
Fatma sungguh sangat takut jika dia di laporkan kepada pihak yang berwajib.
"Sudah lah mbak,gak usah di laporkan ke polisi,saya sudah memaafkan mereka"ucap Mira dengan tulus
"Kamu pasti takut berurusan denga polisi kan"tuduh citra namun Mira hanya diam,dia berpikir kalau dia menjawab mereka tidak akan pulang dan terus berdebat dengan Mira.
"Mbak ini masih aja mau memaafkan orang yang modelan nya Seperti ini"ucap mawar.
"Lagian kamu lapor polisi pun itu tidak ada guna nya,karna saya kesini buat mengambil hak anak saya yang diambil oleh dia"tunjuk Fatma ke arah Mira,"dan lagi pula kami juga sudah ijin tadi sama pemilik kost ini "ucap Fatma sombong,padahal tadi hati nya sudah ketar ketir karena takut akan di laporkan ke polisi.
"Ck,sudah sudah,kalau begini jadi nya ngak akan ada ujung nya,lebih baik saya telpon polisi aja"ucap mawar sembari merogoh handphone nya.fatma dengan enteng nya menunggu Mira berucap akan menghalangi mawar menelpon polisi namun ternyata Mira tidak menghalangi nya sama sekali.
"Hallo pak,saya ingin melaporkan bahwa saat ini di tempat saya sedang ada pencurian,dimohon untuk kedatangan bapak dengan segera."ucap mawar sembari memegang handphone dan meletakkan nya di dekat telinga nya.fatma yang mendengar itu pun ketakutan,bersamaan dengan itu hanphone citra kembali berdering
Tring tring tring,citra melihat layar handphone nya dan ternyata harfisah yang menghubungi nya,mendengar mawar tadi memanggil polisi,citra pun tidak mau kehilangan kesempatan untuk kabur,
"Hallo mbok,iya saya pulang sekarang"ucap nya.lalu memutuskan sambungan telpon.
"Ma kita pulang sekarang,ada urusan penting di rumah"ucap citra kepada mama nya.
Dada Fatma yang tadi nya berdegup kencang,perlahan berangsur kembali normal.
"Yaudah kita pulang sekarang"sahut Fatma,kemudian berjalan menuju jalan raya,mawar yang hanya sekedar mengerjai hanya cekikikan.
"Sukurin,emang enak di kerjain hihihi"ucap mawar ketika kedua wanita itu pergi jauh dari kost nya,Mira mengerut kan kedua alis nya yang tidak paham dengan maksud mawar.
"Itu Lo mbak,saya cuma ngerjain,manggil polisi nya gak beneran,karna tadi mbak bilang gak usah panggil polisi,cuma karna aku sudah bosan berdebat sama kedua orang tadi jadi nya aku pura pura telpon polisi"jelas mawar yang seakan tahu Mira sedang kebingungan.
"Oh" Mira ber o ria,sembari mangguk mangguk
"Tapi makasih Lo mbak,udah nolongin saya dari kedua orang itu tadi,bukan nya aku ga brani melawan cuma takut kualat aja kan ibu itu seumuran dengan ibu ku"jelas mira.
"Iya sama sama mbak"ucap mawar.
"Gimana kaki mbak udah mendingan"tanya mawar
"Udah mbak,udah enak di bawa jalan"sahut Mira Sembari berjalan maju mundur.
__ADS_1
"Kalau begitu,aku ke kost dulu ya mbak,seperti nya pesanan goofood yang tadi aku pesan sudah datang"ucap Mira pamit pada pewaris kost itu.
"Bapak perhatikan ya dua orang tadi jangan sampai dia bisa masuk ke kawasan ini lagi"perintah mawar satpam itu pun mengangguk paham.
******
Hari ini adalah hari kedua Mira cuti dia tidak tahu harus mengerjakan apa,akhir nya dia pun memutuskan membaca novel kesayangan nya.
Di dalam sela sela membaca novel nya Yana sahabat Mira mengajak dia video call.
"Hai,Lo lagi ngapain"tanya Yana di sebrang sana
"Biasa lah,baca novel kesayangan,apa cerita ?tanya Mira senyum,dia sudah merasa mendingan atas kejadian di kantor nya kemarin.
"Kita udah punya HRD baru nie,orang nya ganteng Lo"curhat Yana serius.
