Nikah Paksa

Nikah Paksa
Tutorial


__ADS_3

Waktu terus berlalu, tanpa terasa pernikahan Nisa dan Fadil pun akan dilangsungkan, semua persiapan dan semua yang dibutuhkan pun sudah lengkap.



Laura pun terus berusaha mendekati Raka dengan berbagai cara, tapi hati Raka tidak pernah goyah sedikit pun, kekuatan cinta pada istri nya lebih kuat apalagi dengan hadir nya buah cinta mereka.



Hari ini hari pernikahan nya NIsa dan Fadil, Raka dan Ayu pun sudah siap dan rapih dengan baju yang berwarna senada, semakin hari Ayu semakin cantik walaupun perut nya buncit.



"Semakin hari istri Aby ini semakin cantik ya" kata Raka sambil menatap Ayu dengan penuh cinta.



"Aby lagi gombalin aku apa lagi bohongin aku? Perut buncit kaya gini di bilang cantik" Ayu merasa ngga pede dengan postur tubuh nya.



"Aby ini bicara dengan jujur dari hati yang paling dalam, justru Aby suka melihat kamu seperti ini, selain wajah nya cantik tubuh nya hangat bila di peluk, empuk-empuk gurih" jawab Raka sambil tersenyum.



"Udah ah ayo kita berangkat, nanti terlambat dan ngga bisa melihat proses acara nya" kata Ayu sambil melepaskan pelukan suami nya.



Raka pun berjalan dengan menggandeng erat tangan Ayu.



"Bi, lihat papah sama mamah ngga? Tanya Raka pada bi Asih.



"Tuan dan nyonya besar sudah berangkat dari tadi den" jawab bi Asih.



"Oh, ya sudah kalau begitu saya sama Ayu juga berangkat ya bi? Raka pun pamit.



"Alhamdulilah ya Allah sekarang den Raka berubah ngga suka mabuk-mabuk kan lagi" gumam bi Asih, lalu pergi ke dapur.


*


*


Raka dan Ayu pun akhirnya sampai di tempat pernikahan Nisa dan Fadil di langsungkan.


Raka menjaga banget istri nya, Raka melindungi Ayu dan anak nya, dia takut Ayu dan anak nya ke senggol sama tamu undangan yang lain nya.



Di sana sudah hadir Siska dengan Andre, dan Dewi dengan Faisal, mereka pun bergabung dan duduk di kursi yang satu meja.



Acara terus berlangsung dan lancar tanpa ada nya hambatan, kini giliran pasangan pengantin melempar kan bunga kepada para tamu.



Kita ikutan yuk? Ajak Dewi pada Siska.



"Ngga ah males berdesak-desak kan nya, kamu aja sana kalau mau ikutan, aku temenin Ayu aja di sini" jawab Siska.



"Kalau gitu kak Andre sama Faisal aja gimana? Kita para perempuan duduk manis di sini" Dewi pun mengusulkan para pria yang ikut merebutkan bunga.

__ADS_1



"Ide yang sangat bagus, ayo kak sana" Siska pun mendorong bahu Andre.



"Ayo kak kita bersaing mendapatkan bunga" ajak Faisal.



Mau tidak mau Andre pun ikut untuk merebutkan bunga yang di lempar pasangan pengantin itu.



MC pun mengarahkan pengantin untuk melemparkan bunga nya.



"Oke, dalam hitungan ke tiga pengantin langsung lemparkan bunga nya ya? Kata MC pria di acara pernikahan Fadil dan Nisa.



"Oke siap ya? Satu, dua, ti,,,,,ti,,,,,tiga,,," teriak MC, Fadil dan Nisa pun langsung melemparkan bunga nya dengan cara membelakangi para tamu undangan.



"Greppp, bunga pun jatuh pas di kedua tangan nya Andre, Andre pun langsung bersorak lalu menghampiri Siska yang sedang duduk manis bersama Ayu, Raka dan Dewi.



