Memilih Pergi Dari Suami Yang Selingkuh

Memilih Pergi Dari Suami Yang Selingkuh
bertemu kembali


__ADS_3

"Kamu tidak ingat dengan saya.? Tanya leon datar,Mira sedikit memandangi wajah Leon dengan lekat dan itu mampu membuat Leon menelan Slavina nya.


"Ah iya pak Leon yang dulu menjabat sebagai CEO di king Karl kan"tanya Mira,berharap tebakan nya benar.


"Iya itu saya,rupanya kamu masih ingat"ucap leon.tersenyum Mira hanya bisa tersenyum membalas senyuman Leon.


"Kamu sudah tahu posisi kerjamu ??tanya Leon lagi


"Tau pak,saya di tetapkan sebagai sekretaris bapak di perusahaan ini"ucap Mira.


Perusahaan yang saat ini Mira  datangi adalah bets Karl, yaitu cabang dari king Karl yang di pimpin oleh Leon Brata,rupanya Leon ini adalah pengusaha sukses yang punya cabang perusahaan dimana mana bahkan dia menjadi orang pertama yang terkaya di Indonesia.


Selama ini Leon selalu mengawasi Mira dari kejauhan,ternyata Mira sudah masuk kedalam hati Leon,selain dari wajah Mira yang cantik Mira begitu ramah dan itu tidak jauh dari pandangan Leon,semenjak Mira datang ke perusahaan nya yang berada di Jakarta saat itu dan melihat dia di sakiti oleh suami nya,dan juga melihat Mira yang tangguh melawan pelakor yang merusak rumah tangga nya saat itu juga Leon sudah mengagumi Mira,namun dia hanya bisa memantau Mira dari kejauhan Karena menghargai status Mira yang masih menjadi istri orang.namun saat Mira pergi dari Jakarta Leon memilih untuk mengikuti nya ke Sumatra Utara ini, sebenar nya perusahaan best kalr ini sudah mempunyai pekerja namun karna Leon tahu Mira sedang mencari pekerjaan dia mengatur semua nya. Agar Mira Bisa  masuk ke perusahaan nya,karena sebenar nya untuk  masuk ke perusahaan best Karl ini begitu sangat sulit karena mempunyai pekerja yang banyak, sekretaris yang dulu kini di turunkan jabatan nya demi agar Mira bisa bekerja bersama dengan diri nya.


"Kamu tahu tugas sebagai sekretaris apa saja"tanya Leon.


"Tahu pak"ucap Mira cepat,


"Ya sudah,kamu kembali ke ruangan kamu"ucap Leon Mira pun beranjak lalu pergi ke luar pintu.


"Kamu tahu dimana ruangan kamu berada?? tanya Leon ketika Mira sudah berada di pintu.


"Tidak pak"jawab Mira cepat,tadi dia berencana untuk menanyakan ruangan dia kepada staf di kantor itu.


"Kenpa kmu tidak bertanya"ucap Leon lagi,kini suara nya terlihat dingin,mira pun mengerti akan hal itu karena sekarang Mira adalah atasan nya.


"A anu pak"belum selesai Mira berbicara Leon sudah memotong nya.


"Anu anu apa,lain kali kalau tidak tau biasakan  bertanya Ter lebih dahulu "ucap Leon datar.


"Iya pak maaf"ucap Mira  menunduk.


"Ruangan kamu disini sama dengan saya dan itu meja kamu"tunjuk Leon ke arah sudut dan benar saja di situ sudah tersedia kursi beserta meja dan juga laptop beserta tugas tugas  yang harus di kerjakan


"Baik pak"ucap Mira ramah, kemudian Mira pun menghampiri meja nya lalu duduk, dia tidak menyangka akan menjadi bawahan bos suami nya dulu,.


"Huf,dingin banget orang nya sedingin freezer"gumam Mira sembari melirik ke arah Leon tapi ternyata Leon juga melirik ke arah nya,tatapan mereka kini beradu. Seketika mereka berdua memalingkan wajah nya.

__ADS_1


"Duh kok bisa samaan sih,ntar dia Ge eR lagi dikira gue naksir ntar sama dia hih"batin Mira sedangkan Leon tersenyum dalam diam nya.


"Lucu banget sih wajah nya" batin leon.leon yang pun kembali fokus ke laptopnya meneliti pekerjaan dengan sedetail mungkin.mira pun juga sama hal nya dengan Leon dia fokus pada laptop.


"Mira Chandra,"pangil Leon datar


"Iya pak,"sahut Mira sembari menoleh.


"Nanti siang kita ada meeting,dengan clayen kamu siap kan dirimu ya"ucap Leon.


