
Entah mengapa Yulia hari ini pengen sekali jalan ke mall, dia pun pergi ke mall sendirian, Yulia keliling menghilangkan penat setelah enam hari bekerja.
Yulia pun masuk kedalam cafe hanya untuk beristirahat sambil minum cofee kesukaan nya.
Begitu Yulia melirik kearah samping ternyata ada Rafi yang lagi duduk sendiri sambil fokus sama ponsel nya.
"Rafi" gumam Yulia yang langsung menghampiri Rafi ke meja nya.
"Fi kamu kemana aja setiap aku menghubungi mu ngga pernah kamu angkat aku chat pun ngga pernah kamu balas" tanya Yulia sambil duduk di depan Rafi.
Sungguh yulia sangat merindukan sosok Rafi yang telah merenggut sesuatu yang berharga milik nya.
Rafi pun kaget lalu mendongakkan kepala nya, "Yul lagi ngapain disini? Tanya Rafi sambil melirik kearah samping kiri dan kanan Yulia.
"FI aku kangen sama kamu, kenapa kamu menjauhi aku? Aku butuh teman Fi, aku butuh kamu" jawab yulia dengan mata berkaca-kaca.
"Tolong mengerti Yul untuk saat ini aku lagi pengen sendiri" jawab Rafi.
"Kamu egois Fi, kamu mengambil sesuatu yang berharga dari diriku tapi setelah itu kamu malah mencampakkan aku" gumam Yulia yang masih bisa di dengar Rafi, karena bagaimana pun Yulia masih sadar kalau mereka lagi di tempat umum.
"Jangan bahas disini, lebh baik kita cari tempat buat menyelesaikan semuanya" ajak Rafi sambil menarik tangan Yulia. Mereka pun pergi keluar cafe secara beriringan.
*
*
*
"Jujur sama aku Yu? Sebenar nya kamu dan mas Raka ada hubungan apa? Kalian bukan adik kakak kan? Tanya Nisa.
"Kita,,,kita,,,," Ayu pun merasa ragu untuk ymenceritakan semua pada Nisa, karena grogi Ayu pun menyingkap rambut panjang nya kebelakang dan terlihatlah oleh Nisa tanda yang Raka buat semalam.
"Ayu bentar" kata Nisa sambil memegang tangan Ayu lalu dia menyingkapkan rambut Ayu.
"Ini siapa yang buat tanda disini? Dan kelihatan nya ini masih baru? desak Nisa sambil terus menelisik leher Ayu.
__ADS_1
"Nis aku,,,aku,," Ayu pun diam dan menghembuskan nafas nya pelan. "Tolong jujur Yu biar aku ngga salah paham dan ngga berprasangka buruk kepadamu' kata Nisa.
"Tapi sebelum nya aku minta maaf ya ke kalian, karena aku semenjak kenal kalian aku ngga jujur" kata Ayu dengan tatapan memohon nya.
"Oke aku maafkan kamu, tapi tolong kamu jujur ke aku, ceritakan semuanya" jawab Nisa.
"Sebenar nya mas Raka adalah suamiku Nis" kata Ayu yang membuat Nisa kaget setengah mati, Nisa sampai tidak bisa berkata apa-apa lagi, dia hanya bisa menutup mulut nya.
"Gimana cerita nya diumur kamu yang masih muda, kamu sudah punya suami" kata Nisa di sela-sela kaget nya.
Ayu pun menceritakan semua nya dari awal sampai dia berada disini, "Nah begitulah cerita nya Nis, maafkan aku ya Nis? Kata Ayu dengan mata yang memohon.
Nisa pun memeluk Ayu, "Kamu adalah wanita kuat dan tangguh, kamu rela mengorbankan masa muda kamu hanya demi berbakti kepada kedua orang tua, aku salut pada kamu, andai aku yang ada di posisi kamu belum tentu aku bisa seperti kamu sekarang" kata Nisa sambil memeluk erat Ayu.
