Memilih Pergi Dari Suami Yang Selingkuh

Memilih Pergi Dari Suami Yang Selingkuh
hanya masa lalu


__ADS_3

"ada apa kamu buat keributan disini.."


Suara bariton mengejutkan Sisil,lalu menoleh ke arah suara.


"Maaf pak,tadi wanita itu,yang cari gara gara duluan"ucap sisil,dia merasa malu di tegur oleh satpam.


"Kamu karyawan di perusahaan ini..?"tanya satpam itu menatap Sisil dari atas sampai bawah.


Ingin berkata iya, tapi dia takut ketahuan bohong,namun jika dia bilang tidak sudah di pastikan dia akan di usir dari perusahaan Leon.


"Bukan pak,tapi saya ada janji dengan pak Leon Brata" akhir nya Sisil memiliki jawaban yang tepat.


"Kalau ada janji dengan beliau,sana masuk ke dalam,bukan buat keributan disini"ujar satpam itu dengan wajah yang datar.


Sisil mengangguk kemudian dia masuk ke dalam menunggu Leon di depan resepsionis seperti biasa.


Hari ini adalah hari ke beruntungan bagi nya,Leon keluar dari ruangan nya.


"Leon"ucap Sisil senyum,sang empu menoleh dan mengeritkan dahi,mencoba mengenali siapa yang memanggil nya,dia melihat dengan jelas wanita itu ketika Sisil mendekat ke arah nya.


"Aku kangen banget sama kamu sayang"ujar Sisil,dengan cepat Leon menjauh agar dia tidak tersentuh oleh perempuan yang telah menyakiti diri nya lima tahun yang lalu.


"Tini,panggilkan satpam"ucap Leon tanpa menoleh,dia sibuk dengan ponsel nya.


Sedangkan Sisil mengekori diri nya dari belakang.


"Hallo Jang,putra balik,"ucap Leon,dia menghubungi supir pribadi nya,agar memutar balik.


Sedangkan di dalam mobil Mira sedang kebingungan,mengapa supir nya ini memutar arah balik.


"Kok pulang pak"tanya Mira bingung.


"Tuan nyuruh putar balik non"jawab Ujang fokus pada kemudia nya.mira mangungguk mangguk.


Dari kejauhan Mira melihat suami nya sedang marah kepada wanita yang mendorong diri nya tadi.


"Brani sekali kamu menyentuh jas saya"bentak Leon,dia merasa sangat muak,mengapa diri nya di pertemukan dengan masalalu nya disini.


"Tadi kamu saya perintahkan apa..,panggilkan satpam"bentak Leon pada resepsionis yang ada sedang fokus melihat ke arah nya.


"Sudah saya panggilan pak"jawab Tini takut.

__ADS_1


Mira turun dari dalam mobil kemudian menghampiri suami nya.


"Kenapa marah marah sayang"tanya Mira sembari mengelus lengan suami nya,Sisil yang melihat itu sangat tidak suka,dia memisahkan Mira dari lengan Leon.


"Lo jangan dekat dekat deh"ujar Sisil,Mira terkejut dibuat nya.


"Lancang sekali kamu"bentak Leon menghadap ke arah Sisil,sungguh Leon merasa satpam nya terlalu lama datang.


"Tapi dia coba nempel nempel sama kamu sayang"ucap sisil,membuat Mira tersenyum mengejek.


"Dia pacar abg..??,kok manggil sayang"tanya Mira lembut kepada suami nya,dia tahu suami nya sudah menahan emosi untuk tidak menampar mulut wanita yang ada di depan nya itu.


Leon menggenggam tangan istri nya erat.


"Kita masuk ke dalam mobil"ucap Leon selembut mungkin,mata nya sudah memerah,bulu bulu yang tipis di dagu nya bergetar.


Mira menuruti perkataan suami nya,dia masuk kembali ke dalam mobil,hingga satpam datang menarik kuat tangan Sisil agar keluar dari perusahaan Leon Brata.


"Kamu kalau kerja yang becus,"marah Leon kepada satpam.


"Maaf pak,saya tidak tahu jika wanita ini menganggu kenyamanan bapak,karna beliau berkata jika dia sudah membuat janji untuk bertemu dengan anda tadi"jawab satpam itu membela diri.


"Saya tidak mau mendengar apapun,sekarang bawa perempuan ini keluar,dan jangan pernah lagi kasih ijin untuk masuk ke dalam"ujar Leon dingin.


"Waktu itu aku di jebak oleh ayah kamu Leon,"teriak Sisil dengan air mata yang berjatuhan.


Leon menoleh, itu membuat Sisil senang  dia berpikir akting nya membuat Leon percaya.


"Jangan menjelekkan Daddy ku,untuk menutupi kebusukan mu"balas Leon dingin.


