
Yana dan andreas pun semakin mendekat ke arah meja yang di tempati oleh Aldi,lelaki beruang kutup itu berpura - pura tidak melihat kedatangan mereka. Hingga suara wanita yang mirip dengan pujaan hati nya jaman SMA menyapa diri nya.
"Hai Aldi?"
Jantung nya berdegup,dada nya pun terasa sesak dia sangat mengenal suara itu.
"Novi"batin Aldi dia pun menoleh ke arah wanita yang memanggil nya.
Diri nya terpaku ketika wanita itu benar benar Novi kekasih nya waktu masa dulu.
"Yah"jawab Aldi dengan wajah yang datar.
"Ini beneran kamu? Aku pikir aku salah orang.aku gak nyangka bisa ketemu kamu lagi setelah sekian lama"ucap wanita itu,dengan satu tangan meneteng tas dan satu lagi memegang tangan mungil bocah berusia dua tahun.
"Iya,dunia ini emang sempit"ujar Aldi.
"Kenalin ini anak aku dina" ucap Novi sembari mendekatkan putri nya ke arah Aldi.
"Hai cantik"sapa Aldi ke arah bocah itu.
"Hai om"jawab dina.
Sementara Yana,dia menyuruh andreas untuk menunggu diri nya di luar saja.
"Kamu tunggu aku di mobil aja yah! Soal nya klien ini galak banget.dia pasti akan terganggu"ucap Yana,dia juga merasa risih di intilin andreas setiap saat.
"Gak papa dong! Kan aku calon suami kamu.dia pasti ngerti kok"ucap andres tampak nya dia sangat ingin mengetahui kerjasama apa yang akan di lakukan oleh Yana.
"Ini udah perjanjian kontrak andre,dia bakal batalin kotrak kalau ada orang yang ikut campur dalam proyek ini.pleas!"kata yana memelas,dia akan melakukan cara agar andreas menjauh dari diri nya.
"Aku takut aja,mata nya jelalaaan liatin kamu,secara kan kamu cantik.aku takut aja dia ngerebut kamu dari aku"ujar andreas,dia mulai memggombal Yana.
"Lo aja kali yang jelalatan,beruang kutup satu itu mana pernah ngelihatin gue"batin Yana.
"Tenang aja,dia udah punya istri kok.kamu lihat disana! Itu anak dan istri nya" tunjuk Yana,dia melihat perempuan yang sedang mengobrol dengan Aldi.
"Yaudah,kalau ada apa apa kamu telpon aku yah.aku tunggu di mobil"ucap andreas berlalu,Yana pun berjalan pelan ke arah Aldi.
"Anak manis,ayah kamu mana?" Tanya Aldi,membuat Novi menjadi salah pengertian.
"Ayah aku lagi kerja om,ayah lagi sibuk kerja biar bisa beliin dina mainan"jawab dina dengan wajah polos nya.suami novi sudah tiga bulan belum pulang dari luar kota dengan alasan masih sibuk di sana.
"Aku boleh duduk?" Tanya Novi,dia berpikir ini adalah kesempatan yang bagus buat mendekat lagi kepada mantan kekasih nya itu.Aldi pun melihat ke arah Yana yang sudah semakin dekat.
"Maaf,istriku udah sampai"ujar Aldi sembari berdiri,dia tidak mau membuka lembaran yang sudah lama dia tutup.Novi menatap ke arah wanita cantik yang berbaju formal.
"Hai sayang! Kamu kok lama?" Tanya Aldi kepada Yana membuat wanita itu terkejut.
"Drama apa lagi ini?" Batin Yana,Aldi semakin mendekat dan memeluk pinggang nya dari samping lalu membisikkan sesuatu.
"Tolongin gue,sekarang lo pura - pura sebagai istri gue! Ini menyangkut masa depan negara.nanti gue juga bakalan bantu lo kalau lo butuh bantuan"bisik Aldi,Yana yang terpaku benar benar terhipnotis dengan ucapan lembut Aldi barusan.
"Duduk sayang"perintah Aldi sembari menuntun Yana duduk di kursi.
"Dia siapa?" Tanya Yana.
"Eh,kenalin saya Novi.mantan pacar Aldi waktu SMA"Novi menulurkan tangan kepada Yana berharap Yana akan cemburu.
"Yana istri nya mas Aldi"jawab Yana menerima uluran tangan Novi entah mengapa Yana merasa tertarik dengan drama Aldi satu ini.
"Pinter akting juga dia"batin Aldi dia merasa lega karna yana mau membantu.
"Oh iya,kalian buru -buru? Kalau gak bisa gabung di kursi kami" tawar Yana,Aldi sedikit tidak terima.tapi lelaki itu hanya bisa diam tanpa protes.
