Nikah Paksa

Nikah Paksa
Ngidam makan sate


__ADS_3

Ayu sedang menikmati peran jadi seorang ibu hingga dia melupakan kuliah nya. Setiap malam kebiasaan Ayu semenjak hamil adalah mengusap-usap dagu Raka, kalau Ayu tidak mengusap dagu Raka, maka Ayu ngga bisa tidur.



"Hubby kayak nya aku sudah ngga minat untuk kuliah deh" kata Ayu yang dalam pelukan sambil mengelus dagu Raka.



"Ya bagus dong Yang, kamu jadi bisa fokus ngurus aku dan anak kita: jawab Raka sambil mengelus perut buncit nya.



"Hubby aku pengen makan sate" kata Ayu sambil menatap ke arah Raka yang lagi memejamkan matanya sambil menikmati sentuhan tangan Ayu di dagu nya.



"Sate apa Yang? Nanti Aby pesan kan" jawab Raka dengan mata nya yang masih terpejam.



"Sate apa aja yang penting sate By, dan aku mau nya Aby yang beli sekarang" jawab Ayu, kalau sudah seperti ini Raka akan susah buat menolak nya.



Raka langsung membuka mata nya lalu melepaskan pelukan Ayu.



"Ya sudah kalau begitu Aby pergi beli sate dulu" kata Raka sambil mengambil kunci mobil yang dia taro di atas meja rias.



"Hubby, tunggu" teriak Ayu, Raka pun seketika menghentikan langkah nya.



"Please nak Aby mohon jangan minta yang macam-macam ya? Kasihanilah Aby mu ini nak" gumam bathin Raka.



"Iya, ada yang harus di beli lagi Yang? Tanya Raka sambil membalik kan badan nya.



"Jangan pakai mobil, tapi Aby beli sate nya harus pakai motor" kata Ayu.



"Tapi ini udah malam Yang dan pasti nya dingin" jawab Raka.



"Jadi Aby ngga mau nurutin kemauan anak kita? Suara Ayu pun bergetar.



"Iya Aby akan naik motor beli nya, Aby akan pinjam motor nya pak Asep" jawab Raka sambil tersenyum kepada istri nya.



"Makasih Aby sayang, tapi jangan bohong ya? Aku akan lihatin dari sini" jawab Ayu lalu pergi ke balkon untuk melihat suami nya naik motor.



Raka pun turun ke bawah lalu menemui pak Asep.

__ADS_1



"Pak aku pinjam motor nya sebentar ya? Mau beli sate"kata Raka.



"Lo den biar saya saja yang belikan, ini sudah malam den" kata pak Asep.



"Ngga apa-apa saya saja pak, soalnya ini ngidam istri saya" kata Raka.



"Ya sudah kalau begitu, ini kunci motor nya, hati-hati ya den" kata pak Asep.



Ayu yang melihat Raka pakai motor pun tersenyum melihat nya, sebelum melajukan motor nya Raka melirik ke atas di mana istri nya lagi menatap diri nya.



"Aby berangkat ya Yang" teriak Raka sambil melambaikan tangan nya.



"Hati-hati Aby" teriak Ayu yang juga membalas lambaian tangan suami nya.



Raka pun melajukan motor nya dengan kecepatan sedang, dia membelah jalanan di malam hari dengan semilir angin yang menusuk pori-pori, tapi Raka terus melajukan motor nya dengan semangat mencari sate yang istri nya ingin kan.



"Hubby ko lama ya? Aku kan sudah ngantuk? Aku tidur dulu sebentar ah" gumam Ayu sambil menguap, Ayu pun berbaring dan tidak lama kemudian dengkuran halus terdengar menandakan kalau Ayu sudah tertidur.




Raka pun sudah kembali dengan membawa puluhan tusuk sate, dengan perlahan Raka membuka pintu kamar nya. "Yang" teriak Raka.



Ayu yang sedang terlelap pun mendadak mengerjapkan matanya karena wangi sate yang menyengat di hidung nya.



"Aby dah datang? Mana sate nya By? Tanya Ayu yang masih mengerjapkan matanya.



"Kamu ngantuk? Kalau kamu ngantuk tidur saja" kata Raka.



"Ngga By, ini udah bangun, tadi kan lama nunggu Aby nya jadi ketiduran" jawab AYu lalu turun dari ranjang.



"Ya sudah sini, Aby sudah belikan banyak sate buat anak dan istri Aby" ajak Raka sambil membuka bungkusan sate nya.



"Beli sate apa By? Tanya Ayu lalu duduk di samping suami nya.

__ADS_1



"Aby beli sate kambing sama sate ayam, ayo dimakan dong Yang? Raka pun mengambil satu tusuk sate dan menyuapi Ayu.



Ayu pun dengan lahap makan sate sambil kepala nya dia sender kan di bahu nya Raka dan tangan nya melingkar di pinggang Raka.



"Udah ah By, dah kenyang" kata Ayu lalu melepaskan pelukan nya dan mengambil minum.



"Ini masih banyak lo yang? Kata Raka sambil menunjuk ke arah sate nya.



"Jangan nyuruh Aby ngabisin sate nya ya nak? Aby ngga sanggup" gumam bathin Raka, bukan Raka ngga bakalan tahu ujung nya tapi Raka selalu di buat bingung sama sikap Ayu semenjak hamil, kalau dia mau sesuatu terus di belikan sedikit nanti ujung-ujung nya nangis karena sedikit tapi kalau beli banyak malah Raka yang kena imbas nya harus ngabisin.



"Kalau Aby sudah kenyang kasih aja ke yang lain, lagian itu belum di sentuh ko, jangan di buang ya Aby mubazir" kata Ayu.



"Iya Yang, Aby kasih ke pak satpam sama pak Asep saja ya? Jawab Raka dengan hati yang berbunga-bunga karena dia lolos dari puluhan sate yang tersisa.



Raka pun dengan langkah cepat langsung menuju ke bawah menemui pak Asep, dia takut pikiran istri nya berubah.



Raka pun kembali ke kamar setelah memberikan puluhan tusuk sate ke pak Asep, begitu masuk dia di kaget kan sama istri nya yang langsung memeluk dirinya.



"Hubby" kata Ayu sambil tangan nye meraba dada Raka dan bibir nya terus mencium punggung Raka.



Raka pun membalik kan badan nya , lalu mengangkat dagu Ayu, "Kenapa Yang" jawab Raka lalu mencium bibir Ayu dengan lembut.



Ayu yang memang hasrat nya lagi tinggi dia pun membalas ciuman dari Raka dengan sangat rakus, Ayu menyesap, dan mem belit kan lidah nya di lidah Raka.



Raka kaget dengan apa yang di lakukan istri nya, tapi Raka langsung mengimbangi permainan Ayu.



Raka pun membawa Ayu ke atas ranjang sambil terus mencumbu nya, di baringkan nya Ayu dengan perlahan, tapi Ayu seketika terbangun dan membaringkan Raka hingga Raka yang ada di bawah nya Ayu.



"Biar aku yang memimpin, Aby nikmatin saja" bisik Ayu lalu membuat tanda kepemilikan di leher nya Raka.



Raka pun men de sah dengan cumbuan dan sentuhan tangan Ayu yang terus menjalar kemana-mana.


__ADS_1


Ayu membuka satu per satu kancing piyama yang Raka pakai dan terlihat lah dada bidang Raka, Ayu pun mencium dada Raka dengan lembut sementara tangan nya sudah meluncur ke bagian bawah Raka.


__ADS_2