
Rafi pun sampai ke kontrakkan nya Yulia, mereka turun dari motor lalu masuk kedalam rumah kontrakan nya.
"Masuk dulu lah Fi, temenin aku sebentar malam ini" ajak Yulia pada Rafi dengan nada manja nya.
"Tapi ini udah malam Yul, lagian kamu juga besok kan kerja" jawab Rafi, Rafi pun melangkah kearah motornya, sebelum Rafi pergi dari kontrakkan nya Yulia, hujan pun turun begitu deras nya
"Nah kan hujan, ayo sebentar saja sambil nunggu hujan nya reda, lagian aku lagi sebel sama bos ku itu, dia so jual mahal" kata Yulia sambil menarik tangan Rafi untuk masuk kedalam.
: Emang kenapa dengan bos mu? Tanya Rafi sambil terus mengikuti langkah Yulia masuk.
"Makanya kamu masuk dulu lagian disini dingin mana hujan nya deras lagi" kata Yulia sambil duduk berdampingan sama Rafi.
"Dia itu seorang bos yang tampan status masih single tapi aku ko susah ya merayu dia, padahal berbagai cara telah kulakukan, tapi tetap saja dia tidak melirik aku" kata Yulia sambil menyenderkan kepala nya di bahu Rafi.
"Setampan apa sih dia sampai kamu mau merayu nya" jawab Rafi sambil memainkan ponsel nya.
"Dia memang tampan tapi dihatiku hanya ada kamu dari dulu hingga sekarang" jawab Yulia sambil menatap dan menyentuh pipi Rafi dengan lembut.
Rafi pun menoleh kearah Yulia yang sedang menatap nya, Yulia yang memang sudah benar-benar jatuh cinta sama Rafi pun mendekatkan bibirnya ke bibir Rafi.
Bibir Yulia pun menempel manja di bibir Rafi, rasa hangat yang diberikan bibir Yulia pun menggeleyar ke seluruh tubuh Rafi.
Dimalam yang dingin disertai hujan yang deras membuat mereka membutuhkan kehangatan satu sama lain nya.
Yulia pun cuma menempelkan bibir nya di bibir Rafi, tidak ada penolakan dari Rafi, Yulia pun me lu mat dan me nye sap nya, Rafi yang terbuai oleh suasana pun melupakan Ayu sejenak di pikiran nya, dia menikmati sensasi yang diberikan Yulia pada dirinya.
Tangan Yulia pun tidak diam, tangan nya masuk kedalam kemeja yang di pakai Rafi lalu mengusap dada nya dengan lembut hingga membuat Rafi semakin terbuai.
Tangan Rafi pun sudah tidak bisa dikondisikan lagi tangan nya merayap kebuah dada Yulia yang montok hingga membuat Yulia men de sah dengan kelakuan Rafi.
__ADS_1
Malam yang dingin ditambah hujan yang deras membuat mereka lupa dengan segala nya yang ada hanyalah rasa ingin memberikan kehangatan dan ke nik ma tan.
Yulia yang identik nya sudah dari dulu menyukai dan menginginkan Rafi pun begitu liar mencumbu Rafi.
Rafi yang sudah ngga tahan lagi dengan cumbuan dari Yulia pun menggendong Yulia masuk kedalam kamar tanpa melepaskan ciuman nya.
Kini mereka sudah polos tanpa sehelai benang pun, dan ini pertama kali buat Yulia, karena dari dulu Yulia menjaga kesucian nya hanya untuk Rafi seorang.
Yulia rela menyerahkan nya malam ini sama Rafi hanya karena Yulia tidak mau kehilangan Rafi lagi dari sisi nya.
Rafi pun sudah berada diatas Yulia, matanya menatap kearah Yulia, sebelum Rafi menyadari semuanya Yulia pun langsung me lu mat bibir Rafi dengan rakus.
Rafi pun sudah ngga tahan dan langsung menerobos benteng pertahanan milik Yulia, Yulia menjerit kesakitan.
