong seperti itu dan  para karyawati di kantor itu pun sangat berharap bisa digendong oleh Leon sama seperti Mira.


Mereka tidak mengira kalau CEO dinginnya itu bisa romantis seperti ini, namun ada juga karyawati Yang memandang Mira dengan tatapan sinis seolah tidak suka Mira digendong oleh atasan nya.


Setelah sampai di parkiran mobil Leon memerintahkan sopirnya untuk membukakan pintu.

__ADS_1


"Mau diantar ke mana Pak"tanya sopir itu ketika Mira sudah masuk ke dalam mobil.


"Tidak perlu, biar saya saja yang mengantarkannya kamu beristirahatlah"ucap Leon sopirnya itu pun mengganggu paham lalu mundur dari hadapan Leon.


Sementara itu di Jakarta tepat di rumah Fatma arka beserta mamanya sedang merencanakan sesuatu.


"Mama harus menceritakan kepada arka kenapa bisa papa masih hidup"ucap arka, dan Fatma pun menceritakan versi Dari dirinya, setelah mendengar cerita dari Fatma yang menyudutkan Burhan, arka begitu marah terhadap papanya tanpa dia tahu cerita yang sebenarnya.


"Berarti selama ini papa menelantarkan kami"ucap arka dan Fatma pun mengangguk padahal sebenarnya Tuhan tidak pernah menelantarkan anaknya itu bahkan dia selalu memberi nafkah kepada anaknya.


"Tapi ya sudahlah kah Yang penting kamu sudah bebas dari penjara"ucapan mah seolah tersakiti.


"Nggak bisa dibiarkan begitu saja ma arka ini anaknya papa jadi arka berhak meminta nafkah Dari dirinya"ucap arka, mendengar ucapan arka Fatma pun merasa senang dia bisa memanfaatkan arka agar Burhan bisa kembali kepadanya.


"Sekarang arka mau menemui bapak ke rumahnya tolong berikan alamatnya"pinta arka dan Fatma pun memberikan alamat mantan suaminya itu kepada anaknya berharap arka bisa membawa sebagian uang dari Burhan.


"Bila perlu kamu membawa semua hartanya  untuk Mama nak agar sakit hati Mama bisa terbalaskan"ucapan Fatma


"Arka janji arka akan bawa semua harta lelaki b*****an itu untuk mama"ucap arka, dia tidak merasa bahwa dirinya lah yang sebenarnya lebih cocok disebut sebagai lelaki  b*****an


Dengan penuh rasa marah Arga pun mendatangi ke kediaman Burhan.


"Mau cari siapa tuan"tanya asisten rumah tangga Burhan.


"Saya mau cari papa saya namanya adalah Burhan"ucap arka


HRT Burhan itu pun memanggil dirinya agar bertemu dengan sang tamu lalu kemudian art itu pun menyuruh harta untuk masuk


"Ada apa mencari ku nak"tanya Burhan, bukan nya menjawab arka malah melayangkan tinju ke arah Burhan namundengan cepat Burhan menepis nya.


"Apa apaan kamu"bentak Burhan yang tidak terima atas perlakukan anak nya.

__ADS_1


"Kamu telah menyengsarakan kami,terlebih dari mama,dasar lelaki bajing**"teriak arka,Burhan tersenyum mendengar perkataan anak nya.


"Saya pikir dengan usia kamu yang sudah dewasa kamu tidak menelan mentah mentah ucapan orang walaupun itu ucapan dari ibu mu sendiri "ucap burhan dia terdiam sebentar.


"Di lihat dari sikap kamu, seharusnya saya yang merawat kamu bukan Fatma, dan kamu dengan baik baik lelaki yang seharusnya di sebut bajing** itu kamu bukan saya"ucap Burhan datar namun penuh penekanan.


Arka terdiam sebentar mendengar ucapan papa nya,namun dia seolah tidak percaya dengan ucapan papa nya barusan.


"Saya  tidak percaya dengan ucapan mu,setelah kamu menelantarkan kami selama berpuluh puluh tahun"bentak arka.


"Menelantarkan bagaimana maksud kamu,saya memberi kamu nafkah setiap bulan hingga kamu lulus kuliah, bahkan ketika saya ingin bertemu dengan kamu pun dihalang halangi oleh Fatma"ucap Burhan.


"Untuk membuktikan semua ucapan saya silakan kamu tanya Fatma siapa kandung ayah dari Citra"ucap Burhan kemudian dia pun meninggalkan arka di ruangan tamu.lalu Burhan menoleh lagi ke arah arka


"Dan kamu ingat perkataan saya Saya benar benar menyesal telah membebaskan kamu dari penjara,sekarang silahkan angkat kaki dari rumah saya"ucap Burhan kemudian dia benar benar pergi meninggalkan arka di ruangan itu.


"Kamu ingat semua harta kamu ini adalah milik ku karna aku adalah anak laki laki mu"teriak arka yang masih bisa di dengar oleh Burhan,dia hanya bisa geleng geleng melihat kelakuan anak nya.


Sementara itu di dalam mobil Leon


"Apa perlu saya gendong lagi ke kamar "tanya Leon datar dan itu berhasil membuat Mira bergidik ngeri.


"Gak usah pak,saya bisa jalan kok"tolak Mira.


"Ya sudah biar saya papah saja kasihan kamu kalau nanti sampai di amputasi,"ujar Leon bercanda.


Tok tok tok


"Assalamualaikum buk."ucap Leon dari luar,mendengar ada orang yang datang endang pun segera membuka pintu,


Endang melihat pemandangan yang langka,namun mata nya tertuju ke kaki Mira yang sedang di balut dengan perban.

__ADS_1


"Kaki kamu kenapa Mira "


__ADS_2