
Kamu istirahat dulu,biar abg pesankan makanan"...
Mira sejenak rehat di sofa melonggarkan saraf jari jari nya yang kaku,dia menatap ke arah suami nya yang masih fokus dengan laptopnya.
"Abg gak istirahat..?"
"Sebentar lagi sayang tanggung,ini paling lima belas menit lagi"ucap Leon sekilas menatap ke arah istri nya,dia merasa kasihan melihat wajah istri nya yang terlalu lelah.
Mira berpikir sejenak,dia teringat akan janjinya tadi siang untuk suami nya,ingin mandi namun dia tidak membawa baju ganti,dia berjalan ke arah lemari yang ada di ruangan pribadi Leon lalu membuka lemarinya sebut,terlihat di dalam lemari itu tersusun baju dan jas untuk suami nya,dan tiga baju santai untuk wanita.
Mira mengambil baju khusus wanita itu,lalu melihat dan mencocokkan ke badan nya.
"Cocok sih,tapi untuk siapa ya"batin nya.dia melihat kembali baju itu,terlihat belum pernah di kenakan sama sekali,karena label merek belum terlepas.
Dia tak ambil pusing,dia segera ke kamar mandi untuk membersihkan diri,untung saja peralatan untuk mandi sudah lengkap di kamar mandi Leon,karena Leon memang jarang pulang dan menginap di kantor semasa dia lajang.
Wangi sabun fresh life memenuhi isi kamar mandi leon,lama Mira membersihkan diri di kamar mandi,hingga tak terasa dia menghabiskan waktu sepuluh menit di sana.
Dia kembali duduk di sofa dengan wajah yang segar,Leon yang sadar akan wangi sabun di ruangan nya menoleh ke arah istri nya yang sedang menatap diri nya.
"Sayang,mandi kok gak ngajak ngajak"tanya Leon sembari mendekat ke arah istri tercinta nya.
"Nunggu abg kelamaan,badan ku udah terlalu gerah"jawab Mira santai.
"Mandiin abg "pinta Leon.
"Ayok,"
Baru mereka beranjak dari sofa,pintu ruangan Leon di ketuk oleh satpam.
Tok tok tok.
"Bentar yank,itu pasti pesanan abg"ujar Mira menahan tangan suami nya yang buru buru ke kamar mandi.
"Ah iya,bentar biar abg lihat"ujar Leon sembari berjalan ke arah pintu.
Clek.
"Pak ini ada pesanan dari goofood"ujar satpam sembari memberikan bingkisan kepada bos nya.
"Terimakasih,"ujar Leon sembari memberikan uang lima ratus ribu.
"Kebanyakan pak,total nya cuma dua ratus ribu"ujar satpam,dia heran tumben tumbenan bos nya mengucapkan terimakasih.
"Gak apa,ambil aja kembalian nya"ujar Leon sembari berlalu masuk ke dalam dan menutup pintu.
__ADS_1
"Terimakasih pak"ucap satpam itu lalu bergegas pergi.
Leon menghampiri istri nya yang duduk di sofa,lalu memberikan bingkisan itu kepada istri nya.
"Kita makan dulu aja yah sayang,perut kamu tadi kan udah bunyi"ujar Leon sembari membuka bingkisan tersebut.
"Kamu mau makan yang mana"??tanya Leonenunjukkan menu yang di pesan nya tadi.
"Yang ini aja"ujar Mira menunjuk ke arah nasi goreng spesial.
Leon memberikan menu pilihan Mira,kedua nya saling menikmati makanan nya,sesekali mereka saling suap menyuap.
"Alhamdulillah,kenyang"ujar Mira, mengelus perut nya.
"Mau tambah lagi??,biar abg pesanin lagi"ujar Leon menatap lekat wajah Mira yang memerah kerana menahan pedes.
"Gak yank,aku udah kenyang "ujar Mira,bibir nya memerah,ingin sekali suami nya itu mengemut bibir Mira yang memerah itu,namun dia tahan.
"Mandiin abg nya besok aja,sekarang kamu siap kan diri,biar abg mandi dulu"ujar Leon sembari bergegas ke kamar mandi.
Sementara di depan gerbang rumah Tio forgusa,Aldi sedang menggendong Yana agar dia masuk ke dalam rumah.