"Eh liat, kak Andre yang mendapatkan bunga nya" teriak Dewi.



"Cie.... Kayak nya sebentar lagi ada yang menyusul ni" Ayu pun menggoda Siska.



"Apaan sih Yu, kayak nya masih lama deh aku nikah" jawab SIska.




Siska hanya diam tak menjawab lagi, karena Andre sudah semakin dekat dengan nya.



Andre pun memberikan bunga itu kepada Siska dengan cara bersimpuh di hadapan SIska.



"Mau kah kamu menikah dengan ku Yang? Tanya Andre sambil memberikan bunga dengan sebelah tangan nya.



Siska pun hanya diam sambil menatap Andre yang masih bersimpuh di hadapan nya.



"Aku ambil bunga nya ya kak, tapi kalau untuk menikah dalam waktu dekat aku belum siap" kata Siska sambil mengambil bunga yang di berikan Andre untuk diri nya.



Jujur hati Andre kecewa dengan jawaban Siska, tapi dia tetap berusaha menampilkan sebuah senyuman untuk Siska.



"Ngga apa-apa, aku akan selalu menunggu kamu siap Yang" kata Andre sambil berdiri dan duduk kembali di samping Siska.



Ayu dan Dewi saling pandang, mereka merasa kasihan kepada Andre, dengan sikap dan jawaban Siska, hingga membuat suasana menjadi canggung. tapi dengan cepat Dewi mengalihkan kecanggungan mereka.

__ADS_1



"Eh Yu kira-kira kamu lahiran kapan? Dewi pun mengalihkan kecanggungan mereka.



"Sekitar empat bulanan lagi lah ya By" jawab Ayu.



"Insya Allah, do\*a kan lancar semua nya ya? Jawab Raka sambil mengelus perut nya Ayu.



"Udah USG kan? Anak kalian perempuan apa laki-laki? Tanya Siska.



"USG sih udah tapi kita ngga mau tahu jenis kelamin nya, karena kita ingin hadir nya dia surprise buat kita" jawab Ayu sambil tersenyum.



Mereka pun terus berbincang dan bercanda, hingga akhir nya mereka mengucapkan selamat dan sekalian pamit kepada ke dua mempelai.



"Selamat ya kak Fadil jaga selalu sahabatku ini ya? Kata Ayu dan Dewi sambil saling berjabat tangan.



"Kak Fadil kita culik dulu ya Nisa nya" teriak Dewi sambil menarik tangan Nisa agar menjauh dari para pria pasangan mereka.



"Boleh tapi nanti balikin lagi dengan utuh ya? jawab Fadil sambil tersenyum.



"NIs nanti malam kamu praktek kin ya gaya yang pernah kita lihat dulu" kata Dewi pelan.



"Ya ampun otak kamu Wi, kayak nya perlu di restar deh" kata Siska sambil menggelengkan kepala nya.



"Kayak nya ngga malam ini deh, soal nya aku juga masih takut dan kita juga baru mau pacaran kan kita belum saling mengenal" jawab Nisa.



"Ya itu hak kamu Nis, tapi ibuku sering bulang kalau suami kita meminta hak nya kita jangan pernah menolak nya karena itu dosa" jawab Ayu.



"Duh, yang sudah pengalaman, kasih tutorial nya dia Yu" kata Dewi.



"Kan dia udah paham sama yang gituan, aku aja kan diajarin Nisa" jawab Ayu.



"Maksud nya tutorial awal melakukan nya, kamu juga jan pas nikah sama kak Raka belum ada rasa cinta" kata Dewi.



"Kamu ini ada-ada saja Wi, ampun deh" kata Siska.



"Ngga usah di kasih tutorial juga, nanti juga dengan sendiri nya pasti akan terjadi, terus tahu-tahu nanti udah kayak gini nih" kata Ayu sambil menunjuk ke perut buncit nya.


__ADS_1


Mereka berempat pun tertawa dan itu membuat para pasangan nya penasaran dengan apa yang mereka bicarakan.


__ADS_2