Menikah Dengan Duda

Menikah Dengan Duda
Episode 36


__ADS_3

Setelah berfikir panjang semalaman, vella memutuskan untuk resign dari pekerjaannya hari ini. Menurutnya ini keputusan terbaik agar bisa jauh dari fadly. Sedangkan fadly semalaman tidak bisa tidur, dia sangat bersedih kehilangan harapan untuk bersama vella. Dia benar-benar kehilangan semangatnya hari ini. Sudah jam 8 pagi tapi dia belum terlihat keluar dari kamarnya. Bu ira mencoba mengeceknya, Ternyata fadly sudah rapi seperti biasanya tapi dia masih duduk termenung di dalam kamarnya.


"Sayang, sarapan yuk. mami udah nunggu dari tadi loh," Ucap bu ira


"Eh mami, iya ayok." Ucap fadly


Mereka langsung pergi menuju meja makan. Bu ira mengambilkan makanan untuk fadly. Mereka pun mulai menikmati sarapan. Namun sangat terlihat fadly tidak berselera makan hari ini. Dia hanya makan satu suapan, selebihnya hanya mengaduk-aduknya. Bu ira menebak kalau fadly pasti sedang memikirkan vella.


"Fadly sayang, kok makanannya cuma diaduk-aduk begitu sih?"


"Emmh, aku udah kenyang mi. Aku mau langsung ke kantor aja." Ucap fadly, dia mencium tangan bu ira kemudian langsung berangkat.


"Sepertinya fadly sangat kepikiran dengan perempuan itu, Awas aja kalau perempuan itu buat fadly sakit hati. Aku memang menyuruhnya untuk menjauhi fadly, tapi aku juga tidak terima anakku merasa sakit hati karnanya." Ucap bu ira


Saat ini vella sudah berada di kantor tempatnya bekerja, Dia juga sudah membawa surat pengunduran dirinya. Dia hanya sedang menunggu kedatangan fadly disana. Aryo sangat sedih mengetahui vella akan resign.


"Vell kamu yakin mau resign dari sini?" Tanya aryo dengan sedih.


"Iya mas, ini keputusan terbaik menurut aku." Jawab vella dengan tersenyum.


Siska merasa sangat bahagia mengetahui vella akan resign hari ini. Peluangnya untuk mendapatkan fadly menjadi lebih besar. Tugasnya sekarang hanya mendekati bu ira agar secepatnya dinikahkan dengan fadly. Akhirnya fadly sampai di kantor. Vella langsung mengutarakan niatnya untuk resign dan juga memberikan surat pengunduran dirinya kepada fadly.


"Mas fadly, saya mau ngomong sesuatu." Ucap vella.Fadly pun mengajaknya masuk ke dalam ruangannya. Fadly juga menyuruh vella untuk duduk.


"Mas pertama-tama saya mau minta maaf atas sikap saya semalam. Saya nggak bermaksud begitu." Ucap vella

__ADS_1


"Enggak papa kok." Ucap fadly


"Saya juga mau resign dari sini, ini surat pengunduran diri saya. Saya sangat berterimakasih untuk semua kebaikan mas fadly selama saya bekerja disini." Ucap vella


Fadly kaget mendengar keputusan vella untuk resign dari kantornya. Namun fadly tidak bisa melarang vella. Dia pun menerima surat pengunduran diri vella. Fadly memberinya amplop berisi uang pesangon untuknya. Sebelum pergi vella mengembalikan kunci motor kepada fadly.


"Mas ini saya kembalikan kunci motornya. Motornya ada di parkiran ya," Ucap vella


"Eh nggak usah dikembaliin, itu sudah jadi milik kamu." Ucap fadly


"Hmm.. terimakasih ya mas. Saya pamit," Ucap vella


Dia meninggalkan ruangan fadly dan bergegas pulang kerumah. Vella mengucapkan selamat tinggal pada semua temannya disana. Siska sangat bahagia akhirnya vella benar-benar pergi dari sana. Sebenarnya sangat berat bagi vella meninggalkan tempat kerjanya itu. Dia sudah sangat nyaman bekerja disana, ditambah temannya yang baik-baik. Juga fadly, bosnya yang sangat pengertian dan selalu membantunya. Meskipun banyak lika-liku selama bekerja disana karena ada 1 orang yang tidak suka padanya yaitu siska, Vella masih betah bekerja disana. Dia terpaksa resign karena ingin menjauhi fadly sesuai keinginan bu ira.


Dirumah, bu sarah terus uring-uringan masalah kanza yang tidak mau belajar. Tahun ini kanza akan naik kelas 3 smp, dia tetap bersekolah seperti anak semurannya. Bedanya kanza bersekolah dirumah. Dia juga mengikuti les dirumahnya. Namun belakangan ini dia tidak mau les, guru yang datang selalu dibuat kesal olehnya. Karena itu nilai sekolah kanza sangat turun. Bu sarah terus memarahinya, namun tak digubris oleh kanza. Dia malah mengunci diri di kamar.


