
Setelah selesai mengungkap siapa pelaku yang melakukan korupsi di kantor nya Leon berencana untuk berangkat pulang,namun Daddy nya berkata agar Leon tetap stay disana selama satu bulan untuk memperbaiki keuangan yang telah di korupsi Darmawan,dan juga untuk mencari karyawan baru untuk menjalankan perusahaan mereka.
Anak nya itu berdecak,dia merasa jika Daddy nya sengaja memisahkan diri nya dengan Mira,dia sempat menolak dan menyuruh Aldi sepupu nya saja yang mengurus permasalahan di perusahaan nya yang ada di Jakarta tempat nya berada,namun Daddy tetap Keukeh agar Leon tetap di Jakarta,diri nya pun patuh dengan perintah Daddy nya itu.
Dia yang sudah satu malam bergadang untuk memperbaiki kesalahan yang di perbuat karyawan di perusahaan nya berencana menyelesaikan malam itu juga agar cepat pulang ke Sumatra Utara untuk berkumpul kembali dengan kekasih nya namun perjuangan nya sia sia karna sang Daddy melarang nya untuk pulang.
Leon Brata memperintahkan kepada sekretaris nya untuk membuka lowongan pekerjaan agar mengisi kekosongan karyawan,lima staf, menenger dan juga HRD.
Sama seperti orang pada umum nya CEO KING KARL itu sedang di Landa rindu,dia merogo ponsel dari saku celana nya lalu menghubungi kekasih nya melalui video call
"Hallo sayang"ucap Mira ketika sambungan telpon sudah terhubung.
"Udah mandi belum"tanya Leon,dia melihat baju Mira masih sama dengan yang ia kenakan tadi siang.
"Belum,aku juga baru sampai rumah "ucap Mira merasa gerah.
"Mau di mandiin gak"tanya leon genit.
"Boleh"ucap Mira tersenyum jahil.
"Benaran"? Leon senyum sumringah.
"Benar,"ucap Mira,dia sengaja ingin menggoda kekasih nya itu.
"Nanti ya kalau aku udah pulang"balas Leon.
"Aku mau nya sekarang,kalau nanti aku udah gak mau lagi "ucap Mira membuat kekasih nya itu merenggut.
"Kalau belum halal kamu masih bisa berkata seperti itu,coba nanti kalau udah sah gak ada kata penolakan "ucap Leon tegas,Mira mangguk mangguk membenarkan perkataan kekasih nya.
"Kok gitu doang sih"protes Leon.
"Terus aku harus gimna"
"Kamu nolak kek atau marah gitu"
"Ngak lah,kalau udah halal aku akan menuruti semua permintaan suami ku"ucap Mira yang membuat Leon tidak bisa berkata kata.
__ADS_1
"Jadi gmna urusan disana udah selesai?? Tanya mira
"Belum,aku baru bisa pulang bulan depan" ucap Leon lesu.
"Hmm,berarti kerjaan ku menumpuk dong,mna hari ini aku kmu liburkan lagi"ucap Mira pusing memikirkan pekerjaan yang harus ia kerjakan besok.
"Gak terlalu banyak sayang, untuk sementara Daddy akan menggantikan kekasih mu ini di kantor"ucap Leon,tersenyum membuat yang melihat nya akan merasa terhipnotis dengan ketampanan nya.
"Berarti dalam satu bulan ini aku berduaan dong sama calon bapak mertua"ucap Mira yang membuat Leon cemburu.
"Ngak,mommy akan berada di tengah tengah kalian"ucap kekasih nya itu.
"Bagus deh,siap nya aku juga sungkan kalau harus berduaan sama laki laki yang bukan muhrim"ujar Mira.
"Terus waktu sama aku dulu gimna"
"Sama sih,tapi kalau sama kamu lebih ke takut karna wajah kamu datar banget dulu"ujar Mira mengingat pertama kali dia satu ruangan dengan Leon.
"Tapi sekarang kan udah senyum terus"ucap Leon.
"Hmm iya iya,kalau gitu aku mandi dulu ya,kalau sempat nanti malam vcan lagi"ujar Mira.
"Kok mati sih"gumam Leon kemudian melakukan lagi panggilan terhadap kekasih nya namun tidak terhubung,sedangkan di kamar Mira dia sedang menggerutu diri nya sendiri.
