Menikah Dengan Duda

Menikah Dengan Duda
Episode 46


__ADS_3

Sampainya dirumah, kiara langsung dicecar dengan banyak pertanyaan dari orangtuanya. Terutama dari papanya. Dengan entengnya kiara menjawab kalau dia ketahuan selingkuh dari bima. Pak haris marah besar pada anaknya itu. Tapi kiara berbalik memarahi papanya. Dia berkata kalau semua ini terjadi karena papanya sendiri. Selama ini kiara tidak pernah mencintai bima dia hanya mencintai davin. Kiara juga berkata kalau papanya hanya mementingkan harta daripada perasaan anaknya sendiri.


"Heh turunkan nada bicaramu. Kamu ini sedang bicara dengan papamu loh!" Bentak bu ina pada kiara.


"Papa kan menikahkan kamu dengan bima supaya hidup kamu terjamin, trus kalau kamu bisa menguasai hartanya papa kan otomatis juga akan senang. Sekarang kamu belum dapat apa-apa udah diceraikan." Ucap pak haris


"Iya betul kata papamu, belum lagi kalau pihak media menyiarkan berita perceraian kamu ini. Kan bima sudah sangat terkenal sekarang. Nama kamu jadi jelek, mama sama papa juga bakal kena sayang." Ucap bu ina menambahkan


"Hustt.. aku pusing! Pokoknya mulai sekarang aku nggak mau diatur-atur lagi." Ucap kiara yang langsung pergi meninggalkan orangtuanya masuk ke dalam kamar.


Pak haris sangat kesal dengan sikap kiara itu. Saat ini dia memikirkan nasib perusahaannya. Pasti kakek surya akan mencabut semua aliran dana ke perusahaannya. Tapi dia masih bisa sedikit tenang, mengingat masih ada perusahaan davin yang bisa membantunya.


Di dalam kamar kiara mencoba menghubungi davin. Ternyata telfonnya langsung dijawab oleh davin. Kiara menceritakan semua kejadian hari ini. Dia juga meminta maaf karena sudah memutuskan hubungan begitu saja. Kiara berharap bisa kembali bersama davin. Dengan mudahnya davin memaafkan kiara. Mereka pun memulai hubungan lagi. Besok pagi davin menyuruh kiara datang kerumahnya. Kiara menyetujuinya, setelah itu dia menutup telfonnya.


"Uuu benar kan davin itu nggak akan bisa jauh dari gue, nggak papa deh gue cerai sama bima. Gue masih punya davin." Ucap kiara bergembira.


...----------------...


Vella merenung di dalam kamarnya. Besok lusa dia akan berangkat ke hongkong. Dia ingin mengikuti saran dari bram untuk memberitahu ayahnya setelah sampai disana saja. Tapi vella merasa itu tidak baik. Dia jadi sangat pusing memikirkan itu. Kalau izin sekarang, pasti pak arman tidak akan mengizinkannya. Vella sudah tergiur dengan gaji yang besar itu. Akhirnya dia memutuskan untuk mengikuti saran bram saja. Karena semua ini juga demin ayahnya.


Keesokan harinya vella pergi dengan alasan mencari kerja lagi, sama seperti hari-hari sebelumnya. Pak arman selalu mendoakan yang terbaik untuk anaknya itu. Entah kenapa hari ini vella merasa berat untuk melangkahkan kakinya keluar dari rumah. Tapi dia harus tetap berangkat. Dalam perjalanan, vella juga merasa semakin ragu untuk pergi ke hongkong besok. Dia berfikir nanti akan bilang pada bram untuk membatalkan keberangkatannya saja.


Sampai disana kantornya masih sangat sepi. Vella sedikit kebingungan, padahal sudah lewat jam 8 pagi tapi masih belum ada satupun temannya yang datang. Dia langsung di sambut oleh bram.

__ADS_1


"Hey kamu sudah datang, yuk masuk." Ucap bram


"Mas kok sepi ya, hari masih ada pelatihan kerja kan?" Tanya vella


"Iya masih kok, tunggu aja yang lain mungkin masih dalam perjalanan." Ucap bram


Vella duduk menunggu temannya yang lain. Dia berfikir ini saat yang tepat untuk bicara pada bram.


"Mas saya mau bicara sebentar." Ucap vella


"Iya silahkan." Jawab bram


"Mas saya mau ngundurin diri aja. Saya nggak jadi.." Belum selesai vella berbicara bram menjawab telfon dari seseorang. Bram meninggalkan vella sendiri disana. Dia menjawab telfon dengan menjauh dari vella. Menunggu sedikit lama tiba-tiba vella merasa ingin buang air kecil. Tapi dia tidak tahu dimana letak toiletnya. Selama mengikuti pelatihan disini, vella tidak pernah izin ke toilet. Akhirnya dia memutuskan untuk mencari toilet itu sendiri. Vella menemukan toiletnya.


