Nikah Paksa

Nikah Paksa
Nasihat Andre


__ADS_3

Selepas Raka berangkat ke kantor, Ayu pun kembali ke meja makan, dia mengambil kartu atm yang Raka tinggalkan, lalu pergi ke kamar nya.



Di dalam kamar Ayu merenung dengan apa yang Raka lakukan tadi pagi, "Apa ada yang merasuki dia ya? Kok tiba-tiba dia kasih aku atm? Terus apa tadi,,,dia mencium kening ku? Gumam Ayu tangan nya refleks menyentuh kening nya sambil tersenyum.



"Eh apa-apa an aku ini, kenapa juga aku seneng di cium dia, tapi kan aku juga istrinya jadi ngga jadi masalah dong" Ayu terus kepikiran tentang Raka.



"Aduch ni otakku kenapa sih yang muncul dia lagi, dia lagi. Aaarrgghhh dah lah mending pergi bantuin bi Asih" gumam Ayu sambil pergi keluar kamar.


*


*


*


''Dikantor Raka duduk bersandar sambil membayangkan Ayu, dia senyum-senyum sendiri mengingat disaat semalam dia memeluk Ayu sampai pagi, sampai-sampai Andre masuk keruangannya pun dia tidak melihat nya.


''Hai bro, ngapain lo senyum-senyum sendiri, kesambet apaan lo'' tanya Andre sambil duduk di sofa yang ada di ruangan itu.



''Apa sih ganggu aja lo'' kata Raka sambil membetulkan posisi duduk nya.



""Semalam kemana lo, gue tungguin juga ngga ada datang,gue telepon ngga diangkat,kata lo udah dijalan bareng kakak ipar tapi sampai tengah malam gue tungguin ngga datang-datang' cerocos Andre.



''Sory malam ada insiden kecil jadi gue ngga datang dan ponsel gue kehabisan batrei'' jawab Raka, Andre pun diam dan hanya mengangguk mengerti.



''Eh iya gimana kabar nya kakak ipar, lo ngga ngapa-ngapain dia kan? Tanya Andre pada Raka.



''Ngapain lo tanya-tanya dia, jangan bilang lo suka sama istri gue yah? kata Raka sambil menatap Andre.



''Sudah diakui sebagai istri rupanya, kalau gue suka emang kenapa? Bukannya lo ngga suka sama dia? Lo bilang kan ngga mau sama dia dan lo akan berusaha agar dia pergi dari rumah lo jadi ngga masalah dong kalau gue menyukainya'' jawab Andre sambil menatap kearah Raka.


__ADS_1


Raka yang ditatap seperti itu pun menjadi salah tingkah dibuat nya, Andre pun semakin gencar untuk mengerjai Raka.



''Kenapa salah tingkah lo' jangan-jangan lo sekarang udah bisa menerima kehadiran kakak ipar'' kata Andre yang terus menatap ke arah Raka.



''Entahlah gue juga bingung, tapi kalau dia bilang dia hanya sebatas pembayar hutang hatiku yag sakit, padahal kemarin-kemarin gue sering mengucapkan kata-kata itu'' jawab Raka.



''Apa salah kalau gue mau berubah? gue mau mencoba untuk membuka hati gue buat dia, tapi gue ngga yakin kalau dia mau memaafkan sikap gue yang selalu menyakiti hati dia'' jawab Raka dengan tatapan sendu nya.



Andre pun menatap dalam-dalam kearah mata Raka dan Andre pun memnemukan kejujuran dimata Raka.



''Seriously? Kakak ipar pasti memaafkan lo, dia cewek baik, aku yakin sama pilihan om Purnama, om Purnama ngga bakalan memaksa lo buat nikahin dia kalau dia cewek ngga bener.



''Tapi kesalahan gue fatal semalam dan gue yakin Ayu pasti ngga akan memaafkan gue semudah itu' kata Raka sambil mengingat kembali kelakuan dia semalam.




