Memilih Pergi Dari Suami Yang Selingkuh

Memilih Pergi Dari Suami Yang Selingkuh
ngedate


__ADS_3

Di sebuah cafe yang bertuliskan the edge yang berada  di kota Medan, Leon membawa kekasih nya yang baru saja menerima cinta nya tadi pagi.


"Silahkan duduk Nona"ucap Leon memperagakan tangan nya bak pelayanan yang sedang menyambut tamu,setelah kekasih nya duduk dia pun menepuk tangan dua kali  lalu waiters datang membawa kue ulang tahun berukuran kecil dan meletakkan nya di meja mereka,Leon sudah memboking cafe "the adge" jadi tidak akan ada yang akan mengganggu nya.


"Sebagai rasa terimakasih aku karna kamu sudah  mau menerima cinta ku,aku kasih kue ini untuk mu,silahkan"ucap Leon menyodorkan kue ultah itu dan mempersilahkan  Mira menikmati nya.


Mira mengambil pisau kue ultah kemudian memotong nya.


"Mau aku suap"tanya Mira memberikan satu suapan kue ultah,Leon mengangguk lalu Mira memberi satu suapan ke pada bos nya itu.


"Sekarang giliran kamu"ucap Leon,berganti menyuapi Mira,mereka pun kini suap suapan.


Ketika kue ultah itu habis, waiters kembali datang dengan membawa satu ring box berwarna merah dan membuka nya di depan Mira


"Will you marry me"ucap Leon di depan waiters itu,Mira hanya diam,dia masih belum bisa memulai rumah tangga baru.


"Aku tahu kok,kamu ga perlu jawab sekarang tapi ijin kan aku memasangkan cincin ini ke jari manis kamu"ucap Leon mengerti situasi Mira.


"Silahkan"ucap Mira memberikan tangan sebelah kiri.


Leon memasukkan cincin platinum yang memiliki permata di atas nya,jari lentik Mira sangat cocok menai nya.


"Bagus banget ya,pasti mahal"ucap Mira kekasih nya itu hanya terkekeh. Itu salah satu daya tarik Mira bagi Leon dia mengungkap kan isi di dalam hati nya tanpa melihat tempat


"Kamu suka"tanya Leon.


"Pake banget lah pokok nya"ujar Mira memperhatikan cincin yang sudah  i pasangkan di jari  manis nya.


"Sekarang boleh kiss dong"tanya Leon,dia takut Mira akan marah jika langsung melakukan nya tanpa bertanya terlebih dahulu.


"Malu tau,"ucap Mira melirik ke arah waiters yang sedang salah tingkah.


"Kamu boleh pergi"ucap Leon, waiters itu pun melangkah pergi sambil senyum senyum.


"Sekarang sudah boleh dong"ucap Leon,dan Mira mengangguk malu malu.


Cup


Satu kecupan mendarat di kening Mira,dia berpikir Leon akan mencium di bagian bibir namun dugaan nya salah, pikiran nya  terlalu  kemana mana.

__ADS_1


"Terimakasih ya sayang"ucap Leon mengelus jemari Mira.


"Aku yang berterimakasih sudah di kasih kejutan seperti ini"ucap Mira.


"Kita pulang yuk,aku udah ga sabar ni"ucap Leon,dan itu berhasil membuat Mira mengeritkan  dahi nya.


"Gak sabar apa"tanya Mira mendelik.


"Kamu mau nya apa,hayo pasti pikiran kamu sudah kemana mana kan"tuduh Leon.


"Gak lah"bantah Mira padahal sebenarnya dia sudah berpikir Leon ini adalah lelaki mesum namun sebalik nya pikiran nya yang mesum.


"Aku udah gak sabar,mau kasih tahu ke ibu kalau kamu sudah mau menerima aku walaupun masih sekedar kekasih"ucap Leon Mira mengangguk.


"Aku boleh nanya gak"tanya Mira.


"Tanya apa,tanya aja sayang"ucap Leon lembut.


