Memilih Pergi Dari Suami Yang Selingkuh

Memilih Pergi Dari Suami Yang Selingkuh
nikah salah niat


__ADS_3

Sementara di rumah andreas,lelaki itu sedang ketakutan,mendengar kabar jika ayah nya kini sudah masuk penjara akibat ketahuan ingin menipu keluarga forguso,dia yang memang tidak ada rasa terhadap Yana merasa senang senang saja walaupun pernikahan nya batal.tapi sekarang,ayah nya di bawa ke kantor polisi.


"Kenapa masalah selalu saja datang"gumam Andreas,dia merasa pusing ayah nya penjara tapi dia tidak bisa berbuat apa apa.


Lamunan nya berhenti ketika mendengar suara dering ponsel nya,panggilan itu berasal dari Ibu nya.


"Hallo mah"


''Kamu lakuin sesuatu dong an,lihat ayah mu sudah masuk penjara! Semua ini gara gara kamu" marah ibu Andreas.


"Kok malah marahin Andreas sih ma? Itu semua kan ide kalian,kalian kan yang menyuruh Andre agar mau menerima perjodohan dari rekan bisnis papa" Andreas menjadi marah karena di salahkan oleh mama nya.


"Maaf mah" sesal Andreas kemudian.


"Andre sedang berpikir bagaimana membebaskan papa,karna pengacara kita tidak berani melawan Tio,karena sudah tahu pasti bakalan kalah"ujar Andreas.


"Pokok nya kamu lakuin aja gimana ayah mu bisa keluar,bila perlu kita pindah saja keluar negri"Ucap Mela,dia benar benar takut ikut masuk penjara.


"Iya mah,nanti andreas pikirkan bagaimana rencana selanjut nya,sekarang mama istirahat aja dulu jangan sampai mama sakit"ujar Andreas,dia tidak mau melihat ibu nya sakit.


Lelaki itu pun kembali memghubungi pengacara keluarga nya.


"Hallo pak,bagaimana ? Udah menemukan solusi untuk kami? " tanya Andreas,dia terlalu bodoh untuk berpikir,karena selama ini kerjaan nya hanya bermain dengan pacar nya Rista.


"Jika mengeluarkan pak Agus saya tidak berani,tapi untuk ibu dan mas.kalian bisa pindah ke luar negri dan menjual semua aset kalian yang ada di indonesia ini" ujar pengacara.


"Tapi saya masih ingin,mengelola bisnis saya.saya tidak bisa meninhgalkan kekasih saya di sini"jaqab Andreas


"Itu terserah mas andre,saya cuma memberi saran.dan saya ingin mengingtakan lagi,sebentar lagi mas Andreas juga pasti bakalan di masukkan ke dalam penjara karena mas adalah anak dari pak Agus yang ingin di jodohkan kepada putri nya pak Tio" jelas pengacara panjang lebar.


"Ya sudah,secepat nya jual semua aset saya dan belikan tiket! Saya akan berangkat secepat nya" tidak bisa berbuat apa apa lagi,Andreas hanya bisa mengikuti perintah dari oengacara nya.


Dia pun menghubungi kekasih nya,Rista.


"Hallo sayang,kamu lagi dimana?" Tanya Andreas.suara disko begitu merusak pendengaran Andreas,seperti nya kekasih nya ini sedang berada di club malam.


"Hallo ay, aduh suara nya gak kedengeran.nanti saja ya! Nanti aku telpon balik"


Sambungan telepon pun berakhir begitu saja,membuat Andreas semakin emosi.


Prakkk..


Andreas memecahkan lampu yang ada di apertement nya.


"Siallll!!! ,semua ini gara gara Tio ******.lihat saja Tio ! Aku akan membalas semua perbuatan mu " Andreas menggepalkan tangan nya.


sedangkan di villa Tio,sepasang pengantin baru itu sedang kedatangan tamu.Yana dan Aldi sedang menonton di ruang tengah bersama, kedua nya menoleh ke arah pintu karena mendengar ketukan.


"Siapa Ya?" Tanya Aldi sembari berdiri dari duduk nya,dia beralih ke pintu utama villa,sedangkan Yana dia lanjut menonton drama yang di tayangkan di layar TV nya sembari memakan kacang.


