
"Gue balik aja lah" kata Siska lalu berdiri dan mau melangkah pergi, tapi tangan nya di cekal sama Nisa.
"Lo kenapa sih Sis? Ada apa? Cerita ma kita" teriak Nisa.
Siska pun diam dan menunduk menahan air mata nya yang hampir jatuh.
Dewi pun pura-pura melirik ke Arah Andre, "Apa kamu seperti ini gara-gara melihat kak Andre? tanya Dewi.
"Kak Andre? Emang ada kak Andre? Dimana? Nisa pun pura-pura bertanya pada Dewi.
"Kamu lihat ke belakang deh, dia ada di belakang kita lagi sama seorang perempuan cantik" jawab Dewi.
Nisa pun melirik ke arah belakang, dan memberi kode pada Andre.
"Ya ampun Sis ternyata kamu begini gara-gara melihat kak Andre yang lagi sama perempuan? Kamu cemburu Sis? kata Nisa.
Siska hanya diam dan menunduk menahan air mata nya yang sudah mulai jatuh.
Andre pun menghampiri mereka bertiga, "Eh kalian ada di sini rupanya" sapa Andre.
"Eh kak Andre, sama siapa kak? Tanya Nisa dan Dewi, sedang kan Siska cuma diam menunduk.
"Itu sama,,,,,," belum selesai Andre memperkenalkan perempuan yang bersama nya dia sudah menghampiri Andre.
"Kenalkan saya Elena" sapa Elena sambil mengangkat tangan sebelah kanan nya.
"Saya Nisa, ini Dewi dan ini Siska" jawab Nisa sambil menjabat tangan Elena.
"Hai Sis, kamu kenapa? Tanya Andre sambil menatap ke arah Siska.
"Ngga apa-apa" jawab SIska singkat.
"Gabung yuk di meja sama kakak" Ajak Andre.
"Gimana Sis,, Wi kita ikut gabung ma kak Andre ngga? Tanya Nisa.
"Kalau kalian mau gabung silahkan tapi maaf aku ngga bisa aku mau pulang" kata Siska dengan suara gemetar.
Siska pun membalik kan badan nya dan mau melangkah pergi, tapi sebelum Siska melangkah kan kaki nya tangan nya ada yang menggenggam nya dengan erat.
__ADS_1
"Mau kemana buru-buru, apa kamu ngga mau menemani kakak dulu? Tanya Andre.
Siska pun menghentikan langkah nya, "Aku ngga mau ganggu kakak yang lagi bersama pacar kakak" jawab Siska dengan posisi yang masih menunduk.
Sementara Nisa, Dewi, dan Elena lagi sibuk menyiapkan bunga dan cincin buat Andre, Setelah dirasa siap Andre pun berlutut sambil memegang tangan nya Siska.
"Tanpa kata hanya berani melihat mu dari kejauhan, tanpa kepastian hanya melalui harapan, dengan jauh ku mengagumi mu, tak mungkin jika selama ini kau tak tahu jika aku menyimpan rasa untuk mu, apa kita hanya terdiam dalam gengsi kita masing-masing, malam ini saat ini dan detik ini di depan semua orang aku akan menyatakan perasaan ku selama ini, Siska aku mencintaimu, apa kamu juga mempunyai perasaan yang sama kepada ku?
Siska pun terkejut dengan kata-kata yang Andre ucapkan, Siska pun membalik kan badan nya dan nampak lah Andre yang sedang berlutut dengan di tangan nya sudah ada sebucket bunga mawar yang indah.
"Kak Andre? Kalian? Siska pun kaget dan menatap mereka satu per satu, dan yang di tatap pun semuanya mengembangkan sebuah senyuman di bibir nya.
"Gimana Sis, apa kamu menerima cintaku? Tanya Andre kembali.
Siska pun menatap ke arah Andre dengan deraian air mata lalu mengangguk.
"Aku juga mencintai kakak" jawab Siska sambil mengambil bunga dari tangan Andre lalu mencium bunga nya.
