
Semua yang ada di pos jaga menoleh ke arah sumber suara,terlihat seorang lelaki yang bertubuh tegap,dengan wajah yang sedikit keriput,lelaki itu memasukkan tangan ke dalam kantong celana,Yana yang tidak asing dengan suara itu pun berdiri dan mendekat ke arah ayah nya.
"Papa"ucap Yana sedikit berlari dan memeluk ayah nya tio forgusa,
"Diamana kau Aldi"itu adalah teriakan Erik Hutapea,ayah dari Aldi,mendengar teriakan suara lelaki yang bertubuh seperti preman,semua pandangan mereka yang ada di pos jaga tertuju kepada Erik.
"Kenapa kalian melihat aku seperti itu"ucap Erik dengan nada khas orang Medan,semua memalingkan wajah karena takut akan di terkam oleh bapak aldi.
"Kenapa kau memanggil aku kemari aldi,apa masalah mu"Tanya Erik lantang,sedangkan Tio dia melepaskan pelukan dari putri nya lalu menghadap ke arah lelaki berdarah Batak itu,kemudian memerhatikan ke seluruh sudut pos jaga ini.
"Kenapa kamu memanggil papa kemari"tanya Tio lembut.
"Itu pah" Yana ingin menjelaskan namun di sela oleh ketiga bapak-bapak yang membawa nya ke pos jaga tadi.
"Anak bapak sudah berbuat mesum"ujar salah satu nya,Yana terbelalak mendengar ucapan dari lelaki itu
"Bukan,anak bapak tadi hampir di perkosa oleh lelaki muda itu"ralat teman nya sembari menunjuk ke arah aldi.
"Ngak ada,itu fitnah"sahut aldi tidak terima,tatapan Tio mengarah ke arah aldi,tatapan nya seperti sedang meneliti sesuatu,dia melihat hidung aldi yang sedikit berdarah.
"Kamu memukul hidung nya"tanya Tio, putri nya itu pun mengangguk.
"Kenapa kamu ingin melakukan hal yang tidak senonoh seperti itu anak muda,jika kamu menginginkan putri saya kamu bisa datang ke rumah"ucap Tio membuat Yana tidak terima,sedangkan erik dia berdiri dan melipat tangan menyimak permasalahan putra nya.
"Maaf pak,tapi saya tidak pernah berbuat hal yang seperti bapak katakan"jawab aldi tenang.
"Bukti nya sudah jelas,hidung kamu berdarah"ujar Tio terseyum
"Gak pah itu..." ucapan Yana lagi dan lagi di sela.
"Sebaik nya nikahkan saja mereka,dari pada kita berdebat seperti itu"sela erik.
"Bapak main nikahkan aja"ucap Aldi tidak terima.
"Sudah lah,sebaik nya kita bicarakan ini secara kekeluargaan"ujar Erik lagi memberi saran.
"Iya saya setuju pak, mari,oh iya terimakasih ya bapak-bapak untung saja ada kalian"ucap Tio berjalan ke arah cafe menarik tangan putri nya pelan.
__ADS_1
"Udah ih pah,kita pulang aja ini cuma salah paham kok"ucap Yana.
Sedangkan aldi dan erik mengikuti dari belakang.
"Kenapa bisa kau bermasalah dengan wanita,setahu ku kau paling malas jika ber-urusan dengan makhluk satu itu"tanya Erik pelan.
"Dia yang cari masalah duluan pak"jawab aldi kesel.
Tio dan putri nya berhenti di meja nomor 4,dan diikuti oleh aldi dan orang tua nya, mereka duduk berhadapan,aldi merogoh ponsel nya dan sibuk menghubungi Leon di Sumatra sana,bagaimana pun dia belum siap untuk menikah,apalagi menikah dengan Yana yang menurut nya wanita pembangkang.
"Jadi gimana anak muda,ada yang ingin kamu jelaskan"tanya Tio memulai percakapan.
"Kekmana pun cerita nya,pesan makan dulu lah kita iya kan lek"ujar Erik,yang diangguki oleh Tio.
"Biar Yana yang jelasin pah"ucap Yana,melirik takut calon mertua nya,ehh.?ralat bapak nya Aldi.
"Coba lah kau jelaskan dulu Boru(nak)"ucap Erik lembut.