"Sebelum kamu mengenal aku,apa kamu punya wanita yang kamu cintai"tanya Leon


"Iya punya,"jawab Leon.


"Kita tidak perlu membahas masa lalu,karna yang terpenting sekarang,masa kini dan masa depan"ucap Leon dia tidak mau membahas masa lalu karena menurut dia akan menimbulkan luka dan juga amarah nanti nya.


"Oke,kamu gak nanya bagaimana dengan masa lalu ku"tanya Mira,dia tidak mau jika suatu  nanti Leon akan mengungkit masa lalu nya,karna bagi nya itu sangat sakit.


"Aku sedikit tahu masa lalu mu, tapi aku tidak perlu mengungkit terlalu dalam karna bisa saja membuat hati ku dan hati mu sakit, perlu kamu ketahui aku orang nya gampang cemburu"jelas Leon. Mira lega mendengar itu


"Fine,jadi tidak akan ada masa lalu di antara kita"ucap Mira,dia tidak mau jika nanti perempuan yang dulu di cintai Leon datang di saat dia sudah menetapkan hati kepada nya.


"Dari tadi belum ada aku dengar kamu panggil aku dengan sebutan mesra,"ucap Leon.


"Mau di panggil apa "? Tanya Mira.


"Apa kek,yang penting mesra di dengar telinga"ucap nya tersenyum.


"Kalau sa yang gimna"tanya mira sedikit  gugup karna belum terbiasa.


"Boleh,mana coba aku mau dengar"ucap nya.

__ADS_1


"Sayang kita pulang yuk,"ucap Mira.


"Apaaa"


"Kurang jelas apa yak"ucap Mira


"Yaudah yuk kita pulang"ucap Leon sembari menggandeng tangan Mira.


Sampai di mobil Leon memasangkan seftibel kepada kekasih nya itu,wajah mereka begitu dekat hingga nafas mint leon tercium  di Indra penciuman Mira.


Cup


Leon mengecup bibir Mira tanpa meminta persetujuan terlebih dahulu begitu lama Leon diam dalam posisi itu hingga pada akhir nya dia menjelajahi lidah kekasih nya itu Mira hanya diam merasakan setiap gerakan yang dilakukan oleh Leon hingga pada akhir nya Leon melepaskan panutan nya karna nafas nya terasa sesak.


Kedua nya sama sama menghirup udara agar bisa bernafas dengan normal,Leon menatap Mira yang melap bibir nya yang basah wajah nya merona bagaimana pun dia rindu dengan adegan ini.


"Maaf"ucap Leon dia takut Mira akan marah atas perlakuan nya barusan.


"Tidak apa apa,anggap saja ini sebagai bukti kalau kita sudah memiliki hubungan,tapi ingat cuma kali ini  tidak ada yang kedua sebelum kita menjadi muhrim "ucap Mira dia tidak mau jika nanti mereka kelewat batas.


"Siap nyonya"ucap Leon kemudian dia melajukan mobil nya menuju ke rumah calon mertua.


Setelah menempuh jarak yang cukup jauh akhir nya mereka telah sampai di rumah Mira


Tok tok tok.


Clek


"Ayo masuk nak Leon"ucap endang,selalu seperti itu,endang selalu menyambut Leon dengan hangat hingga Mira merasa kalau diri nya kini di anak tiri kan.


"Mira gak di ajak masuk"tanya Mira cemberut


"Ya masuk lah, kan ini rumah kamu"ucap endang sembari pergi ke dapur untuk membuatkan minuman untuk Leon.


"Sudah kali cemberut nya nanti bibir nya jatuh ke bawah Lo"ucap Leon sembari memegang kedua sisi pipi Mira lalu melebarkan nya agar Mira terlihat tersenyum.


"Kok tumben pulang nya cepat,biasa nya sampai rumah hampir magrib"tanya endang sembari memberikan segelas susu ke pada Leon.


"Iya Bu,Leon lagi bahagia jadi hari ini semua karyawan pulang cepat"ujar Leon.

__ADS_1


"Oh iya bahagia kenapa nih,"tanya endang


__ADS_2