"Ganggu orang lagi nonton aja" batin Yana, Yah ternyata film kesukaan mereka sama yaitu drakor yang berbau horor,sudah banyak film yang mereka tonton hari ini.


Tudak berselang lama,akhir nya Aldi datang membawa satu paket pizza di tangan nya.


"Lo pesan paket Yan? "Tanya Aldi ketika sampai di ruang tamu.


"Ngak,kan dari tadi kita nonton gue gak ada pegang hand phone seharian"jawab Yana.


"Emang apaan paket nya?"


"Pizza!"


"Buang aja,ntar jebakan lagi"


"Gue sih mikir nya gitu juga"ujar Aldi dia pun membuang pizza itu ke tempat sampah yang ada di ruang tamu itu.


"Tapi gue laper Yan" ucap Aldi sembari memegang perut nya.


"Masak lah di dapur! Masih banyak stok barang kemarin" ujar Yana.


"Ck.kan lo istri disini. Lo lah yang masak" aura dingin Aldi kembali keluar.


"Ogah,lo pikir gue pembantu?, lagian di dapur kan masih ada pelayan,Lo suruh aja mereka"" balas Yana cuek.


Aldi pun mengambil remote lalu mematikan TV nya.


"Gue mau nya lo yang masakin,cepat!" Tegas Aldi.


"Iihh,siniiin remote nya! Gue gak mau masakk"

__ADS_1


Mereka pun rebutan remote,Saat tangan Yana ingin mengambil,Aldi langsung memindahkan remote itu ke tangan yang lain.


"Gak mau! Lo masakin gue dulu baru gue kasih remote nya"perintah Aldi.


"Hidup Lo kayak orang susah aja, lo kan bisa pesan di aplikasi" ujar Yana,mereka masih saja rebutan remote.


Aldi pun lari membawa remote itu,karena tinggi badan mereka yang berbeda Yana harus jinjit untuk meraih barang yang dia ingin kan.


"Masalah nya gue mau nyobain masakan istri gue" ujar Aldi.


"Tapi kan gue lagi gak mau masak"


"Kalau lo mau,,ini. Lo harus masak dulu"


"Tanpa masak juga gue busa dapet itu" Yana pun melompat tinggi,dan mendapatkan remote TV itu,namun karena kurang nya keseimbangan Aldi mereka pun terjatuh ke sofa dengan posisi Yana berada di atas,tangan kedua nya sudah sama sama memegang remote.lama mereka bertatapan.


Hingga suara deheman Tio membuyarkan lamunan kedua nya


"Ekhem,kalau mau mersa mesraan di kamar bukan disini!" Ucap Tio, Yana pun reflek berdiri seoalh dia sedang ketahuan berbuat mesum.


"Biasa aja Yan,kami ngerti kok.lagian kalian udah halal jadi ya gak masalah! Tapi sebaik nya di lakukan di dalam kamar" timpal Selvi


"Mama apaan sih?" Ucap Yana kesel.


"Maaf ma"sesal Aldi,mereka gak tahu kalau Tio akan balik lagi ke villa ini.


"Iya gak apa apa,kami yang salah asal maauk aja"ujar Tio.


"Tadi kami pesan kan pizza,apa sudah sampai" tanya Selvi.Aldi dan Yana pun saling menoleh


"Yah di buang saaa mas Aldi mah,kami pikir salah alamat"jawab Yana.


"Hm kalian! berarti belum pada makan kan?" Tebak Selvi.


"Iya mah,Yana gak mau masak" adu Aldi.


"Huu kang adu" gumam Yana.


Mereka ber empat pun duduk di sofa,seperti nya Tio ingin membicarakan hal penting,karena wajah nya begitu serius.


"Papa udah tahu,kalau kalian ini hanya pura pura mencintai" Ucap Tio begitu saja.Aldi terkejut dengan penuturan mertua nya barusan.


Aldi hanya terdiam,dia sangat takut jika di suruh menceraikan Yana sekarang juga karena dia sudah berjanji kepada Erik jika dia akan menjadikan Yana istri sungguhan nya.


"Berarti kami gak perlu repot repot lagi dong buat memberitahu papa sama mama" sahut Yana,kedua orang tua Yana itu mengangguk.


"Nah,berarti besok kami sudah bisa bercerai" ujar Yana


"Heh,mulut kamu tuh Yan! Gk boleh seperti itu tahu gak? " marah selvi.


