Memilih Pergi Dari Suami Yang Selingkuh

Memilih Pergi Dari Suami Yang Selingkuh
cinta leon di terima


__ADS_3

Tiga bulan berlalu  tidak ada yang di lakukan oleh pemilik perusahaan KING KAL  selain memodusi Mira dan mungkin saat ini adalah waktu yang tepat bagi Leon untuk  mengungkapkan perasaan nya,dan melakukan suntingan yang dulu pernah sempat tertolak.


"Mira"suara bariton Leon memanggil sekretaris nya.


"Iya pak" jawab sang empu,Leon mendekat  lalu berlutut ke arah Mira, sekretaris nya itu sedikit bingung dan  diam memandang wajah bos nya yang terlihat sedikit tegang.


"Kenapa pak"tanya Mira ketika bos nya itu tak kunjung mengeluarkan kata kata.


Lidah Leon terasa kelu,dia tidak membayangkan ternyata begitu sulit walau hanya mengungkapkan perasaan nya.


"A itu,saya mau berbicara sesuatu sama kamu"ucap Leon sedikit gugup.


"Bicara apa pak,biasa nya juga langsung Berbicara dari sana"ucap Mira menunjuk ke arah kursi Leon.mengingat tiga bulan yang mereka lewati Mira kini sudah tidak canggung bercanda terhadap bos nya, karena Leon pernah berkata "anggap saja saya ini teman kamu,bukan atasan kamu" jadi hal itu di terapkan oleh Mira untuk tidak sungkan terhadap nya namun panggilan nya tetap profesional.


Dengan tangan yang terasa dingin Leon mengenggam tangan Mira,dan itu berhasil membuat Mira mengeritkan dahi.


"Tangan bapak dingin banget,butuh kehangatan biar saya kasih air panas"canda Mira,membuat Leon sedikit lega.


Mira melepaskan genggaman tangan Leon.


"Bukan muhrim pak"ucap nya.


"Oh iya".dia terlihat seperti orang bodoh sekarang,namun dia tidak boleh di cap dengan sebutan itu.


"Mir"dia kembali menggenggam tangan nya.


"Aku cinta sama kamu"tidak ada suara yang terdengar selain detik jam di ruangan itu.


"Sudah ku duga"batin Mira,dia menunggu bos nya melanjutkan perkataan yang mungkin belum selesai.


"Aku cinta kamu Mira"ucap Leon mengulangi perkataan nya.


"Prraaaankk"ucap Mira  sembari mengibaskan kedua tangan nya ke atas seperti ala ala youtobir yang mengerjai teman nya.


"Bukan prank mir,aku lagi ngungkapin perasaan ini,hargai sedikit dong"ucap Leon bak seperti anak kecil


"OOO,iya iya".


"Jadi gimna kamu terima gak cinta aku ?"tanya Leon memaksa,Mira masih merasa minder akan diri nya yang hanya seorang janda, walaupun sebenar nya dia sudah ada bibit bibit cinta tapi dia berusaha menutup hati nya.


"Bapak sudah tahu jawaban nya,"ucap Mira berubah menjadi serius.

__ADS_1


"Kamu menerima cinta aku ?."tanya Leon penuh semangat.


"Jawaban ku sama seperti empat bulan yang lalu pak".. seketika jantung Leon berdenyut sakit.


"Tapi kenapa,apa aku kurang tampan, jika itu jawaban nya,biar kita ke Korea buat operasi plastik tunjukkan bagaimana bentuk wajah yang kamu suka "ucap Leon berapi api.


"Masalah nya bukan di bapak,tapi ada di saya"jawab Mira.


"Kenapa dengan kamu,jika alasan kamu menolak ku karna status mu,aku sudah bilang kalau aku tidak mempermasalahkan itu,aku mencintai kamu apa ada nya"ucap Leon dia tidak mau menerima alasan apa pun,Mira hanya diam tidak tahu harus berkata apa lagi.


"Sekarang apa alasan kamu Mira"tanya Leon ketika Mira hanya diam di kursi nya.


"Tolong jangan tolak aku untuk kedua kali nya mir"ucap Leon,dia masih betah berjongkok di lutut Mira.


