Nikah Paksa

Nikah Paksa
Trauma Ayu


__ADS_3

Mereka semua pun akhirnya meninggalkan tempat itu, Rafi di bawa sama Andre dengan kondisi yang memprihatinkan, sedangkan Ayu dan Raka naik mobil yang di kemudikan oleh pak Asep.



Ayu masih trauma jadi dia belum bisa diajak bicara dan terus memeluk Raka dengan erat.



Mereka pun langsung membawa Rafi ke kantor polisi malam itu juga.



"Malam menjelang pagi pak? Sapa Andre pada polisi yang sedang bertugas malam itu.



"Iya ada yang bisa saya bantu" jawab pak polisi yang bernama Dodi itu.



"Saya mau melaporkan kasus penculik kan dan saya ke sini mau menyerah kan penculik nya" jawab Andre membuat pak Dodi sedikit mengernyitkan kening nya.



"Maksud bapak penculik nya sudah bapak ringkus? Tanya pak Dodi sambil melihat ke arah luar.



"Ya dugaan bapak benar dan pelakunya ada di di dalam mobil, mari pak" ajak Andre sambil berdiri.



Pak Dodi dan Andre pun berjalan menuju mobil Andre, begitu pintu mobil di buka nampak Rafi yang sudah tidak berdaya dan baju nya sebagian ada bercak darah yang keluar dari bibir nya akibat tendangan dan pukulan Andre yang membabi buta.



Sedangkan ketiga sahabat Ayu keluar satu per satu guna mempermudah pak Dodi untuk membawa Rafi.



"Kalian yang diculik? Tanya pak Dodi sambil melihat ke arah mereka bertiga.



"Bukan kita pak, tapi Ayu sahabat kita" jawab Dewi disertai anggukan dari Nisa dan Siska.



"Terus korban penculik kan nya mana? Kembali pak Dodi bertanya dan menatap Andre.



'Itu pak di dalam mobil yang itu, soalnya korban masih trauma, belum bisa di ajak bicara dan ngga mau lepas dari pelukan suami nya" jawab Andre sambil menunjuk ke arah mobil pak Purnama.



Pak Dodi pun melihat ke arah mobil yang di tunjuk oleh Andre, Pak Dodi pun melihat sebuah logo yang dia kenali yang di tempel di mobil pak Purnama.



"Bukan kah itu mobil nya pak Purnama? tanya pak Dodi.



"Iyah betul pak, dan yang menjadi korban penculikan nya adalah menantu pak Purnama istri nya pak Raka" jawab Andre dan membuat kaget pak Dodi.



Pak Dodi ini adalah teman nya pak Purnama, jadi dia tahu tentang keluarga pak Purnama.



Sebelum pak Dodi menghampiri mobil pak Purnama, pak Dodi nyuruh kawanan polisi lain nya membawa Dodi dan di masuk kan ke dalam sel.

__ADS_1



"Kamu main hakim sendiri? Tanya pak Dodi sambil menatap Andre.



"Saya cuma ngasih hadiah kecil, karena dia sudah berani-berani nya menculik kakak ipar? Jawab Andre santai.



"Kakak ipar? Kamu,,,,kamu Andre anak angkat nya pak Purnama? tanya pak Dodi sambil menatap Andre.



"Iya pak? saya Andre" jawab Andre.



"Ternyata kamu sudah dewasa, pantas saja kamu memilih tinggal sendiri dari pada di rumah pak Purnama" jawab pak Dodi yang di balas sebuah senyuman oleh Andre.



"Purnama kamu hutang penjelasan, nikahkan anak ngga kasih kabar teman mu ini" gumam pak Dodi sambil berjalan menuju ke arah mobil pak Purnama.



"Selamat malam menjelang pagi? Sapa pak Dodi kepada pak Asep.



"Malam juga pak Dodi" jawab pak Asep yang memang sudah mengenali nya karena pak Asep sering diajak Pak Purnama untuk bertemu dengan pak Dodi.



