Nikah Paksa

Nikah Paksa
Penguntit


__ADS_3

Mereka pun telah selesai melakukan makan siang nya, Raka pun pamit kembali kepada istri nya.



"Yang aku lanjut meeting dulu ya? Kata Raka pada istrinya.



"By aku mau jalan sama temen-temen ya? Kata Ayu sambil menyenderkan kepala nya ke bahu Raka.



"Aduh ruangan ini ko seketika panas ya? Seru Dewi sambil melambai-lambaikan tangan nya ala-ala kegerahan.



Siska dan Nisa yang sudah tahu trik Ayu agar mendapatkan izin suaminya pun memberi kode sama Dewi dengan menyenggol kaki Dewi sama kaki mereka.



"Apa sih Wi? Kata Ayu sambil melirik kearah Dewi dan mengedipkan sebelah matanya.



Dewi pun seketika mengerti akan kedipan dari Ayu dia pun akhirnya berpura-pura melihat ke ponsel nya.



"Emang kalian pada mau kemana? Tanya Raka pada mereka berempat.



"kita paling jalan ke mall lihat-lihat terus nonton" Jawab Nisa.



"Boleh ya By, kan aku bosen di sini terus, nanti aku jadi bahan gunjingan para karyawan lagi, mereka kan belum tahu kalau kita sudah menikah" Ayu pun terus mencoba membujuk Raka.



"Nanti sepulang nya papah sama mamah kita akan adakan resepsi biar semua pada tahu kalau kamu adalah istriku" jawab Raka sambil menatap kearah Ayu.



"Beneran By? teriak Ayu, dia memang menginginkan pesta pernikahan walaupun cuma sederhana.Raka pun mengangguk.



"Bro,,,,,,eh kalian semua disini? Kenapa ngga bilang kalau kamu disini? Tanya Andre sambil menatap Siska.



"Aku kesini cuma nemenin Ayu disuruh pak Raka" jawab Siska.



"Bro kenapa lo ngga bilang kalau Siska ada di kantor ini? Temen macam apaan lo" Andre pun sewot karena ngga tahu kalau wanita yang sedang di dekatinya ada di kantor dimana dia bekerja.



"La emang hubungan nya sama elo apaan? Tanya Raka sambil menatap kearah Andre.



"By Andre itu lagi deketin Siska, masa ngga tahu sih" bisik Ayu, Raka pun menatap kearah Andre sambil mengernyitkan kening nya.



"Dah lah ayo buruan udah ditunggu di ruangan meeting? Sis, kalau mau pulang kabarin aku ya? Awas jangan kaya barusan kamu ngga ngabarin aku kalau kamu ada disini" kata Andre.

__ADS_1



"Iya, nanti aku kabarin sekarang kita nya mau jalan dulu ke mall" jawab Siska.



"Kalau Siska sama pak Andre berarti tinggal kita berdua dong yang jomblo" kata Dewi. Mereka pun tertawa mendengar keluhan Dewi.



"Ya sudah tapi ke mall nya diantar pak Asep ya? Ya udah Aby keruangan sebelah dulu ya? Pake saja Atm yang Aby berikan, no pin nya tgl pernikahan kita" kata Raka sambil mencium kening istrinya lalu pergi dengan Andre.


*


*


*


"Rafi?,,,, lagi ngapain dia disini? Gumam Yulia sambil berjalan menghampiri Rafi"


"Fi, lagi ngapain disini tumben? tanya Yulia pada Rafi.



"Lagi nunggu temen, kamu sendiri kenapa keluar?" tanya Rafi sambil terus menatap kearah perusahaan tempat Yulia bekerja.



"Aku mau beli rujak, tiba-tiba saja aku pengen makan rujak" jawab Yulia.



"Akhirnya keluar juga dia" gumam Rafi yang masih terdengar oleh Yulia.



Yulia pun menatap kearah perusahaan nya bekerja, terlihat empat wanita yang tadi berada di ruangan Raka keluar lalu masuk ke sebuah mobil yang dia kenali.




