
Nayla terkejut bukan main karena perkataan pria yang sudah merenggut segalanya dari dirinya ternyata membuktikan perkataannya yang tidak hanya omong kosong doang saja.
"Nak Jamal apakah kamu serius dengan apa yang kamu katakan?" Tanyanya Bu Santi selaku tantenya Jamal.
Nayla tidak menduga jika laki-laki yang gagal menikah beberapa minggu lalu hari ini melamarnya langsung di depan umum dan anggota kerabat familynya.
Jamal Abdillah menatap tantenya itu dengan senyuman sampulnya, "Iya Tante benar sekali, saya berniat untuk menikahi Nayla Latifah Hanum apakah Tante bisa membantuku untuk melamar Nayla sambil menunggu kedatangan papa dan Mama dari Makassar?" Pintanya Jamal.
"Alhamdulillah Nak Paman bahagia mendengarnya jika kau berniat baik dan tulus untuk melamar keponakanku, saya mewakili papanya dan juga Mamanya yang kebetulan berada di luar daerah untuk mengatakan memberikan lampu hijau kepadamu hari ini," pungkasnya Pak Rudiyatmo Iskandar papanya Zaidan sekaligus kakak dari mamanya Nayla.
"Bagaimana menurut kamu Nak Kayla Salsabiela dan Andra karena adikmu dalam kesempatan ini ada yang melamarnya, bagaimana tanggapannya kamu Nak?" Tanyanya Bu Liviana.
Kayla dan Andra suami istri itu saling bertatapan satu sama lainnya sebelum menjawab pertanyaan dari tantenya langsung.
Kayla tersenyum sebelum mengutarakan keinginan dan pendapatnya itu," kalau bagi saya dan suamiku mas Andra kami sama sekali tidak keberatan karena hal ini adalah sesuatu yang baik, tapi saya tetap menyerahkan sepenuhnya segala keputusannya ada di tangan adikku karena dialah yang akan menikah dan memulai hidup baru bukan saya," ujarnya Kayla.
Semua kembali mengarahkan pandangannya ke arah Nayla sedangkan Jamal masih dalam posisi berlutut di hadapannya Nayla sambil membawa sebuah kotak buludru kecil berwarna biru.
"Sungguh hari ini hari yang sangat sepesial untuk kami, karena sebenarnya niat kami ke Jakarta selain untuk silaturahmi dengan kalian, ada alasan khusus yaitu meminang gadis cantik yang ada fi sampingku ini untuk putraku Kamil Pasha yang bernama Berliana Febrianti,kalau seperti ini jadinya bagaimana kalau nikahnya nanti mereka bersamaan saja, itu masih ide saya saja, tapi selebihnya saya serahkan kepada calon yang akan menikah, karena Kamil dan Berlian rencananya bulan depan awal bulan saya akan menikahkan mereka," terangnya Bu Santi panjang lebar yang sedari tadi menggenggam tangan calon mantu perempuannya.
Kamil dan Berlian saling berpandangan bukan karena takjub atau saling mengangumi satu sama lainnya, melainkan ada aroma permusuhan dibalik semua itu.
Ihh kenapa juga pria itu menatap seperti seolah aku ini punya penyakit menular saja. Awas yah kalau kita benar-benar jadi menikah saya tidak akan mau disentuh olehnya.
Perempuan perawan tua itu sok kecentilan dan belagu banget mentang-mentang disayangi oleh ayah dan ibu dia semakin melunjak saja.
__ADS_1
"Alhamdulillah amazing banget loh hari ini bukan hanya Lisa Nandini, Bisma Attalarik dan Tasya Ainun yang kebuka rahasia besar mereka,tapi ternyata adik sepupuku yang paling bontot ada juga yang melamarnya, kalau aku jadi kamu pasti jawabnya yes karena tidak semua laki-laki itu jentel dan berani melamar seorang perempuan langsung di hadapan orang banyak dimana anggota keluarganya berada, kalau menurut aku Jamal pria yang bijak, dewasa dan baik insya Allah akan membahagiakan kamu dek Mau," imbuhnya Zilvia kakak keduanya Zaidan.
Zarah dan Zivania saling mendukung satu sama lainnya apa yang diputuskan oleh kakaknya itu. Bu Zaskia ibundanya Bisma masih marah dan jengkel dengan sikapnya Lisa yang terang-terangan memperlihatkan bahwa dia adalah istri pertamanya Bisma. Padahal dia sangat tidak ingin ketahuan oleh orang lain.
"Bagaimana Nak Nayla, apa kamu setuju dengan permintaan dari Jamal?" Tanyanya Pak Zulk.
Ya Allah andaikan Gunawan juga melamarku pasti aku akan langsung Jawab yes tanpa banyak pertimbangan dan pikiran.
Raina Alifia menatap sendu wajahnya Gunawarman Haerul sang kekasih pujaan hatinya yang baru sekitar dua bulan menjadi kekasihnya itu.
