
"Para hadirin yang kami hormati, pertama-tama mohon izinkan kami untuk memperkenalkan diri terlebih dahulu, sebelum kita melangkah ke acara selanjutnya "kata Satria
"Benar yang dikatakan rekan sepenanggungan saya ini, tak kenal maka tak sayang, untuk itu perkenal nama saya Gina Ramdania, dan"
"Saya Satria Anggara Putra. Kami akan berusaha memandu acara ini hingga selesai walaupun ini cukup beban bagi kami berdua. kami juga memohon maaf sebesar-besarnya jika terdapat banyak kurang di sana sini, harap maklum ini job opportunis demi bonus akhir tahun jadi kami akan berusaha untuk laksanakan sebaik mungkin" diantara riuh rendah gelak para tamu undangan " Kak udah punya pacar belum?" teriak seseorang yang mungkin gemas dengan mereka.
"Pacar?" Satria langsung mengangkat tangannya dengan terbuka seolah mempersembah Gina sekaligus menunjukan bahwa gadis itu adalah kekasihnya. Dan tentu saja langsung di sambut suara gemuruh "Yaaaaaahhh" dari para tamu undangan dari kaum hawa yang harus layu sebelum berkembang.
"Maaf, tapi lebih baik jujur demi kemaslahatan bersama." ucap Satria,
"Ngga nyangka si anduk kering bisa lawak juga" kata Rendra mengekeh pada Vito yang juga masih menyisakan sisa tawanya.
"Baik para hadirin yang kami hormati. marilah kita ke acara selanjutnya yaitu mari bersama sama kita buka acara ini dengan bismillahirrahmanirrahim, dan marilah sejenak kita berdoa terlebih dahulu menurut dan sesuai dengan kepercayaan keyakinan masing-masing untuk kelancaran acara malam ini serta doa memberikan terbaik untuk Alea yang sedang merayakan malam bahagianya dimalam ini, berdoa di mulai" seru Gina, seketika suasana menjadi hening sejenak, merek tertunduk khusyuk berdoa dan mendoakan kelancaran acara dan keberkahan untuk Alea kedepannya.
"Berdoa selesai" ucap Satria setelah beberapa menit berlalu, kembali suasana menjadi riuh ramai kembali.
"Nah acara selanjutnya ialah akan ada sambutan dari Ibunda Alea, kepada Ibu Nayuwan kepadanya kami persilahkan" Gina kemudian menyilahkan Nayuwan untuk sedikit lebih maju ke depan podiom yang tinggi jarak antara podiom dan tanahnya paling sekitar 30 cm dari permukaan tanah. Nayuwan sengaja meminta hanya setinggi itu agar suasana ulang tahun Alea terasa lebih kekeluargaan, sedikit ditinggikan hanya untuk memudahkan orang-orang melihat ke arah mereka.
" Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
__ADS_1
Alhamdulillahi rabbil 'alamin wasshalatu wassalamu 'ala asyrafil ambiya'i wal mursalin, wa'ala alihi wasahbihi ajma'in 'amma ba'du.
Terima kasih, untuk para MC dadakan kami. Terima kasih juga untuk para vendor serta kru yang banyak membantu kami agar acara malam ini dan acara untuk beberapa hari ke depan insya allah bisa berjalan dengan lancar. Juga kepada para tamu undangan yang saya hormati. Saya mengucapkan banyak terima kasih karena sudah bersedia meluangkan waktu dan mengajak keluarga bapak ibu untuk menghadiri acara ulang tahun anak saya yang bernama Alea Dionne Nafir, juga kepada ibu saya, adik saya, asisten saya Gina yang sekarang seperti sedang berperang" ucap Nayuwan mengurai suasana,
"Juga saya mengucapkan banyak terima kasih sekaligus meminta maaf kepada para tetangga warga-warga sekitar, karena mungkin untuk beberapa hari ke depan mungkin akan sedikit terjadi hiruk kesibukan seperti pasar kaget, untuk itu saya sangat memohon pengertiaannya" lanjut Nayuwan. Nayuwan sempat melirik pada Gavin yang terlihat murung mungkin karena namanya tidak kunjung disebut oleh Nayuwan.
"Dan untuk Tuan Gavin, terima kasih karena sudah berhenti jadi musuh saya, tentu saja" ungkap Nayuwan membalikan arah tubuhnya pada mereka yang sedang berdiri di belakang kue ulang tahun Alea, lantas ia melambai tangan pada ke dua putrinya untuk menemaninya.
"Pertama-tama marilah kita bersama-sama memanjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala limpahan nikmat, rahmat serta karunia-Nya yang diberikan kepada kita semua, terutama nikmat sehat, sehingga kita semua bisa berkumpul di tempat ini dalam keadaan sehat walafiat tidak kurang suatu apapun.