"Begini pah,pak. aldi ini kan atasan ku di kantor "ucap Yana dia berhenti mengambil nafas sejenak,ayah nya dan erik memandang dia dengan serius,sedangkan Aldi dia menatap tajam ke arah Yana.
"Jadi dia ini slalu nekan aku kerja,dan tadi aku ngajuin surat pengunduran diri,tapi dia gak terima akhir nya dia ngerjain aku, mobil ku di kempesin nya dan parah nya,semua ban yang di kempesin."ucap Yana panjang lebar.
Erik dan Tio menjadi bingung melihat anak nya,kedua orang tua itu tahu sifat anak nya masing masing yang tidak pernah berbohong,kedua nya saling menoleh.
"Trus kamu mukul hidung nya sampai berdarah"Tanya Tio.
"Iya,orang dia ngeselin gitu"jawab Yana.
"Tapi bukan gue yang kempesin ban mobil Lo"ujar Aldi kesel.
"Halah maling mana ada yang ngaku"balas Yana.
Erik dan Tio memakan pesanan sembari melirik perdebatan anak-anak mereka.
"Tapi benar,bukan gue pelaku nya,besok biar gue cari tu orang biar dia kasih tahu siapa yang nyuruh dia buat ngelakuin itu"ucap Aldi.
"Udah gak usah,gue udah gak butuh itu,gue udah gak mau ber urusan lagi dengan Lo"ucap Yana.
__ADS_1
Sementara di Sumatra Utara,Leon sedang tertawa terbahak bahak membaca pesan sepupu nya,dia sedang duduk bersantai di sofa kamar,Minggu ini sepasang suami istri itu tidur di rumah Nia,dan Minggu depan di rumah endang,kata nya sih biar adil.
"Kenapa sih sayang, kok ketawa nya sampai seperti itu"Tanya Mira heran.
"Ini lho sayang,aldi ngirim pesan kata nya dia sama Yana di tahan di pos satpam"ucap Leon menunjukkan semua pesan pesan dari sepupu nya.
"Astaga kok bisa,"Mira juga ikut tertawa membayangkan kedua mahluk itu sedang bertengkar.
"Bunda sih yakin, mereka ini bakalan jodoh"ucap Mira menerawang.
"Ayah juga,tapi seperti nya lewat jalur pemaksaan"ucap Leon terkekeh.
"Iya,mau nya mereka di paksa menikah iya kan"ujar Mira merogoh ponsel nya.
"Tapi aku kok gak ada pesan dari Yana yang"gumam Mira sembari scroll ponsel nya.
"Dia takut ganggu bunda paling,dia kan tahu nya kita lagi sibuk padahal gak ngapa ngapain"jawab Leon senyum sembariĀ menggenggam jemari istri nya.
"Iya ya,padahal cuma makan tidur doang "
"Kita jalan ke pasar malam yuk sayang,kata nya di simpang baja lagi ada acara pasar malam "ajak Mira.
"Yukk"
Tak berselang lama sepasang suami istri itu pun sampai di pasar malam,hal yang paling pertama Mira datangi adalah penjual gulali,bak seperti anak kecil yang mendapatkan mainan yang disenangi.
"Yank,kalau mau makan ini juga bisa ayah pesan satu kontainer"ucap Leon,dia tidak terlalu suka dengan keramaian.
"Bukan cuma gulali nya yang bunda mau,tapi juga suasana nya"sahut Mira yang asik dengan gulali nya,melihat istri nya bahagia Leon pun memaksa kan diri untuk menyukai keramaian.
"Yank,kita ke sana yuk lempar gelang"ajak Mira ketika dia sudah puas memakan gulali.
"Beli gelang nya 100 ribu pak"ucap Mira, setelah mendapatkan gelang Mira pun melempar satu persatu gelang itu,berbagai macam yang dia dapat,Molto,kranjang,dan yang paling membuat dia senang dia mendapatkan gitar,dia lompat-lompat bak anak kecil.
"Awas sayang hati hati,nanti jatuh lho"ucap Leon memegangi istri nya.
"Seperti nya bunda senang banget"ucap Leon.
__ADS_1
"Banget,udah gak pernah ke pasar malam soal nya "jawab istri cantik nya.
"Ternyata bahagia sesederhana ini"gumam Leon senyum menatap istri nya.