
Sepulang dari rumah Yulia Rafi pergi ke cafe nya, Rafi sambil menunggu wisuda bulan depan dia membuka cafe ala-ala anak muda.
Cafe Rafi berhadapan dengan toko gramedia, jadi pas Ayu masuk ke toko gramedia Rafi sangat jelas melihat nya.
"Itu kan Ayu, oh jadi itu suami nya, kamu bilang di paksa nikah sama orang tua mu, tapi nyata nya kalian seperti saling mencintai, ternyata kamu mempermainkan aku Ayu" gumam Rafi sambil menatap dengan tatapan mata yang penuh dengan amarah.
"Liat saja nanti, aku tidak akan membiarkan kalian hidup dengan bahagia" gumam Rafi sambil masuk kedalam cafe.
Ayu pun yang sudah membeli kebutuhan nya kembali masuk ke dadlam mobil Raka.
"Mau ada yang di beli lagi ngga? Tanya Raka sambil melajukan mobil nya dengan kecepatan sedang.
"Ngga mas untuk sekarang udah cukup, oh iya mas nanti pas daftar kuliah berarti ngga ada yang tahu kalau aku sudah menikah dong soal nya kan di ktp aku masih single" tanya Ayu sambil melirik kearah Raka.
"Senang ya biar nanti pada di godain para mahasiswa lain" jawab Raka sedikit kesal
"Bukan gitu mas, tapi kan emang ga ada yang tahu kalau kita sudah menikah, lagian kan kemarin kita menikah nya dipaksa bukan karena keinginan kita" jawab Ayu.
Raka pun diam dan berpikir dan memang benar semua yang di bilang Ayu istri nya kalau pernikahan mereka belum di publish.
"Oke untuk sekarang kita rahasiakan dulu pernikahan kita sampai kita meresmikan nya nanti, tapi awas aja kalau kamu ganjen sama para mahasiswa cowok" kata Raka.
"Mas percaya deh sama aku, aku kan dah bilang prinsip aku ke mas, ya kalau cowok yang suka sama aku bukan salah aku, yang penting aku ngga meladenin mereka" jawab Ayu sambil menatap kearah suaminya yang lagi mengemudi.
Raka pun diam dan fokus mengemudi, hingga akhirnya sampai juga di kampus yang dituju sama Raka.
"Aku kuliah disini ya mas? Tanya Ayu yang dijawab dengan sebuah anggukan, lalu mereka pun turun dari mobil.
"Ternyata kamu kuliah disini, oke Ayu mulai sekarang aku akan terus mengikuti kemana pun kamu pergi" gumam Rafi yang ternyata dari tadi ngikutin mobil Raka, setelah tahu kalau Ayu kuliah dikampus itu Rafi pun kembali ke cafe nya kembali.
"Oke baik pak kami menerima Rahayu menjadi mahasiswa kami, dan silahkan Ayu pergi sama Pak Beno karena sekarang pelajaran nya pak Beno" jawab Pak Seno yang seorang lektor dikampus tersebut.
"Baik pak, mas Ayu masuk dulu ya? Kata Ayu sambil mencium tangan Raka, lalu pergi ke ruangan bersama pak Beno.
__ADS_1
"Baik pak, termakasih, Saya titip istri saya, dan saya mohon sama bapak tolong jangan sampai ada yang tahu kalau Ayu adalah istri saya.
"Baik pak saya akan merahasiakan nya" Jawab pak Seno, siapa yang ngga kenal Raka anak nya pak Purnama yang menjadi donatur utama di kampus tersebut.
"Baiklah kalau begitu saya pergi ke kantor dulu" pamit Raka sambil berjalan keluar ruangan.
*
*
*
"Selamat pagi untuk pagi ini sebelum kita melanjutkan pelajaran saya mau memperkenalkan dulu mahasiswi baru" kata Pak Beno sambil menyuruh Ayu memperkenalkan dirinya.
Ayu pun memperkenalkan diri lalu duduk di sebelah Siska.