''Sebejad bejad nya gue, gue ngga bakalan maksa cewek hanya sekedar untuk memuaskan hasrat'' jawab Raka.



''Terus apa yang lo lakuin sampai-sampai lo bilang dia ngga bakalan mudah untuk memaafkan lo'' Andre pun kembali bertanya.



Raka sedikit ragu untuk menceritakan kejadian semalam, tapi bagaimana pun juga Raka butuh saran seseorang untuk membantu mendekati Ayu.



Andre paham kalau Raka ragu untuk menceritakan kejadian semalam dengan istrinya.



''Kalau lo mau cerita, cerita saja ngga usah ragu seperti itu, gue kan bukan siapa-siapa, siapa tahu gue bisa bantu lo'' Andre pun meyakinkan Raka.


__ADS_1


Raka pun menatap Andre yang dibalas dengan anggukan dan senyuman dari Andre.



'Akhirnya Raka pun menceritakan kejadian semalam dari awal sampai percekcokan pagi tadi.



''Lo menurunkan kakak ipar dipinggir jalan malam-mlam sendirian? Ditambah hujan semalam deras, lo tega banget jadi cowok, andai gue yang jadi kakak ipar, gue ngga akan memaafkan lo sampai kapan pun' jawab Andre emosi.



''Lo sebenar nya cemburu kan sama cowok itu, kalau lo ngga cemburu ngapain lo marah sama kakak ipar, sampai-sampai kakak ipar diturunkan di pinggir jalan ditambah lo bentak-bentak dia lagi'' Andre pun jadi emosi mendengar nya.



''Gue juga ngga tahu perasaan apa yang ada pada diri gue, tapi gue ngga rela kalau dia melihat cowok lain di depan gue apalagi cowok itu yang kemarin jalan berdua ke cafe'' jawab Raka.



''Itu lo cemburu, berarti dengan tanpa lo sadari lo sudah jatuh hati pada istri lo sendiri, gue dukung lo membuka hati sama kakak ipar'' jawab Raka antara kesel, marah dan bahagia menjadi satu mendengar Raka mau membuka hati sama istrinya.



''Itulah yang gue pikirkan dari tadi, gue ngga yakin dia mau memaafkan semua kesalahan gue, gue kasih atm pun dia menolak dan marah-marah'' jawab Raka.



''Jelas lah kakak ipar marah, karena dia bukan cewek matre seperti mantan tunangan lo itu'' jawab Andre dengan nada kesal, karena Raka masih berpikir kalau semua cewek sama hanya butuh duit nya saja.



"'Terus gue harus gimana supaya Ayu memaafkan kesalahan gue'' tanya Raka pada Andre.



''Dengerin gue, cewek seperti kakak ipar itu walaupun dia butuh uang, tapi dia ngga bakalan ngerendahin diri nya hanya untuk mendapatkan uang, dia ngga bakalan ngemis ke siapa pun bahkan kepada orangtua nya sendiri'' jawab Andre.



''Terus gue harus ngelakuin apa sekarang? Tanya Raka.



''Lo beri kakak ipar kasih sayang dan perhatian yang tulus, lo jangan pernah membentak kakak ipar, karena wanita itu mau nya disayang dan dimanja, wanita itu paling ngga suka di bentak, buat kakak ipar selalu nyaman setiap berada disamping lo'' Andre pun memberikan Raka nasihat.



''Dari awal menikah sampe sekarang apa lo udah pernah ngajak kakak ipar belanja kebutuhan nya? Atau ngajak dia cuman sekedar jalan-jalan di taman? Tanya Andre sambil menatap kearah Raka.Raka pun diam, dan menggelang.

__ADS_1



Raka pun menggelengkan kepalanya dia heran dengan sikap Raka saat ini, dulu sebelum dikhianati Ratna, Raka adalah sosok pria penyayang dan lembut sama wanita, bahkan dia ngga pernah mau menyentuh minuman, tapi semua itu berbalik ketika Raka dikecewakan oleh Ratna.


__ADS_2