"Kamu pikir pernikahan itu mainan? Kalian udah mengucapkan janji,jadi harus kalian tepati"timpal Tio.


"Kemarin itu cuma salah paham pah,semua kami lakuin rencana itu supaya bisa membongkar kebusukan Andreas"ujar Yana.


"Iya Al? '' tanya Tio.


"I.. iya pah"


"Tapi saya serius membangun rumah tangga ini pah" sambung Aldi.


"Tuh dengerin Yan!"omel selvi.


"Berarti papa sudah benar memberikan kalian restu,jangan kecewakan kami ya Al! Kami memberikan seluruh hidup putri kami kepada kamu" ucap Tio pelan tapi penuh dengan arti.


"Iya pak,saya berjanji akan menjaga Yana dengan sepenuh hati saya,meskipun saya belum mencintai Yana sekarang,tapi saya yakin seiring dengan berjalan nya waktu kami pasti akan salaing mencintai"ucap Aldi,dia terlihat serius dalam ucapan nya.


***


Sementara di dalam jeruji besi,Arka.mantan suami Mira chandra tampak terlihat stres karena terlalu lama di dalam penjara.badan nya berubah kurus dan baju begitu lusuh.


Di dalam penjara,dia tidak mau mengurus diri nya,jika tiba waktu makan dia selalu tidak berselera.ibu dan adik nya datang menjenguk diri nya dua kali sebulan.dia selalu meminta agar di bebaskan dari penjara,tapi suami Fatma belum bisa menyanggupi karena Arka terlihat tidak suka jika ibu nya menikah lagi.


Di dalam jeruji besi ini dia juga kerap di gebuki oleh satu sel nya.di suruh suruh untuk memijit serta di perlakukan layak nya budak.


Tolong katakan kepada Mira jika dia telah menyesal sekarang,tapi percayalah ketika Arka nanti keluar,dia pasti akan membalas dendam.


"Oy,Arka! Lo pijit tangan gue dulu pegal ini!" Ujar salah satu teman satu sel nya.Lelaki itu hanya bisa menurut,dia tidak bisa melawan karena jika sekali saja dia berucap " Tidak " maka satu pukulan akan langsung menghampiri tubuh nya.


Arka pun memijit tangan orang yang menyuruh nya,tangan nya yang begitu kecil di banding organ tubuh yang di pijit nya.sangat tidak cocok.seharus nya Arka yang di pijit,seharus nya Arka yang perlu di berikan imun agar tubuh nya kembali normal seperti sedia kala.tapi seperti nya alam masih senang untuk menghukum nya.

__ADS_1


"Yang bener dong kalau mijit!" Bentak orang itu,membuat Arka terkejut.dia tampak seperti orang bodoh sekarang.


"Awas aja kalau gue udah keluar,bakal gue habisin Lo" batin arka wajah nya begitu menahan kesel.


"Saudara Arka,ada yang menjenguk" ucap polisi,tiba tiba datang dari pintu keluar,mendengar itu hati Arka merasa lega,karena bisa bebas dari profesi budak nya.


Arka pun keluar,menuju ruang jenguk.di kawal oleh polisi dari belakang.


"Mama datang lagi bersama lelaki ini? Harus berapa kali Arka bilang ? Tinggalin laki laki ini mah" Arka menahan suara nya agar tidak kedengaran ke luar.


" mama kamu sudah bahagia bersama saya" jawab Budi ayah sambung Arka.


"Mama sedih banget lihat penampilan kamu seperti ini nak! Dulu kamu bersih dan sangat tampan.tapi kenapa sekarang kamu seperti gembel?" Ucap Fatma. Dia merasa miris melihat keadaan anak nya.


"Sudah lah ma,bukan itu yang kita bahas sekarang! Inti nya cuma satu kapan mama tinggalin si tua bangka ini" tunjuk Arka ke arah Budi.


"Emang nya apa yang salah dengan dia nak? Dia baik dan sayang sama mama,dan mama merasa bahagia kebutuhan mama jadi bisa terpenuhi sejak ada nya mas Budi" jawab Fatma.


"Sudah saya bilang,pasti saya akan menang kan melawan kamu? Kami saling mencintai kenaoa kamu harus menghalangi cinta kami?" Tanya Budi,lelaki ini juga heran mengapa Arka begitu tidak suka melihat dia menikah dengan Fatma.