"Om Dodi? sapa Raka dari kursi belakang mobil.



Mendengar suara pria lain Ayu semakin merekatkan pelukan nya kepada tubuh Raka, badan nya gemetar kembali.




"Ya sudah bawa pulang istri mu, kelihatan nya dia masih trauma, biar ini om yang urus, tapi jika kondisi istrimu sudah baikan dan sudah bisa diajak bicara bawa dia kesini untuk membuat laporan" kata pak Dodi.



"Baik om kalau begitu saya pulang dulu, semua di urus dulu sama Andre, makasih om" jawab Raka.



"Ya sudah pak Asep ayo kita pulang" Ajak Raka.



"Ndre bilangin sama mereka Ayu gue bawa pulang duluan, mereka besok kalau bisa datang ke rumah buat menghibur Ayu, izinin mereka ngga ngampus dulu" kata Raka yang masih memeluk istrinya.



"Oke siap bro" Mobil Raka pun melaju dengan kecepatan sedang meninggalkan kantor polisi.



Andre dan pak Dodi pun masuk ke dalam kantor polisi di ikuti Siska, Nisa, dan Dewi sebagai saksi.



Mereka bertiga pun menceritakan kronologi awal menghilang nya Ayu, hingga mereka berada di tempat ini.



"Pemeriksaan cukup sampai di sini dulu, tapi jika kalian di butuhkan kalian harus siap memberi keterangan kembali" kata Pak Dodi.

__ADS_1



"Oke pak kalau begitu kami semua permisi dulu, dan kami siap kapan pun jika di butuhkan" Jawab Andre sambil bersalaman dengan Pak Dodi dan di ikuti oleh Siska. Nisa. dan Dewi


*


*


*


Mereka pun kini sudah ada di perjalanan, jam sudah menunjuk kan jam dua pagi.


"Besok kalian ngga usah pergi ke kampus dulu, nanti saya izin kan ke kampus kalian" kata Andre sambil mengemudi.



"Tapi nilai kita gimana nanti? Jawab Nisa.



"Tenang saja pokok nya kalian sekarang istirahat, terus besok di tunggu di rumah Raka" lanjut Andre.



"oke deh kalau begitu, aku mau tidur sampai siang lalu pergi ke rumah pak Raka" kata Dewi sambil nguap.



"Kita bareng ya Wi, ke rumah Ayu ya? Tanya NIsa.



"Iya kita bareng dan kamu yang jemput aku" jawab Dewi sambil tertawa.



"Sekali-sekali kamu yang jemput dong Wi, masa aku terus? protes Nisa.



"Kan pengiritan buat anak kossan, kalau aku jemput kamu dulu berat di ongkir cyin" jawab Dewi.



Sedangkan Siska hanya tersenyum mendengar per debat tan mereka berdua yang duduk d kursi belakang.



"Besok kamu juga ke rumah Raka ya? Kata Andre sambil melirik ke arah Siska.



"Iya kak, aku pasti datang, tapi untuk waktu nya belum bisa mastiin" jawab Siska.



"Kak masih ada yang jual makanan ngga sih, aku lapar ni" seru Dewi sambil melihat ke arah samping kali aja masih ada yang jual makanan.



"Iya ni sekarang baru kerasa lapar ya? Kamu lapar ngga Sis? tanya Nisa.



"Dia mah ngga bakalan kerasa lapar selama kak Andre ada di samping nya" jawab Dewi sambil tertawa, dia pun mendapatkan lemparan tisu dari arah depan.



"Kamu Wi kalau ngomong suka bener" jawab Nisa yang senang mem bully Siska.



Sedangkan Andre yang dibelakang kemudi hanya tersenyum lihat kelakuan mereka, capek, lelah, lapar pun di rasakan oleh Andre.

__ADS_1



"Ya sudah kalau begitu sebelum pulang kita cari makanan dulu, gimana? Biar kalian tidur dengan nyenyak" kata Andre.


__ADS_2