"Fi mau kemana lagi? Tanya Yulia yang melihat Rafi sudah memakai helm full face nya.



"Apa Ayu yang selalu kamu sebut dan yang kamu harapkan adalah Ayu itu yang barusan naik ke mobil pak Purnama? Tanya Yulia.



Rafi hanya diam sambil terus menatap kearah mobil nya pak Purnama yang melewati dirinya bersama Yulia.



"Aku pergi dulu" kata Rafi sambil melajukan motor nya dan mengikuti mobil pak Purnama. Yulia pun terus menatap kearah Rafi yang mengikuti mobil nya pak Purnama.



"Apa Ayu itu mantan nya Rafi yang katanya sudah menikah? Kalau benar berarti,,,," gumam Yulia sambil menutup mulut nya.



"Rafi pasti akan melakukan sesuatu sama Ayu, aku harus bilang sama pak Raka, ya ampun meeting sebentar lagi di mulai" gumam Yulia sambil berjalan tergesa-gesa masuk ke perusahaan nya.


*


*


*

__ADS_1


Siang itu Rama sepulang sekolah istirahat duduk diruang keluarga bersama ibu nya, dia sekarang selalu cepat pulang karena sudah dibelikan motor oleh Raka.


Dengan syarat Rama harus rajin sekolah nya, awal nya Rama menolak pemberian kakak ipar nya itu, tapi karena Raka memaksa dan dengan alasan agar ayah nya ngga terlambat bekerja dan dirinya ngga terlambat ke sekolah akhirnya Rama pun menerima nya.



Jadi setiap sebelum berangkat sekolah Rama selalu mengantarkan dulu bapak nya berangkat kerja..



"Dek perasaan ibu ko ngga enak ya? Dan ingat terus sama kakak kamu" kata bu Santi pada Rama.



"Kangen kali bu? Nanti malam aja kita telepon kakak kalau sekarang takut nya lagi di kampus bu" jawab Rama.



Bu Santi pun mengangguk, entah kenapa hati nya hari ini benar-benar ngga enak, wajah Ayu selalu ada di pikiran nya.



Sementara Ayu dan sahabat nya sudah sampai di mall, mereka pun terus berbincang dan bercanda sehingga mereka tidak tahu kalau mereka sedang di ikuti seseorang.



Mereka pun berkeliling mall hingga akhirnya menuju bioskop yang ada di mall tersebut.



Nisa yang lagi antri beli tiket, Siska dan Ayu yang lagi beli pop corn sama minuman sedangkan Dewi duduk di tempat menunggu.



Dewi pun melirik kearah seorang pria yang memakai hodie hitam dan pakai masker, "perasaaan ni cowok ada terus diantara kita, apa dia ngikutin kita ya? Gumam batin Dewi sambil terus menatap kearah pria yang ada di belakang Nisa.



Nisa pun sudah mendapatkan tiket nya bersamaan dengan Siska dan Ayu yang ditangan nya penuh dengan makanan dan minuman yang dibeli nya.



"Bentar deh, coba kalian kesini" kata Dewi pada ke tiga sahabat nya.



"Ada apa? Tanya mereka bertiga sambil mendekat kearah Dewi.



"Kalian lihat cowok itu deh, perasaan dari tadi dia ngikutin kita" kata Dewi pelan.



Mereka pun melihat kearah pria yang ditunjuk Dewi, " Ah mungkin kebetulan saja arah nya sama ma kita" jawab Ayu.



"Ya sudah lah ayo masuk, bentar lagi film nya mulai" Ajak Nisa.



Mereka pun masuk kedalam bioskop dan tanpa disadari pria itu duduk tepat dibelakang Ayu.



Dipertengahan film Ayu izin sama ketiga sahabat nya untuk ketoilet, "Guys aku ke toilet dulu sebentar ya? kata Ayu pelan, mereka pun mengangguk.


__ADS_1


Ayu pun pergi ke toilet sendirian, tanpa Ayu ketahui ada seorang pria lagi mengikuti dirinya.


__ADS_2