"Kebetulan kami tidak lagi buru - buru"ucap Novi,ini adalah kata yang di tunggu oleh wanita itu dari tadi.
"Kalian sudah berapa lama menikah"Novi mencoba mengorek hubungan mantan nya itu.
"Tiga bulan"Aldi dan Yana menjawab dengan bersamaan,seketika kedua nya pun menoleh.mereka satu hati rupanya.
"Oh,masih baru sekali ya"ucap Novi.
"Iya,tapi alhamdulillah.istri ku sudah hamil satu minggu"ujar Aldi sembari mengusap perut rata Yana.membuat wanita itu emosi wajah nya memerah,Aldi menggeleng dia tahu jika Yana marah tapi ini adalah cara untuk menyakin kan Novi jika Aldi benar benar sudah melupakan diri nya.
"Selamat ya"ucap Novi wajah nya memancarkan kesenangan,tapi di dalam hati nya sedikit tidak rela jika Aldi bahagia dengan perempuan lain.
"Oh iya,kata nya tdi mau ke taman.sekarang aja yuk! Mumpung belum panas,kasihan kamu dan anak kita nanti kalau panas panasan"ucap Aldi dia berusaha menjauh dari Novi.
"Hmm,kan gak enak ninggalin mereka"ucap Yana,membuat aldi kesel.
"Bukan nya ngertiin maksud gue malah berusaha buat Novi lama lama disini"batin Aldi.
"Dia gak papa kok,bentar lagi suami nya bakalan datang! Kami duluan ya Nov"ucap Aldi sembari menarik tangan Yana agar menjauh dari meja itu.
"Rupanya kamu belum bisa lupain aku Al,bukti nya kamu gak sanggup lama - lama dekat dengan aku."batin Novi.
"Lepasin"bentak Yana sembari mengibaskan tangan Aldi.mereka sudah jauh dari mantan kekasih Aldi
"Lo apa apaan sih! Lo sengaja ya biar gue lama lama di dekat dia"marah Aldi
"Kok lo yang marah? Harus nya gue yang marah.lo udah pegang - pegang perut gue gak tahu diri banget sih! Udah di tolongin lo malah nyolot"Yana balik marah wajah nya seperti tomat yang sudah waktu nya dipanen.
"Iya,maaf.gue gak punya maksud lain kok.itu gue lakuin supaya dia percara kalau kita memang benar suami istri"ucap Aldi dia benar merasa bersalah.
"Lain kali jangan lo lakuin lagi! Bisa gue patahin leher lo" ucap Yana.
__ADS_1
"Emang nya kenapa sama dia? Pake bilang masa depan negara segala"ujar Yana ketus,dia kesel tapi jiwa kepo nya meronta ronta
"Kan lo udah tahu kalau dia mantan gue,terus kalau gue duduk berdua ntar gue dikira pebinor dong!" Jawab Aldi saat ini mereka berhadao hadapan.
"Apaan tuh pebinor?"
"Perebut bini orang,itu aja lo gak tahu"
"Tapi makasih yah,lo udah bantuin gue.gue bakal lakuin apa aja yang lo mau"
"Beneran? "Tanya Yana dengan wajah yang berbinar.
"Iya,berkat lo gue bisa jauh dari binor"jawab Aldi dia juga senang dan memperlihatkan senyuman yang begitu tampan.
"Tumben dia seyum" batin Yana.
"Yaudah lo mau apa? Kok malah melamun?" Tanya Aldi.
"Gue tahu,lo pasti minta biar kontrak kerjasama itu di tanda tangani kan? Tenang gue bakal atur"ujar Aldi.
"Bukan itu"balas Yana.
"Jadi lo gak mau kotrak yang lo ajukan gue ACC? Tanya Aldi.
"Gue udah tanya langsung sama anak nya pemilik KING KARL kalau soal kontrak"balas Yana.
"Terus lo mau apa?" Tanya Aldi,pandangan Yana teruju ke arah Andreas yang menuju ke arah mereka.
"Kita masuk mobil lo dulu,cepat"ucap Yana menarik tangan Aldi.
"Mobil gue ada disana"Aldi kembali menarik tangan Yana,mereka tidak sadar jika saat ini mereka sedang pegangan tangan.Yqna pun buru buru masuk ke dalam mobil itu,Andreas kehilangan jejak wanuta itu.
"Kemana sih Yana"gumam andreas.
"Lo kayak nya lagi menghindari cowo itu? Kenapa ? Dia siapa Lo sih"Tanya Aldi.
"Dia orang yang di jodohin bokap gue"jawab Yana seketika tawa Aldi mengelegar di dalam mobil
"Ahaha"
"Kok lo ketawa sih"
"Di jodohin,lucu aja itu kan jaman siti nurbaya! Tapi bokap lo bener sih,kan lo gak laku maka nya bokap lo inisiatif buat nyariin lo jodoh"ucap Aldi,dia masih menyisahkan tawa di akhirr kata nya.
