Nona Galak & Tuan Posesif

Nona Galak & Tuan Posesif
Bab 76 Season 2 Part 14 Pertunangan Ravella & River


__ADS_3

Kini keluarga Brighton tengah sibuk menyiapkan pesta pertunangan antara Ravella dengan River. Pihak keluarga yang akan menyiapkan pestanya.


Saat ini Ravella berada di taman belakang Villa keluarganya. Kini dia tengah duduk di ayunan bersama sahabatnya Kirana.


"Aku jadi penasaran dengan calon suami kamu Vel! " cetus Kirana.


"Untuk apa penasaran, mau merebutnya lagi kah Ki? " cibir Ravella.


"Kau masih ingat tidak saat kita kuliah dulu? "


Kirana kembali diam. Ravella memilih bangkit dan kembali ke dalam. Kirana segera menyusul teman lamanya itu. Dia bergabung dengan Ravella dan adik adiknya.


Essie menatap sinis teman dari kakak nya itu. Kirana tersenyum kikuk, dia lekas duduk dengan canggung. Ravella sendiri memilih tak peduli dengan Kirana, dia asyik mengobrol dengan sang mommy.


"Kak Kirana masih punya muka ya datang ke sini lagi setelah sekian lama. " sindir Essie pada teman kakaknya.


"Aku kalau jadi kak Kirana sih gak bakal berani datang ke rumah teman semasa kuliahnya. Ada gitu teman nikung temannya. " sindir telak Essie.


Ravella sempat menegur sang adik untuk tak mengingat masa lalu. Dia hanya ingin fokus pada pertunangannya dengan River nanti malam.


Kirana sendiri telah kehilangan kata kata setelah mendengar sindiran Esther atau Essie. Tanpa banyak kata wanita itu langsung pamit pulang begitu saja.

__ADS_1


Setelah kepergian Kirana, mereka baru bisa bernafas lega. Ravella menghela nafas panjang, tak ingin memikirkan masa lalu lagi. Sudah dua kali dia di tikung oleh orang orang terdekatnya.


"Kak Vella, sebaiknya nanti malam enggak usah undang dia. " ujar Essie.


"Ya aku memang tak berniat mengundang Kirana dalam pesta pertunangan ku dengan River! "


Skip



Malam ini Ravella tampil luar biasa mengenakan gaun berwarna biru. Kini dia berhadapan dengan sang kekasih hati. Banyak tamu yang telah hadir dalam pesta pertunangan mereka.


Daddy Morgan membuka awal dengan beberapa patah kata. River dan Ravella lekas saling bertukar cincin satu sama lain. Suara tepukan tangan memeriahkan suasana pesta.


"I love you Vella baby! "


"Me too sayang. " balas Ravella tak kalah berbisik. Pria tampan itu melingkarkan lengan kekarnya ke pinggang ramping Ravella.


Keduanya memeluk orang tua masing masing sebentar. Para orang tua ikut merasakan euforia bahagia anak anak mereka.


Mommy Zarina mencium kening putrinya sekaligus memberikan selamat untuk Ravella dan River.

__ADS_1


"Calon ibu mertua, bisakah pernikahan aku dan Vella baby di percepat saja. " ceplos River yang membuat semua orang tertawa mendengarnya.


Daddy Morgan meninju pelan lengan calon menantunya. Tawa geli terdengar renyah pada malam ini. River sendiri mendengus pelan, dia tak mendapat dukungan atas idenya barusan.


River lekas mengajak sang kekasih hati berdansa. Ravella tentu saja menerima tawaran sang tunangan. Kini mereka menjadi pusat perhatian para tamu yang hadir.


"Tak lama lagi kita akan menikah sayang, bagaimana perasaan kamu saat ini? " tanya River.


"Tentu saja aku bahagia, aku akan menjadi istri dari pria tengil bernama River Ganeshwara. " ujarnya seraya tersenyum geli. River dengan berani menciumi sang kekasih tanpa merasa malu sama sekali.


Ravella menepuk tubuh kekar sang kekasih. Keduanya saling tertawa satu sama lainnya.


Sementara para orang tua hanya bisa menggeleng melihat kelakuan River yang tidak tahu malu. Mommy Zarina tersenyum lebar melihat sang anak tampak bahagia.


"Zarina, kau sangat hebat bisa mendidik Ravella hingga seperti sekarang. " ujar nyonya Salsa pada calon besannya.


"Kau bisa saja Salsa, ayo sebaiknya kita duduk. " ajak mommy Zarina. Mereka memilih duduk di sudut ruangan.


Usai dansa, River mengajak tunangannya menemui para sahabatnya yang datang. Ravella berkenalan dengan para sahabat dari sang kekasih. Wanita itu berusaha berbaur dengan yang lainnya. Selama ini dia menganggap semua temannya hanyalah Fake.


"Temen temen kamu seru seru ya sayang. " ucap Ravella pada River.

__ADS_1


"Tentu saja lagipula mereka juga sudah memiliki pasangan masing masing, yang jomblo cuma Joddy. " ceplos River. Ravella tertawa pelan mendengar sang kekasih mengejek Joddy.


Tengah malam pesta itu telah usai. River dan keluarganya pamit pulang. Ravella lekas pergi ke kamarnya, dia segera mengganti pakaiannya lebih dulu kemudian berbaring di atas ranjangnya.


__ADS_2