Hai aku Siska semoga kita jadi sahabat ya? Siska pun memperkenalkan dirinya.
"Oke sis makasih ya udah mau berbagi duduk dengan aku" kata Ayu, mereka pun lalu fokus sama pak Beno yang sedang menjelaskan pelajaran nya.
Tiba jam makan siang Siska dan kedua teman nya mengajak Ayu ke kantin, tapi Ayu menolak nya.
"Ayo kita ke kantin guys, eh ayu kamu ikut kita aja" ajak Dewi sambil menarik tangan Ayu.
"Lo kenapa ngga ikut? Ngga apa ayo ikut aja kita mah baik ko orang nya" Jawab Nisa.
"Bukan gitu, aku lupa bawa uang" jawab Ayu sambil menunduk.
"Udah pake uang aku saja" jawab Siska sambil menarik tangan Ayu.
Mereka pun akhirnya membawa Ayu ke kantin, begitu masuk kantin para mata mahasiswa pria pun semua melihat kearah Ayu.
"Hai Sis anak baru ya? Kenalin ke kita dong" kata Rendi cowok playboy dikampus itu.
"Ngga bakalan gue kenalin sama cowok playboy kaya elo" jawab Siska sambil ngajak para sahabat nya duduk di kursi yang masih kosong, dan langsung memesan makanan yang mereka suka.
"Hai anak baru ya? Tanya Faisal sambil duduk diantara mereka, dan mengulurkan tangan nya kearah Ayu, mereka pun berkenalan.
__ADS_1
"Yu' pulang nya aku antar ya? ajak Faisal, "Maaf aku sudah ada yang jemput" jawab Faisal.
"Susah juga ni cewek, aku makin tertantang untuk mendapat kan dia" gumam bathin Faisal sambil menatap kearah Ayu.
"Ya udah guys kalian udah selesai kan makn nya, kalau gitu kuy kita balik ke kelas" kata Dewi yang selalu heboh diantara mereka.
*
*
*
Akhir nya selesai juga pelajaran hari ini dan Ayu pun sudah menunggu jemputan bareng sahabat baru nya.
"Eh, malam minggu nanti kita nonton yu? Ada film baru lo? Kata Nisa yang hoby jalan-jalan dan nonton.
"Oke gampang, asal seperti biasa aku dijemput ya? Jawab Dewi yang kemana-mana harus ada yang jemput..
"Aku mah oke saja yang penting karcis nya kamu yang bayarin ya Nis? Jawab Siska.
"Kalian itu ya setiap diajak jalan selalu pada banyak mau nya, eh iya Ayu kamu ikut juga ya? Biar seru kalau berempat" Nisa pun ngajak Ayu.
"Maaf aku ngga bisa kemana-mana apalagi malam hari" jawab Ayu.
Mereka berempat pun dikagetkan oleh suara klakson motor dari belakang mereka,.
"Ayu kamu pulang nya bareng aku aja, kalau naik motor cepet lo" ajak Faisal sambil menampilkan senyuman maut nya.
"Makasih Sal atas tawaran nya, tapi maaf aku ada yang jemput" jawab Ayu pada Faisal.
Faisal pun terus membujuk Ayu supaya mau dibonceng sama dirinya, "Udah lah Sal orang Ayu nya ngga mau juga jangan dipaksa napa" jawab Dewi yang kesal dengan Faisal.
Sebuah mobil pun berhenti di depan mereka berlima, Raka pun membuka kaca mobil nya, lalu Ayu masuk kedalam mobil dan duduk disamping Raka.
"Wah kakak kamu ganteng juga Yu, kenalin ke kita dong Yu? Kata Dewi ganjen.
:Huh dasar mata lo itu ijo kalau liat yang bening gitu" jawab Siska sambil menyenggol lengan Dewi.
"Ya udah kita duluan ya? Raka pun pamit dan melajukan mobil nya, Ayu hanya diam membisu dan ngga mau melihat kearah Raka.
__ADS_1