
"Apa boleh aku meneruskan nya? Tanya Raka sambil menatap kearah mata Ayu dengan tatapan yang sendu. Ayu pun yang memang sejak tadi mendambanya mengangguk dengan menyunggingkan sebuah senyuman.
"Kamu tahan ya? Awalnya memang agak sakit tapi cuma sebentar aja kok? Bisik Raka dengan diakhiri mencium belakang telinga Ayu.
Ayu pun sudah ngga sanggup untuk mengeluarkan kata-kata dan hanya sebuah anggukkan yang Ayu berikan pada suaminya.
Raka pun melanjutkan lagi pesawat yang tadi sempat berhenti menuju ke dalam lembah, hingga membuat keluar nya cairan merah.
Ayu pun sejenak terdiam dan menitik kan air mata nya.
Raka pun terdiam mendengar Ayu menjerit dan menghapus tetesan air mata yang keluar karena menahan rasa sakit yang luar biasa.
"Sakit ya? Tanya Raka sambil menghapus air mata Ayu, Ayu pun mengangguk," lanjut aja By" kata Ayu.
Raka pun tersenyum lalu men cium bibir Ayu sambil mengambil alih dan menjalankan kembali pesawat nya yang sempat berhenti sebentar.
Raka mengemudikan pesawat nya dengan lihai, dia mengendalikan nya hingga menuju tempat di mana ke dua nya mendapat kan ke nik ma tan.
Hingga saat nya tiba di puncak dimana kedua nya melayang tinggi dan akhirnya ambruk terjatuh menyisakan keringat dan kelelahan, walaupun lelah tapi hati keduanya sangat berbahagia, karena mereka berdua sama-sama melakukan nya untuk yang pertama kali.
"Makasih sayang kamu telah menjaga nya dan kamu serahkan hanya untukku" kata Raka sambil mencium kening Ayu.
Ayu cuma tersenyum sambil menatap wajah suami nya yang kelihatan sangat bahagia itu.
"Kamu ko pintar sih Yang? coba dari kemarin-kemarin" Tanya Raka sambil memeluk tubuh Ayu yang masih polos.
Raka aja yang ngga tahu kalau Ayu habis nobar terus praktek, disini yang tahu hanya aku gank Ayu dan para readers saja.
Ayu yang malu pun hanya diam dan tersenyum dibalik pelukan suami nya.
"Aku harus kasih hadiah sama teman mu Siska itu" kata Raka.
__ADS_1
"Aku yang kasih semuanya sama kamu Hubby, tapi ko Siska yang mau dikasih hadiah" protes Ayu dengan manja.
"Kan gara-gara dia kasih kamu baju sexy tadi akhirnya pesawat pribadi Aby sekarang bisa tidur dengan damai" jawab Raka.
Ayu pun tertawa dan memukul dada bidang nya Raka, "Ya ampun Hubby istilah dari mana itu pesawat"
"Andai kamu tahu Hubby kalau aku pintar karena tadi aku habis nonton bareng Nisa" gumam bathin Ayu.
Raka pun cuma tersenyum dan mengeratkan kembali pelukan nya."Satu kali lagi yu Yang? Bisik Raka pada Ayu."Ngga ah By masih ngilu" jawab Ayu.
"By lepasin dulu aku mau pakai baju" kata Ayu sambil mencoba melepaskan pelukan suami nya.
"Ngga usah pakai baju biar nanti kalau pesawat nya on gampang" jawab Raka sambil mengeratkan kembali pelukan nya.
Ayu pun pasrah dengan keinginan suami nya. "Ternyata membahagiakan suami itu mudah, hanya dengan mau menemani nya tidur dan membuat nya puas" gumam bathin Ayu sambil tersenyum.
Mereka pun akhirnya tidur dengan rasa kebahagiaan yang sungguh sempurna. Raka yang bahagia karena dia orang pertama yang menjamah Ayu, dan Ayu yang bahagia karena melihat suaminya bahagia.Mereka pun ter tidur dengan saling berpelukan masih dengan tubuh polos nya, dan pesawat Raka pun tertidur dengan damai sentosa.
