
Mata hari sudah terbit,namun Aldi belum juga menemukan putri nya.dia sudah mengerahkan semua anggota nya namun anak buah nya yaitu juga belum mengetahui keberadaan putri bos nya.
"Harus kemana lagi aku mencari putri ku"gumam Aldi,pikiran nya buntu.dia sangat mengkhawatirkan putri nya.
Anggota yang lain pun dengan cepat menyebar foto ke media dan juga menyebar foto Chelsee ke seluruh kota itu.
Perasaan yang bercambur aduk kini di rasakan oleh Aldi,tidak tahu arah langkah nya menuju kemana,karena menurut diri nya dia sudah mmencari ke semua tempat teman putrinya dan area yang sering di kunjungi oleh Chelsee.
Sementara putri nya itu sedang tertidur nyaman,di ambal sahabat nya.wajah yang begitu pulas,dia tidak lagi memikirkan bagaimana diri nya harus bangun dengan cepat.
"Chelsee,bangun! Papa lo nyariin tuh"ucap Susanti sembari mengguncangkan tubuh sahabat nya,Chelse hanya mengangguk lalu kembali tertidur.
"Chell, lo gak kasihan sama mama lo? Mungkin dia sedang lagi khawatir,atau mungkin sekarang dia lagi sakit hanya gara-gara mikirin lo,gak kasihan lo sama nyokab?"
Reflek Chelsee bangun dan duduk di atas ambal itu,dia mengingat kembali bagaimana Yana bersikeras menahan diri nya agar tidak di lepaskan di pesantren.dia juga masih ingat bagaimana mana nya jatuh sakit hanya karna memikirkan nasib dirii nya di pesantren"
"Pulang lah dulu chell! Minta sama nyokab lo biar di keluarkan dari pesantren itu,pasti dia bakal mengerti kok"bujuk Susanti.
"Masalah nya,yang keukeh buat masukin gue ke pesantren itu oma gue San,bukan nyokab"
***
"Mana Yana nya mas? Kok gak di bawa?"tanya Yana Ketika Aldi kembali ke rumah tetapi tidak bersama Chelsee.
"Belum ketemu sayang,kamu yang sabar dulu ya! Chelsee pasti akan kembali."ujar Aldi,membuat Yana tidak setuju.
"Berapa lama aku harus menunggu mas? Gak,aku gak mau hanya menunggu di disini aku mau cari Chelse"ujar Yana,namun Aldi tetao menahan nya karena dia sudah meminta polisi untuk membantu mencari anak nya.
Orang tua sekarang sedang khawatir setengah mati,tetapi anak nya biasa saja di rumah sahabat nya tanoa memikirkan bagaimana leadaan orang tua nya sekarang.
__ADS_1
Sebenar nya Chelsee ingin pulang,tetapi takut akan sang nenek.
"Chelsee,emak gak akan bosen ngasih tahu kamj.mending kamh temuin dulu mama kamj! Kalau udah dan kamu lihat dia baik-baik aja! Kamu boleh deh kesini lagi"ucap Mama susanti,dia merasakan bagaimana rasa nya sebagai seorang ibu yang sedang mengkhawatirkan putri nya.
Akhir nya Chelsee pun pulang,tetapi dia membawa rasa takut.dia sangat takut akan murka dari kedua orang tua nya,dari oma dan oma nya,dari semua orang yang ada di rumah.
Dia pun menghentikan langkah nya,kemudian menuju halte yang ada di sekitar nya saat ini,dia mengenakan masker sehingga orang-orang tidak mengenali nya.di menyimak obrolan seseorang yang ada di samping nya,beberapa orang lagi sibuk dengan ponsel nya.
"Hallo,saat ini putri anda sedsng bersama kami.siapkan uang seratus juta jika ingin putri anda selamat"
Chelsee terkejut,dia tidak menyangka orang-orang akan memanfaat kan kehilangan nya dan menguras harta orang gua nya.