"Kok lo malah ngejek gue? Yaudah biar gue kasih tahu aja tuh sama si Novi kalau kita cuma pura pura"ucap Yana sembari membuka pintu.
"Oke,ok.maaf!"Aldi memgang tangan Yana.
"Sekarang lo mau gue bantu apa?" Tanya Aldi wajah nya mulai serius.
"Jadi gimana ? Kapan kita lihat lokasi proyek itu? " tanya Yana.
"Sekarang"
Mereka pun melihat lokasi diamana mall itu akan di bangun,sedangkan andreas dia sedang mencari Yana di cafe itu.berulang kali dia menghubungi nomor Yana tapi wanita itu tidak mengangkat telpon nya.
"Duh,sial.kalau begini gue bakalan lama buat dia mau nerima lamaran gue"gumam Andreas kesel. Dia sudah tidak sabar ingij cepat cepat mengusai harta Tio forguso.
Kini hari sudah sore,Yana pun menghubungi Dimas untuk ikut menemui andreas di apertement nya.
Tring tring tring.
Suara ponsel Andreas berdering,dia melihat layar ponsel nya ternyata Yana yang menghubungi,andreas cepat cepat mengangkat ponsel nya.
"Hallo,kami dimana? Kok baru hubungi aku sih" tanya Andreas.
"Sorry yah,tadi klien nya galak banget.jadi gak bisa pegang ponsel,sekarang aku baru selesai kerja.aku ke apertement kamu yah boleh?" Tanya Yana
"Wah,agresif juga nih cewe"batin Andreas.
"Boleh kok,datang aja,kebetulan aku emang lagi santai"jawab amdreas
"Kalau aku lakuin itu sama dia,pasti dia bakalan cepat mau nikah sama,dan dengan cepat juga harta bokap nya jatuh ke tangan ku"andreas tersenyum miring.
"Aku tunggu ya" ucap andreas dia memutuskan telpon nya.
Dia pun keluar untuk membeli obat tidur,untuk di campurkan di minuman Yana nanti nya.
Sedangkan Yana,dia datang bersama dimas dengan nama yang sudah di ubah menjadi nasmi dan penampilan juga sudah menjadi perempuan.
Mereka sudah menyiapkan barang barang untuk mengambil bukti bagaimana bejat nya andreas.
Sedangkan di rumah kontrakan, Novi sedang mondar mandir seperti setrikaan,dia memikirkan bagaimana cara nya untuk kembali memdapatkan cinta Aldi dari istri nya.karna wanita ini begitu yakin jika Aldi belum bisa melupakan diri nya.
"Apa aku datangi rumah Aldi aja ya"guman Novi sembari memegang dagu nya.
"Ma,papa kok belum pulang sih,Dina sudah kangen sama papa"ucap Dina sembari memeluk kaki ibu nya.
"Nanti biar kita telpon papa yah,sekarang papa lagi sibuk"ujar Novi,dia menyembunyikan sesuatu dari anak nya.
"Kalai om yang tadi siang kita temui menjadi papa dina,dina mau gak?" Tanya Novi.
"Ngak mau ma,Dina cuma mau papa carles"ucap dina mengambek.
"Ya sudah,kalau seperti itu.Dina bobok dulu ya nanti malam biar kita telpon papa carles"bujuk Novi.
__ADS_1
***
Setelah andreas membeli obat tidur,dia kembali ke apertemnt nya.lalu menyusun rencana jahat nya.
Dia sedang menyiapkan kamera untuk merekam perbuatan nya nanti,suara ketukan pintu mengagetkan nya.
Tok tok tok.
Clek
"Hai"sapa Yana.
"Hai,aku senang banget kamu mau main ke apertement aku"ucap Andreas wajah nya begitu senang.
"Hem,iya teman aku kata nya belum pernah masuk ke apertement.jadi aku pikir dia bisa lihat - lihat apertement kamu! Gak papa kan?" Tanya Yana,andreas pun menatap ke arah teman Yana yang penampilan dan wajah yang begitu cantik.
"Sial,dia malah bawa teman.gagal deh rencana ku"batin Andreas kesel.
"Oh,gak apa apa kali.aku malah senang ada yang mau main kemari.yaudah kita masuk"kata Andreas sembari masuk ke dalam.
Mereka pun mengobrol,Dimas berpura pura menanyakan bagaimana enak nya tinggal di tempat seperti ini dia memperhatikan sekitar.mata nya tertuju ke arah pot bunga yang ada di meja,dia mengenali sinar itu.