"Ah leganya. Semoga mas bram nggak marah aku main masuk aja." Ucap vella. Setelah selesai dia ingin kembali ke depan, tapi tak sengaja dia mendengar percakapan bram dengan seseorang di telfon.


Vella yang mendengar itu langsung berjalan mundur, dia ingin secepatnya kabur dari sana. Tapi dia ingat perkataan bram yang katanya ada 5 cewek di gudang. Sebelum ketahuan oleh bram, dia ingin mengeceknya. Vella mencari letak gudang itu. Dia menemukan pintu bertuliskan gudang. Tapi pintu itu terkunci oleh gembok rantai yang cukup besar. Ada sedikit celah di jendelanya. Vella mengintip dari sana. Dia langsung kaget, ternyata benar ada 5 cewek disana. Saat vella hendak pergi, dari bawah pintu keluar secarik kerta. Vella mengambil dan membacanya.


Di dalam kertas itu bertuliskan kalau bram itu pembohong. Kantor ini bukan agen penyalur tkw yang resmi. Orang-orang yang mengikuti pelatihan itu bekerjasama dengan bram. Mereka semua hanya untuk meyakinkan orang yang baru daftar disana. Dalam kertas itu juga tertulis untuk segera pergi meminta bantuan sebelum semuanya terlambat. Secepat mungkin vella keluar dari sana, tapi sialnya kunci motornya tertinggal di dalam. Dia masuk untuk mengambilnya. Tapi bram sudah kembali dari belakang. Bram tahu vella akan kabur, dia langsung menghalangi vella keluar dari sana. Sekuat tenaga vella mendorong badan bram yang menghalangi pintu keluar. Bram jatuh dan vella berhasil kabur. Tapi kunci motornya terjatuh dan diambil oleh bram. Tanpa pikir panjang lagi vella berlari keluar pagar. Tiba-tiba banyak sekali orang seperti preman yang menghalangi vella untuk keluar. Mereka adalah anak buah bram.


"Mau kemana kamu hahaha?" Tanya bram dengan tertawa


Vella berteriak sekuat tenaga mencari pertolongan. Mereka semua malah menertawakannya. Tidak mungkin ada orang yang akan menolongnya. Disana itu perumahan sepi banyak rumah kosong. Jalanannya pun jarang ada yang melewati. Vella tetap berusaha untuk lari mendorong orang-orang yang menghalangi gerbangnya.

__ADS_1


Saat ini ardan sedang dalam perjalanan mengantarkan barang-barang pesanan orang dari tokonya. Untuk menghindari macet, dia mencari jalan pintas. Tak sengaja dia melewati perumahan sepi tempat vella berada. Sampai diperempatan, ardan bingung mau belok kemana karena dia baru saja melewati daerah situ. Dia berhenti sejenak melihat maps. Ardan mendengar teriakan seseorang.


"Kok kaya ada yang teriak-teriak minta tolong? Suaranya kayak aku kenal."


Ardan turun dari mobilnya dan berjalan kearah belakang mobilnya. Suara itu semakin jelas didengarnya. Sampai pada rumah ke tiga dia melihat kerumunan orang dan 1 wanita yang sedanfmg berteriak minta tolong. Ardan mengendap di balik pohon besar. Dia mengamatinya dulu.


"Loh itu kan vella? Ngapain dia disini, sepertinya dia dalam bahaya. Tapi aku nggak mungkin nolongin dia sendirian. Aku harus telfon polisi dulu." Ucap ardan


Sebelum menelfon polisi, ardan merekam semua kejadian disana. Bram menyuruh anak buahnya menyeret vella masuk ke dalam dan memasukkannya ke gudang.


"Lepasin aku! Lepasin!" Ucap vella yang sama sekali tidak digubris oleh mereka, sekarang dia teekunci digudang bersama 5 perempuan lainnya.


Semua perempuan itu menangis, vella meminta maaf karena gagal menolong mereka. Tapi, vella mencoba menenangkan mereka.


Ardan sudah menelfon polisi, saat bram sedang bergembira dengan semua anak buahnya. Polisi masuk menggerebek mereka semua.


"Salah saya apa pak? main tangkep aja!" Ucap bram yang tak terima ditangkap oleh polisi.


"Jangan banyak tanya, Jelaskan saja semuanya dikantor nanti!" Ucap pak polisi dengan tegas.


Bram dan semua anak buahnya di masukkan ke dalam mobil polisi. Setelah itu ardan masuk mencari keberadaan vella dibantu para polisi. Ardan menemukan pintu bertuliskan gudang yang digembok. Dia mencurigai vella ada disitu. Kemudian dengan bantuan polisi, pintu itu berhasil terbuka. Terlihat vella dan permpuan lainnya duduk meringkuk tak hentinya berdoa.


"Vella..." panggil ardan.

__ADS_1


"Mas ardan,," Vella langsung berdiri dan berlari kearah ardan. Dia sangat senang bisa selamat dari sana.


Vella bisa pulang dengan ardan. Sedangkan perempuan lainnya akan dibawa ke kantor dulu untuk dimintai keterangan.


__ADS_2