
pagi hari seperti biasa Ayu mempersiapkan kebutuhan suami nya untuk berangkat kerja dan tidak lupa Ayu selalu memberikan morning kiss buat penyemangat suami nya di pagi hari.
"By acara buat besok mamah ngambil dua sesi, sesi pertama buat ibu-ibu dan sesi ke dua buat bapak-bapak dan anak panti, menurut Aby gimana? Tanya Ayu sambil memasangkan dasi nya Raka.
"Bagus Yang, jadi banyak yang men do\*a kan kita semua terutama anak kita ini" jawab Raka sambil mengelus perut buncit nya Ayu.
"Gimana By, udah dapat sekertaris baru nya? tanya Ayu.
"Sudah Yang dan hari ini sudah mulai masuk kerja dan akan di bimbing dulu sama Yulia, oh ya Yang, Yulia titip salam sama kamu" kata Raka sambil memakai jam tangan bermerk nya.
"Salam balik ke mbak Yulia By, emm,,, sekertaris nya pasti cantik dan sexy ya By? Tanya Ayu yang sedikit khawatir karena dirinya sudah ngga sexy lagi.
"Ngga tahu, Aby belum pernah melihat nya, cuma melihat proposal nya saja, kalau dia berpotensi itu aja, kenapa? Cemburu ya? Raka pun menggoda AYu.
"Siapa yang cemburu, aku cuma minder saja By, aku sekarang sudah ngga kayak dulu lagi, sekarang aku gemuk di lihat dari mana pun ngga ada sexy nya" jawab Ayu sambil melihat ke arah kaca.
"Kata siapa ngga sexy? Justru kamu hamil seperti ini menurut Aby kamu sexy, dan kamu harus tahu Aby suka kamu hamil karena kamu lebih agresif dan selalu memuaskan Aby" jawab Raka sambil memeluk Ayu dari belakang.
Raka pun mencium pipi Ayu dan tangan nya meremas lembut bukit kembar Ayu yang semakin hari semakin besar saja.
"By,,,," Ayu yang semenjak hamil hormon nya tinggi, baru bukit nya saja yang di remas pelan oleh Raka, hormon nya langsung naik.
Raka pun terus me re mas dan me mi lin buah yang ada di bukit nya Ayu hingga lolos lah de sa han Ayu di pagi itu.
"Den Raka,,, non,,, di tunggu tuan dan nyonya besar di meja makan" teriak bi Asih membuat kedua nya menghentikan aktifitas nya.
"By,,," bisik Ayu dengan tatapan memohon nya, Raka pun tersenyum dan paham apa yang di ingin kan istri nya.
Raka pun melepaskan pelukan nya lalu membuka pintu kamar.
__ADS_1
"Bi tolong bilangin sama papah dan mamah sarapan nya duluan saja, nanti kita nyusul" kata Raka lalu menutup kembali pintu nya setelah bi Asih pergi.
"Ya udah ayo By kita ke bawah saja, aku udah ngga mood melanjutkan nya" kata Ayu dengan wajah kesal nya.
"Lanjut aja Yang bentar aja" jawab Raka sambil memeluk Ayu kembali.
"Nanti malam aja lah By sekarang aku nya males" jawab Ayu sambil melepaskan tangan Raka yang melingkar di perut nya.
Raka pun ngga bisa memaksa nya karena mood Ayu lagi jelek gara-gara gangguan dari BI Asih.
Raka pun ngga bisa nyalahin bi Asih, karena pagi itu memang waktu nya sarapan bareng orang tua nya dan itu sudah menjadi kewajiban di keluarga mereka.
"Ya sudah kalau gitu ayo kita ke bawah, senyum dong, nanti malam Aby kasih tiga ronde sekaligus" kata Raka sedikit mencair kan suasana Ayu yang lagi bete.
"Sakit pinggang ku By kalau tiga ronde, lagian kan masih belum boleh sering-sering" jawab Ayu.
"Aby geli ih, kenapa belum di bersihkan sih kumis nya" teriak Ayu sambil menjauh kan bibir Raka.
"Nah gitu dong senyum jadi kan enak di pandang, nanti Aby bersihkan" jawab Raka.
"Udah ah ayo, papah sama mamah sudah nungguin" kata Ayu sambil menarik tangan nya Raka.
*
*
Siska yang sudah di jemput Andre pun kini sudah berada di mobil Andre untuk menjemput Nisa.
"Yang besok hadir ya di acara empat bulanan kakak ipar? Ajak Andre.
"Iya kita akan datang ko, tapi seperti biasa ya jemput aku ma Nisa juga, kasihan dia masih jomblo jadi belum ada yang antar jemput beda dengan Dewi dan aku" jawab Siska.
__ADS_1
"Jadi kalian anggap pasangan kalian itu supir ya? Yang siap antar jemput kalian kemana pun kalian pergi" kata Andre.
"Ya ngga gitu juga, tapi kalau bukan pasangan kita yang antar jemput kita terus siapa? Selingkuhan kita gitu? Ya kalau kakak ngga mau antar jemput ya ngga apa-apa tapi kakak jangan cemburu kalau aku ada yang antar jemput" jawab Siska sedikit kesal sama Andre.
"Ngga ko Yang, aku siap jadi pasangan, sahabat, dan sopir kamu, kemana pun kamu mau pergi aku siap mengantarkan nya, awas saja kalau minta dianterin cowok lain" jawab Andre.
"Nah makanya jangan ngeluh, dan jangan merasa kalau kakak itu seperti sopir nya Aku" jawab Siska.
"Iya deh iya, perempuan memang selalu benar dan ngga pernah salah" gumam Andre.
"Apa kak? Tanya Siska yang mendengar gumam man Andre tapi kurang jelas.
"Ngga, ngga apa-apa, kakak cuma ingat ada yang harus di kerjakan aja pagi ini" jawab Andre yang mendapat jawaban oh saja dari Siska\*
*
*
Raka pun sudah sampai dan duduk dengan di hadapan nya sudah banyak tumpukan berkas, dia harus menyelesaikan semua nya hari ini juga.
Laura yang sudah datang pun diantar oleh ob ke meja sekertaris yang masih di tempati Yulia, Yulia masuk hari ini hanya untuk memberitahu kan dan menyerahkan semua kerjaan diri nya kepada Laura.
"Pagi bu? saya Laura, sekertaris baru di kantor ini" sapa Laura setelah sampai di depan meja nya Yulia, sedangkan ob yang mengantar nya sudah kembali dan melakukan pekerjaan nya.
"Saya Yulia, selamat ya kamu di terima di kantor ini dan mulai saat ini kamu menggantikan saya, hari ini saya akan memberitahu tugas dan jadwal serta semua berkas-berkas yang harus kamu pelajari" kata Yulia sambil membalas jabat tangan dari Laura.
"Makasih bu, saya mohon bimbingan dari ibu, sebelum ibu risent" kata Laura.
Laura di hari pertama nya kerja dia ingin kelihatan sempurna dimata semua orang terutama bos nya, Laura berharap bos nya akan terpesona dengan penampilan dan kecantikkan nya.
"Mari saya perkenalkan ke pak Raka, pak Raka ini adalah presdir sekaligus anak dari yang punya perusahaan ini" ajak Yulia, dan membuat hati Laura berbunga-bunga.
__ADS_1
"Amazing ternyata bos ku anak nya yang punya perusahaan ini, aku harus bisa mendapatkan nya" gumam bathin Laura.