Memilih Pergi Dari Suami Yang Selingkuh

Memilih Pergi Dari Suami Yang Selingkuh
didatangi calon mantan mertua dan adik ipar


__ADS_3

Hari ini Mira mengambil cuti,dia menenangkan pikiran nya di dalam kost tanpa bepergian,Yana sudah menawarkan agar Mira tidur di rumah nya saja namun Mira menolak dengan alasan ingin sendiri dulu,berbaring dan santai membaca novel kesukaan nya.


Namun kenyamanan nya kali ini terganggu,suara ketukan pintu mengganggu pendengaran nya.


Tok tok tok tok tok tok,,


Begitu keras ketukan pintu kost Mira hingga mengganggu pendengaran nya.mira yang malas bergerak itu pun harus berdiri membukakan pintu,tapi sebelum membuka pintu dia terlebih dahulu mengintip dari jendela,terlihat ada dua wanita yang berdiri di depan pintu kost Mira itu,Mira yang malas berdebat pun kembali berbaring di tempat tidur nya. Namun lagi lagi suara ketukan pintu kembali mengganggu kenyamanan nya.


Tok tok tok tok tok.


Mira yang muak mendengar suara ketukan pintu itu pun memakai earphone dan menyalakan musik sekuat mungkin hinggga sampai tiga puluh menit dia mengabaikan dua wanita di luar kost nya,sampai pada akhir nya Mira pun tertidur pulas


Sedangkan di depan kost Mira ada dua wanita yang sedang menunggu kedatangan Mira.


"Mira ini kemana sih sudah setengah jam kita disini itu anak belum nongol nongol juga"ujar wanita paruh baya,salah satu dari dua wanita itu.


"Iya ma,kurang ajar banget tau gak,ngebiarin kita menunggu di luar sini,padahal kan dia lagi gak kerja"sahut citra, mereka adalah mertua dan adik ipar Mira.


"Emang nya dia udah ga kerja lagi"tanya Fatma mertua Mira.


"Iya ma,dia udah di pecat dari perusahaan dia bekerja"ucap citra girang,dia bahkan tidak tahu kalau Junaedi sudah masuk ke dalam penjara karena dia tidak begitu menyukai media sosial.


"Kok kamu tahu cut"tanya mama nya.


"Tau lah ma,aku kan yang nyuruh HRD nya buat mecat Mira dari tempat dia bekerja"sahut citra lagi.


"Kamu hebat nak,bagus itu dia ga bekerja lagi biar dia merasakan yang di rasakan arka,bila perlu dia juga harus masuk ke dalam jeruji besi"ucap Fatma emosi.


"Coba kamu telpon aja lah cit,mama malas lama lama disini,di lihatin orang terus,ntar kita dikira nunggu sumbangan lagi"ujar Fatma sembari mengibas kan kipas ke arah wajah nya,penampilan nya seperti orang kaya yang tidak bisa jauh jauh dari AC.


"Udah ma dari tadi juga udah aku telpon,tapi nomor nya gak aktif,"jawab citra sembari menekan nekan handphone nya


"Atau jangan jangan Dia udah ganti nomor handphone nya"ucap Fatma,atau lebih ke bertanya.


"Gak tahu juga ma,kaya nya iya deh soal nya dari tadi ga aktif aktif"jawab citra.


"Kita minta kunci ke yang punya kost ini aja lah ma,dari pada nunggu terlalu lama di sini,lama lama aku jadi kanebo kering jadi nya"ucap citra bosan.


Mereka pun menemui pengusaha kost yang ada di ujung sebelah kiri,kost yang Mira tempati sudah bertingkat dua dan berjejer berbentuk persegi panjang.


Orang yang ada di kursi kasir yang melihat Fatma dan citra pun langsung menghampiri mereka


"Mau cari kost yang seperti apa buk"tanya perempuan itu menyambut kedatangan mereka.


"Ck,kami lgi GK cari kost an,kmi ini punya rumah bagus lagi,ngapain repot repot cari kost"ucap citra menyombongkan diri nya.


"Lah kalau GK mau cari kost ngapain kemari disini itu tempat kosan bukan tempat salon"ujar kasir itu lalu dia kembali ke tempat duduk nya dengan rasa dongkol.


"Kami kesini itu mau minta kunci cadangan rumah kost nomor 421 yang ada di ujung sana"ucap citra pada kasir yang sudah kembali ke kursi nya,kasir itu pun melihat data pemilik kamar yang di sebutkan tadi.


"Bisa tunjukkan data diri anda"ucap nya datar.kasir itu masih merasa dongkol dengan citra.fatma yang mendengar itu pun memberikan KTP nya.


"Data yang saya tulis sama yang ibu berikan berbeda,saya tidak bisa memberikan kunci cadangan nya buk,bisa saja kan kalian mau mencuri"ucap kasir itu cuek.