Nisa, Dewi, dan Elena pun bertepuk tangan sambil tersenyum karena merasakan kebahagiaan mereka.
"Makasih Sis kamu membalas perasaan kakak" jawab Andre sambil memeluk erat Siska.
"Aku di sini untuk perjalanan panjang, Aku di sini untuk membuat mu tertawa dan tersenyum, Aku di sini untuk berdiri di sampingmu di setiap sudut, Aku di sini untuk melanjutkan perjalanan hidup bersama mu sampai akhir, Aku di sini sekarang aku di sini selamanya,,,,, Mau kah kamu Menikah dengan ku? Kata Andre dengan sebuah kotak cincin di tangan kanan nya.
Siska sungguh terharu dengan apa yang Andre lakukan kepada diri nya, dia terus menitik kan air mata bahagia nya.
"Aku mau" jawab Siska sambil mengangguk dengan deraian air mata bahagia nya.
Nisa mengabadikan momen Andre dan Siska dari awal untuk dia kirim ke Ayu.
Andre pun merasa bahagia lalu bangkit dari bersimpuh nya dan memasukan cincin ke jari manis nya Siska yang sudah dia siapkan dari sejak tadi.
Andre pun menatap SIska dengan senyuman dan raut wajah kebahagiaan yang terpancar lalu memeluk dan mencium kening nya Siska.
"Kamu jahat kak, kamu jahat" teriak Siska sambil memukul dada Andre.
"Jahat apa? Kakak Ngga jahat sayang" kata Andre.
"Tadi apa yang kakak lakukan dengan,,,,," Siska menggantung perkataan nya dan melirik ke arah Elena.
__ADS_1
Mereka semua pun tertawa terbahak-bahak. "Cemburu kan lo" teriak Dewi.
"Ini semua mereka yang merencanakan sayang" kata Andre sambil terus memeluk Siska.
"Kalian,,,, benar-benar ya, awas kalian" kata Siska. Mereka pun hanya tertawa.
"Kenal kan saya Elena manager cafe ini" kata Elena sambil mengangkat tangan nya.
"Saya Siska" jawab Siska sambil meraih tangan Elena.
"Maaf saya tadi sempat berprasangka buruk kepada anda" kata Siska.
"Ngga apa-apa justru saya yang harus nya minta maaf telah ikut drama mereka" jawab Elena.
"Akhir nya Siska udah melepas status jomblo nya tinggal diantara kita siapa duluan ni yang bakal punya pasangan" kata Dewi.
"Kayak nya elo deh kan lo udah ada yang cocok? Jawab Nisa.
"Siapa? Gue ngga ada deket sama cowok" tanya Dewi sambil berpikir.
"Itu si Faisal, dia itu cocok lo sama kamu, aku yakin kalau kalian itu adalah pasangan yang serasi dan berjodoh" jawab Nisa.
"Is males banget aku ma si Faisal" Dewi pun mencebik kan bibir nya.
"Ya sudah kita makan yuk, pesan semau kalian biar aku yang bayar" kata Andre lalu mengajak Siska dan yang lain nya duduk.
"Baik, karena drama nya sudah selesai dan berhasil maka saya undur diri mau menyiapkan semua nya buat kalian yang ada di sini" Elena pun pamit.
"Oke mbak, makasih banyak ya sudah membantu ku malam ini? Kata Andre sambil menjabat tangan Elena.
"Sama-sama pak Andre, dan selamat juga buat kalian semoga terus langgeng terus, jangan lupa saya tunggu undangan nya" jawab Elena lalu pergi meninggalkan mereka.
"Selamat ya Sis, akhirnya kamu sudah punya pendamping" kata Nisa.
"Habis ini pasti Nisa" kata Dewi.
"Tapi aku yakin setelah ini pasti kamu deh Wi" kata Siska.
Mereka pun tersenyum bahagia, cuma Dewi yang mencebik kan bibir nya kesal.
__ADS_1