"Syukur deh,kalau begitu "balas Mira senyum.
"He'em, orang nya ganteng Lo mir,kayak nya cocok deh sama Lo"ujar Yana.
"Lagian gue trauma sama yang ganteng,wajah doang yang bagus akhlak nya ngak"ucap Mira lagi.
",jangan Lo samain semua cowo dong,kayak nya ini baik kok orang nya"ucap Yana lagi.
"Ck,Raka juga dulu baik kan,tapi yaudah lah,jangan jangan Lo naksir ya sama dia"tuduh Mira.
" Sekarang sih Belum gak tahu nanti "ucap Yana gamblang.
"Ciee,semoga lenggeng ya"ucap Mira meledek sahabat nya.
"Belum kali nong"balas Yana yang malu di ledek seperti itu,sebenar nya yana hany.
P kagum sama HRD yang baru itu.
*******
Hari ini Mira mendatangi kantor pengadilan lagi,ini hari pertama Mira di sidang,arka juga datang di persidangan itu namun di kawal oleh polisi.mira dan arka di suruh datang tiga hari lagi untuk sidang ke dua.
__ADS_1
Arka meminta ijin ke polisi untuk berbicara sebentar ke calon mantan istrinya itu polisi pun memberi nya waktu lima menit.
"Mir aku mau ngomong sama kamu" ucap Raka Sembari menahan lengan Mira,lalu Mira pun menepis nya
"Seperti nya sudah tidak ada lagi yang perlu kita bicarakan arka"sahut Mira sembari membalikkan badan nya menghadap arka, jarak diantara mereka cukup jauh karena Mira berusaha menjauh namun masih bisa terdengar satu sama lain.
"Please mir,ijin aku ngomong sebentar aja sama kamu"ucap arka lagi dengan wajah yang memelas.
"Yaudah kan tinggal ngomong aja sih"sahut Mira yang masih setia berdiri.
"Tapi ga disini mir kita duduk di kursi yang ada di sana "ucap arka Mira pun setuju lalu duduk di kursi tunggu.
"Cepatan kamu mau ngomong apa,aku masih banyak kerjaan"ucap Mira yang sebenarnya sudah sangat malas bertemu dengan arka.
"Kamu berdosa Lo mir ngomong sama suami,bagaimana pun aku ini masih menjadi suami kamu"ucap arka.
"Sudah tidak lagi semenjak kamu selingkuh"balas Mira dengan wajah yang jutek
"Mir,tolong maafin aku aku menyesal mir,aku masih mencintaimu"ucap arka,
" Aku sudah maafin kamu ,Tapi maaf Aku sudah tidak mencintai mu lagi,"ucap Mira muak,dia pun berdiri dari kursi dan hendak pergi namun lagi lagi arka menahan nya.
"Yaudah ngak apa apa kalau kamu tidak mau maafin aku tapi tolong mir, bebaskan aku dari penjara,mama nanti tidak bisa makan kalau aku di penjara terus"ucap arka mengiba.
"Itu bukan urusan ku arka,yang buat kamu penjara kan dirimu sendiri jadi berusaha lah buat bebas dengan usahamu "ucap Mira yang sudah tidak peduli dengan masalah arka
"Sialan"maki arka,dia tidak sepenuh hati meminta maaf.
"Tapi mir,cuma kamu yang bisa bebasin aku, dengan cara kamu cabut laporan itu"ucap arka lembut dia mati Matian menahan emosinya.
"Ck,kamu kira aku lestong,sudah di selingkuhi di banting masih mau mencabut laporan,ngak aku ngak sebodoh itu,sudahlah kamu nikmati aja hidup mu di penjara dan jangan lupa bertaubat"ucap Mira,kelembutan yang ada pada diri nya hilang di telan bumi ketika sudah bersama dengan arka.
Arka tetap menahan emosi nya karna jika dia marah bisa bisa polisi akan membawa nya,sedangkan dia baru saja menghirup udara segar rasa nya arka ingin berlama lama di luar seperti ini.
"Kalau begitu tolong kamu kembalikan sertifikat rumah yang dulu pernah aku kasih ke kamu,lagian kita sudah bercerai,"ucap arka.
"Barang yang sudah di kasih sudah tidak bisa di minta lagi,sudah lah aku banyak urusan"ucap Mira lalu pergi meninggalkan arka yang sangat emosi.
__ADS_1