Para hadirin yang saya hormati, mungkin sambutan saya tidak akan terlalu lama atau apalagi panjang seperti jalan toll, mengingat waktu kita miliki yang sangat terbatas hanya hingga tengah malam, agar besok hari kita bisa melaksakan sholat subuh tanpa terlambat." ekor mata Nayuwan menangkap sosok Firman ayah Alea yang baru saja datang dengan keluarganya.
"Nak, tolong maafkan ibu kalian ini, karena belum bisa mendekap kalian dengan baik, belum bisa menjadi sosok ibu yang selalu ada bersama kalian, tolong maafkan ibumu ini ya nak. Semoga di acara ulang tahun ini kamu mengambil pelajaran penting tentang pemanfaatkan waktu dalam kehidupan yang sebenarnya." imbuh Nayuwan, air mata tertahan di pelupuk matanya. Alea dan Nadia menggeleng lalu memeluk ibu mereka dengan perasaan haru. Beberapa saat kemudian. Nayuwan menyudahinya karena acaea harus segera berlanjut. Di belakang Ibu Vina dan Clara juga ikut menangis. Gavin yang berdiri disamping ibu Vina segera merangkul bahu wanita paruh baya itu agar merasa lebih tenang.
"Haturnuhun A," ucap ibu Vina tersenyum sembari masih berurai air mata.
"Ahh.. Maaf, para hadirin yang saya hormati, saya sedikit terbawa suasana, ya karena kami memang jarang bisa berkumpul bersama. Ya bukan rahasia umum hampir 70% waktu saya masih tersita dengan pekerjaan. Resiko single Mom" ujar Nayuwan berkelakar agar tidak terlalu larut dalam perasaannya sendiri.
"Mungkin saya akan sedikit pesan tambah untuk para anak-anak muda yang hadir di sini terutama kedua putri saya. Nikmatilah masa muda kalian sebaik mungkin, sekreatif mungkin, semenyenangkan mungkin, namun tetap harus bermanfaat untuk orang sekitar kalian. Jangan jadi beban masyarakat apalagi sampai me jadi beban orantua kalian.
__ADS_1
Bangunlah cita-cita setinggi-tingginya dan raihlah cita-cita itu dengan penuh kesungguhan, keuletan dan ketekunan serta kesabaran.
Jangan pernah putus asa walaupun halangan dan rintangan menghadang didepan kita. Berdoalah kepada tuhan, insya Allah cepat atau lambat Tuhan akan mengabulkannya. Aamiin.
Sebagai orang tua, kami, saya khususnya selalu berdoa dan memberikan dorongan serta arahan agar anaknya dapat meraih cita-cita sehingga menjadi manusia yang sukses dan bermanfaat bagi masyarakat, berguna bagi bangsa dan agama.
Janganlah kalian mudah tergoda dan hanyut terbawa arus budaya barat tidak sesuai dan bertentangan dengan budaya kita dengan adat ketimuran. Kiranya kalian dapat memilah dan memilih mana yang baik dan mana yang buruk, mana yang harus bisa belajar memilah dengan bijak mana yang diambil manfaatnya dan mana pula yang harus ditinggalkan. Sebagai orang tua tentu kami tidak pernah berharap anak-anak kami terjerumus, misal narkoba, mabuk Miras, s*x bebas yang pastinya akan sangat merugikan diri kalian sendiri. Percayalah menjalani hidup dengan terpaksa kehilangab banyak moment masa muda, kemudian dipaksa dewasa itu tidaklah mudah.
Saya atau kami sebagai orang tua juga meminta maaf kepada kalian, karena kami sebagai orang tua terlalu menuntut kalian harus menjadi korban balas dendam kami karena kami tidak mampu meraih sesuatu yang pernah menjadi cita-cita kami di masa lalu.
Akhir kata,, hmm akhir kalimat lebih tepatnya saya juga meminta maaf apabila ramah tamah dalam acara ini, jauh dari kata sempurna. Karena sempurna itu hanya milik merk rokok, kesempurnaan hanyalah milih Allah Subhanahu wa ta'ala. Mohon dimaklumi atas segala kekurangan masih kurang berkenan di hati, baik berupa perilaku, ucapan, tempat maupun jamuan yang kami siapkan untuk acara malam ini.
Sekali lagi saya sampaikan terima kasih yang sebanyak-banyaknya atas kehadiran para hadirin yang saya hormati. Kurang dan lebihnya saya selaku orang tua mohon maaf, dan saya akhiri
Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh" tutup Nayuwan kemudian memberikan kembali microphonenya pada Gina lantas kembali ke belakang kue yang di sambut oleh pelukan ibu Vina dan Clara.
**************
sarangheo...
__ADS_1