Nona Galak & Tuan Posesif

Nona Galak & Tuan Posesif
Bab 49 Hamil Lagi


__ADS_3

Pagi berikutnya, Zarina baru saja mengantar anak anak ke sekolah. Wanita itu lantas pulang setelah mendapati suaminya tengah sakit.


Sampai di Villa, dia lekas pergi ke kamar menemui sang suami. Zarina mengusap punggung Morgan. Pria tampak itu membuka matanya pelan lalu mengusap perut istrinya.


"Jangan ke mana mana, temani aku saja sayang. " gumam Morgan pelan.


"Hubby, apa kamu masih merasa mual? " tanya Zarina yang ditanggapi anggukan Morgan. Zarina semakin cemas dengan keadaan suaminya. Wanita itu turut berbaring, dia membiarkan Morgan memeluk dirinya.


Dia mengusap kepala sang suami dengan lembut. Terdengar suara helaan nafas panjang yang ke luar dari bibirnya. Cup Zarina mencium pucuk kepala suaminya dengan penuh kasih sayang.


Morgan sendiri menikmati aroma mawar dari tubuh istrinya itu. Sontak membuat rasa mual dalam perutnya seketika lenyap.


"Aku hubungi dokter ya? " tanya Zarina namun di tanggapi gelengan.


Zarina menghela nafas panjang. Kembali memeluk suami tercintanya yang dalam mode manja. Kali ini dia pasrah, membiarkan sang suami bermanja manja dengannya.


Namun kemanjaan itu berubah kala tangan Morgan bergerak ke mana mana. Pria tampan itu membalik keadaan menjadi di atas sang istri dan mereka melakukan penyatuan di atas ranjang.


Sore harinya keduanya baru ke luar dari kamar. Morgan merangkul bahu sang istri menuju ke ruang tengah.

__ADS_1


"Hubby, apa Vella akan menerima jika tak lama lagi dia akan punya adik lagi? " tanya Zarina pada sang suami.


Morgan berusaha menyakinkan istrinya jika putri mereka itu pasti akan terima. Tak lama oma dan opa datang bersama Vella dan si kembar.


Zarina lekas memanggil anak anaknya untuk bergabung bersama mereka.


"Mommy ingin bilang jika mommy tengah mengandung calon adik kalian. " ungkap Zarina dengan senyuman lebarnya. Twins E tentu saja sangat bahagia mendengar kabar ini.


"Sayang apa kamu tak senang jika tak lama lagi akan memiliki adik


lagi? " tanya Zarina pada Ravella.


Semua orang tampak lega mendengar pengakuan Vella barusan. Dia pun pamit pada orang tuanya lalu mengajak kedua adiknya menuju ke kamar atas. Mommy Amelia dan Daddy Kenzo memberikan selamat pada anak dan menantunya. Pasangan paruh baya itu tampak bahagia.


Morgan menciumi pucuk kepala sang istri. Dia begitu bahagia dengan kehamilan kedua Zarina kali ini. Mommy dan daddy saling melirik satu sama lain. Zarina sendiri pamit pergi menemui anak anak.


Skip


Zarina menemui putri sambungnya. Dia mengerutkan kening melihat Vella melamun. Wanita itu lantas mendekat dan duduk di sebelahnya.

__ADS_1


"Sayang kenapa melamun? " tanya Zarina dengan lembut. Ravella menoleh, menatap lekat wajah ibu sambungnya.


"Bicaralah! " sambung Zarina dengan lembut.


"Jika adik bagi nanti lahir, apa mommy akan melupakan aku seperti mommy Agista? " tanya Ravella yang membuat Zarina terdiam.


Wanita hamil itu mengusap kepala sang anak kemudian tersenyum dan menjelaskan dengan pelan pada sang anak. Rasa sayang dirinya dengan Vella, twins dan calon bayi dalam perutnya akan tetaplah sama besarnya.


Vella lekas memeluk tubuh sang mommy yang di balas Zarina. Setelah itu dia melepaskan pelukannya dan mengajaknya ke luar diikuti si kembar. Zarina membiarkan Vella menemani si kembar bermain.


Zarina pov


Aku sangat tahu perasaan kamu sayang. Mommy akan selalu sayang sama kamu Vella, sama seperti sayangku pada Twins E. Mommy tak akan pernah membedakan antara kamu dan adik adikmu. Rasanya sangat sedih melihat kamu tampak ketakutan akan kehilangan kasih sayang lagi.


Zarina POV end.


Dia menemui suami dan mertuanya di ruang tamu. Zarina kembali mengobrol dengan sang mertua dengan santai. Canda tawa mewarnai obrolan mereka sore itu. Zarina begitu bahagia di kelilingi orang orang yang sayang padanya.


Sering ponsel Morgan mengalihkan perhatiannya. Pria itu tengah berbicara dengan temannya sebentar lalu berpamitan pada sang istri. Zarina membiarkan suaminya pergi setelah memastikan keadaan Morgan jauh lebih baik.

__ADS_1


__ADS_2