"Itu kan sinar kamera,jangan - jangan dia tahu tujuan kita"batin Dimas.
Dia pun semakin menempel - nempelkan badan nya ke arah andreas,dan aneh nya andreas tidak menghindar sama sekali.membuat Dimas ingin muntah sekarang.
Dimas memberikan kode kepada Yana agar melihat ke arah yang dia tunjuk dengan ujung mata nya,Yana pun melihat ke arah pot bunga.wanita itu kegat ketika mengetahui apa yang ada di sana,dia pun mendekat dan duduk di kursi tepat dimana camera itu berada lalu mematikan rekaman yang sudah berjalan beberapa menit.
Lalu Yana mencari tempat dimana dia akan meletakkan camera,dengan hati hati dia meletakkan camera itu satu persatu dan untung nya letak nya pas mengarah ranjang dan beberapa tempat lain nya.
Setelah selesai,Yana pura pura ke kamar mandi dan juga meletakkan satu camera disana.
"Eh,lo jangan nempel nempel gitu dong nas! Risih gue"ucap Yana membuat andreas seketika menjauh
"Udah lah kita pulang aja,bisa lo rebut calon suami gue nanti"ucap Yana,sebenar nya dia ingin menyelamatkan Dimas agar tidak salah jalan karena khilaf.
Tapi andreas berpikir,jika Yana benar benar cemburu.
"Kami pulang dulu ya an!"ucap Yana dengan wajah yang dibuat cemberut.
"Iya,hati hati" ucap andreas senyum,namun dia tidak munafik.saat ini dia merasa badan nya terasa panas akibat tempelan dan nasmi.dia pun menghubungi Rista agar segera datang je apertement nya.
Sedangkan Yana dan dimas sudah berada di dalam mobil,Ketika sudah masuk di mobil,Dimas langsung mual mual.
"Uweeekk"
"Haha,kalau gue gak ajak lo pulang.gue pastikan lo belok beneran"kekeh Yana
"Lain kali gue gak akan mau bantuin lo lagi"kata dimas dengan kesel
"Sorry dim,hehe"Yana menyengir kuda.
Dimas pun membuka laptop yang sudah terhubung ke camera di dalam apartement andreas.
"Mantap betul,bisa langsung terhubung ke kesini,gak rugi gue berteman sama lo dim"ucap Yana memoerhatikan laptop Dimas.
"Iya,gue yang rugi berteman sama lo"sahut dimas.
"Eh dia ngapain mondar mandir?" Tanya Yana.
"Lo gak tahu aja,jony dia udah tegang tadi"ucap Dimas,dia tidak sengaja menekan bagian inti andreas dengan lengan nya.
"Khaha,jadi lo sempat pegang?"lagi lagi Yana terkekeh.
"Diam,Yan.lagian gue gak sengaja "
"Siapa yang datang itu?" Tunjuk Dimas ke arah wanita yang ada di layar laptop nya.
"Itu pacar nya"jawab Yana,dia fokus menatap rekaman itu.
"Ini bakalan tersimpan langsung gak dim ?" Tanya Yana,dia tahu apa yang akan terjadi setelah ini
"Tenang,ini otomatis tersimpan dan bisa di shere ke situs online"sahut dimas
"Jangan lo shere lah,bisa masuk penjara kita"ucap yana.
"Ini seru ni"ucap Dimas membetulkan posisi duduk nya.
"Gue balik duluan ya! Lo kerjakan tugas lo!" Ucap Yana sembari keluar dari mobil.
"Lo gak ikutan nonton? Bagus lho ini" Goda Dimas.
"Najis"balas Yana.
Dimas pun melihat secara langsung bagaiamana andreas menyet*buhi pacar nya.
"Gue rasa kalau Yana beneran nikah sama lelaki bajingan ini,dia bakalan gak bahagia."gumam Dimas sembari menutup laptop nya.sekarang tugas nya sudah selesai tinggal menunggu perintah dari Yana apa yang akan dia kerjakan berikut nya.
Sedangkan di apertement andreas,lelaki itu sudah segar dia baru saja selesai mandi lalu mengambil camera yang sempat ia siapkan untuk Yana tadi.tapi pandangan nya tertuju kepada camera kecil yang berbentuk dadu.
"Sial.rupanya dia sudah curiga sama aku"gumam andreas,dia mengambil camera itu,dan juga memperhatikan sengan saksama.
"Syukur lah"dia merasa lega karena penyimpanan camera itu belum ada di tangan Yana.
"Setelah ini,aku akan lebih hati - hati dengan wanita itu"manolog andreas sembari menyimpan memori card ke dalam kantong nya.
__ADS_1
"Hem,aku bakal buat kalau kamu yang berada di dalam video ini"batin andreas.