"Baik pak,"ucap Mira singkat.


"Duh ngomong apaan lagi ya,dia kok diam Mulu,ga kaya waktu itu nyrocos terus"batin Leon, dia ingin mengobrol dengan Mira namun dia tidak mempunyai konsep untuk membuka obrolan.


Empat jam berlalu tidak ada kata yang keluar dari bibir Mira selain ketika Leon berkata dan itu pun hanya ucapan iya yang keluar dari mulut Mira.


"Mira kamu tolong buatkan saya kopi"perintah Leon,Mira pun menuruti nya


"Baik pak"ucap Mira lalu bergegas pergi ke dapur kantor ini,Mira berjalan menelusuri setiap ruangan yang ada di kantor itu dan pada akhir nya dia pun menemukan dimana letak dapur.


"Eh mbak anak baru ya"tanya cleaning servis yang sedang berada di dapur.


"Oh begitu,kenalin nama saya Dina,nama mbak siapa "tanya Dina sembari mengulurkan tangan nya,Mira pun menjabat tangan Dina itu.


"Nama saya Mira Chandra mbak,panggil aja Mira"ucap Mira ramah.


"Oh iya mbak,salam kenal ya,mbak cantik banget sih"ucap Dina sebagai seorang wanita Dina merasa Mira begitu cantik dan dia ingin sekali memiliki wajah dan juga postur tubuh seperti Mira,yang terlihat bak model.


"Ah mbak bisa aja,mbak juga cantik kok"ucap Mira merasa Dina begitu berlebihan.


"Mbak kesini mau ngapain ya kira kira "tanya Dina.


"Ini mbak,saya di suruh oleh pak Leon untuk membuatkan kopi untuk nya"ucap Mira senyum l,sembari menaruh gula beserta kopi ke dalam cangkir.


"Oh ya,emang mbak kerja sebagai apa disini"tanya dina lagi


"Sekretaris mbak"jawab Mira lalu menyangkan air panas ke dalam cangkir nya.

__ADS_1


"Emang sekretaris yang dulu kemana mbak"tanya Dina kepo


"Kurang tahu mbak,saya juga baru datang tadi pagi"jawab Mira.


"Kalau pak Leon yang jadi CEO pasti sekretaris gak akan pernah betah lama lama bekerja disini mbak"ucap Dina,Mira pun tertarik dengan tema gosipan Dina ini


"Ah masa sih mbak"tanya Mira.


"Iya pak Leon itu galak banget,sedikit aja salah kita di bentak,dan parah nya lagi dingin nya minta ampun gak pernah senyum,tampan sih tapi galak"ucap Dina,Mira berpikir sejenak mengulangi kejadian dia masuk pertama kali ke ruangan CEO itu,tapi tadi melihat Leon ternyum saat menyambut kedatangan Mira,namun Mira menepis pikiran nya agar tidak baper.


"Semoga aja mbak betah ya"ucap Dina.


"Mudah mudahan lah mbak"sahut Mira.


"Kalau begitu aku ke ruangan dulu ya mbak,takut kopi nya keburu dingin,"ucap Mira.


"Iya mbak"sahut Dina,Mira pun kembali ke ruangan CEO itu dengan membawa satu gelas kopi,Mira mengetuk pintu lalu masuk ke dalam.


"Ini pak kopi nya"ucap Mira.


"Kamu lama banget sih,kamu bikin nya di Semarang"ucap Leon,dia sungguh ingin Mira selalu berada di dekat nya namun dia masih gengsi untuk mengatakan nya.


"Lah perasaan cuma lima menit doang lagian kan masih baru belum tahu dimana letak dapur nya"gerutu Mira dalam hati.


"Maaf pak,saya tadi mencari ruangan dapur nya terlebih dahulu"ucap Mira.


"Kamu kan bisa tanya saya,kan tadi sudah kasih tahu kalau tidak tahu itu ya biasakan bertanya"ucap Leon dingin.


"Iya pak maaf"ucap mira menunduk,Leon merasa bersalah telah memarahi pujaaan hati nya itu,dia pun memandangi wajah Mira yang menunduk itu.


sampai  lima menit Mira menunduk lalu mendongakkan kepala nya,Leon pun langsung membuang muka dengan cepat.


"Apa saya sudah bisa lanjut bekerja pak"tanya Mira.


"Iya silahkan"jawab Leon datar.


"Ck. perkara lambat sedikit aja ngomel nya lima tahun"gerutu Mira yang masih bisa di dengan oleh Leon

__ADS_1


"Apa kamu bilang" tanya Leon


__ADS_2