Menikah Dengan Duda

Menikah Dengan Duda
Episode 82


__ADS_3

Satu bulan kemudian...


Setelah menjalani operasi satu bulan lalu pak arman koma dan belum sadarkan diri hingga sekarang. Setiap hari vella menjenguk ayahnya. Dia selalu mengajak ngobrol ayahnya agar cepat bangun dari komanya. Dia juga selalu memberitahukan kalau sebentar lagi ayahnya itu akan menjadi kakek. Bima juga selalu setia menemani. Bima dan kakek surya sudah mengusahakan yang terbaik untuk pak arman. Kakek surya ingin memindahkan pak arman ke luar negeri, tapi dokter bilang itu akan membahayakan nyawanya ketika dalam perjalanan. Akhirnya mereka hanya bisa menunggu dan pasrah.


Sesudah puas menjenguk ayahnya, vella meninggalkan rumah sakit dan pergi ke supermarket untuk belanja bulanan. Ia harus tetap menjalani aktivitasnya seperti biasa. Vella ditemani oleh anis dan diantar oleh pak joko.


"Pak saya mungkin belanjanya agak lama, Kalau mau ngopi dulu gapapa. Nanti saya telfon kalau sudah selesai belanja." Ucap vella


"Baik nya," Jawab joko


Vella dan anis mulai berkeliling mencari barang yang sudah habis dirumah. Vella sama sekali tak memandang rendah anis, bahkan dia menganggap anis ini seperti saudaranya sendiri. Karena mereka seumuran. Vella juga membelikan kebutuhan untuk para art-nya. Saat asyik memilih-milih barang di rak, tak sengaja vella menyenggol seseorang di sebelahnya.


"Emm maaf," Ucap vella sambil menatap orang itu, ternyata dia adalah davin yang tengah berbelanja bersama sifa.


"it's oke." Saut davin yang segera mengajak sifa berpindah menjauh dari vella berada. Davin berlagak tidak tahu siapa vella di depan sifa. Dia malah takut kalau vella akan bertanya tentang kiara, itulah sebabnya dia bergegas pergi karena memang vella tahu semua tentang dirinya dan kiara.


Setelah menjauh davin merasa lega, sebelum pernikahan benar-benar terjadi dia harus benar-benar menjaga hubungannya dengan sifa. Dia sudah membangun citra baik di depan sifa, jangan sampai sifa tau tentang keburukannya selama ini.


"Mbak kenapa?" Tanya anis, dia memanggil vella bukan dengan panggilan nyonya/nona atas permintaan vella sendiri. Agar lebih akrab saja.


"Gapapa kok nis, lanjut kesana yuk. Sabun cuci udah habis juga kan?" Vella mengalihkan pembicaraannya. Dia ingin bercerita pada bima saja nanti dirumah.

__ADS_1


Setelah belanja vella mampir dulu ke butiknya, dia mengecek apa ada kendala di butiknya. Ternyata semua berjalan lancar malahan penjualan perharinya semakin meningkat. Saat itu ada satu pelanggan masuk kedalam, vella langsung menyapanya dengan ramah.


"Selamat siang, silahkan. Mungkin ada yang bisa saya bantu?" Sapa vella


Pelanggan itu tak menjawab malah melengos dan langsung keluar dari butik. Ternyata dia adalah desi sahabat dekat kiara.


"Ternyata butik ini sudah bukan milik kiara, gue pikir setelah sekian purnama ngilang dia open lagi gitu. Eh tapi cewe tadi kaya nggak asing deh gue. Bukannya dia itu cewe miskin yang kegatelan sama bima??! Whaatt kok bisa!" Desi sangat tidak percaya vella yang sekarang memiliki butik itu.


Sementara di malaysia kiara tengah bersenang-senang bersama kekasih barunya. Ya, jimmy sudah meluluhkan hati kiara dan mereka resmi berpacaran. Jimmy menjanjikan pada kiara kalau bulan depan akan mengenalkannya pada orang tuanya. Sebelumnya jimmy sama sekali tidak tahu kalau kiara hamil. Kini kiara sudah berhasil menggugurkan kandungannya demi menikah dengan jimmy nanti. Dia berfikir jimmy lebih kaya dari davin, jadi dia sudah tidak membutuhkan bayi itu.