"Saya khawatir adik saya citra akan menjadi korban kamu selanjut nya" jawab Arka.selama ini Arka tidak tahu jika Citra hanya lah adik tiri nya.mereka satu ibu tapi beda ayah karena dulu Fatma semlat selingkuh dari ayah Arka.


"Kamu hebat bisa memikirkan citra walaupun dia bukan adik kandung kamu,tapi ketahui lah Citra itu putri kandung saya.jadi tidak akan mungkin saya melakukan hal yang negatif terhadap putri saya sendiri" Budi baru mengerti mengapa Arka tudak suka terhadap diri nya.


Selama yang Arka tahu,Budi mendekati ibu nya hanya untuk mendapatkan Citra, tapi ternyata pikiran nya salah.


"Maksud nya gimana ini mah?" Tanya Arka dia masih terlihat bingung.


"Mas budi adalah ayah kandung Citra,dia bukan anak kandung papa mu" jawab Fatma.walaupun malu,dia tetap harus memberitahu yang sebenar nya agar  dia tidak salah paham terhadap Budi.


"Astaga! Jadi selama ini Arka salah paham"


"Iya,kamu salah paham.jadi bagaimana? Kamu masih menentang hubungan kami?" Tanya Budi.


"Gak,saya percayakan ibu saya ke kamu" jawab Arka


"Kok panggil kamu, sih? Panggil papa dong!" Perintah Fatma.


"Oh iya,papa"


"Saya akan beeusaha untuk membebaskan kamu dari sini" ucapan itu berhasil mengwmbalikan semangat hiduo Arka kembali.


"Saya tunggu papa..."


Sementara di ruang penjara wanita,seorang perempuan sedang menatap pintu jeruji besi dengan tajam. Yah perempuan itu adalah sisil, mantan pacar Leon yang mamsuk ke dalam oenjara karena telah berani memutuskan rem mobil Leon karena dendam.


Wanita itu sudah menjadi setengah gila,karena terlalu lama di dalam penjara.yanga dawdi oikiran wanita itu hanya lah Leon dan Mira.


Nasib wanita ini lain,dia ingin di jadikan budak di dalam sel itu,tapj dia tidak mau dan berhasil melawan.alhasil dia menjadi bos di dalam ruangan itu.


Dia di pijit, dia dibuat seperti ratu.hidup nya sudah seperti gayus tambunan.menjadi tahanan namun tetap menjadi bos.


"Tunggu saja Leon,hidup ku belum berakhir! Kalau bukan kamu yang merasakan pembalaasan ku,maka anak atau cucu mu di dua puluh tahun yang akan mendatang" gumam wanita itu.


***


"Yana lo pulang sendiri aja ya! Gue masih banyak kerjaan disini" Aldi menelepon Yana ketika dia masih di dalam kantor, mereka sudah bekerja karena masa cuti sudah selesai.


"Iya,lo baik baik aja kerja nya,cari duit yang banyak! Jangan ngelirik cewe lain di sana" balaas Yana.


Padahal mereka belum merasakan benih benih cinta,tapi tetap seperti suami istri yang seakan takut kehilangan.


"Tenang aja,gue akan jaga mata dan hati disini" jawab Aldi.


Sambungan telepon berakhir,namun tidak berselang lama telepin Yana kembali berdering.


"Aduh apaan lagi sih beruang kutup? "Tanya Yana,dia kesel karena dia sedang memeriksa dokumen.


"Jangan galak galak sama suami nanti di kutuk tuhan jadi kodok!" Aldi berbicara sembari menatap berkas berkas yang ada di meja


"Nanti lagi lo telpon bisa kan? Gue masih ada kerjaan ni pleas!" Yana memohon.


"Gak bisa gue masih kangen" ucap Aldi.sebenar nya dia tidak kangen,tapi entah mengapa dia selalu ingin berdekatan dengan Yana.


"Nanti kan kita bisa bertemu di rumah! Udah kaya lagi di milan aja Lo" gerutu Yana.


Wanita itu kesel,tapi tampak nya dia juga senang aldi berucap seperti itu.


"Beda lah,gue lagi mau dengerin suara Lo aja"

__ADS_1


"Tapi masalah nya gue masih sibuk,emang nya Lo makan gaji buta"ucap Yana


__ADS_2