"Rumah nya mewah,tapi kok masih melamar kerja"batin Aldi.
"Pencet bel nya,biar gerbang nya di buka"ujar Yana membuyarkan lamunan Aldi.
"Yaudah,Lo maju dikitan biar gue yang pencet"ucap Yana,seperti yang di perintah Yana,Aldi mendekatkan diri ke arah bel.
Ning nong,Ning nong,Ning nong.
Satpam membukakan gerbang.
"Non"ujar satpam itu.
"Pak,tolong bawakan majikan bapak ini ke dalam,kaki nya sedang terkikir"ujar Aldi,satpam yang tidak berani menyentuh nona muda nya mencari alasan agar dia tidak menyentuh majikan nya itu.
"Aduh,maaf pak, pinggang saya encok,gak sanggup jika harus menggendong non Yana"ucap satpam.
Aldi berdecak kemudian dia berjalan,ke dalam rumah Yana yang memiliki dua lantai itu.
"Kamar lo yang mana"tanya Aldi ketika sudah sampai di dalam.
"Di lantai dua"
Aldi membawa Yana dengan menggunakan tangga ke lantai dua,wajah nya memerah,dia sedang kecapean.
__ADS_1
"Kalau Lo gak sanggup,bilang aja,gue bisa jalan kok"ucap Yana.
"Siapa bilang gue gak sanggup,Lo pikir gue cowo kemayu"kilah aldi.
Kini mereka telah sampai di lantai dua tepat di kamar Yana.
"Gue,turun sini aja"ujar Yana di depan pintu.
"Oke,lain kali jangan ngerepotin orang"ujar Aldi,sembari menurunkan Yana dan pergi dari hadapan nya.
"Siapa juga yang ngerepotin"gumam Yana.
Di waktu yang hampir bersamaan di rumah Fatma,dia sedang memikirkan bagaimana cara membujuk Burhan agar bisa mengeluarkan arka dari dalam penjara.
"Mama lagi mikirin apa sih"tanya citra.
Semenjak dia dikasih pekerjaan oleh Rio,dia tidak pernah lagi mencoba merayu sugar Daddy,
"Mama lagi pusing,mikirin kakak kamu"jawab Fatma lemas.
"Emang papa gak mau bebasin kak arka.??"tanya citra meluruskan duduk nya.
"Gak,paling dia di pengaruhi sama istri muda nya"ucap Fatma.
"Tapi ngomong ngomong,papa kok gak pernah mau jumpa sama citra"tanya citra bingung,ibu nya tidak bisa langsung menjawab.
"Mungkin karna dia udah punya keluarga baru"ujar Fatma.
Sementara di kantor king karl,Leon sedang menyabun badan nya,hingga tubuh nyabpenuh dengan busa,dia sudah membayangkan bagaimana rasa bibir istri nya.
Setelah merasa bersih,Leon membilas tubuh nya dibawah guyuran shower,hingga pada akhir nya dia mengeringkan tubuh nya dengan handuk.
Dia keluar tanpa menggunakan sehelai apapun,Mira tergelak melihat suami nya tanpa busana,dia menelan Slavina nya dalam,pandangan nya mengarah ke bagian pusaka Leon yang berdiri tegak.
Mira tidak mau mengecewakan suami nya,di hampiri nya suami tercinta nya,tangan nya bergloria di dada Leon,membuat CEO tampan itu merinding,
Leon juga tidak mau kalah,di dorong nya tubuh istri nya pelan ke kasur.
Entah siapa yang memulai kini mereka saling mengecap rasa,hingga terdengar suara encapan mereka di seluruh ruangan kerja Leon.
Suami nya turun ke bawah menjelajahi gunung kembar Mira yang masih terasa kenyal ditangan suami nya,sebelah tangan nya bergloria di salah satu gunung kembar itu,hingga Mira merasa terbang ke awang Wang.
"Emmhh"******* itu keluar juga dari bibir manis Mira.
Leon tidak berhenti disitu,dia turun ke bagian inti Mira,hingga Mira meraung Raung,dia sudah lama tidak merasakan hal itu.
__ADS_1
"Kamu sudah siap sayang"bisik Leon di telinga istri nya.
****