"Sayang aku ada bisnis gede nih, kalau goal nanti bisa buat biaya kita nikah." Ucap jimmy


"Bisnis apa?" Tanya kiara


"Oh ya bagus dong kalau gitu, semoga goal sayang." Ucap kiara dengan ekspresi senang.


"Aku mau ajak kamu juga buat tanam modal sayang, kamu kan punya uang banyak juga tuh, kan sayang banget kalau dianggurin." Ucap jimmy


Mendengar perkataan jimmy, kiara jadi merasa ragu. Dia mulai berfikir kalau jimmy ini berniat menipu dirinya.


"Hey sayang kamu jangan berfikir macam-macam dulu, Uang kamu itu nantinya semua buat kamu. Aku nggak akan ambil sepeserpun. Tapi kalau kamu nggamau gapapa, biar aku sendiri aja yang invest." Ucap jimmy.

__ADS_1


"Hmm.. yaudah deh aku mau invest semua tabungan aku. Beneran bakal berlipat kan??"


"Iya sayang, Nanti uang kamu akan jadi banyak. Mau belanja apapun bisa."


Akhirnya kiara yakin dengan apa yang dikatakan jimmy. Dia menyerahkan rekening berisi sisa uangnya kepada jimmy.


"Waaww gila ni cewe ternyata banyak duit juga, 500 juta lumayan nih woy. Ahahaha gampang banget dapetin duit segini banyaknya." Ucap jimmy dalam hati.


Jimmy pun menjanjikan uang itu akan kembali pada kiara sekitar 1 bulan kedepan. Setelah itu jimmy beralasan akan ada meeting dengan kliennya. Dia meninggalkan kiara di cafe itu sendirian. Awalnya kiara merasa kesal karena dia tidak diantarkan pulang dahulu oleh jimmy. Tapi kemudian dia berfikir jimmy meeting untuk bisnis itu, semakin cepat dikerjakan semakin cepat pula dia akan mendapatkan keuntungan.


Satu bulan kemudian.....


Sejak saat itu jimmy terus menghindari kiara. Hari ini tepat satu bulan setelah pertemuan mereka di cafe waktu itu. Kiara menagih janji jimmy untuk mengembalikan uang beserta keuntungannya itu.


"Sial jangan-jangan gur ditipu, Aaarrgghh!" Teriak kiara saking kesalnya.


Nomor hp jimmy sudah tak lagi bisa ia hubungi. Sepertinya jimmy memblokir semua akses untuk kiara menghubunginya. Kiara sangat pusing memikirkan uangnya raib begitu saja ditangan jimmy. Kini uangnya hanya sisa sangat sedikit. Dia tak lagi mampun membayar sewa apartemennya. Mau tak mau dia harus keluar dari sana. Dirasa sudah tak mampu hidup di sana kiara memutuskan untuk pulang ke indonesia saja. Sebelum itu dia melaporkan jimmy ke polisi tapi sayangnya kiara tidak punya cukup bukti. Polisi pun tak bisa banyak membantu dirinya. Kiara keluar dari kantor polisi dengan kecewa.


"Brengsekk! Awas aja kalau ketemu gue bunuh lo jim!" Ucap kiara dengan kasarnya.


Dia langsung menuju ke bandara, kiara membayangkan semua akan baik-baik saja setelah kembali ke indonesia. Dia berfikir orang tuanya kaya, jadi apapun bisa dia lakukan. Dia juga bisa mendapatkan pria kaya yang lebih dari davin, bima, dan tidak menipu seperti jimmy.

__ADS_1


"Jakarta i'm coming.... Gur bakal gaet pengusaha kaya disana buat balas dendam sama davin dan bima yang udah buang gue. Secara gue cantik begini, dari kalangan keluarga kaya juga. Gampang lah!" Ucap kiara dengan percaya diri.


Dia belum tahu kalau semenjak dia pergi ke malaysia orang tuanya bangkrut dan kehilangan segalanya.


__ADS_2