"Baik lah jika bapak memaksa,mari kita coba memulai sebuah hubungan"jawab Mira setelah dia memikirkan nya matang matang.


"Seriusly".tanya Leon berbinar.


"Emang bapak mau saya bercanda"jawab Mira.


"Gak dong,berarti sekarang kita udah pacaran nih"tanya Leon sembari berdiri di samping Mira.


"Iya begitu lah"jawab nya


"Astaga baru juga satu menit,udah mesum aja,"ucap Mira merasa geli sendiri.


"Sedikit doang"ucap Leon mendekatkan bibir nya ke pipi Mira namun.


Tok tok tok.


"CK,siapa sih"gerutu Leon.


"Masuk"ucap Leon.


Clek pintu terbuka memperlihatkan visual farel di sana.


"Ada apa dad"tanya Leon ketika farel mulai memasuki ruangan anak nya.


"Dari tadi kamu di telpon gak di jawab,ngapain aja sih"ucap farel,anak nya yang di tegur yang tidak enak hati malah Mira.


"Handphone Leon di sailen dad,emang ada apa sih biasa nya juga bicara di rumah"ucap Leon yang masih saja berdiri di samping kursi Mira

__ADS_1


"Perusahaan kita yang di Jakarta seperti nya ada jengguguk nya,ada laporan keuangan yang Dady curigai,jadi Dady mau kamu kesana melihat nya langsung"ucap farel sesekali melirik ke arah tangan Leon yang memegang jemari  Mira.


"Siap bos"ucap Leon sembari mengeratkan genggaman jemari nya ketika Dedy nya menatap ke arah tangan.


"Yaudah gak ada lagi kan yang mau Dady bicarakan,"ucap Leon mengusir Dady nya,sedangkan Mira hanya senyum kepada ayah pemilik perusahaan itu.


"Jangan lupa kabari mommy kabar gembira ini"ucap farel sembari pergi dari ruangan anak nya,kabar gembira yang dimaksud adalah sebentar lagi mereka akan ngunduh mantu.


"Perusahaan di korupsi kok kabar gembira"ucap Mira bingung.


"Udah gak usah di pikirkan ucapan Dady,sekarang kita keluar yuk,aku ada kejutan buat kamu"ucap Leon sembari menarik oelan tangan kekasih nya itu.


"Kerjaan kita gimna "tanya Mira ketika sudah di ambang pintu.


"Gak usah di pikirin,hari ini aku lagi sedang jadi semua karyawan,kerja hanya setengah hari "ucap Leon dengan senyum manis.


"Nanti bangkrut nanges"canda Mira,Leon  tertawa  karena nya.


"Tapi kalau aku bangkrut,trus jatuh miskin apa kamu masih mau jadi pendamping hidup aku"tanya Leon.


"Tergantung"balas Mira.


"Tergantung bagaimana itu..??


"Tergantung di kamu nya,kalau kamu setia dan memperlakukan aku dengan baik".


"Itu sudah tentu".


Mereka kini telah sampai di ruangan para karyawan.


"Perhatian semua"ucap Leon yang berdiri di ambang pintu ruangan itu.


Para staf yang meja nya berjajar lima ke belakang dan di sertai dengan komputer para karyawan itu pun menoleh ke arah sumber suara.


"Ada kabar gembira untuk kalian"ucap Leon diam sejenak ingin  melihat  reaksi karyawan nya,dan terlihat dengan jelas kalau karyawan itu sangat penasaran dan merasa senang.


"Karna saya sedang bahagia saat ini,maka hari ini kalian boleh pulang cepat"ucap nya.


"Kalian mau tahu kenapa saya sedang bahagia,saat ini dia sudah menjadi kekasih saya"ucap Leon sembari memeluk Mira di samping nya.


"Jadi,saya harap,mulai sekarang tidak ada yang menjelek jelek kan kekasih saya lagi"ucap Leon,dia selalu mendengar ucapan para karyawati yang mencemooh Mira,

__ADS_1


"Karna jika saya mendengar kekasih saya di jelekin di belakang,maka kalian tahu sendiri akibat nya"


__ADS_2