*
*
Siska ingat akan lingerie yang dia beli buat Ayu pun langsung mengambil ponsel dan mengirimkan sebuah chat kepada Ayu, Siska mengetik chat sambil tersenyum.
"Napa lo senyum-senyum sendiri, pasti naksir ya sama mas Andre" kata Dewi.
"Apaan sih, ya udah ayo kita tidur udah malam ini" kata Siska sambil menarik selimut untuk menutupi tubuh nya.
Siska pun terbayang dengan wajah nya Andre yang tampan dan deawa itu, Siska tersenyum di balik selimut nya.
"Apa kak Andre sudah punya kekasih ya? Mudah-mudah han saja belum ada yang punya" gumam bathin Siska.
Sedangkan Andre yang sudah berada di dalam kamar nya pun terus membayangkan Siska seolah-olah dunia nya kini hanya ada Siska seorang.
"Cantik juga, tapi apa dia sudah punya kekasih ya? Ah sudahlah mending juga tidur, biar cepat pagi dan ketemu sama Siska" gumam Andre sambil memeluk guling nya.
__ADS_1
Andre berharap Siska belum ada yang memiliki, hingga dia akan menjadi kekasih sejati nya Siska.
*
*
*
Pagi pun menjelang tapi mereka masih betah bergelut sama selimut tebal nya. Ayu pun me ngerjap kan matanya lalu dengan perlahan melepaskan tangan Raka dari perut nya.
Butuh perjuangan bagi Ayu untuk lepas dari pelukan erat suaminya, perlahan Ayu turun dari ranjang.
"Awwww,,," gumam Ayu yang terdengar oleh Raka. Raka pun me ngerjap kan matanya dan langsung melihat kearah Ayu yang tubuh nya masih polos dan sedang menahan sakit di bagian lembah nya.
"Sakit Yang? Raka pun langsung bangun dari tidur nya lalu menggendong Ayu ala bridal style spontan Ayu pun mengalungkan kedua tangan nya ke leher Raka.
Raka pun membawa Ayu ke kamar mandi lalu mendudukan nya di atas closet duduk.
"Duduk disini sebentar, aku akan menyiapkan air panas dulu" kata Raka, ketika Raka mendudukkan Ayu, pesawat nya kena senggol paha Ayu dan akhir nya pesawat Raka minta menjelajah lembah kembali.
"Yang" kata Raka sambil melirik kearah pesawat nya, Ayu pun mengikuti lirikan suaminya.
"Ya ampun By ko on sih? Tanya Ayu sambil menggelengkan kepala nya.
"Gara-gara kamu ini Yang" jawab Raka sambil mengisi air hangat ke dalam bathtub.
"Lo, ko aku yang disalahin, aku kan ngga berbuat macam-macam By? Tanya Ayu.
"Tadi kena senggol sama paha mu Yang jadi pesawat Aby on karena jaringan radar nya kuat" jawab Raka.
"Udah penuh ayo masuk sini berendam Yang, biar enakan lembah nya biar ngga sakit lagi" ajak Raka sambil menarik tangan Ayu.
Ayu pun berdiri dan masuk kedalam bathtub, hangat dan rilex yang dirasakan Ayu, apalagi wangi dari sabun yang mendominasi.
Ayu pun memejamkan matanya merasakan relaxsasi buat tubuh nya, sedang asik merasakan air hangat di bathtub tiba-tiba ada sebuah tangan yang lagi menjelajah dua bukit kembar dari belakang tubuh nya, dengan lembut tangan itu menyentuh, me re mas dan me mi lin kedua gunung yang kelihatan masih indah itu, dan akhirnya mereka pun melakukan nya kembali di kamar mandi.
__ADS_1
Akhir nya mereka pun keluar dengan senyuman terus mengembang di bibir nya Raka.