__ADS_1


"Eh mulut Mbak yang bener dong,kami itu orang yang punya,buat apa kami mencuri"sergah citra.


"Kalau gak mau mencuri untuk apa kalian minta kunci cadangan kost ujung sana kemari,jelas jelas penghuni kost itu bukan salah satu dari kalian"jawab kasir itu


"Penghuni nya menantu saya"bentak Fatma.


"Walaupun itu menantu,atau anak saudara,kalian tidak bisa se enak nya minta kunci cadangan,karena itu bisa saja mengganggu privasi orang tersebut"jelas kasir itu.


"Yaudah kalau begitu mbak yang bukakan pintu  nya sana,kami ada keperluan dengan penghuni kost itu"ucap citra yang malas.


"Mbak kan punya mulut dan tangan,tinggal ketuk pintu dan bilang  "permisi ada orang",ngomong begitu aja mbak ga bisa"ucap kasir yang malas meladeni kedua insan tuhan itu.Sebenar nya kasir itu ramah namun karena kedatangan citra dan Fatma penuh kesombongan kasir itu jadi nya malas meladeni mereka.


"Udah dari tadi kami ketuk itu pintu tapi manusia nya gak keluar keluar,sampai kami nunggu sekitar setengah jam pun,itu orang gak mau menyahuti kami,udah mati kali di dalam "ucap citra,mendengar perkataan citra kasir ini membatin, "iya lah orang manusia yang mau di ladeni kaya benigi bentukan nya aku juga ogah "batin kasir itu.


"Cepetan lah mbak sana bukain,pintu nya"perintah fatma.


"Mbak itu paling lagi kerja Bu,kalau orang nya lagi kerja saya ga berani buka pintu kost  nya,nanti kalau barang barang nya hilang saya lagi yang di tuduh"ucap kasir itu.


Sementara di dalam kamar kost,  Mira terbangun dari tidur nya dia kemudian bermalas malasan berjalan ke arah jendela untuk melihat mertua dan adik ipar nya apakah mereka masih di tempat yang sama,hati Mira terasa lega ketika sudah tidak ada lagi yang akan mengganggu ketenangan nya.mira pun pergi memesan makanan dari satu aplikasi untuk di santap siang nanti.sembari menunggu makanan nya datang Mira melanjutkan membaca novel kesukaan yang sempat tertunda tadi,namun belum lagi Mira membaca satu halaman pintu kembali di ketuk namun kali ini ketukan nya lebih sopan.


Tok tok tok.


Mira pun membuka pintu dan memperlihatkan visual kasir berdiri di depan pintu nya.


"Ada apa ya mbak mawar "tanya Mira ketika melihat kasir itu berdiri di depan pintu kost nya.


"Di sana ada dua orang yang sedang mencari mbak Mira,kata nya mertua dan adik ipar mbak."ucap mawar sembari menunjuk ke arah tempat dia bekerja.


"Emang mbak tahu kalau mereka nunggu mbak dari tadi"tanya mawar kepo.


"Iya mbak,aku tahu mereka menunggu aku membukakan pintu,tapi aku malas ngeladenin nya soal nya mereka ngetuk pintu  aja pun kaya mau demo begitu"curhat Mira.


"Iya mbak,cewe yang terlihat  muda itu juga sombong nya minta ampun,tadi nya aku males kesini karna curiga sama mereka,tapi mama nyuruh aku buat nyamperin ke sini,soal nya anak nya ibu itu bilang mbak ga kerja "ucap mawar cemberut sembari duduk di kursi yang ada di teras nya mira,Mira juga ikut duduk di kursi itu


"Citra kok tahu aku ga kerja,apa dia ngintilin aku"batin Mira.


"Tadi mereka juga malah minta kunci cadangan kost mbak ini,maka nya aku curiga seperti nya mereka mau mencuri."terang mawar


"Huus,ga boleh begitu mbak,tapi emang iya sih mereka ga ada sopan buat apa coba mereka minta kunci ke mbak,mertua sih mertua tapi harus segan juga dong sama menantu kecuali aku nempatin rumah anak nya kalau itu sih bisa di pertimbangan "curhat Mira,mereka berdua malah asik berbincang.


Fatma yang sedang menikmati teh yang di sungguh kan oleh ART mawar melirik ke arah kost Mira,dia melihat Mira sedang duduk di kursi yang tersedia di terasnya.fatma pun mengikuti lengan citra memberi kode kalau Mira sudah bisa di temui.


"Kalau begitu kami permisi dulu mbak ,orang yang mau kami temui sudah ada di tempat nya "ucap Fatma kepada pemilik kost yaitu mama nya mawar.


"Iya mbak silahkan "ucap melati  tersenyum. Fatma dan citra  pun pergi menuju kost Mira.


****


Citra yang sudah tidak sabar ingin melabrak Mira pun buru buru berjalan menghampiri Mira.