Aku mengerti dengan arti tatapan kamu, bersabarlah wahai calon bidadari surgaku insya Allah kamu selesai wisuda lima bulan lagi, saya akan langsung melamar kamu juga.
Gunawan tersenyum ke arah Raina yang kebetulan juga hadir ditengah-tengah mereka.
Nayla menatap ke arah Kamil Pasha sedangkan yang ditatap sama sekali tidak mengerti maksud dan arti dari tatapan matanya Nayla yang banyak mengandung makna yang tersirat.
"Bismillahirrahmanirrahim, saya bersedia menikah dengan Jamal Abdillah Tante, Paman tolong sampaikan kepada kedua orang tuaku jika saya bersedia menikah dengan pemuda asal Makassar Sulawesi Selatan," tuturnya Nayla dengan lengkapnya.
Saya tidak ingin hidup selamanya dalam bayang-bayang mencintai pria yang sama sekali tidak mencintaiku dan menginginkan kehadiranku.
Mungkin jalan yang terbaik adalah memilih untuk menerima lamarannya Jamal Abdillah adalah yang terbaik. Lagian mana ada pria sejati yang ikhlas menerima perempuan yang sudah bek*s dan tidak suci lagi.
Sangat jarang ada pria yang seperti itu di kehidupan dunia nyata, yang ada mungkin hanya di film sinetron ikan terbang dan juga novel online.
Aku harus bersikap realistis saja, walau aku sulit kedepannya untuk menerima dan mencintai Jamal,tapi setidaknya aibku bisa tertutup rapat.
__ADS_1
"Alhamdulillah makasih banyak Nay kamu sudah menerima lamaran ku, tapi apakah kamu bersedia menjadi ibu sambung putraku Aska?" Tanyanya Jamal yang penuh dengan tanda tanya dan keraguan apakah Nayla siap menjadi mamanya Azka.
Nayla tersenyum tipis sambil berjalan ke arah Aska putra semata wayangnya Jamal untuk menggendong tubuh anak berusia tiga tahun itu.
"Insya Allah saya bersedia dan sanggup menyayanginya seperti anak kandungku sendiri, saya hanya meminta jangan pernah sekali-kali untuk menyebut saya Mama sambungnya tapi saya adalah mama kandungnya Azka Kenan Abdillah selamanya," tuturnya Nayla yang sebenarnya keheranan dengan perkataannya sendiri yang meluncur dari bibirnya sendiri.
"Syukur alhamdulilah kalau seperti itu Nak, kami selaku keluarganya Jamal sangat bersyukur dan gembira mendengar kesediaan dan kesanggupan kamu untuk menjadi istri sekaligus mamanya Azka putra semata wayangnya Jamal bersama almarhumah Dara Inayah, semoga kedepannya kamu selalu seperti ini Nak," imbuh Bu Liviana.
"Jadi kapan Nay menginginkan pesta pernikahan kalian?" Tanyanya Meylani Ramadani Zulkarnain.
Nayla menatap ke arah Jamal terlebih dahulu sebelum menjawab pertanyaan dari Meylani istri dari kakak sepupunya itu.
Kalau Kamil dengan Berliana bulan depan saya harus lebih cepat dari mereka agar saya tidak terlalu sedih dan kecewa dengan pernikahan keduanya.
"Bagaimana kalau dua minggu dari sekarang saja Tante Livia katanya orang lebih cepat lebih bagus jika sesuatu hal yang baik jangan ditunda-tunda pelaksanaannya," terang Nayla.
Kayla menatap iba adiknya itu karena mengetahui jika adiknya mencintai Kamil Pasha adik iparnya Zaidan Kaisan Rudiyatmo.
Kayla Salsabiela menyentuh punggung tangan adik satu-satunya itu yang memangku Azka," insha Allah kamu bahagia dengan pria itu, jangan terus hidup dalam mencintai laki-laki yang sama sekali tidak menginginkan kehadiranmu di dalam hidupnya," cicitnya Kayla.
Nayla tersenyum menanggapi perkataannya kakaknya itu," insha Allah Mbak saya akan berusaha untuk melupakannya,"
"Alhamdulillah berarti pernikahan dan akad nikahnya Jamal Abdillah dan Nayla Latifah Hanum akan diselenggarakan lebih awal dan cepat dari pernikahannya Kamil Pasha dan Berliana Febrianti," ucap Bu Santi ibunya Meylani.
"Kalau begitu mulai hari ini kita harus mempersiapkan segala sesuatunya untuk menyelenggarakan acara pernikahan mereka dan untuk kamu Nayla karena kamu akan menikah dengan Nak Jamal sebaiknya intensitas pertemuan kalian dikurangi sebelum masa pingitan, Bu Santi sebaiknya segera informasikan kepada kerabat sanak saudara kita yang ada di Sulsel agar segera bersiap untuk menyambut dan menghadiri pernikahan mereka," jelas Bu Livia.
__ADS_1