
Lalu ia melapor ke pada Elvin semua nya membuat Elvin melotot tak percaya....
" Kamu jangan bercanda" ujar Elvin tidak yakin....
" Bener Tuan saya tidak bohong" ujar Hakim mengangkat tangan ya sambil membuat angka 2.....
Elvin yang aneh mendengar penuturan nya ia yakin kalau wanita itu special dan langka di temui lalu Elvin memutuskan untuk menerima nya sebagai karyawan.....
" Dia di terima" ujar Elvin dingin.Seketika itu Hakim melotot mendengar penuturan nya bos mereka ia tahu kalau di jawab bisa bisa bos nya itu mematahkan kepala nya.....
" I....iya....saya akan bilang pada nya,permisi" ujar Hakim menunduk dan langsung ke luar dari ruangan dan masuk ke ruangan Alana...
" Nona Alana" ujar Hakim menatap ke arah nya...
" Sudah ku bilang jangan mengganggu ku " ujar Alana kesel di bangunin oleh Hakim...
" Nona anda di terima di perusahaan ini jadi anda sudah sah jadi sekretaris Tuan dengan syarat dandanan anda harus kami make over" ujar Hakim panjang lebar sedang kan Alana melotot bagaimana tidak ia tidak mau kalau orang tau ia asli nya....
" Serah Tuan aja lah" ujar Alana memutar bola mata nya males.....
Setelah itu jam b sudah menunjukkan waktu makan siang lalu ia pergi ke kantin itu lagi sedang di loby ia berpapasan dengan Elvin dan Hakim mereka hanya memasang wajah datar dan dingin sedangkan Alana cuek lalu Lana tiba tiba dapet notifikasi di hp nya langsung merogok nya..
__ADS_1
" What? gue dah jadi istri?" ujar Alana terkejut membaca pesan dari ayah nya tersebut sedang kan Elvin yang tak jauh dari Alana mendengar nya langsung membulatkan mata nya dan langsung saja ekspresi nya berubah...
" Hakim tolong cari identitas Alana? aku mulai curiga dengan tingkah gadis tersebut" Ujar Elvin masuk ke dalam mobil di balas anggukan oleh Hakim....
Alana yang sudah membaca pesan tersebutlah tiba tiba ia lupa mendadak karena melihat banyak makanan di kantin lalu ia segera memesan kan makanan dengan porsi besar bisa di katakan porsi ibu hamil semu gadis and karyawan yang melihat nya menatap aneh dan jijik kepada Alana gimana tidak dan dana seperti cupu makan banyak tapi tetap saja berat badan nya Lana gak pernah naik....
" Iyuh gadis itu sangat menjijikan" ujar salah satu dari mereka lalu ia langsung saja pergi ke meja Alana duduk.....
" Hey lu anak baru ya?" ujar gadis tersebut Alana yang melihat nya sekilas lalu ia fokus pada makanan an nya....
" Woy jawab kalau gue nanya?" ujar gadis itu yang tak lain Lily manajer perusahan paling body goals.....
" Iya" ujar Alana yabg kesel karena gadis itu menganggu nya....
Check.....
Lily mencekam dagu nya Alana sedang kan Alana yang tersedak langsung meminum air walau ia di cekam.....
Setelah itu Lily dan Alana saling tatap yang lain nya tidak ada yang berani membantu Alana....Alana yabg menatap Lily males aja tapi cekaman itu menurut Alana tidak menyakitkan .....
Lalu Lily menuangkan soda ke makanan nya Alana lalu menyuruh Alana makan tapi Alana hanya diam...
__ADS_1
.
" Woy makan jangan diam" ujar Lily meneriaki Alana....
" Turun kan tangan kotor mu" desik Alana menatap ke arah Lily....
Hahahaha....
" Apa kau bilang?" ujar Lily ....
plak....
Lily menampar Alana...sedangkan Alana yang sudah panas Akibat tamparan nya Lily tersenyum nyengir ...
" Kau ingin bermain ya?" gumam Alana menatap Lily hidup hidup....
ckak....
Alana mencekam. leher nya Lily sampai membuat nya susah bernafas dan mendorong ke dinding yang lain ingin membantu tapi tak bisa....
" Yang berani maju satu langkah akan mati?"Teriak Alana menggema seluruh perusahaan....
__ADS_1
Setelah mencekam nya Lana menampar nya dengan keras bertubi-tubi saking keras nya sudut bibir nya Lily keluar darah tak tanggung tanggung Alana juga memantukan kepala lily ke dinding hingga keluar darah di selah selah rambut dan ia menjambak keras rambut nya lily sampai satu genggaman Alana terputus rambut nya lalu Alana membuang rambut nya ngasal sedang kan lily sekarang ia sudah botak tengah dan pingsan tak sadar kan diri setelag itu Alana keluar dan pergi meninggal kan orang yangs sedang mematung....
bersambung