Semakin lama rasa sakit yang Yulia rasakan menghilang dan berganti dengan rasa ke nik ma tan yang tiada tara, yang membuat angan-angan Yulia terbang bersama hilang nya kesucian Yulia malam ini.
*
*
*
Diwarung pecel lele begitu riuh orang-orang dengan kelakuan Raka pada Ayu, mereka menjadi saksi atas pernyataan cinta nya pada Ayu istri cantik nya.
"Terima,,,terima,,,,terima,,,," begitulah teriakan mereka yang melupakan makanan nya hanya demi menyaksikan pernyataan Raka pada Ayu.
Ayu pun menitikkan airmatanya, jujur Ayu baru pertama kali diperlakukan seperti ini sama seorang pria, karena waktu sama Rafi biasa aja.
Selintas di pikiran Ayu wajah Rafi muncul seakan-akan wajah Rafi akan menggagalkan semua nya, tapi kejadian di lampu merah tadi yang mengingatkan Rafi bersama seorang perempuan pun membuat Ayu yakin dengan jawaban nya.
__ADS_1
Jantung Raka sudah berdetak sejak tadi ia menyanyikan sebuah lagu buat Ayu, hingga kening nya pun sekarang bercucuran keringat karena menunggu jawaban dari Ayu istri nya.
Ayu pun melirik kesemua orang yang berada di warung pecel lele tersebut, mereka semua tersenyum dan menggangguk, membuat Ayu tambah yakin dengan jawaban nya.
Anak kecil yang tadi ngatain Raka pun maju menghampiri mereka berdua.
"Tante terima saja om ganteng ini, kelihatan nya dia tulus menyayangi tante, om ni pake jepitan rambut saya, kalau tante nya nerima om, maka om harus memakaikan nya dirambut tante cantik ini, tapi kalau om nya ditolak maka om harus membelikan aku jepitan rambut yang banyak dengan berbagai model" kata anak kecil itu sambil memberikan jepitan rambut nya pada Raka lalu pergi meninggalkan mereka berdua dan kembali pada orang tua nya.
Ayu pun tersenyum menatap kearah anak kecil itu, lalu beralih menatap Raka yang masih bersimpuh di depan nya.
Ayu pun menggenggam tangan Rafi, "Semua orang pernah bersalah dan pasti punya kesalahan, dan aku memaafkan kesalahan kamu tapi tidak untuk yang kedua kalinya, kalau kamu memang mau berubah dan membuka hatimu untuk aku, aku pun akan membuka hatiku untuk kamu, mari kita menuju ke depan yang lebih baik lagi, lupakan masa lalu tatap masa depan dengan penuh kegahagiaan" jawab Ayu sambil mengangguk.
"Jadi kamu mau menerima aku sebagai suami kamu sesungguh nya? Tanya Raka sambil berdiri.Ayu pun mengangguk sambil tersenyum.
Betapa bahagia nya Raka malam ini, dia pun langsung memeluk istrinya dengan senyum kebahagiaan.
Mereka semua yang menyaksikan pun ikut terharu dan bahagia, lalu kembali ke meja masing-masing dan melanjutkan makan nya.
Raka pun memasangkan jepitan rambut yang dikasih anak kecil itu pada rambut hitam Ayu dengan senyuman di bibir nya yang terus mengembang.
"Untuk semua yang makan disini saya yang bayar silahkan ambil sepuas nya" teriak Raka dan membuat semua orang yang ada disitu tersenyum bahagia.
Raka pun tidak lupa sama dua orang pengamen yang telah membantu nya malam ini, Raka pun memberikan uang lima lembar berwarna merah membuat dua orang pengamen tersebut bahagia sampai menitikkan airmata nya.
"Terimakasih mas" jawab kedua pengamen tersebut sambil memeluk Raka bergantian.
Ayu pun tersenyum bahagia melihat kebahagiaan kedua pengamen itu.
__ADS_1