"Kamu perempuan murahan yang mengincar harta ku,yang rela di hamili lelaki bajingan dan meminta pertanggung jawaban dari ku"ucap leon.akhir nya dia membuka suara setelah lama bungkam,dia terlalu takut emosi nya meledak.


"Itu tidak benar Leon,aku difitnah,kamu lah yang pertama menyentuh aku"elak Sisil,bagaimana pun dia harus mendapatkan apa yang ia mau.


"Persetan dengan kata pertama,asal kamu tahu,aku sudah sangat muak melihat wajah mu sejak lima tahun yang lalu"bentak Leon.


Dia melihat sekitar nya,ternyata ada karyawan yang mengintip dari dalam jendela,ternyata suara nya menembus ke dalam.


"Tidak ada yang saya lihat merekam,jika saya tahu ada yang menyebar berita yang tidak tidak saya pastikan akan masuk penjara"teriak Leon,sebagai seorang yang terkenal pasti nya akan cepat viral di media sosial dengan bebagai  isu miring tentang diri nya.


"Dan satu lagi,untuk kamu Sisil Utari,sejak lima tahun yang lalu,bagi ku kamu bahkan hanya sebatas sampah,jadi jangan pernah kamu datang menemui ku dan mengaku sayang di hadapan ku,jika kamu tidak mau  mati sia sia"ucap Leon penuh emosi.

__ADS_1


"Kamu tidak akan tega membunuh ku,aku yakin kamu masih sangat ingat bagaimana rasa nya naik di tubuhku,karna aku masih ingat bagaimana kamu menyebut namaku di saat pelepasan mu"ucap Sisil keras,tidak ada yang tidak mendengar ucapan mantan dari Leon ini termasuk Mira,karna dia sama sekali belum menutup pintu mobil.


"Jangan bangga dulu,jika aku menyebut mu di saat pelepasan ku kala itu,aku juga melakukan hal yang sama terhadap wanita lain,karna waktu itu bukan hanya kamu wanita yang mau aku jamah,masih banyak wanita murahan yang telah memberikan tubuh nya untuk aku naiki."ucap Leon sombong,dia berpikir emosi tidak akan membuat Sisil takut akan diri nya.


Sisil terdiam mencerna kata kata mantan kekasih nya itu,sedikit hati nya sakit,karna seolah diri nya adalah perempuan murahan.


"Tapi yang tidak tahu malu hanya kamu,kamu berpikir seolah aku mencintaimu,"ucap Leon tersenyum simpul.


"Aku beri tahu kamu satu hal,aku tidak pernah mencintai kamu,karna perempuan yang bentukan nya seperti kamu ini banyak,di klub malam,dan asal kamu tahu,aku tidak selevel dengan kamu jadi jangan pernah coba coba datang untuk mendekati aku lagi"ucap Leon telak.


"Ini pasti gara gara perempuan di mobil itu kan,dia pasti sudah mengotori pikiran kamu"ucap Sisil yang belum juga mengerti maksud dari perkataan Leon.


"Perempuan yang ada di dalam mobil itu sangat  istimewa,bukan seperti kamu,yang hanya tahu meminta uang dan mengobral  tubuh sana sini"balas Leon,membuat hati Sisil berdenyut sakit.


"Kamu akan menarik kata kata mu Leon"ujar Sisil sembari menangis,


"Tidak akan pernah,karna dari dulu sampai sekarang kamu hanya wanita sampah"ucap Leon sembari berjalan ke arah mobil.


"Buat kamu,jika saya melihat dia masuk ke dalam perusahaan saya,kamu akan saya pecat dan tidak akan saya gaji"ujar Leon kepada satpam.


Leon masuk ke dalam mobil


Brakk,dia menutup pintu mobil dengan keras,istri nya memandangi diri nya dengan tatapan datar.


"Kamu keluar,biar saya aja yang bawa mobil"ujar Leon dingin terhadap Ujang,sesuai dengan perintah Ujang keluar.


"Bisa jalan sekarang pak,saya gerah"ucap Mira bercanda,


Dengan erat Leon memeluk tubuh istri nya.


"Kamu gak marah kan sayang,maafin aku "ucap Leon yang berada di dalam pelukan istri nya.


"Kenapa minta maaf,abg kan gak salah apa apa"ucap Mira mengurai poni suami nya.


"Maafin aku,jika perkataan ku membuat kamu sakit hati"ujar Leon.


"Aku tidak sakit hati kok,lagian dia masalalu abg kn"ujar Mira,


"Iya,dia masalalu abg,"


"Abg janji setelah ini dia tidak akan lagi muncul di hadapan kita" ucap Leon.

__ADS_1


"Bila perlu,nanti abg suruh anak buah abg buat bunuh dia"...


__ADS_2