"Oke,saya akan kirim lokasi tapi ingta jangab pernah bawa polisi! Kalau tidak mau anak nya kenapa-kenapa"sambung lelaki itu lagi,Chelsee tidak tahan,dia juga takut akan terjadi sesuatu kepada orang tua nya,dia buru-buru pergi memasukki bis kota dan menuju rumah nya.
"Ya allah Chelsee! Kamu kemana aja nak? Kenapa pergi gak kasih tahu sama mama? Mama khawatur banget sama kamu"Yana dengan rasa haru memeluk putri nya dengan erat,dia sangat bersyukur tuhan masih bisa mempertemukan diri nya dengan anak nya
"Gak,mama cuma khawatir.mama gak akan marah "
"Maafin Chelse ya mah''pinta Chelsee,dia tidak tega melihat ibu nya murung.
"Kalau emang oma masih maksa Chelsee buat masuk ke oesa tren lagi.Chelsee mau kok ma,nanti Chelsee akan kabur lagi"ujar Putri Yana,membuat Yana terkekeh,sembari menggeleng.
"Gak! Mama gak akan ngasih kamu lagi ke pesantren,biar kamu sekolah di negri aja"
"Papa mana ma?"tanya Chelsee ketika dia tidak melihat keberadaan Aldi di rumah nya.
"Tadi lanjut nyariin kamu,dari tadi malam papa kamu belum tidur.bentar biar mama kabari dulu"
"Hallo mas,Chelse udah pulang.dia ada di rumah sekarang"
__ADS_1
Aldi terkejut,tetapi sangat senang mendengar kabar itu,dia pun memutar balik lobil nya.
''Alhamdulillah,kamu pulang juga sayang.maafin papa ya,waktu itu papa gak tegas mempertahankan agar kamu gak di masukkan ke pesantren,mulai sekarang gak akan ada lagi yang bisa memaksa putri papa ini"ucap Aldi sembari memeluk erat putri nya,rasa syukur keoada tuhan begitu bsear karena dia masih bisa di beri kesempatan untuk menjaga anak nya.
"Papa udah ngasih uang ke orang yang nelpon papa tadi?"tanya Chelsee,Aldi mengeritkan dahi nya lalu melepas pelukan kemudian memegang kedua bahu putri nya.
"Kok kamu bisa tahu?,kamu beneran di culik sama dia?"
Chelsee menggeleng,lalu menceritakan semua yang dia dengar.
Sedangkan Di sumatra Mira telah mendengar kabar hilang nya anak sahabat nya,tanpa dia tahu putri Yana itu sudah kembali.
"Hallo,gimana dengan Chelsee? UdH ketemu belum?"tanya Mira ketika panggilan nya sudah terhubung.
"Udah Mir,gue lega banget!"
"Syukur deh,kalau lo susah ngadepin dia biar gue yang jagain deh sini! Dia tinggal di rumah gue aja"ucap Mira dia tidak tahu,jika yang memaksa Chelsee sekolah di pesantren adalah oma nya.
"Bisa kok,ini cuma salah paham aja.biasa lah Mir anak baru gede emang sedang rawan ngambek"ucap Yana.
"Mana gue mau ngomong sama Chelsee"
"Hallo sayang,kamu tu ya buat khawatir orang sedunia aja.kenapa sih? Kamu ada masalah sama cowo kamu iya?" Tamya Mira dengan antusias.
"Ih gak tante,Chelse belum pacaran.gak baik kata oma"sahut Chelsee.
"Umm,gak baik ya.gimana kalau pacaran nya sama anak tente aja.si Tian,ganteeng lho anak tante"ujar Mira menggoda,padahal Yana sudah memperingatkan waktu itu jika mereka tidak akan bisa menjadi besan.
"Kalau ganteng mau dong tante"jawab Chelsee,membuat Yana melotot horor
__ADS_1