"Jadi ini semua suami mu yang melakukan nya? Jangan bilang semalam kamu,,,," Tanya Nisa sambil menatap kearah mata Ayu.
"Jangan bilang semalam adalah malam pertama kalian? Tanya Nisa sambil dijawab dengan anggukkan oleh Ayu hingga muka Ayu pun merah karena menahan malu.
:Ya ampun Yu? Kenapa ngga bilang dari awal, kan kita jadi gangguin kalian" kata Nisa yang merasa bersalah.
"Ngga ko Nis, malah aku bereterimakasih sekali pada kalian semua, gara-gara kalian kesini malam pertama pun terjadi" jawab Ayu sambil tersenyum.
"Tapi aku mohon ya jangan bilang siapa-siapa kalau aku sudah menikah hanya kamu dan Siska yang baru tahu, soalnya aku takut dikeluarkan dari kampus" kata Ayu.
"Appa!!! jadi kamu udah ,,,,,," teriak dewi menutup mulut nya sambil menatap kearah Nisa dan Siska.
"Jangan teriak Dedew, udah sini duduk nanti kita jelaskan" kata Siska sambil duduk disebelah Ayu dan Nisa.
"Jadi kamu sudah tahu duluan Siska Maharani? Kenapa kamu ngga bilang ke kita? Tanya Nisa sambil menatap tajam kearah Siska.
__ADS_1
"Kan aku udah janji ngga akan bilang siapa-siapa sama Ayu, lagian aku juga tahu nya kemarin pas ditoilet" jawab Siska.
"Jadi kemarin kalian ngga ikut pelajaran pak Beno itu kalian lagi asyik ngegibah? Tanya Dewi
Ayu dan Siska pun menggangguk sambil tersenyum, "Oh patah hati ini, ternyata babang ganteng suaminya sahabat aku" kata Dewi yang so sedih."Lebay lo" jawab ketiga sahabat nya,.
"Eh Wi awas ya tu mulut lo rem nya harus pakem jangan ember, soalnya ngga ada yang tahu tentang pernikahan mereka" kata Nisa sama Dewi.
"Iya,,,iya,,aku mau silent terus ni bibir kalau masalah Ayu sama babang ganteng mah, Eh tapi semalam aku lihat wajah Ayu pas nobar ko kaya yang baru nonton kaya gitu" tanya Dewi.
"Emang aku baru pertama kali nonton kaya gitu Wi" jawab Ayu.
"Oh nonton baru pertama kali ya Yu tapi praktek beuhhh berkali-kali" kelakar Dewi sambil tertawa.
"Omongan mu Wi, asal kamu tahu Wi dia itu baru melakukan malam pertam aja baru tadi malam" jawab Nisa.
"What!!! Ko bisa, berarti tadi malam habis nobar kamu langsung praktek? tahu gitu aku nonton secara live Yu" jawaban Dewi dapat pukulan dari mereka bertiga.
"Sudah ah jangan dibahas lagi, udah siang ini kita masuk yu? Mas Raka ma Andre pun udah selesai renang nya" ajak Ayu sambil berdiri.
"Non makan siang sudah siap" kata bi Asih. "Iya bi makasih ya? Jawab Ayu.
"Kita makan siang dulu ayo, kalian langsung aja ke ruang makan, aku mau panggil mas Raka sama Andre dulu" kata Ayu.
"Oke, kita akan langsung menuju tempat membuat hatiku senang dan bahagia" jawab Dewi sambil menuju keruang makan, para sahabat nya hanya menggelengkan kepala sambil mengikuti nya dari belakang.
"Hubby ayo kita makan siang dulu" ajak Ayu sambil mencari-cari keberadaan suami nya.
"Bentar Yang Aby lagi pake baju dulu" teriak Raka dari walk in closet, terbesit dipikiran Ayu mau ngerjain suami nya.
Ayu menghampiri Raka ke ruang walk in closet dengan langkah yang pelan-pelan, "Greppp" Ayu pun memeluk suami nya dan mencium punggung suami nya dari belakang
__ADS_1