"Kamu kenapa si sar pagi-pagi udah ngomel aja," Ucap kakek surya


"Itu cucu papah, Gurunya tadi bilang sama aku kalau dia itu kemungkinan nggak akan naik kelas. Soalnya nilainya dibawah rata-rata semua. Guru lesnya udah mengundurkan diri karena dia susah banget buat diajari. Pusing aku tuh ngadepin ini anak." Ucap bu sarah.


"Udah nggak usah pusing, nanti papah bantu cari guru les baru buat kanza. Kamu jangan marah-marahin dia terus. Harusnya kamu inget kanza jadi kaya gini gara-gara kesalahan kamu juga." Ucap kakek surya yang membuat bu sarah terdiam tak berani menjawab apa-apa.


Bima dan kiara pamit untuk pergi ke tempat kerja masing-masing. Bima tidak mengantar kiara, mereka berangkat dengan mobil masing-masing. Bima langsung berangkat ke hotelnya, sedangkan kiara menuju ke butiknya. Mulai hari ini kiara meminta pada davin untuk tidak mengajaknya bertemu dulu. Dia juga melarang davin untuk mendatanginya di butik. Kiara masih takut ketahuan lagi oleh bima. Baru kemarin dia berhasil mendapat kepercayaan bima lagi. Tapi dia yakin kalau bima pasti masih akan menyelidikinya lagi.


Dasar davin yang keras kepala, dia malah datang ke butik kiara, padahal kiara sudah melarangnya. Jam 12 siang bima berniat mengajak kiara untuk makan siang bersama. Dia pun pergi ke butik kiara. Sampai disana bima melihat sebuah mobil sport mewah terparkir disana. Bima berfikir mungkin itu milik pelanggan butik kiara. Bima langsung masuk kedalam. Para karyawan tak bisa menghentikan bima. Bima langsung menuju ke ruangan kiara. Namun belum sampai masuk dia mendengar suara kiara sedang berbicara dengan seorang pria. Bima mengenali suara pria itu. Kemudian bima membuka sedikit pintunya. Terlihat kiara sedang duduk dipangkuan davin. Bima mendengarkan semua obrolan mereka.

__ADS_1


"Sayang, kamu masih tetep belum disentuh oleh bima kan?" Tanya davin


"Tenang aja sayang, setiap dia minta itu aku selalu kasih dia minum susu dulu. Susu itu udah aku campur sama obat yang kamu kasih waktu itu. Trus dia teler deh sampai pagi hahaha." Jawab kiara sambil tertawa.


"Oh iya dia juga percaya loh sama darah itu, padahal itu kan cuma pewarna makanan." Ucap kiara lagi.


"Kamu emang pinter sayang. Jadi kapan kamu pisah sama dia?" Ucap davin.


"Sabar sayang, aku harus kuasain hartanya dulu. Aku tahu kamu juga kaya, tapi kan aku nggak mau rugi. Aku udah jadi istrinya aku harus dapetin semua hartanya. Setelah itu aku bakal cerai sama dia." Ucap kiara.


Setelah itu mereka pun berciuman disaksikan oleh bima.


Bima sangat kecewa setelah mengetahui itu semua. Dia pergi meninggalkan butik. Namun sebelum pergi, dia berpesan pada karyawan butik untuk tidak memberitahu kiara tentang kedatangannya. Bima langsung pulang kerumah untuk mencari obat yang dimaksud oleh kiara tadi. Bima membuka semua lemari dia mencari ke seluruh sudut. Akhirnya bima menemukan obat itu. Dia langsung berniat pergi ke apotik untuk menanyakan obat apakah itu. Saat ini dirumah hanya ada weni dan kanza.


"Loh mas bima kok udah pulang?" Tanya weni


"Ee ada yang ketinggalan dirumah mbak. Ini aku mau balik lagi." Jawab bima.


Bima langsung pergi meninggalkan rumah lagi. Dia menuju ke apotek, Sampai disana dia langsung menyerahkan obat tersebut. Betapa kagetnya bima setelah mengetahui obat apa itu.


"Ini sejenis obat tidur dan penenang yang berdosis tinggi. Orang yang meminum ini akan langsung tertidur pulas. Tapi obat ini mempunyai efek pusing saat bangun nanti. Obat ini tidak boleh sembarangan diminum tanpa anjuran dari dokter. Pemakaian obat yang berlebihan bisa menyebabkan kelumpuhan syaraf pada otak." Ucap apoteker secara jelas.


Bima berjalan keluar apotek, Dia merasa sangat lemas setelah mendengar penjelasan dari apoteker. Dia tidak habis fikir bisa-bisanya kiara melakukan hal sejahat itu padanya.


"Oke kiara, kamu berniat cerai kan dari aku, Aku bakal turuti itu!" Bima berbicara sendiri.

__ADS_1


__ADS_2