Nona Galak & Tuan Posesif

Nona Galak & Tuan Posesif
Bab 73 Season 2 Part 11


__ADS_3

Malam harinya, keluarga Brighton makan malam bersama seperti biasa.


"Dad, nanti mommy akan tidur dengan Vella. " ujar Mommy Zarina pada sang suami.


"No, Daddy tidak bisa tidur tanpa mommy. " protes Daddy.


Erland dan adik adiknya mendengus pelan mendengar ucapan daddy mereka. Ravella memilih melanjutkan makannya tanpa mengatakan apapun. Moodnya masih belum kembali sejak kejadian tadi sore.


Lima belas menit telah terlewatkan, mereka semua selesai makan malam bersama.


"Mom, Dad aku ke kamar duluan. Mommy tak perlu menemani aku. " ucapnya sambil tersenyum.


Ravella beranjak dari sana, pergi meninggalkan keluarganya yang masih di meja makan. Mommy Zarina menghela nafas berat, dia melirik tajam ke arah sang suami. Wanita paruh baya itu memanggil pelayan, mereka lekas pergi ke kamar masing masing.


Cklek


Mommy langsung mencubiti perut suaminya, meluapkan kekesalan atas ketidak pekaan suaminya.


"Aw aw mommy. " keluh Daddy Morgan.


"Dad, aku tuh ingin menghibur Vella yang masih bersedih. " omel mommy Zarina pada suaminya. daddy Morgan meringis pelan, dia langsung meminta maaf pada istrinya.


Daddy Morgan mengajak istrinya langsung beristirahat, mengingat hari sudah larut malam.


Keesokan harinya, seusai sarapan daddy dan lainnya langsung berpamitan pada mommy. Ravella sendiri saat ini pergi ke toko bunga miliknya yang dia namakan Ravelle Flower Shop.


__ADS_1


tiba di sana Ravella lekas turun dari mobil dan masuk ke dalam. Seorang perempuan menghampiri Ravella.


"Maaf nona, tadi ada nona Saskia yang mencari anda. " ujar perempuan itu.


"Lain kali jika Saskia ke sini lagi, usir saja ya. Aku lagi malas bertemu dan berbicara dengannya. " sahut Ravella.


Ravella sangat suka dengan jenis bunga mawar. Wanita itu memilih duduk di kursi di ikuti Aeris. Keduanya mengobrol banyak hal mengenai bunga.


Ehem


Keduanya menoleh, Ravella terkejut lihat kehadiran Ardan. Perempuan itu lekas bangkit dan mengajaknya ke luar.


"Untuk apa kamu datang ke sini? " ketus Ravella dengan sengit.


"Aku minta maaf Vella, aku khilaf karena mengkhianati cinta kita. " sesal Ardan.


Ravella meluapkan kekesalannya pada Ardan. Terdengar suara helaan nafas panjang ke luar dari bibir Ardan. Pria itu mencoba meraih tangan sang mantan namun Ravella menepis nya.


"Sebaiknya kau pergi dari sini, aku tak ingin mendapatkan masalah lagi hanya karena kamu. " sentak Ravella dengan tatapan datarnya.


Ardan langsung pergi dari sana, melajukan roda emangnya kencang. Ravella menatap kepergian Ardan dengan raut datarnya. Wanita itu kembali ke dalam toko, Ravella lekas mengambil ponselnya yang berbunyi.


"Halo River, ada apa? " tanya Ravella tanpa basa basi.


"Bisakah kamu nanti ke perusahaan aku baby, membawakan makan siang? " pinta River.


"Tapi saat ini aku ada di toko bungaku! "

__ADS_1


Beberapa menit berlalu Ravella mengakhiri obrolannya dengan sang kekasih. Dia lekas menyimpan kembali ponselnya dalam tas. Aeris menyenggol nya, menggoda Ravella berulang kali.


"Nona, sangat cocok dengan Tuan River! "


"Kamu bisa saja Ris! "


Ravella mengungkapkan apa yang dia rasakan sejak mengenal River. Aeris memberikan nasehat kecil untuk atasannya itu. Ravella menanggapinya dengan senyuman.


Siang harinya Ravella lekas pergi ke perusahaan kekasihnya. Tiba di sana dia di sambut hangat oleh para karyawan. Ada pula yang berbisik membicarakan Ravella.


Ke luar dari Lift, Vella lekas pergi ke ruangan kerja River. Dia lekas masuk ke dalam, River beranjak dari kursinya dan langsung menghampiri gadis pujaannya.


cup


"Ayo duduk sayang. " ajak River.


Kini keduanya duduk di sofa, pria itu mengulas senyum memperhatikan Ravella. Perempuan itu langsung menyuapi nya makan.


Usai makan siang, kedua sejoli itu membahas persiapan pernikahan mereka. Ravella menyandarkan kepala nya di bahu sang kekasih.


"Sepertinya ada yang kamu pikirkan sayang? "


"Tadi Ardan menemui aku di toko Bunga. " Ravella menjelaskan kejadian tadi pada River. River tentu saja sangat cemburu mendengarnya.


"Apa kau ingin kembali padanya? " tanya River yang di tanggapi celengan oleh Ravella. Dia langsung memberikan kecupan di bibir kekasih nya.


Jangan lupa mampir juga di novel keren di bawah ini

__ADS_1



__ADS_2