"Duh mati lagi handphone nya,kebiasaan"gumam nya, dia selalu lupa untuk mengisi daya ponsel nya.
*******.
Hari sudah berganti Leon yang menunggu panggilan dari kekasih nya tak kunjung datang dia sudah menghubungi kekasih nya itu beberapa kali namun tetap saja tidak terhubung karena ponsel Mira masih dalam keadaan nonaktif.
"Kemana sih"gumam nya,dia membuang ponsel nya ke ranjang lalu bergegas pergi ke kantor berharap bisa lupa akan rindu nya dia memacu mobil dengan kecepatan tinggi,tepat di lampu merah dia melihat sosok arka yang sedang mengendarai motor yang sedang membuka kaca helm nya,Leon memperhatikan lebih jelas wajah si pengendara itu dan benar itu adalah arka mantan suami Mira
"Bagaimana dia bisa bebas secepat itu"ucap Leon mengepalkan tangan nya,dia masih dendam karna mengingat kelakuan nya yang ingin menjual kekasih nya itu ke lelaki hidung belang.
Leon mengikuti arah kemana arka pergi ketika lampu merah berubah menjadi hijau ketika sampai di jalan yang lumayan kosong Leon menyerempet motor arka
Citttt
__ADS_1
Brakk..
"Woi sialan "teriak arka sembari menyandarkan motor nya,lalu dia mencoba berdiri ingin melihat siapa yang berani mengusik diri nya.
"Tanggung jawab Lo,kalau ngak gue laporin ke polisi"ujar arka sembari berjalan sedikit pincang menghampiri mobil yang menyerempet diri nya,Leon membuka pintu mobil turun dan menghampiri arka yang sedang marah marah.
"Lo yang seharus nya membusuk di dalam penjara"ucap Leon dengan kedua tangan di lipat di dada.
"Pak Leon"ujar arka heran .
"Iya saya"
"Kenapa Lo nabrak gue,Lo pikir gue takut sama Lo"ujar arka yang merasa kalau Leon tidak perlu lagi di segani toh diri nya sudah tidak lagi bekerja di perusahaan nya.
Arka mendekat ke arah Leon lalu melayangkan tinju,namun dengan cepat di tepis oleh Leon.
"Ikut gue ke kantor polisi"ujar leon menyeret kerah baju mantan suami Mira numun dia terlihat tidak terima lalu mendorong Leon dengan kuat hingga terjatuh,tanpa mengeluarkan kata kata apa pun Leon langsung menghabisi wajah arka hingga lebam,setelah merasa puas dengan perbuatan nya Leon pergi meninggalkan arka yang sedang ke sakitan.
"Sialan,awas saja gue laporin Lo kepolisi"umpat arka sembari menyeka darah yang sedikit keluar dari bibir nya dia merasa tidak ada masalah dengan mantan bos nya itu.
Sedangkan Leon dia memacu kecepatan tinggi untuk mendatangkan kantor polisi ingin menanyakan mengapa arka bisa bebas dengan cepat.
"Ada yang bisa kami bantu pak"tanya petugas kepolisian ketika Leon telah sampai di kantor polisi,Leon berdiri tegak di ambang pintu dan menatap tajam ke arah petugas itu.
"Mari pak masuk dulu"ujar polisi itu,dia heran mengapa Leon seperti ini.
"Saya ingin bertemu dengan jendral "ucap
Leon tanpa basa-basi.
************
Sedangkan di Sumatra Mira sedang menghubungi kekasih nya,dia yang tadi malam mengisi daya ponsel namun lupa menghidupkan kembali ponsel nya itu mengutuk diri nya sendiri mengapa diri nya teledor seperti itu.
Lalu mencoba menghubungi kekasih nya namun tidak ada jawaban dia mencoba beberapa kali lagi tapi hasil nya tetap sama,akhir nya dia memilih untuk mengirim pesan saja pasti nanti akan di baca oleh Leon.
{Pagi sayang,maaf ya baru ngabarin, handphone nya lupa di charge} ✓✓
__ADS_1
Setelah pesan terkirim Mira memasukkan ponsel nya lagi ke dalam tas kemudian memulai untuk bekerja.