"Dari mana aja sih kamu"ucap citra ketika dia sudah berada di dekat Mira.mawar  menatap  malas ke arah citra,Mira hanya diam menatap datar  ke arah citra.


"Saya pulang dulu ya mbak mir,kalau ada apa apa tinggal teriak aja nanti saya panggilkan satpam"ucap mawar dan di angguki oleh Mira, mawar bergegas pergi

__ADS_1


"Kamu dari mana aja sih Mira,kami sudah hampir satu jam di sini buat nunggu kamu"ucap Fatma jutek.


"Aku dari tadi di rumah kok Bu,ada apa mencari Mira"tanya Mira sopan.


"Kamu dari tadi di rumah tapi tidak mau membukakan pintu buat kami menantu seperti apa  kamu ini"teriak Fatma.


"Mira ga dengar,tadi pake earphone"jawab Mira.


"Kamu ga nyuruh kami masuk dulu,dari tadi kami nunggu kamu,sampai sampai perut kami lapar"ucap citra.sungguh tidak ada sopan nya terhadap yang lebih tua,padahal Mira adalah kakak nya tapi di perlakukan seperti adik nya,namun Mira tidak peduli akan hal itu sebentar lagi Mira sudah tidak ada hubungan nya dengan mereka berdua.


"Duduk di sini aja,disini kan ada kursi"jawab Mira datar.


"Kamu ga sopan ya Mira sama mertua,nyesel saya merestui dulu sama anak saya"ucap Fatma.


"Ibu ada urusan apa mencari Mira"tanya Mira yang tidak mau basa basi.


"Kamu harus bebaskan arka dari penjara,kalau dia di dalam penjara kami mau makan apa nanti"ucap Fatma.


"Dia berada di dalam penjara karna ulah dia sendiri bu kenapa harus aku yang bebasin"ucap Mira cuek.


"Tapi cuma kamu yang bisa bebasin dia   dari penjara"ucap  Fatma.


"Tapi Mira ga mau Bu,biar dia merasakan sendiri akibat dari perbuatan nya"ucap Mira yakin.


"Kamu ya,sudah kamu buat dia turun jabatan bahkan kamu buat juga di masuk ke dalam penjara,maksud kamu apa"teriak Fatma,


"Mira ga bermaksud apa apa Bu,yang pertama arka turun jabatan atas kelakuan dia sendiri yang melakukan perselingkuhan di jam kerja,dan yang kedua arka masuk penjara karna perlakukan nya yang hampir saja mau menjual Mira,jadi kepana malah menyalahkan Mira"ucap Mira.


"Itu dia lakukan karna kamu udah buat dia turun jabatan"ucap Fatma tidak mau tahu atas perbuatan anak nya.


"Ck,susah kalau ngomong sama orang tua,bagus ngalah aja lah"batin Mira.


"Kenapa kamu diam,ayo sekarang kita  ke kantor polisi,cabut gugatan kamu itu"perintah fatma.citra hanya diam menatap laya ponsel nya entah beberapa kali nomor yang tidak di kenal menelpon dia.


"Yang gugat bukan Mira Bu,tapi bos arka di kantor nya"ucap Mira seketika mata Fatma melotot horor,dia bahkan lupa tadi menanya arka soal siapa yang gugat,yang dia tahu semua yang di rasakan arka di akibatkan  oleh Mira.


"Kamu jangan mengada Ngada mana mungkin bos,bisa ikut campur masalah pribadi karyawan nya"sanggah Fatma.


"Bisa aja Bu,kalau emang yang dilakukan karyawan nya membahayakan orang lain"jawab Mira datar,bahkan Mira sendiri pun bingung kenapa bisa Leon bisa membantu dia sebanyak ini.


"Dan ibu kasih tahu juga sama citra,jangan ikut campur masalah aku dan arka,nanti anak ibu dua dua nya bisa masuk penjara"ucap Mira,citra yang tadi sibuk dengan ponsel nya kini menatap ke arah  Mira


"Maksud kamu apa"tanya citra.


"Gak usah   pura pura nanya maksud ku apa kamu pasti ngerti maksud dari perkataan ku"ucap Mira ambigu.citra tersenyum simpul.


"Jadi kamu tidak terima,di pecat dari pekerjaan mu,"ucap citra tersenyum.


"Kamu pasti berpikir seperti itu,tapi nyata nya aku tidak di pecat,malahan om om kamu itu sekarang sudah masuk ke dalam penjara,"balas Mira tersenyum,seketika cita melotot,dia bahkan tidak tahu berita di sosial media yang lagi viral itu.


"Paling sebentar lagi kamu juga bakalan ikut masuk penjara bersama abang kamu,"ucap Mira lagi,membuat citra ketakutan setengah mati.


****

__ADS_1


__ADS_2