
Satu minggu berlalu, vella sudah bisa pulang hari ini. Dokter mengatakan kandungan vella sudah normal kembali. Tapi tetap dengan catatan harus selalu berhati-hati dalam beraktivitas. Saat ini kandungan vella masuk usia 18 minggu masih cukup rawan.
Bima mendorong sendiri kursi roda yang diduduki istrinya. Anis juga ada disana membawakan barang bawaan mereka. Bima sangat senang istri dan juga calon anaknya kembali sehat. Kali ini bima benar-benar akan protectiv dengan vella. Kemarin-kemarin dia mengijinkan vella ke butik setelah pulih, tapi sekarang bima tidak akan memberi izin lagi. Bahkan dia sudah mengatur sistim kerjanya menjadi di rumah saja. Dia tak ingin sedetikpun meninggalkan vella.
Ketika di lobby, mereka berpapasan dengan davin yang sedang di omeli oleh bundanya. Sifa belum sembuh tapi sebagai suami davin sudah jarang menengoknya. Bahkan dia tidak pernah lagi pulang kerumah mertuanya ataupun rumah orang tuanya sendiri. Davin memilih tidur di hotel. Dia kembali menjalin hubungan dengan kiara.
"Istri kamu itu lagi sakit tapi malah kamu tinggalin terus. Kemana aja sih kamu vin, bikin malu bunda aja."
"Bun aku kan udah bilang aku bosen tiap hari harus nungguin dia disini. Aku udah putusin aku mau cerai sama sifa."
Plak.. Tamparan mendarat dipipi davin. Bundanya tidak terima dengan apa yang dikatakan davin barusan. Bima dan vella menyaksikannya, mereka berhenti sejenak dan saling menatap mata.
"Mas kamu juga denger kan?"
"Iya sayang, kok bisa dia setega itu sama istrinya." Ucap bima
"Udahlah jalan lagi yuk, ntar dikiranya kita nguping mas. Yuk nis langsung ke mobil." Ajak vella.
🌷
🌷
🌷
Sampai dirumah vella disambut oleh seluruh keluarganya. Orang tua bima juga ada disana. Sebenarnya sarah terpaksa ikut datang untuk menjaga imagenya didepan bima. Sarah tidak senang karena harapannya tidak terwujud. Vella dan janinnya tetap sehat. Arman langsung memeluk putri kesayangannya itu. Semuanya terlihat bahagia melihat vella, kecuali sarah yang hanya berpura-pura.
"Menantuku sayang, mama senang sekali kamu akhirnya pulang kerumah dengan sehat. Maaf ya nggak sempat nengok di rumah sakit." Ucap sarah dengan manisnya didepan semua orang. Bahkan dia memeluk vella setelah arman.
__ADS_1
"Iya mah nggak papa kok. Makasih sudah menyambut vella disini." Ucap vella yang sebenarnya heran dengan sikap manis ibu mertuanya itu.
"Mama nggak salah nih baik sama kak vella, biasanya aja marah-marah terus." Gumam kanza yang juga tidak percaya dengan apa yang dilihat barusan. Sementara Bima begitu senang akhirnya mamanya bisa bersikap baik kepada istrinya.
Mereka berbincang-bincang dengan asyik, sarah terus memperlakukan vella dengan baik. Dia mengupaskan buah apel dan menyuapkan kepada menantunya itu. Ferdi mulai merasa ada yang aneh dengan istrinya hari ini. Padahal jelas istrinya pernah berkata kalau tidak sudi menjenguk vella. Tadi juga dengan paksaannya dia baru mau ikut datang. Ferdi menebak pasti istrinya sedang merencanakan sesuatu. Tidak mungkin sifatnya langsung berubah drastis seperti sekarang ini.
"Buah-buahan itu sangat baik untuk kesehatan janin kamu vell, Kamu harus jaga makan ya biar calon cucu mama ini sehat." Ucap sarah
Vella senang ibu mertuanya memperhatikannya seperti ini. Tapi di hati kecilnya ada rasa aneh juga. Kenapa bisa tiba-tiba berubah dari sinis menjadi seperhatian ini. Tapi vella tetap berfikir postif kepada ibu mertuanya.
"Mama minta maaf ya kalau selama ini sering kasar dan menyakiti hati kamu. Mama sadar kamu ini memang menantu terbaik. Bahkan sekarang kamu mengandung cucu mama." Sarah mengeluarkan kata-kata manisnya lagi untuk membuat vella dan semuanya percaya kalau dia memang sudh berubah.
"Emm iya mah, vella sudah maafin mama." Ucap vella sambil menahan tangis bahagia, dia sangat terharu.
"Nah memang begitu harusnya, antara mertua dan menantu harus saling menyayangi." Ucap kakek surya.
Silih berganti teman sampai karyawan vella datang menjenguknya. Tapi vella merasa aneh, lisa malah tidak datang untuk menjenguknya. Padahal biasanya lisa lah yang paling pertama ada saat dia susah maupun senang. Bahkan lisa tidak mau menjawab telfon dari vella saat ini.
"Mas lisa kok nggak ikut jenguk aku kesini ya, dia juga nggak balas chat aku. Di telfon nggak diangkat. Apa dia marah sama aku ya?"
"Mungkin dia sibuk sayang, nggak usah dipikirin. Kamu istirahat aja nggak boleh stress loh."
Bima tahu pasti karena kejadian di rumah sakit waktu itu. Sepertinya lisa memang sedang bermasalah dengan fadly dan kambing hitamnya adalah vella. Lisa pasti tidak datang menjenguk karena berfikir vella ini perusak dalam hubungannya. Tapi bima tak mau membicarakan ini, dia takut istrinya jadi stress.
🌷🌷🌷
Hubungan lisa dan fadly sedang tidak baik-baik saja. Lisa memutuskan untuk break dulu. Dia ingin memantapkan hatinya dulu sebelum melangkah ke jenjang yang lebih lanjut bersama fadly. Lisa semakin tidak yakin dengan hubungannya bersama fadly. Apalagi siska terus saja membuat panas hatinya. Siska mengirimkan foto-foto kebersamaan fadly dan vella yang terjadi tanpa sengaja.
__ADS_1
Lisa memutuskan menjauh dulu dari fadly. Dia sudah memesan tiket ke singapura. Sebelum pergi lisa sudah menyiapkan dua asisten untuk membantu orang tuanya selama dia tinggal. Mamanya juga sudah cukup sehat.
"Lis kamu kok mendadak banget sih pergi ke luar negeri. Trus kenapa kamu minta pernikahanmu diundur. Kan harusnya lebih cepat lebih baik nak," Ucap mama lisa.
"Lisa harus berfikir panjang lagi mah, Pesawat lisa 1jam lagi. Lisa berangkat sekarang ya, mama jangan kasih tahu fadly kalau aku ke singapur." Ucap lisa. Dia mencium tangan mamanya dan langsung pergi ke bandara diantar oleh sopirnya.
"Sebenarnya ada masalah apa mereka? Tapi aku tidak boleh terlalu ikut campur dulu."
Tepat setelah lisa pergi, fadly datang kerumahnya. Mamanya hanya memberitahu kalau lisa sedang menuju bandara sekarang. Fadly ingin mencoba memperbaiki hubungan, tapi lisa malah pergi.
"Mungkin baiknya memang aku biarkan dia sendiri dulu. Semoga saja dia cepat tenang dan mau memaafkan aku." Ucap fadly. Dia menyadari kesalahannya itu.
Di rumah, fadly ditanyai oleh mamanya. Kenapa sejak acara tunangan itu lisa tidak pernah terlihat bersamanya.
"Fadly kok mami jarang liat kamu bareng lisa, biasanya kalian selalu nempel. Hubungan kalian baik-baik aja kan?"
"Emm baik-baik aja kok mi. Lisa lagi sibuk sama urusan pekerjaannya aja." Jawab fadly berbohong
"Beneran fad? Tapi kenapa dia minta pernikahan kalian diundur? Pasti kalian sedang ada masalah kan?"
"Emm enggak mi, itu karena lisa lagi sibuk-sibuknya jadi minta diundur." Jawab fadly berbohong lagi.
"Oke kalau gitu, tapi awas kalau sampai kamu bikin ulah. Apalagi sampai menyakiti calon menantu kesayangan mami."
"Iya mi,"
Fadly menutupi semua masalahnya dengan lisa. Kalau sampai mamanya tahu, dia pasti akan marah besar. Apalagi ini menyangkut nama vella.
__ADS_1